Dae Jang Geum – Episode 03

Ditempat pertemuan, Myeong-yi dan Jang-geum disergap oleh komplotan yang ternyata merupakan orang-orang yang sama yang terlibat dalam konspirasi pembunuhan ratu belasan tahun silam. Tujuan mereka sudah jelas : membungkam mantan dayang istana tersebut.

Meski pasukan istana belakangan berhasil mengetahui keberadaan mantan dayang istana itu yang kemudian rencananya dibawa ke ibukota, saat perjalanan mereka dihadang sejumlah pembunuh bayaran bersenjatakan panah, yang salah satunya tepat mengenai dada Myeong-yi.

Dalam keadaan sekarat, ia menuliskan pesan untuk Jang-geum karena sadar kalau putrinya-lah wanita ketiga yang dimaksud dalam ramalan yang pernah didengarnya dari sang suami. Di saat-saat terakhir, Myeong-yi menitipkan sebuah bungkusan dan secarik surat untuk Jang-geum, dimana isinya meminta supaya gadis cilik itu bisa menjadi kepala pelayan istana.

Hidup sebatang kara, Jang-geum menggunakan pengetahuannya untuk bertahan hidup dengan memakan tumbuh-tumbuhan di hutan. Saat di kota, ia bertemu dengan Na Joo-daek, wanita yang pernah ‘memeras’ ibunya. Sempat dituduh pencuri, gadis cilik itu akhirnya diperbolehkan tinggal setelah ia menunjukkan barang berharga peninggalan ayahnya.

Diam-diam, wanita tamak dan penuh tipu-daya itu menyukai kehadiran Jang-geum yang selain baik hati juga rajin, dan berusaha menahannya dengan alasan untuk membayar hutang. Diam-diam gadis cilik itu telah diamati oleh sekelompok perwira tinggi yang berencana menggulingkan raja, mereka berniat menggunakan Jang-geum untuk mengirim pesan rahasia penting. Tidak percaya begitu saja, mereka mengutus seseorang untuk mengikuti gadis kecil itu dari kejauhan.

Kesempatan untuk bertemu perwira tinggi kerajaan, yang terkesan oleh kecerdasannya, dan salah satu kepala dayang istana tidak disia-siakan Jang-geum, sambil memberi hormat ia meminta supaya bisa diikutsertakan menjadi calon dayang.

sumber: http://www.indosiar.com

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s