Queen Seon Deok – Episode 16

Deok Man menghunus belatinya dan bersiap menusuk Chil Sook, saat Chil Sook dengan sopan bertanya padanya apa Deok Man baik2 saja. Deok Man kaget karena Chil Sook tidak mengenalinya. Kemudian dayang berteriak bahwa So Hwa sudah ditemukan. Chil Sook mengikuti dayang itu dengan bertumpu pada pedangnya. Deok Man heran mengetahui Chil Sook terganggu matanya.

Seo Ri berkata So Hwa pasti tersesat. So Hwa mengenal benar tempat itu karena dulu ia dan Raja Jinpyeong sering bermain disitu. Deok Man mengikuti Chil Sook. Chil Sook menanyakan So Hwa dan lega saat So Hwa ditemukan. Dayang istana melihat Deok Man dan bertanya apa yang ia lakukan di tempat ini karena ini tempat khusus wanita. Deok Man berkata ia mencurigai sesuatu dan sebagai Nang Do ia harus memeriksa. Deok Man tetap diminta untuk pergi.

Deok Man membuka ranselnya dan berkata bahwa benar Chil Sook masih hidup. Deok Man bertanya-tanya siapa dirinya. Deok Man menemui Cheon Myeong dan Putri bersandiwara dengan berlaku dingin pada Deok Man. Deok Man minta waktu bertemu. Deok Man lapor pada Cheon Myeong bahwa Chil Sook sudah kembali ke Seorabeol. Cheon Myeong kaget. Deok Man berkata bahwa tugas Chil sook adalah untuk menangkapnya. Deok Man tidak tahu alasannya itulah yang akan ia cari, itulah alasan mengapa ia pergi ke Silla untuk menemukan alasan dan identitasnya yang sebenarnya.

Deok Man memperlihatkan lukisan So Hwa pada Cheon Myeong dan berkata So Hwa adalah ibunya. Deok Man ingin Mi Shil mengaku padanya mengapa ia ingin membunuh ibunya dan dirinya.

Deok Man berkata Chil Sook ada di Balairung Wanita. Cheon Myeong heran, balairung wanita hanya untuk wanita dan tidak mungkin pria dapat masuk. Deok Man yakin ada jalan rahasia jadi ia berharap Cheon Myeong masuk dan mencari informasi untuknya. Putri setuju. Cheon Myeong mengembalikan lukisan So Hwa, saat mengemasnya lagi, belati milik Raja Jinheung jatuh. Cheon Myeong memungutnya dan berkata apa ini milik Deok Man dan dia mengagumi keindahan belati itu. Deok Man mengiyakan.

Raja heran mengapa Seo Ri ingin mengadakan upacara Wie Cheon Jae. Seo Ri berkata 5 planet utama berputar dengan aneh. Planet Merkurius mendekati bintang Myo Su jadi sebaiknya mengadakan upacara untuk mencegah bencana. Seo Ri meminta Seju Mi Shil sebagai Cheon Sin Hwang Nyeo (sebutan suci Mi Shil) untuk datang dan memohon pada surga agar Silla dijauhkan dari bencana. Mi Shil berkata ia akan melakukan yang terbaik. Raja bertanya kapan waktunya dan Seo Ri akan bertanya pada bintang. Padahal Pendeta Cheon Wyol yang melakukan semua hitungan matematik dan astronomic untuk melihat saat tepatnya.

Rakyat di ibukota sangat memperhatikan upacara Wie Cheon Jae. Cheon Myeong juga heran dengan usulan Wie Cheon Jae. Ratu Maya merasa aneh mengapa tiba2 hal ini dibicarakan dan upacara harus diadakan. Putri Man Myeong berkata bahwa semasa Raja Jinheung ritual ini dilakukan tiap tahun secara otomatis. Ratu merasa Mi shil menggunakan momen ini untuk meraih sesuatu. Putri Man Myeong berkata bahwa Wie Cheon Jae akan selalu membawa mimpi buruk pada istana saat dilakukan.

