Queen Seon Deok – Episode 15

Mi Shil melihat keseluruhan isi buku Parallel lives dan melihat bahwa buku itu ditulis dalam bahasa Yunani.
Mi Shil kaget sekaligus kagum bahwa putri itu menguasai bahasa Yunani. Mi Saeng datang dan membawa emas sebagai bayaran. Mi Saeng meminta kakaknya menemui pedagang India itu.
Mi Saeng meyakinkan Mi Shil bahwa Bo Jong akan mampu membawa Chil Suk. Mi Shil cemas dan gelisah bahwa putri kembar yang lain itu menguasai bahasa Yunani. Mi Shil menerima pedagang India itu. Deok Man kehilangan jejak mereka karena Dae Man Bo melemparkan belati ke lehernya.

Mi Shil dan Mi saeng kembali bernegosiasi. Tampaknya pedagang India itu menginginkan tambahan, mereka ingin kapal. Mi Saeng mengeluh kakaknya terlalu mengikuti keinginan mereka. Mi Shil lebih menunggu kabar tentang Chi Sook. Mi Saeng meyakinkan kakaknya bahwa Chil Sook pasti tidak akan meninggalkan Seorabeol tanpa sepengetahuan mereka.
Kemudian Mi Shil menanyakan tentang Deok Man yang tertangkap. Deok Man dibawa menghadap Mi Shil. Deok Man kaget melihat bukunya.

Deok Man benar2 kaget melihat buku Paralel Lives miliknya ada di tangan Mi Shil. Deok Man benar2 panik. Mi Shil bertanya mengapa Deok Man mengikuti mereka. Apa Deok Man disuruh Cheon Myeong mencari bunga persik Sadaham? Mi Shil membaca catatan kaki yang ditulis Deok Man : Tak sekalipun aku melakukan kebaikan tanpa keinginan untuk dipuji atau dibanggakan; menjadi berbudi bukankah itu suatu kebodohan..mengapa? apakah ini berarti setiap orang hanya akan melakukan kejahatan?
Mi Shil berkata Cheon Myeong itu berbudi dan Mi Shil itu jahat. Mi Shil berkata buku itu menulis bahwa orang yang baik, berbudi, dan naif tidak akan pernah menjadi pemimpin. Deok man masih bertanya-tanya mengenai Chil Sook dalam hatinya. Mi Shil bertanya apa Deok Man berpikir semua manusia itu berbudi seperti Cheon Myeong. Mi Shil yakin semua manusia pada dasarnya jahat.

Deok Man bertanya: Apa air itu jahat. Mi Saeng berkata air menjadi jahat kalau ia menyebabkan banjir dan menghancurkan sawah ladang dan menenggelamkan manusia. Tapi Deok Man berkata, tanpa air tidak akan ada yang tumbuh. Apa matahari itu baik? Mi Saeng berkata bahwa tanpa matahari, tidak ada yang dapat tumbuh. tapi Deok Man berkata bahwa matahari dapat menyebabkan kelaparan. Deok Man berpikir bahwa manusia itu sama menyukai air dan matahari, itu yang disebut alam. Jika air dapat dilestarikan dan dikendalikan maka air akan menyelamatkan banyak kehidupan. Begitu juga manusia yang mampu memanfaatkan kebaikan manusia lain dapat dianggap berbudi dan mampu memimpin negara. Ini adalah apa yang dipercaya Deok Man dan ia mengikuti Cheon Myeong karena hal itu, bukan karena Cheon Myeong orang baik.

Mi Shil heran dengan kecerdasan Deok Man. Ia menawarkan Deok Man agar bergabung dengannya, ia dapat membantu Deok Man. Deok Man menolaknya. Mi Shil menyuruh Deok Man diseret keluar.
Mi Saeng tidak dapat mengerti mengapa Mi Shil melepaskan Deok Man begitu saja. Mi Shil tertarik dengan Deok Man, karena Deok Man anak yang luar biasa dengan prinsip yang luar biasa, jadi Mi Shil tidak ingin melepaskan Deok Man. Mi Saeng bertanya apa Mi Shil yakin Deok Man akan kembali padanya. Mi Shil bertanya apa Mi Saeng mau taruhan, Mi Saeng mengambil taruhannya.

