Queen Seon Deok – Episode 22

Bi Dam melawan mereka dan meninggalkan Deok Man bertanya-tanya siapa dia. (Tirza: Bidam = anak Raja Jinji dengan Mi Shil). Bi Dam membantai anak buah Kim Seo Hyeon tanpa ampun. Akhirnya mereka melarikan diri. Bi Dam mengambil ikat kepala Yu Shin dari tangan mereka. Kim Yu Shin berlari ke arah Deok Man dan melihat Bi Dam membawa pedang menuju Deok Man. Kim Yu Shin salah paham dan menyerang Bi Dam. Deok Man minta Yu Shin berhenti karena Bi Dam sudah menyelamatkan nyawanya. Bi Dam mengembalikan ikat kepala Yu Shin. Yu Shin minta maaf dengan kesalahpahaman ini.

Yu shin mencoba mengambil ikat kepalanya dan Bi Dam menagih uang untuk ayam yang ia berikan kemarin malam. Kim Yu shin tidak memilikinya. Bi Dam berpikir Yu Shin bercanda. Yu Shin akhirnya memberikan perisai kulitnya untuk pembayaran. Bi Dam mencium perisai itu dan mengenali bau kulit sapi. Bi Dam merasa pakaiannya dinodai darah dan Moon Noh pasti akan menghukumnya. Yu Shin bertanya darimana asal Bi Dam. Bi Dam berkata dia tidak memiliki kampung halaman tapi sekarang tinggal di desa yangji. Bi Dam berkata ia akan sangat berterima kasih apabila bisa mendapatkan Se Shin. Bi Dam mengembalikan ikat kepala Yu Shin dan berkata permainan pedang Yu Shin terlihat berat dan ia merasa lucu.

Kim Yu shin mengajak Deok Man pergi. Yu Shin berkata mereka harus menghindari semua kontak dengan siapapun. Yu Shin menggandeng Deok Man seperti anak kecil. Kim Seo Hyun tahu misinya gagal karena Bi Dam. Anak buahnya lapor bahwa Bi Dam memiliki ilmu pedang yang sangat hebat. Jurus pedangnya mirip dengan Im Jong dari Ho Guk Seon Do. Kim Seo Hyeon bertanya apa ia Nangdo Im Jong. Bukan, jurus pedangnya lebih cepat daripada Im Jong. Mereka juga berpikir orang itu bukan suruhan Mi Shil.

Seol Won mengunjungi pejabat lokal desa Yangji. Bo Jong meminta perbekalan. Seol Won bertanya apa ada berita dari mata2 dan Bo Jong berjanji akan mengirim kabar pada ayahnya. Seol Won memerintah Seok Bum untuk memeriksa lingkungan sekitar dengan penuh waspada.

Deok Man bertanya mengenai maksud ayah Yu Shin. Ia tahu Kim Seo Hyeon yang ingin membunuhnya, ia kenal dengan salah satu orang suruhannya. Kim Yu shin tidak menjawabnya, tapi Deok Man berteriak: “Semua ingin membunuhku! Semua ingin aku mati!” Yu Shin balas membentaknya agar tidak menjadi bodoh dan jangan memikirkan itu. Kim Yu Shin melihat anggota nang do dari Bo Jong ada di sekitar. Yu Shin membawa Deok Man pergi dari pasar. Yu Shin menyeret Deok Man sepanjang jalan dan Deok Man terus bertanya kemana mereka dapat pergi.

Yu shin berkata mereka tidak dapat diam saja karena Deok Man pasti akan mati. Yu Shin membawa Deok Man ke desa Yangji dimana terjadi wabah, itu adalah tempat paling aman untuk bersembunyi. Tidak ada orang yang mau mendekati desa dengan wabah penyakit. Yu Shin tahu semua orang menginginkan mereka, dari Raja sampai Mi shil. Jika mereka tidak bertahan mereka pasti akan mati. Yu Shin meyakinkan Deok Man, ia tidak akan menyerah tapi jika Deok Man menyerah, maka bebannya menjadi berlipat. Yu Shin memohon agar Deok Man tidak menyerah. Kim Seo Hyeon masih melacak Yu Shin dan mendapat laporan kalau Yu Shin menuju desa Yangji.