Ha Jong bertanya pada Seol Won apa yang diminta Mi Shil kali ini. Karena selama ini apapun yang Mi Shil minta pasti tercapai. (ya iya..Mi Shil kan menguasai penanggalan…kaya orang yang invest saham and udah bakalan tahu harga naik atau turun..jd pasti gain terus..). Seol Won tidak tahu. Sepertinya Seol Won percaya dengan hocus pocus-nya Mi Shil.

Kim Yong Chu juga khawatir Mi Shil akan menggunakan ritual Wie Cheon Jae untuk mendapatkan keinginannya. Mi Shil pernah meminta Jenderal Kim Ryeok Jang untuk mengkhianati sahabatnya dan mengangkat status Se Jong. Kim Seo Hyeon kaget mendengarnya. Eul Jae mengingatkan bahwa Mi Shil tidak pernah salah dalam “pewahyuannya”. Kim seo Hyeon bertanya apa benar Mi Shil menerima wahyu dari surga. Eul Jae berkata rakyat Silla percaya itu dan mereka menganggap Mi Shil adalah titisan dewa.

Mi Saeng dan Seo Ri menemui pendeta Wyol Cheon dan menanyakan tanggal mengadakan upacara. Wyol Cheon memberikan tanggalnya dan berkata ada perbedaan waktu sekitar 28 jam tapi tidak lebih dari itu. Mi Saeng senang mendengarnya. Pendeta mengundurkan diri. Mi Saeng juga berkata bahwa untuk Wie Cheon Jae, ia sudah mempersiapkan pertunjukkan. Seo Ri tidak begitu yakin. Mi saeng menunjukkan pada Seo Ri hasil penemuannya. Mi Saeng menuangkan air pada kedelai dan kedelai itu mulai memuai. Seo Ri memujinya dan berkata Mi Saeng biarpun tidak memiliki skill kemiliteran, ia sangat pintar. Mi Saeng itu seorang ilmuwan, insinyur, penemu, pelukis, dan pemusik..(wow..pantes..isterinya banyak..).

Mi Saeng memberikan tanggal pada Mi Shil. Mereka akan mengadakan upacara 4 hari dari sekarang. Dae Nam Bo datang dan berkata Deok Man di sini. Mi Shil menemui Deok Man. Deok Man memperhatikan sketsa dari batubara di atas kuda-kuda. Mi shil masuk dan membuka buku Parallel Lives dan meminta Deok Man membacakannya.

Sepertinya bab yang dibaca Deok Man adalah bab dari Agis (Raja Sparta). Untuk lebih jelasnya bisa dibaca disini and disini. Ini bukan kuliah sejarah Yunani…back to the recaps, Mi Shil terganggu dengan karakter Leonidas seorang tiran. Mi shil bertanya pada Deok Man bagaimana orang2 menganggapnya sebagai tiran. Deok Man tahu banyak orang takut pada Mi Shil. Apa mereka benar takut kepadaku? Deok Man berkata orang2 menganggap Mi Shil menakutkan.

Deok Man berkata Mi Shil memiliki kemampuan spesial membuat orang setia padanya. Deok Man mencoba memancing dengan menanyakan tentang tugas yang diberikan Mi Shil pada Chil Sook, sehingga Chil Sook rela mati demi dirinya. Mi Shil berkata ia memberikan tugas karena ia takut pada takdir dari langit.
Deok Man tidak siap mendengar ini. Mi shil bergumam, ia pernah merasa takut saat susunan Rasi Bintang Pembajak/Bintang Utara menjadi 8. Deok Man mencoba memancing Mi Shil lagi saat Mi Shil berhenti dan bertanya apa Deok Man melihatnya menjadi jahat? Mi Shil bertanya apa rakyat sekarang menderita atau Silla ada dalam kekacauan. Deok Man : Rakyat hidup dalam kesulitan sehari-hari. Mi Shil berkata rakyat hidup dalam kesulitan sebelum 1000 tahun yll, sekarang atau bahkan 1000 tahun kemudian. Manusia ditakdirkan hidup seperti itu.