Deok Man pergi ke taman dan mengeluarkan ranselnya. Isi : Kalender dari dinasti Wei, gambar So Hwa, dan belati Raja Jinheung. Ibu apa yang harus kulakukan sekarang. Deok Man mengira bahwa bukunya sudah habis terbakar waktu itu. Deok man heran, apa benar Chil Sook sudah sampai di Silla. Sementara itu, Chil Sook dan So Hwa berjalan bersama. Chil Sook entah bagaimana sepertinya ia menyukai So Hwa. Chil Sook meminta So Hwa tinggal bersama dengannya di gunung dimana orang tidak akan menemukan mereka. So Hwa masih ragu.

Anggota Yonghwa tidur dan Joo Bang terjatuh, Deok Man merasa terganggu. Joo Bang kaget melihat Deok Man karena mereka seharian mencari Deok Man dimana-mana. Kim Yu Shin jiga mencari Deok Man. Dae Pung masuk dan berkata Deok Man hilang dan kaget melihatnya di barak. Deok Man bertanya siapa yang mengatakan ia hilang? Seok Bum. Mereka mendatangi Cheon Ryeong dan Seok Bum memberikan surat dari Seju Mi Shil. Mi Shil berkata bahwa ia dan Deok Man telah membicarakan hal yang menarik semalam. Deok Man harus membaca surat dari Mishil sendirian.
Deok Man membaca suratnya dan heran dengan maksud Mi Shil. Anggota Yonghwa juga menebak-nebak isi surat Mi Shil. Dari mulai Deok Man yang berjasa sampai kemungkinan Mi Shil meminta “ditemani” Deok Man karena ia melihat wajah Deok Man yang tampan.

Kim Yu Shin datang mencari Deok Man. Joo Bang berbisik bahwa Deok Man menerima surat dari Mi Shil dsb. Kim Yu Shin bertanya kemana Deok Man dan ia ingin agar Deok Man selalu menginformasikan keberadaannya pada Kim Yu Shin. Kim Yu Shin juga tanya apa yang ditemukan Deok Man, sebuah buku kata Deok Man. Kim Yu Sin bertanya tentang pertemuan Deok Man dengan Mi Shil.

Deok Man berkata Mi Saeng yang memintanya menghadap karena urusan persiapan makanan. Kim Yu Shin bertanya mengenai surat dan Deok Man berkata Mi Shil memang memberikan surat padanya tapi Deok Man berpikir itu adalah surat yang salah kirim. Kim Yu Shin menuduh Deok Man sengaja menghilangkan informasi penting dalam surat itu. Deok Man balik bertanya apa Kim Yu Shin berpikir ia seperti itu.
Yonghwa mencuri dengar pembicaraan mereka dan mendengar teriakan Kim Yu Shin. Im Jong lapor pada Kim Yong Chu bahwa Deok Man menerima surat dari Mi Shil. Im Jong merasa Mi Shil tertarik pada Deok Man. Eul Jae minta latar belakang Deok Man diselidiki.

Eul Jae tidak dapat menemukan mengenai latar belakang Deok Man, ia melapor pada putri Cheon Myeong. Cheon Myeong membela Deok Man. Eul Jae berkata satu2nya informasi yang didapatnya adalah bahwa Deok Man adalah putra seorang pedagang dan ia berasal dari Cina. Cheon Myeong bertanya apa mereka curiga bahwa Deok Man adalah mata2 Mi Shil?
Kim Yong Chu berkata, nasi kari Deok Man lah yang membuat mereka memiliki akses kepada para pedagang. Cheon Myeong meyakinkan Eul jae bahwa Deok Man benar dari Cina dan ia sangat berjasa membawa keluarga Kim Seo Hyeon ke Seorabeol. Jika Deok Man sekutu Mi Shil, ia tidak mungkin melakukan hal itu. Eul Jae berkata mungkin setelah sampai ke Seorabeol, Mi Shil mempengaruhi Deok Man.