Kim Seo Hyeon memerintah anak buahnya tidak tergesa2 karena Yu Shin bersama Deok Man. Kim Seo Hyeon tahu putranya bukan pengambil resiko, jadi ia memerintah untuk mengawasi desa Yangji. Bi Dam berlutut didepan Moon Noh, ia minta ampun karena tidak membawa Se Shin dan pakaiannya ternoda darah. Bi Dam berkata ia menyelamatkan seseorang yang hampir dibunuh. Moon Noh bertanya apa penyelamatan itu menyebabkan kematian orang lain? Moon Noh ingin tahu apa Bi Dam membunuh orang. Bi Dam membela diri, ia hanya mencoba menyelamatkan orang. Moon Noh berkata Bi Dam bukan ingin menyelamatkan tapi membalas dendam. Moon Noh berkata bahwa Bi Dam tidak pernah mengampuni dan memperlihatkan belas kasihan pada orang lain dan Bi Dam akan membunuh karena ia tidak dapat menahan amarahnya. Bi Dam berkata ia menyelamatkan seseorang. Moon Noh berteriak pada Bi Dam

Saat itulah Yu Shin datang dan memberi salam. Bi Dam kaget melihatnya. (Tirza : Astaga..akhirnya Deok Man bertemu Moon Noh…!)

Bi Dam berkata pada Moon Noh, mereka adalah orang yang diselamatkannya. Deok Man maju dan membenarkan Bi Dam. Moon Noh berkata pada Bi Dam bahwa pasien mereka bertambah banyak. Jika tidak segera ditangani, akan menyebarkan wabah ke desa yang lain. Moon Noh minta Kim Yu Shin dan Deok Man untuk pergi karena ada wabah di desa ini dan tidak bijaksana tinggal disini. Kim yu Shin berkata mereka punya alasan memasuki desa ini. Moon Noh memandangi mereka.

Seol Won dan Bo Jong mencari Deok Man dan Yu Shin. Mereka melihat Bi Dam mencoba mencari Se Shin, Penjual obat berkata biarpun Bi Dam memberinya banyak uang, ia tetap tidak dapat memperoleh Se Shin. Bi Dam berkata bukan saja desa Yangji tapi wabah ini akan menyebar jika ia tidak memperoleh obat. Bi Dam diminta pergi.

Bi Dam dibawa menghadap Seol Won. Bi Dam berkata ia tidak melakukan kesalahan. Seol Won bertanya apa ia penduduk Yangji. Bi Dam berkata ia dan gurunya hanya lewat dan berhenti untuk menolong penduduk desa. Seol won memuji guru Bi Dam. Seol Won bertanya apa ada 2 orang dengan seragam Hwa Rang, jika Bi Dam membawa Deok Man, maka ia akan memberikan apa yang diinginkan Bi Dam jika Bi Dam membawa Deok Man padanya.

Bi Dam pergi dan memikirkan tawaran Seol Won. Yu Shin dan Deok Man membantu memotong kayu. Deok Man meminta Yu Shin meninggalkannya. Kim Yu shin tidak menanggapinya. Deok Man tidak ingin Yu Shin bermusuhan dengan ayahnya. Kim Yu shin bertanya apa Deok Man begitu berharga. Sekarang saja Deok Man sudah menyerah meskipun kau tidak tahu untuk apa. Orang2 mati karena Deok Man. Deok Man merasa tidak tahan orang2 mati karena dirinya. Ia minta Kim Yu Shin meninggalkannya sebelum itu terjadi dan ia tidak cukup berharga untuk itu. Kim Yu Shin berkata Deok Man bodoh karena ia telah memilih Deok Man daripada ayahnya. Deok Man kaget (Tirza: wow..wow..apa ini? pernyataan cinta Yu Shin pada Deok Man?)

Deok Man pergi dan Kim Yu Shin melampiaskan kemarahannya pada kayu. Moon Noh datang dan mengamatinya. Moon Noh mengamati potongan kayu dan Yu Shin minta maaf dengan kerusakan yang ia buat, ia akan menebusnya nanti. Moon Noh bertanya siapa nama Kim Yu Shin. Yu Shin heran melihat Moon Noh memeriksa tangannya. Tangan Yu Shin melepuh. Moon Noh bertanya apa ia punya guru. Moon Noh berkata bahwa Yu Shin tidak mendapat bimbingan dari ahli dan terjebak dalam latihan yang tidak ada gunanya. Pasti sangat susah mencapai tingkat ini.