Deok Man berkata jika Raja memerintah rakyat dengan benar dan adil dengan pengertian dan kemurahan bukankah rakyat akan lebih baik. Mi shil berkata jika Raja benar seperti itu, rakyat akan meminta bulan dan langit dan permintaan yang tidak ada habisnya. Ini tidak akan berhasil. Sebaik apapun Raja, dia tidak akan sanggup memuaskan kebutuhan rakyatnya karena rakyat akan semakin serakah dan meminta lebih. Rakyat tanpa pengetahuan akan meributkan hal itu dan mudah untuk mengeluhkannya. Deok Man bertanya apa Mi Shil memandang hina mereka yang takut padanya. Mengapa aku harus memandang hina mereka..dan Mi Shil tertawa keras.

Apa kau pernah mendengar aku memakan anak kecil di pasar? tanya Mi Shil. Sepertinya kau pernah mendengarnya aku bisa melihatnya dari ekspresi wajahmu. Mi Shil berkata rumor itu disebarkan oleh dirinya sendiri. (oh..ini kaya rumor yang disebar pemegang modal besar, ia pengen harga stok jatuh jadi ia udah set posisi di short pada harga tinggi, so..saat pasar panik dan melakukan penjualan besar2an ia untung besar..). Deok Man kaget. Mi Shil bertanya apa yang lebih bermanfaat baginya, ditakuti atau tidak. Prinsip Mi Shil adalah memerintah dengan tangan besi dan otokrasi (kepemimpinan tunggal, kalo gak salah)

Deok Man meninggalkan kediaman Mi Shil dan mencerna apa yang dikatakan Mi Shil. Benar juga besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya. Mi shil tidak tahu, dengan bertemu Deok Man setiap hari, ia seperti menjadi mentor untuk Deok Man sang calon Ratu.
Ho Hae mengumumkan dalam 3 hari akan diadakan ritual suci, karena itu mereka harus berlatih keras, mengenakan jubah khusus, menghindari anggur dan sex, dari petang sampai pagi dan berpuasa.

Cheon Myeong mengumumkan ia akan ikut berpartisipasi dalam ritual Wie Cheon Jae. Mi Shil mengiyakannya yang membuat Cheon Myeong heran. Mi shil meminta Bo Jong dan Kim Yu shin bertugas sebagai Jae Rang (pengawas dan penanggungjawab ritual). Seok Bum cemburu karena ia tidak dipilih. Menurutnya, Kim Yu Shin belum lama masuk ke Seorabeol dan dia sudah mendapat tugas besar.

Al Cheon berkata pada Yu Shin agar tidak terlalu memikirkannya. (ada yang bilang So Ji Sub dan So Yoo Jin itu adalah keturunan Al Cheon! Katanya So Ji Sub keturunan ke-47 Al Cheon..merinding gua..bener ngga ya..pantesan mereka cakep..he..he Oya, yg jadi Al Cheon itu Lee seung Ho). Al Cheon berkata sebagai Jae Rang maka Kim Yu Shin harus konsentrasi karena ia harus duduk seharian tanpa makan, jadi sangat mudah untuk tertidur, maka Yu Shin harus waspada.

Mi Shil mengundang Kim Yu Shin. Mi Shil berkata dalam ritual ini, ia selalu mendapat wahyu dari surga. Ia membujuk Kim Yu Shin untuk bergabung di pihaknya. Kim Yu shin merasa berterima kasih tapi hanya ada satu cara membuat Kim Yu Shin bergabung dengan Mi shil, yaitu Mi Shil harus membunuhnya. Kim Yu Shin hanya akan bergabung dengan Mi Shil kalau ia mati.