Eul Jae meramal wajah Deok Man dan berkata bahwa Deok Man tidak akan berada dibawah kekuasaan siapapun. Ini tertulis diwajahnya dan di takdirnya. (ya iyalah..calon Ratu gitu..)
Deok Man kesal semua temannya curiga padanya. Sedangkan Mi Shil tertawa karena ia berhasil membuat pihak Cheon Myeong panik. Mi Saeng bertanya darimana Mi shil memperoleh ide itu, bukan hal yang baru kata Mi Shil. Taktik ini pernah dilakukan oleh Han Su di pertempuran Sungai Wei.

Mi Shil menemukan hal ini di buku Deok Man dan memanipulasinya. Mi Saeng melihatnya dan berkata ia tidak dapat membaca satu huruf pun. Tapi ia berkata putri ini memiliki kecerdasan melebihi Cheon Myeong dan mungkin ia dapat melawan Mi Shil. Mi Saeng berkata Raja JinPyeong menemui para pedagang untuk melakukan pembicaraan. Mi Saeng pergi. Se Jong dan Ha Jong masuk dan menanyakan apa Mi Shil menugaskan Bo Jong untuk tugas rahasia. Mi Shil mengatakan Chil Sook kembali ke Silla, Sejong kaget mendengarnya. Seol Won masuk dan berkata Bo jong memiliki info mengenai Chil Sook.

Raja menghibur pedagang dengan penampilan dari Hwarang. Deok Man mengamati Jang dari kejauhan. Ratu Maya memuji penampilan tarian dari Ma Ge Ta Guk (tari dan lagu India).
Joo Bang dan Go Do mengamati Deok Man. Al Cheon (kok aku mulai suka ma Al Cheon ya..keren juga dia) bertanya apa yang mereka amati dan Joo Bang berkata bukan apa2. Chil Sook dan So hwa pindah dari satu kapal ke kapal yang lain, saat Seok Bum dan Bo Jong menemukan mereka. Chil Sook berkata mereka salah orang. Bo jong mencoba menyerang Chil Sook dan Chil Sook reflek menahan pedangnya. Mereka menyarungkan pedang dan yakin bahwa itu Chil Sook. Chil sook tetap menolak mengaku sampai Seok Bum menodongkan belati ke leher So Hwa untuk mengancam Chil Sook.

Chil Sook bersiap untuk bertarung saat Dae Nam Bo datang dan Mi Shil tiba. Chil Sook mencoba memfokuskan matanya dan ketika mendengar suara Mi Shil ia memberi salam. Mi Shil tercekat dan berkata sudah lama sekali. So Hwa berusaha menyembunyikan diri di belakang Chil Sook.
Chil Sook minta ampun dan ingin pergi tapi dihadang Bo Jong dll. Mi Shil terisak dan ia teringat pengabdian Chil Sook padanya. Mi Shil bertanya mengenai misi yang diberikannya pada Chil sook, Chil Sook berkata So Hwa dan anak itu sudah tewas jadi Chil Sook ingin pergi. Mi Shil bertanya siapa So Hwa, ia hanya seorang wanita yang kehilangan anaknya dan Chil Sook menolongnya.Mi Shil minta Chil Sook kembali ke Seorabeol bersamanya. Chil Sook menolak, Mi Shil mengerti pendirian Chil Sook, tapi ia tetap ingin mengobati mata Chil Sook. Akhirnya Chil Sook mengikuti Mi Shil.

Mi Shil mengobati mata Chil Sook di kuil di gunung Toham dengan diam2. Saat pesta yang diadakan Raja hampir selesai, Pedagang India dan Jang Dae berbicara dalam bahasa Latin. Deok Man mencuri dengar, mereka ingin mengambil keuntungan dari kedua belah pihak, tapi Jang tidak setuju. Jang lupa masih berbahasa Latin dan minta Deok Man menyajikan teh. Deok man menyajikan teh permintaan mereka. Pedagang Harsha curiga Deok Man mengerti bahasa mereka. Mi Saeng memuji Deok Man karena bantuannya tentang nasi kari. Mi Saeng minta Deok Man mengikutinya, ia menyuruh Deok Man masuk dan ia keluar sambil tersenyum, ia tahu Deok Man diikuti.

