Queen Seon Deok – Episode 17

Cheon Myeong bertanya siapa So Hwa, dan So Hwa menyadari bahwa gadis itu bukan Deok Man dan melarikan diri. Mi Shil juga meminta Deok Man menyampaikan pada Cheon Myeong untuk pergi, kalau tidak Kim Yu Shin dan bahkan Deok Man akan menerima akibatnya.

Mi Shil juga menyampaikan pesan untuk Kim Yu Shin, semakin ia menolak, semakin banyak pertumpahan darah dari rakyat Gaya. Mi Shil minta Deok Man mengatakan apa jawaban mereka. Deok Man berusaha melepaskan genggaman Mi Shil, tapi Mi Shil terus mencengkeram tangan Deok Man.

Cheon Myeong mengikuti So Hwa, dan pelayan istana menemukan So Hwa dan heran untuk orang yang terganggu ingatannya, So hwa benar2 ahli melarikan diri. Putri ingat laporan Kim Yu Shin bahwa ada jalan rahasia di sebelah timur. Tidak ada pintu di situ tapi Putri merasakan ada angin berhembus dari tembok. Putri mencoba mendorong tembok itu.

Perintah Istana agar rakyat Gaya keluar dari Seorabeol sejauh 200 li ke Samyang ju. Kemudian semua kuil suci Gaya akan dihancurkan dan dibangun Kuil Buddha. Para Kapten Hwarang juga berdebat masalah Gaya karena tanah yang harus dituju oleh rakyat Gaya adalah tanah yang tandus dan tidak cocok untuk pertanian. Al Cheon membela rakyat Gaya. Seok Bum seperti biasa ada di pihak Mi Shil. Raja Jinpyeong kesal karena merasa disudutkan.

Ha Jong senang sekali dengan ketegangan di pihak Kim Seo Hyeon. Mi Saeng berkata ia sudah melakukan yang harus dilakukannya sekarang terserah Se Jong dan Seol Won Rang untuk membereskan sisanya. Mi Shil berkata mereka harus mencoba membujuk Ibu Suri Man Ho untuk memerintahkan pernikahan diantara kedua keluarga. Ha Jong kaget dan mengira ibunya akan mengambil suami lagi. Mi Shil tidak berkata apa pun untuk putranya yang “pintar” ini dan menyarankan apakah putrinya atau putri Ha Jong yang akan dijodohkan dengan keluarga Kim.

Ha Jong protes, setelah apa yang mereka lakukan ..ibunya mengusulkan pernikahan? Mi shil memandang Ha Jong dan berkeras agar Kim Seo Hyeon memilih memihaknya atau melawannya. Kim Seo Hyeon tidak punya hubungan dengan Silla, jika ia bergabung dengan Mi Shil maka Kim Seo Hyeon akan punya kesempatan mendirikan kembali Gaya, Kim Seo Hyeon pasti punya pikiran seperti itu. Ha Jong bertanya apa benar harus mengorbankan putrinya karena putrinya masih anak-anak.

Deok Man menemui Putri dan mengatakan Mi Shil sudah mengetahui semua rencana mereka. Sementara itu, Mi Shil mengunjungi Kim Seo Hyeon dan isterinya. Mi Shil memuji Kim Yu Shin dan meminta Kim Seo Hyeon memberikan Kim Yu shin untuk menjadi anak buah Mi Shil. Mi shil meyakinkan mereka jika mereka setuju, maka Kim Yu Shin akan menjadi Hwarang Pungwolju, kemudian ia menyarankan Kim Yu shin untuk menikah dengan putrinya. Cheon Myeong shock dengan laporan Deok Man.

Putri Man Myeong berkata Mi Shil ingin mengadakan pernikahan untuk bersekutu. Kim Yu Shin berlutut di hadapan orang tuanya dan ia menolak keinginan Mi Shil. Putri Man Myeong menghiburnya. Yu Shin merasa Mi Shil adalah orang yang menyebabkan rakyat Gaya terusir dari Seorabeol, bagaimana mungkin ia dapat mengusulkan pernikahan. Kim seo Hyeon menenangkan Yu Shin, tidak ada yang dapat diselesaikan jika kita emosi, jika mereka langsung menolak dan mengusirnya maka Mi Shil bisa melakukan hal yang lain lagi dengan Bunga Persik Sadahamnya. Lalu apa yang akan terjadi dengan keluarga mereka.

Kim Yu Shin merasa kemarahan adalah hal utama jika menghadapi Mi Shil. Jika tidak, mereka hanya akan menjadi boneka Mi Shil saja. Ayahnya bertanya apa ia mau melepaskan segalanya dan mati. Yu Shin bersedia jika perlu. Maka orang akan percaya jika Mi shil bukan setengah dewa tapi orang yang dapat mendatangkan bencana kepada seluruh bangsa untuk kepentingan pribadinya. Kim Seo hyeon merasa Yu Shin terlalu gegabah. Yu Shin pergi dan mengambil kudanya. Ia menemui Putri Cheon Myeong.

