Dae Jang Geum – Episode 36

Sadar kalau dengan mengatakan semua itu berarti Dayang Han sudah pasrah dengan  nasib yang menimpa mereka, Jang-geum menolak. Mendengar ucapan itu, Dayang Han menyebut bahwa saat ini gadis itu bukan hanya putri Myeong-yi sahabat baiknya namun juga putrinya.

Dalam keadaan terikat, Jeong-ho menghadap sang atasan dan memohon supaya Jang-geum dan Dayang Han diselamatkan dan tidak mendapat hukuman penggal. Mendengar semangat pemuda itu membela kebenaran, Kepala Biro Internal menemui Menteri Oh beberapa saat sebelum pria itu menghadap Raja. Akhirnya diputuskan bahwa pihak yang dianggap membantu hingga Raja mengalami keracunan dihukum menjadi budak.

Ingin melihat sahabat baiknya untuk terakhir kali, Yeon-seng nekat menghadap Dayang Kepala Yong-shin yang akhirnya berkat bujukan Dayang Choi mengabulkan permohonan itu. Kepergian Jang-geum dan Dayang Han tidak hanya disaksikan oleh Yeon-seng, Dayang Min dan Jang.Diam-diam, Dayang Choi ikut mengantar kepergian Jang-geum dan Dayang Han dari kejauhan. Hatinya terasa sakit karena lagi-lagi ia harus memfitnah satu dari sedikit sahabat masa kecilnya yang masih tersisa.

Tidak hanya Dayang Choi, Geum-young juga merasakan kesedihan yang sama melihat Jang-geum dalam keadaan seperti itu namun ia tidak punya pilihan lain. Di tengah jalan kondisi Dayang Han memburuk, Jang-geum memberanikan diri meminta pada pengawal supaya ia diperbolehkan menggendong sang guru dan dikabulkan.

Meski sudah berusaha keras mengalihkan perhatian sang guru supaya tetap sadar, Jang-geum akhirnya harus bersedih untuk kesekian kalinya ketika di tengah perjalanan Dayang Han meninggal dunia. Histeris melihat wanita malang itu dikubur tanpa nisan, ia bersumpah tidak akan memaafkan semua pihak yang membuat tragedi itu terjadi.

Berita meninggalnya Dayang Han membuat semua, termasuk musuh-musuhnya di dapur istana, sedih. Yeon-seng yang merasa sudah tidak punya siapa-siapa dengan nekat berusaha melakukan sejumlah tindakan yang bisa membuat dirinya menyusul Jang-geum di pulau Jeju, namun hal itu ‘hanya’ membuatnya dimarahi oleh Dayang Kepala Yong-shin.

sumber: http://www.indosiar.com

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s