Hwang Jin Yi – Episode 03

Hal serupa ternyata juga terjadi pada Ji-ni, yang bahkan berani membantah perkataan Baek-moo saat diajarkan cara menuangkan arak kedalam cangkir. Komentarnya yang menyebut latihan tata-krama tidak terlalu penting membuat murka sang guru, dan bisa ditebak hukuman apa yang diberikan : sabetan di kaki.

Di saat diam-diam masih memikirkan Eun-ho, nasib kembali mempertemukan mereka ketika pemuda yang juga begitu terpesona pada Ji-ni itu datang ke tempat kelompok So Dong bersama sang ayah yang adalah seorang pejabat terkemuka dan salah seorang sahabatnya. Dengan pikiran kalut, Eun-ho belakangan memutuskan untuk kembali ke rumah dengan alasan sedang memikirkan ibunya yang sendirian.

Di kediaman kelompok So Dong sendiri, Ji-ni mempunyai seorang sahabat bernama Gae-dong yang ceroboh dan kerap memecahkan guci. Untuk membujuk sang sahabat, perempuan itu nekat mengajaknya masuk ke kediaman salah seorang bawahan Baek-moo demi menggunakan alat rias. Berhasil membuat Gae-dong tersenyum lewat nama baru yang diberikan Ji-ni, keduanya akhirya ketahuan dan dihukum.

Pelajaran yang paling ditunggu Ji-ni yaitu menari akhirnya tiba, namun siapa sangka ia malah berulang kali dimarahi Baek-moo karena dianggap tidak luwes. Mendengarkan masukan sang guru dengan seksama, Ji-ni sampai nekat menggunakan arak mahal demi melatih kelenturan kakinya saat menari.

Masih merasa tidak dapat menemukan perasaan yang pas saat melangkahkan kaki, Ji-ni mengambil cara yang lebih ekstrim : menemui seorang pria untuk melatihnya berjalan diatas seuntai tali, keahlian yang justru biasanya didalami kaum pria.

Tidak cuma itu, Ji-ni bahkan nekat menyelinap keluar dari rombongan calon gisaeng yang sedang melihat-lihat keadaan pasar demi memenuhi janjinya tampil didepan umum dengan berjalan diatas seuntai tali sambil memegang kipas. Sayang, aksinya terhenti demi melihat kemunculan Baek-moo, dan saat terjatuh sambil ditahan Eun-ho yang berusaha menolong, bibir keduanya secara tidak sengaja bersentuhan.

Sentuhan bibir yang tidak sengaja itu membuat Eun-ho semakin penasaran untuk bertemu Ji-ni, dan untungnya ia mendapat bantuan dari Gae-dong, yang sengaja menuntun sang sahabat untuk bertemu pujaan hatinya. Menerima surat yang ditulis Eun-ho melalui perantara, dengan lantang Ji-ni menyebut kalau isi surat tersebut adalah jiplakan dari sebuah puisi terkenal.

Sempat merasa malu dan putus asa, semangat Eun-ho langsung bangkit saat si calon gisaeng menyebut kalau dirinya memiliki keahlian sebagai seorang penyair. Setelah suasana kaku cair, Eun-ho dan Ji-ni berjalan-jalan di pinggir sebuah air terjun. Rupanya, bambu yang pernah digambar calon gisaeng itu telah mengakar kuat di putra pejabat tersebut.

sumber: http://www.indosiar.com

One comment on “Hwang Jin Yi – Episode 03

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s