Yu shin membuat Mi shil marah, ia bertanya apa Kim Yu shin tahu jalan apa yang akan ditempuhnya di masa depan. Yu shin berkata ia belum memutuskan jalannya. Yu Shin permisi pergi setelah sebelumnya meminta Mi Shil tidak mengancam ayahnya dan Putri Cheon Myeong. Mi Shil berkata tidak peduli sebesar apapun seseorang, ia memerlukan bantuan dari kuasa yang lebih tinggi atau surga. Mi shil menulis 3 karakter bahasa Cina, Orang (Ren), Kekuatan (Li), dan Mulut (Kou), kombinasi ketiga karakter ini membentuk Ga Ya. Kim Yu Shin tidak peduli dan pergi.

Bo Jong masuk dan tidak akan melepaskan Yu Shin. Mi shil memintanya melepaskan masalah ini. Mi shil dapat melihat Kim Yu Shin akan menjadi orang besar. Dia tahu Yu Shin tidak takut padanya.

Deok Man dan Yu Shin berjalan di selasar dan Yu Shin berkata ia akan bertugas sebagai Jae Rang. Deok Man senang itu berarti Yu Shin memiliki kesempatan menyelidiki tempat itu. Deok Man berkata ada satu tempat di Royal Celestial Shrine yang hanya diketahui oleh Mi shil. Kim Yu shin bertanya mengapa Deok Man meminta bantuan Cheon Myeong dan bukan dirinya.

Ritual dimulai, Putri dan Lady Mi Shil memimpin upacara doa dan persembahan. Bo Jong dan Kim Yu Shin mengikutinya dengan membakar ini, menuang itu, dan membakar itu.
Deok Man datang untuk membacakan buku untuk Mi Shil. Mi shil menyalakan dupa atau wewangian. Mi Shil berkata selama Wie Cheon Jae, wewangian digunakan untuk menyucikan tubuh dan jiwa.

Mi Shil meminta Deok Man membuka bajunya. Deok Man kaget dan Mi Shil tertawa. Mi shil duduk dan melanjutkan lukisannya. Mi Shil meminta Deok Man melanjutkan membaca buku Parallel Live.
Cheon Myeong bertanya pada Yu Shin apa ia menemukan hal yang mencurigakan di Balairung Wanita. Tidak kata Yushin. Kim Yu Shin meyakinkan Putri sebelum ritual Wie Cheon Jae berakhir, ia pasti akan menemukan sesuatu.

Hari kedua ritual, Kim Yu shin dan Bo Jong membantu ritual. Kim Yu Shin melihat sesuatu yang mengarah pada pintu rahasia. Deok Man membacakan bab mengenai Jenderal yang baik yang membentuk pasukan untuk memenuhi panggilan agung. Mi Shil berkata itu bohong. Mi Shil berkata bahwa panggilan agung tidak ada kaitannya dengan kebenaran. Deok Man bertanya menurut Mi Shil panggilan agung itu apa, apakah Surga ada di pihak Mi Shil.

Mi Shil berkata tidak ada kehendak langit atau perintah surga. Jika ada hal seperti itu, tidak akan berhubungan dengan manusia. Menurut Mi Shil biarpun manusia tidak dapat meramal masa depan tapi jika sesuatu terjadi besok, maka itu adalah kehendak Mi Shil dan bukan kehendak langit.

Hari berikutnya, Mi Shil berkata ia mendapat wahyu dari surga. Cheon Myeong heran. Mi Shil berkata di Sumur Najeong di Dong Shi ada tanda dari langit. Rakyat menunggu dan melihat pertunjukan fisika yang sebelumnya diperlihatkan Mi Saeng hanya dalam skala lebih besar. Ada patung Budda muncul dari tanah dengan tulisan Bi Zhu Ren Li Kou (org yang bisa sukses tapi harus dipimpin oleh orang yang seperti Mi Shil lah..), persis yang ditunjukkan pada Yu Shin. Yu Shin shock. Mi Shil melihatnya dengan puas.

Raja menanyakan artinya dan Mi Shil berkata artinya adalah Ga Ya. Kim Seo Hyeon juga heran bagaimana mungkin artinya Ga Ya. Mi Shil menulis gabungan ketiga karakter dan membentuk Ga Ya.