Kim Yu Shin tidak mengerti apa maksud Moon Noh. Moon Noh bertanya apa Yu Shin terlibat dalam pertarungan pedang akhir2 ini. Moon Noh berkata bahwa Yu Shin tidak menyadari potensinya sendiri. Moon Noh pergi dan Kim Yu Shin memikirkan apa yang dikatakan Moon Noh. Deok Man pergi ke toko obat dan melihat sekantung Bi Sang (racun arsenik putih Cina). Deok Man melihat kantung itu dan bertanya apa ia lenyap saja dari dunia ini.

Kim Seo Hyeon mendapat laporan bahwa Seol Won terlihat juga di sekitar sini. Kim Seo Hyeon berkata bahwa Deok Man tidak boleh jatuh ke tangan Mi Shil. Kim Seo Hyeon lebih ingin Deok Man mati daripada jatuh ke tangan Mi shil. Bi Dam pulang dan melihat Yu shin dan Deok Man selesai bersih2. Yu Shin bertanya apa lagi yang harus ia kerjakan. Bi Dam berkata bahwa jerami di penjara terlalu banyak, ia minta Yu Shin mengambil setengah untuknya. Yu Shin mengerjakannya dan saat Yu Shin di dalam penjara, Bi Dam menutup pintunya dan mengurung Yu Shin.

Bi Dam mengacungkan pisau ke arah Deok Man dan berkata dia harus diikat. Bi Dam mengikat Deok Man mengitari pohon. Yu Shin berteriak minta penjelasan. Bi Dam minta maaf. Deok Man bertanya siapa yang menyuruh Bi Dam. Bi Dam tidak tahu tapi orang itu menginginkan Deok Man. Bi Dam berkata agar Deok Man tidak berpikir ini tidak adil. Ia mungkin dapat menyelamatkan nyawa 200 orang penduduk desa. Deok Man memikirkan ini. Yu Shin minta Deok Man berusaha lari.

Deok Man merasa jika ia jatuh ke tangan Mi Shil, kematian tidak akan cepat dan mungkin akan mengancam Raja dan Putri Cheon Myeong. Jika jatuh ke tangan Raja maka kematian akan lebih cepat. Deok Man merasa jika ia bertahan maka ia hanya memberikan kemalangan daripada kebaikan.

Yu Shin meminta Deok Man bertahan dan tidak menyerah. Deok Man bertanya darimana ia akan mendapat kekuatan jika orang tuanya saja menginginkan ia mati. Deok Man tidak ingin mendengar lagi. Bi Dam menemui Seol Won dan berkata ia mendapatkan keduanya dan bertanya apa Seol Won akan memegang janjinya.

Seol Won berbisik, mereka ingin membawa Deok Man hidup2 dan membuat persiapan. Bi Dam bertanya sebenarnya siapa mereka. Bo Jong berpikir Bi Dam tidak sopan dan berkata Seol Won adalah Menteri Pertahanan Seorabeol. Seol Won meyakinkan Bi Dam jadi Bi Dam tidak perlu curiga padanya. Bi Dam bertanya apa mereka memiliki obat yang ia butuhkan. Seol Won menegaskan saat mereka mendapatkan Deok Man maka Bi Dam akan memperoleh obatnya. Bi Dam pergi. Seol Won memerintah Bo Jong mengabarkan ini pada Mi Shil. Seol Won senang sekali.

Mi Saeng mengabarkan bahwa Seol Won sudah mendapatkan Deok Man. Mi Shil senang sekali. Mi Shil berkata inilah saatnya mereka mempersiapkan segalanya. Sebelum pergi, Seo Ri menyatakan kekhawatirannya bahwa Deok Man adalah anak dengan ramalan bintang Gaeyang. Mi shil ingat mengenai surat Moon Noh. Mi shil tampak sedikit terperanjat. Seo Ri mencemaskan ramalan tentang Deok Man, ia berpendapat Deok Man tetap harus dibunuh demi kebaikan mereka.