Yu Shin bertanya apa politik sangat penting untuknya, apa mereka perlu merancang strategi dan intrik untuk politik. Yu Shin bertanya pada Cheon Myeong dan Deok Man apa mereka dapat menghadapi ketakutan mereka. Apa mereka benar dapat melawan Mi shil. Kim Yu Shin benar2 marah, ia mengatakan rencana Mi Shil dan semuanya ketakutan. Deok Man dan Cheon Myeong merenung.

Rakyat Gaya diusir keluar dari Seorabeol dengan brutal. Putri, Deok Man dan Kim Yu shin melihat dari jauh. Deok Man berlutut pada Kim Yu Shin dan berkata kalau ia salah dan Yu Shin benar. Ia minta Yu Shin tidak meninggalkannya dan juga Putri Cheon Myeong. Putri mengulurkan tangan sebagai tanda akan bersumpah, Yu Shin meletakkan tangan di atas tangan Putri, kemudian Deok Man meletakkan tangannya diatas tangan Yu Shin. Mereka bersumpah setia. Cheon Myeong berkata mereka bertiga tergabung oleh takdir. Tidak peduli seberat apapun mereka akan melakukannya bersama, tidak peduli di surga, bumi atau neraka, mereka akan bersama.

Yu Shin berlatih pedang. Deok Man sedang merenung ketika Al Cheon datang, ia tanya apa yang dipikirkan Deok Man. Al Cheon mencari Yu Shin untuk ditraktir minum. Deok Man berkata Yu Shin tidak akan terhibur dengan minum. Al Cheon heran mengapa Deok Man selalu harus dibawah radar Kim Yu Shin. Al Cheon menjelaskan dasar2 sebagai Hwarang, mereka harus melayani tuannya seperti surga tapi nangdonya adalah seperti bumi. Jika Hwarang tidak dapat kuat diatas bumi, maka tuannya tidak dapat berdiri di atas fondasi. Al Cheon menasihati Deok Man untuk melakukan yang terbaik dan jangan menimbulkan salah pengertian. Deok Man mengerti. Lalu bertanya apa Al Cheon tidak akan mentraktirnya minum. Al Cheon : Seharusnya kau minta lebih dari itu. (I like him he..he)

Deok Man mengunjungi Mi Shil yang sedang menyelesaikan lukisannya. Mi Shil sedang menyelesaikan lukisan Raja Jinheung dengan harimau. Deok Man shock melihat pria di lukisan itu menggenggam belatinya. Dia mulai panik. (Sering banget panik nih anak..). Mi Shil melihatnya dan bertanya apa jawaban Deok Man. Deok Man juga menolak Mi Shil, tapi ia lebih memperhatikan lukisan Raja Jinheung. Mi shil memutuskan untuk menjelaskan pria di lukisan itu dan semua kisah memburu harimaunya dengan belati kecil itu. Mi Shil menebar ancaman lagi, tapi Deok Man pergi. Mi Shil merasa tidak senang.

Deok Man bingung melihat belati Raja Jinheung yang mirip dengan miliknya. Apa hubungan keluarga Raja dengan dirinya. Wyol Cheon memeriksa mata Chil Sook, dan berkata Chil Sook sangat beruntung. Membran matanya tidak rusak jadi dengan pengobatan yang tepat maka mata Chil Sook akan sembuh. Seo Ri lapor bahwa So Hwa selalu melarikan diri dan tidak mau makan. Wyol Cheon berkata penyakit So Hwa berasal dari hati. Jika ia menemukan apa yang ia cari maka ia akan sembuh. So Hwa menghindari berpandangan dengan Mi Shil.

Deok Man mengunjungi Cheon Myeong dan berkata mereka harus mengumpulkan orang untuk berada di pihak mereka. Cheon Myeong berkata bahwa Royal Celestial Shrine punya jalan rahasia. Deok Man menyinggung tentang belati Raja Jinheung. Cheon Myeong baru mendengarnya. Deok Man melihat di lukisan Mi Shil. Jika itu milik Raja maka harus ada di perbendaharaan istana, Putri berjanji akan mencari tahu.

Ratu heran saat Putri menanyakan belati Raja Jinheung. Ratu bercerita tentang insiden saat ia dan Moon Noh hampir dibunuh Mi Shil. Putri kaget mendengarnya, bagaimana dengan belati itu, apa ada pada Moon Noh. Tidak kata Ratu. Belati itu hilang. Cheon Myeong tidak mengerti, jika belati itu menyelamatkan nyawanya bagaimana dapat hilang begitu saja.