Joo Bang tidak dapat mendengar apapun karena Mi Saeng hanya duduk dan mengelus kumisnya. Go Do lapor pada Kim Yu Shin. Mi Saeng dan Deok Man menghabiskan waktu dengan minum teh. Deok Man akhirnya keluar dan ditarik Joo Bang ia bertanya tentang pertemuannya dengan Mi Saeng. Deok Man tidak dapt mengatakan apapun.
Kim Yu Shin bertanya mengenai pertemuan Deok Man dengan Mi Saeng. Deok Man berkata tidak ada pembicaraan, sehingga Kim Yu shin berkata ia tidak dapat percaya pada Deok Man. Mi Saeng berkata bahwa kakaknya benar2 jenius.

Chil Sook dan So Hwa dibawa ke istana.Seo Ri merasa ia tidak asing dengan So Hwa hanya tidak ingat siapa dia. Chil Sook tetap waspada dengan Mi Shil. Seo Ri mengajak mereka ke jalan rahasia, Chil Sook membiarkan So Hwa lewat terlebih dahulu. So Hwa duduk dekat dengan Chil Sook. Mata Chil Sook luka permanen, tapi bagaimanapun Cheon Wyol akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengobati Chil Sook. Mi Shil juga meminta pendeta untuk mengobati So Hwa dari traumanya. Mi Shil berterima kasih atas kebaikan pendeta Cheon wyol karena ia tahu pendeta sangat sibuk.
Mi Shil memuji Chil Sook karena kesetiaannya dan dedikasinya sehingga mengorbankan nyawanya. Mi Shil menyinggung tentang hidup si kembar yang lainnya. Chil Sook berkata ia hanya berjumpa dengan anak itu sebentar saja. Mi Shil bertanya tentang buku, Chil Sook berkata itu milik anak itu dan ia tidak tahu isinya. Mi Shil bertanya tentang dayang istana dan Chil Sook berkata bahwa dayang itu sudah meninggal karena kebakaran. Mi Shil sepertinya puas dengan jawaban Chil Sook.

Chil Sook menemui So Hwa dan ia lega tak seorangpun tampaknya mengenali atau ingat dengan So Hwa. Ini sudah 20 tahun. Chil Sook berkata ia akan mencari obat untuk So Hwa. So Hwa bergumam dan berkata ia harus meninggalkan Chil Sook. Chil Sook minta So Hwa mengulangi lagi perkataannya tapi So Hwa terus berkata hal yang sama. Chil Sook senang dengan kemajuan So Hwa.
Deok Man mengunjungi Mi Shil yang membaca buku Paralel Lives dengan obsesi, ia mendengar mengenai kecerdasan si kembar yang lain dari Chil Sook dan itu mengganggunya. Mi saeng datang dengan taruhannya. Mi Saeng berkata Mi Shil sudah memenangkan taruhannya. Mi Saeng tidak pernah menang bertaruh dengan Mi Shil. Deok Man diluar. Mi Saeng memanggilnya masuk. Deok Man berkata bahwa Cheon Myeong memang memerintahkannya untuk mencari bunga persik Sadaham. Mi Saeng bertanya darimana Putri tahu, Deok Man berkata bahwa Moon Noh diperintah oleh Raja Jinheung untuk mencari sesuatu untuk Raja. Moon Noh meninggalkan petunjuk mengenai buanga persik Sadaham. Deok Man berkata dia pergi ke kuil Dan Cheon dan tidak menemukan apapun. Tapi karena surat Mi Shil, Cheon Myeong menjadi curiga dengannya. Sekarang Deok Man ditolak oleh Cheon Myeong, jadi Deok Man bertanya apa Mi Shil mau menerimanya. Deok Man berlutut memohon pada Mi Shil.

Mi Shil meminta Deok Man untuk pergi. Mi Shil berkata ia sudah tidak tertarik lagi pada Deok Man karena ia datang terlalu lama dan ia tidak akan menerima orang seperti Deok Man. Deok Man pergi setelah diperintah keluar. Mi Saeng berkata bahwa Deok Man benar2 penipu. Mi Saeng berkata bahwa Deok Man mengerti bahasa Latin dan berpura-pura kalau ia tidak mengerti.