Mi Shil berkata Seo ri terlalu percaya dengan omong kosong ramalan itu. Mi shil berkata Seo ri cemas karena ia Pendeta Agung dan pekerjaannya berat. Seo Ri tampak tidak suka karena sekarang Mi Shil tidak begitu mempercayai campur tangan langit tapi Mi shil hanya percaya pada dirinya sendiri. Mi Shil berkata ia adalah orang yang dapat minta hujan dan gerhana bulan, apa artinya ramalan bintang itu. Mi Shil berkata ia adalah Mi Shil. Seo Ri tidak suka dengan kearoganan Mi Shil.

Eul Jae menghadap Raja dan berkata bahwa pihak Mi Shil juga sudah mengetahui mengenai keberadaan Deok Man. Untuk menyelesaikan ini hanya ada satu cara, yaitu mengadakan pernikahan sekutu antara Putri Cheon Myeong dengan Kim Yu Shin. Raja memperhatikan usulan pernikahan ini. Eul Jae berkata jika penerus kerajaan sudah pasti maka pihak Mi Shil tidak akan dapat melakukan apa-apa. Eul Jae perlu memperkuat posisi Kim Seo Hyeon. Putri tidak setuju dengan usul Eul Jae dan mengabaikan keselamatan Deok Man. Eul jae berkata jika Kim Yu Shin menjadi menantu Kerajaan maka ia dapat berperan sebagai Putra Mahkota, maka masalah mengenai tidak adanya penerus takhta dari Seonggol akan lenyap.

Ratu Maya minta maaf pada Cheon Myeong karena memaksakan pernikahan sekutu ini. Cheon Myeong berkata jika Pernikahan Kerajaan terjadi dengan garis keturunan Gaya maka mereka akan dapat memperbaharui dasar kekuatan mereka dan lagi mereka tidak tahu apa yang akan dilakukan pihak Mi Shil. Putri berkata daripada duduk saja lebih baik mulai sekarang mereka bersiap-siap. Im Jong menghadap dan mengabarkan mengenai pertemuan para bangsawan.

Se Jong membuka pertemuan dan berkata bahwa mereka prihatin bahwa keturunan Seonggol akan punah. Raja, Ratu, Putri Cheon Myeong juga Mi Shil hadir. Se Jong menyinggung tentang kelahiran putri kembar. Eul jae membantah dan meminta bukti. Se jong minta Mi Saeng masuk. Mi Saeng masuk dengan Chil Sook dibelakangnya. Chil Sook memberi salam pada anggota Dewan. Semua terperanjat melihat Chil Sook. Se Jong mengijinkan Chil Sook berbicara di rapat ini. Semua menyetujui Chil Sook berbicara. Chil Sook akhirnya berbicara. 20 tahun yll, Ratu Maya melahirkan putri kembar. Raja memberikan putrinya pada So Hwa pelayannya dan menyuruh mereka pergi. Ia diperintah mengejar mereka. Dia tidak mampu menangkapnya, tapi saat ia tiba di Silla, dia mengenali putri itu yang telah kembali ke Seorabeol. Raja melihat ke arah Mi Shil yang memandangnya dengan senyuman. “Checkmate!”

Bi Dam melayani mereka makan. Kim Yu shin tidak suka dan melemparnya. Yu Shin tidak akan memaafkan Bi Dam. Bi Dam menemui Deok Man yang terikat, ia berkata Deok Man juga pasti tidak mau makan. Ia bergumam bahwa orang dari Kementerian Pertahanan yang menginginkannya. Bi Dam akan kembali membawa makanan. Deok Man berterima kasih. Bi Dam heran, ia akan menjual Deok Man tapi dia tidak marah justru berterima kasih padanya. Bi Dam merasa Deok Man gila.

Mi Shil menemui cheon Myeong. Mi Shil mengkonfirmasi bahwa Cheon Myeong tahu mengenai Deok Man. Cheon Myeong berkata bahwa Mi Shil hanya mengira Deok Man itu adalah saudara kembarnya padahal Deok Man itu pria. Mi Shil mengancam apa nanti setelah Deok Man dibawa ia perlu ditelanjangi agar ketahuan jenis kelaminnya. Mi Shil berkata ia memiliki Chil Sook dan So Hwa. Jadi saat Putri Deok Man dibawa pulang ia akan memperlihatkan tanda lahirnya. Maka Ratu dan kedua Putri harus bertanggung jawab atas lenyapnya keturunan pria Seonggol. Putri berkata ia akan melakukannya jika mereka dapat membawa Deok Man ke hadapan Dewan. Mi shil berkeras bahwa Deok Man akan dibawa ke hadapan mereka. Cheon Myeong berkata jika Mi Shil gagal, maka ia akan dituduh menghina keluarga raja dan harus mempertanggung jawabkannya di hadapan masyarakat Silla.