Raja juga kaget saat Putri bertanya mengenai belati. Raja Jinpyeong berkata ia memberikannya pada Moon Noh. Cheon Myeong merasa orangtuanya merahasiakan sesuatu karena jawaban mereka tidak sama. Saat Putri sudah pergi, Eul jae berkata bahwa belati itu terkubur bersama Putri kembar yang lain. Raja teringat kenangan yang menyakitkan dan Eul Jae minta maaf.
Deok Man menunggu Cheon Myeong. Saat Putri datang, ia mengatakan tentang Raja dan Ratu yang mencurigakan. Cheon Myeong menegaskan lagi nama ibu Deok Man adalah So Hwa. Tapi Deok Man berkata bukankah Putri sudah menyelidiki data kerajaan dan tidak menemukan apa-apa. Deok Man pergi dan berkeras akan mencari tahu.

Cheon Myeong memerintahkan dayang kepercayaannya untuk menyelidiki nama So Hwa di buku administrasi kerajaan. Deok Man meminta bantuan Joo Bang dan Go Do untuk meletakkan sesuatu di Daehwajeon (tempat petisi untuk Raja), ia membayar dengan emas pemberian Mi Saeng. Joo Bang dan Go Do bersedia melakukannya. Keesokannya, Eul Jae menegur seorang Hwarang yang memberikan petisi dalam keadaan basah, petisi ini untuk dibaca Raja, jadi harus ekstra hati-hati. Lalu Eul Jae melihat petisi Deok Man dan melihat lukisan belati Raja Jinheung. Ia kaget.
Cheon Myeong mendapat laporan mengenai So Hwa, memang benar So Hwa seorang dayang istana. Bahkan ia dayang pribadi Raja. Cheon Myeong sangat kaget. Apalagi ketika mengetahui So Hwa hilang pada hari ia dilahirkan. Cheon Myeong minta bantuan Kim Yong Chu untuk mencari tahu tentang Chil Sook dan Moon Noh. Kapan mereka hilang dan lenyap tiba2. Kim Yong Chu heran tapi Cheon Myeong menegaskan ini berhubungan dengan Mi Shil.

Eul Jae bertanya siapa yang memberikan petisi ini. Eul Jae mulai menyelidiki petisi Deok Man. Eul Jae membaca bahwa Deok Man memiliki belati Raja Jinheung. Jika Raja Jinpyeong menginginkan belati itu kembali ia harus menemuinya di hutan Song Gyeong pada dini hari. Eul jae teringat Putri bertanya mengenai belati. (Hutan Song Gyeong skr adalah hutan kecil di Taman Nasional Gyeongju).
Raja dan Ratu membicarakan tentang Putri yang tiba2 menanyakan belati. Eul Jae menghadap tapi tidak jadi. Kim Yng Chu melaporkan temuannya. Chil sook dan Moon Noh menghilang tepat pada Cheon Myeong dilahirkan.

Deok Man pergi mengunjungi Yu Shin dan ia tahu bahwa ia ada hubungannya dengan keluarga Raja. Cheon Myeong menggabungkan semua temuannya. Eul Jae memerintah Im Jong untuk mengumpulkan 20 Nang do untuk misi rahasia. Im Jong merekomendasikan Al Cheon dan resimennya. Al Cheon akan berpihak pada Raja Jinpyeong dan meyakinkan bahwa Al Cheon dapat dipercaya. Eul Jae berkata mereka harus menangkap seseorang yang berusaha mengancam Raja dan harus dilakukan dengan rahasia.
Im Jong meminta Al Cheon bersiap untuk misi rahasia. Bo Jong melaporkan pada Mi Shil bahwa Kim Yong Chu mulai mencaritahu mengenai Chil Sook. Mi Shil kaget dan meminta Bo Jong menyelidikinya dengan rahasia.

Cheon Myeong pergi ke Ju Jeon (seperti Perpustakaan Istana). Dia memeriksa mengenai ramalan bintang pembajak yang terjadi saat ia dilahirkan. Kemudian dia menemukan tentang Eochul Ssangsaeng Seonggol Nam Jin yaitu keluarga raja tidak akan memiliki keturunan pria jika melahirkan putri kembar. Cheon Myeong teringat Ratu Maya menyalahkan dirinya sendiri setelah kehilangan putra ke-3nya. Mi Shil yang berkata adiknya mati karena kesalahannya. Teringat tanda lahir Deok Man yang sama dengannya. Chil Sook yang dikirim untuk membunuh Deok Man.
Cheon Myeong mengambil kesimpulan apakah Deok Man ada hubungan dengannya. Al Cheon berkata orang itu seharusnya tiba dini hari sekitar pukul 1-3 pagi. Deok Man bergabung dalam resimen Al Cheon.

sumber: kadorama-recaps.blogspot.com

Iklan

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s