Mi Saeng mendapat informasi itu dari Jang. Mi Shil tertarik. Mi Shil ingin tahu apa Deok Man mengerti bahasa Yunani. Deok Man keluar dari kediaman Mi Shil dan kembali untuk melihat dimana Mi Shil meminta Deok Man datang setiap malam untuk membacakan buku itu untuk Mi Shil.
Deok Man berjalan keluar dan tiba2 diculik oleh beberapa Nangdo. Ia dibawa didepan Putri dan Kim Yu Shin. Deok Man membuka penutup matanya dan melaporkan bahwa Mi Shil kena jebakan permainannya sebagai agen ganda. Cheon Myeong sadar bahwa mereka sukses dalam menekan pihak Mi Shil. Kim Yu Shin tersenyum. Kemudian Kim Yu Shin bertanya mengenai surat, Deok Man sadar ada yang mencuri dengar jadi ia mengajak Kim Yu Shin ikut bersandiwara. Deok Man berkata ia akan menjelaskan nanti. Kim Yu Shin ikut bersandiwara. Putri bertanya bagaimana Deok Man tahu rencana Mi Shil. Deok Man dapat melihat itu saat ia menyadari Mi Shil menggunakan strategi dari pertempuran di sungai Wei oleh Han Su (legenda Samkok dari Cina).

Mi shil membaca bukunya tapi Deok Man adalah penulisnya. Cheon Myeong bertanya bagaimana Deok Man tahu, Deok Man beralasan bahwa dia melihat buku itu di kamar Tuan Jang. Cheon Myeong memohon bahwa saat Deok Man bertemu Mi Shil, dia harus mencari tahu mengenai Bunga Persik Sadaham. Deok Man meyakinkan Putri. Kim Yu Shin berkata bahwa sampai semua selesai, Deok Man harus merahasiakan ini dari teman2nya di Yonghwa.
Kim Yu Shin memuji Deok Man sudah melakukan sesuatu yang bagus tapi tugas yang sebenarnya mulai dari sekarang dan dia harus hati2 dan waspada dengan sekelilingnya. Deok Man mengerti nasihat Kim Yu Shin. Kim Yu Shin heran mengapa Deok Man menangis padahal mereka hanya bersandiwara. Deok Man berkata itu hanya acting karena ia berpikir bagaimana jika Kim Yu Shin benar2 tidak percaya padanya, memikirkan hal itu tiba2 air matanya keluar. Deok Man minta Kim Yu Shin untuk tidak pernah meragukannya. Kim Yu Shin berpikir Deok Man aneh (haha..Men are from Mars and Women are from Venus, no men will actually understand women’s mind). Deok Man berkata pada dirinya sendiri bahwa ada yang lebih penting baginya. Deok Man ingin tahu mengapa Mi Shil ingin ibunya dan dia mati. Kemudian mengapa bukunya ada di tangan Mi Shil. Deok Man bersumpah untuk menemukan yang sebenarnya. Dia akan mengungkapkannya pada dunia.

Seo Ri diberi laporan bahwa So Hwa hilang dari ruangannya. Chil Sook ingat So Hwa ingin pergi dan ia akan mencari So Hwa, tapi Seo Ri mencegahnya dan meminta Chil Sook tetap di tempat dan ia akan meminta pelayan untuk mencari So Hwa. Chil Sook merasa tidak enak. Dan memutuskan untuk mencari sendiri.
Deok Man heran melihat penjaga sepertinya sibuk mencari sesuatu. Deok Man berjalan pergi dan menabrak Chil Sook. Muka bertemu muka dengan Chil Sook. Meskipun Chil Sook tidak melihat dengan jelas, ia berusaha mengenali Deok Man. Deok Man teringat saat Chil Sook berusaha membunuhnya dan ibunya dalam kebakaran. Deok Man terserang panik lagi.

sumber : kadorama-recaps.blogspot.com

Iklan

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s