Mi Shil pergi dan Cheon Myeong berkata meskipun Mi Shil berbicara seolah-olah ia memiliki kekuasaan dan mendapat kemurahan langit tapi itu semua akan segera lenyap sebelum ia mengetahuinya.

Putri Man Myeong meyakinkan Raja jangan terlalu khawatir karena suaminya sudah pergi kesana sebelum Mi Shil dan akan mendapatkan Deok Man. Eul jae juga menghibur bahwa Deok Man bersama Kim Yu Shin. Mi Shil tidak akan mendapatkan Deok Man. Raja berkata ini benar2 tragedi. Sebagai ayah ia telah membuang anaknya dan sekarang ia bahkan tidak mampu melindunginya.

Eul Jae menemui Putri Man Myeong. Eul Jae berkata sangat penting bagi keluarga Kim Seo Hyeon untuk melaksanakan rencana mereka. Eul Jae berkata ia harus membunuh Deok Man tanpa jejak. Hanya ini jalan satu2nya untuk mempertahankan keluarga Raja dan keluarga Putri Man Myeong. Putri Man Myong mencemaskan suami dan putranya.

Yu Shin berusaha mencari cara untuk melarikan diri. Deok Man : “Jika berhasil, lalu apa?” Yu Shin tidak akan membiarkan Mi Shil membawa Deok Man. Deok Man tahu, jika ia jatuh ke tangan Mi Shil maka Raja Jinpyeong akan terancam dan Ratu juga Putri akan diturunkan. Deok Man merasa lebih baik memang ia lenyap saja. Yu Shin merasa Deok Man sangat bodoh. Yu shin minta Deok Man untuk berpikir jernih dan jangan berpikiran bodoh.

Bi Dam datang dan mendengar percakapan mereka. Yu shin memanggil Deok Man yang diam saja. Deok Man berpikir, ia akan pergi tanpa penyesalan, tapi untuk Kim Yu Shin berpisah darinya akan menimbulkan penyesalan besar. Yu Shin tidak menyukai kesunyian ini dan minta Deok Man berbicara. Deok Man tidak akan membiarkan Mi Shil memperoleh keinginannya. Bi Dam bertanya siapa orang yang dimaksud Deok Man. Deok Man berkata ada orang yang sangat istimewa. Bi Dam melempar makanan Yu Shin.

Deok Man bertanya mengenai obat, Bi Dam berkata ia akan mendapatkannya setelah menyerahkan Deok Man pada mereka. Paginya, Bi Dam berkata pada Yu Shin, ia akan membawa Deok Man pada Seol Won Rang. Kim Yu Shin berteriak bahwa Bi Dam tidak boleh melakukannya dan mencoba membuka pintu penjara. Bi Dam membawa Deok Man dan Yu Shin berteriak pada Deok Man. Bi Dam membawa Deok Man pergi. Bi Dam berkata Deok Man tidak akan disakiti. Kim Yu Shin murka dan berkata jika ia bisa keluar dari sini, ia akan mencari Bi Dam atas apa yang dilakukannya.

Deok Man berterima kasih pada Yu Shin atas segalanya. Kim Yu shin terus berteriak pada Deok Man dan murka. Sambil berjalan, Bi dam berkata ia akan membebaskan Yu Shin setelah ini selesai. Kemudian Bi Dam menemukan belati Raja Jinheung dari lengan Deok Man dan heran selama ini Deok Man memiliki belati mengapa ia tidak melepaskan diri. Deok Man ingin Bi Dam mendapatkan obat itu untuk penduduk desa agar 200 nyawa itu bisa selamat. Bi Dam mengembalikan belati itu pada Deok Man. Bi Dam membawa Deok Man pada Seol Won Rang. Bi Dam minta Se Shin dan Seol Won memperlihatkan barangnya. Bi Dam melihat betapa banyaknya Se Shin itu, padahal ia susah sekali menemukannya.