Mi Shil berkata jika rakyat Gaya tidak dipaksa keluar sejauh 100 li dari Seorabeol, maka dalam 3 hari bulan akan kehilangan cahayanya. Gerhana Bulan. Kemudian jika dalam 29 hari Gaya tidak diusir maka akan ada bencana alam yang melanda negri. Mi Shil merasa ia akan mendapat apa yang ia inginkan.

Cheon Ryeong In Do mendatangi Yonghwa dan berkata akan ada gerhana bulan. Deok Man berkata gerhana bulan terjadi dengan serangkaian perhitungan. Tidak mungkin jika seseorang ingin terjadi gerhana, maka itu akan terjadi. Mereka berkata kalau Mi Shil menghendakinya maka pasti akan terjadi.

Kim Yu Shin bertanya apa malam ini akan terjadi gerhana bulan. Deok Man meyakinkan dia itu tidak akan terjadi, karena gerhana bulan dapat diprediksi meskipun rumit tapi mungkin untuk mengetahuinya. Kim Yu Shin melihat Deok Man mulai ragu. Deok Man bertanya bagaimana jika benar terjadi gerhana, Yu Shin berkata maka ia dan rakyat Gaya akan terusir dari Seorabeol.

Deok Man mulai takut dan terus memandang bulan dan meyakinkan dirinya bahwa itu tidak akan terjadi. Kemudian gerhana bulan mulai dan Deok Man ketakutan. Ia teringat kata-kata Mi Shil dan mulai panik. Kim Yu Shin juga mulai ragu apa Mi Shil itu hanya manusia biasa. Cheon myeong juga dilanda kepanikan.

Deok Man mendatangi Mi Shil yang sedang melukis Raja Jinheung dengan harimau. Deok Man berkata terjadi gerhana bulan. Apa yang kau takutkan kata Mi Shil. Yang kutakutkan adalah kehendak manusia dapat menyebabkan gerhana bulan, itu yang kutakutkan. Mi Shil bertanya apa yang penting dari Bunga persik Sadaham, Mi Shil akan mengatakan rahasianya jadi Deok Man dapat melaporkannya pada Cheon Myeong.

Cheon Myeong masuk ke Royal Celestial Shrine dan bertanya pada surga apa benar surga ada di pihak Mi Shil. Kemudian Cheon Myeong mulai gemetaran dan Deok Man juga terserang hal yang sama.
Mi Shil berkata bahwa Bunga Persik Sadaham adalah kalender dan ia sekarang memiliki kalender terakhirnya. (ya kaya Imlek tahun depan jatuh pada bulan dan tanggal berapa gitu lah..). Mi Shil menantang Deok Man untuk melaporkannya pada Cheon Myeong. Tapi apa gunanya itu, jika kalian mengetahuinya tapi tidak dapat menggunakannya. Mi Shil akan memerintah rakyat tapi tidak akan pernah menggantungkan diri pada rakyat untuk dukungan. Mi Shil bertanya apa yang akan Deok Man lakukan sekarang, ia meminta Deok Man memperingatkan Cheon Myeong.

Kedua Putri terserang panik, kemudian So Hwa masuk ke dalam, Cheon Myeong mendengar langkah kaki. So Hwa tahu tempat itu. Mi Shil memegang tangan Deok Man yang gemetaran sementara So Hwa memegang tangan Cheon Myeong. So Hwa bertanya mengapa Cheon Myeong menangis, apa karena ia sedih atau karena takut. So Hwa bertanya ada apa. So Hwa menangis bahagia dan Cheon Myeong shock melihat So Hwa (Cheon Myeong sudah melihat wajah ibu Deok Man dan ia percaya So Hwa sudah meninggal.).

Mi Shil bertanya apa Deok Man ketakutan. Mi Shil memberikan 2 pilihan untuk mengatasi ketakutannya. Pertama adalah lari, kedua adalah marah. Deok Man memilih lari.

sumber: kadorama-recaps.blogspot.com

About these ads

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s