Seol won minta Deok Man diserahkan padanya. Bo Jong dan Seok Bum mengawal Deok Man pada Seol Won. Seol Won memberi hormat pada Deok Man dan memanggilnya Putri. Deok Man tidak berniat membantu Seol Won. Bi Dam mengambil Se Shinnya dan melihat Deok Man sekali lagi. Kim Yu Shin mencoba melarikan dirinya tapi gagal. Ia ingat perkataan Bi Dam mengenai ilmu pedangnya yang berat. Lalu Yu Shin mulai memukul pintu dengan tongkat pemukulnya.

Moon Noh kaget dengan perbuatan Bi Dam, Bi Dam menjual Deok Man demi Se Shin. Moon Noh menghukum Bi Dam. Bi Dam berkata itu pilihan antara satu orang dengan 200 orang. Moon Noh memarahinya, beraninya Bi Dam mempermainkan nilai seorang manusia. Apapun alasannya jangan pernah menganggap enteng satu nyawa manusia-pun. Bi Dam kemudian ingat perkataan Deok Man bahwa ia tidak akan memenuhi keinginan Seol Won, ia ingat Deok Man punya belati tapi tidak menggunakannya agar ia dapat memperoleh obat. Moon Noh murka tapi Bi Dam melarikan diri dan berkata ia ada urusan penting.

Bi Dam kembali ke tempat pertemuan tapi sudah sunyi. Kim Yu Shin terus memukul pintu sel. Seol Won membawa Deok Man dan Deok Man memutuskan tali pengikatnya. Yu Shin akhirnya dapat menghancurkan pintu sel dan mencari Deok Man. Bi Dam juga berlari menyusul rombongan Seol Won Rang. (Tirza : go..Bi Dam..he..he this guy is really crazy but cute!)

Deok Man berhasil memotong talinya dan menunjukkan belatinya pada setiap orang. Deok Man mengancam akan bunuh diri. Bo Jong mencoba menghentikannya tapi disambar oleh belati Deok Man. Seok Bum melumpuhkan Deok Man dan Seol Won minta agar Deok Man disumbat mulutnya. Seok Bum bertanya apa Bo Jong terluka. Kemudian Bi Dam datang. Seol Won berkata mereka tidak ada urusan lagi dengan Bi Dam. Bi Dam berkata ia mengubah pikirannya, metode pembayarannya tidak benar. Bi Dam harus membawa Deok Man pulang. (Tirza: Bi Dam ini mirip perpaduan Racun Barat Auwyang Hong and Sintiaw Tayhiap Yang Ko di serial Sin Tiaw Hiap Lu, jahat dan baik dengan sedikit gila dan ambisius.)

Seok Bum berkata Bi Dam gila (emang!) jika meminta Deok Man dari mereka. Bo Jong akan menghadapi Bi Dam tapi Seok Bum melihat Bo Jong terluka ia mendekati Bi Dam dan menyuruhnya pergi. Bi Dam mulai melawan dan menempatkan dirinya di depan Deok Man dan melepaskan sumbatan mulutnya. Deok Man bertanya mengapa ia kembali. Bi Dam berkata jangan menganggap remeh nyawa seseorang, biarpun cuma satu. Orang2 Seol Won Rang datang semakin banyak.

Deok Man bertanya apa yang akan dilakukan Bi Dam. Bi Dam berkata ia harus membunuh banyak orang hari ini dan akan dihukum karenanya. Kim Yu Shin datang dengan memukul semua orang. Deok Man kaget dengan kedatangan Kim yu Shin. Bi Dam terkejut bagaimana Kim Yu Shin dapat keluar dari selnya. Kim Yu Shin mendekat ke arah Deok Man dan berkata pada Bi Dam setelah semua selesai ia akan membunuh Bi Dam. Bi Dam berkata : “Kita bicarakan masalah ini setelah semua selesai.” Bi Dam dan Yu Shin siap bertempur dengan Seol Won Rang untuk Deok Man.

Bi Dam : “Ayo, jika kalian menyentuh anak ini kalian semua akan mati.”

Kim Yu Shin : “Siapa saja yang mendekati Deok Man akan menghadapi aku…Serang!!!”

sumber : kadorama-recaps.blogspot.com

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s