Queen Seon Deok – Episode 26

Di kuil Hwa Deok, Wyol Ya dan anak buahnya bersiap menyerbu saat tandu Mi Shil tiba di kuil Hwa Deok. Seo Ji berkata tandu itu dari istana. wyol Ya memutuskan untuk menunggu. Mi Shil dan Mi Saeng memberi salam pada pendeta Wyol Cheon. Mi Shil berterima kasih atas usaha pendeta yang sangat bagus. Pendeta berkata, So Hwa sangat sulit pulih. Mi Shil berkata ia tidak ingin membicarakan So Hwa. Mi Shil ingin tahu kapan gerhana matahari akan terjadi. Pendeta Wyol Cheon berkata permintaan Mi shil tidak masuk akal. Mi Shil bertanya apa akan ada gerhana matahari dalam waktu dekat ini.

Wyol Cheon berkata ia adalah ahli matematika dan science yang percaya pada rumus dan teori matematik. Dia bukan orang yang bisa memprediksi apa akan segera ada gerhana. Mi Shil tahu itu, tapi jika mereka memperoleh salinan Cheong Gwang Ryeol, mungkin akan ada kesempatan untuk menghitung terjadinya gerhana. (Cheong Gwang Ryeol adalah sistem kalender dari dinasti Wei Utara periode 386-534M, berdasar pada perhitungan matahari bulan. Selengkapnya dpt dipelajari disini.)

Mi Saeng mengerti bahwa Cheong Gwang Ryeol kurang akurat dibanding Dae Myeong Ryeol. Pendeta setuju, tapi jika mengenai perputaran bumi mengelilingi matahari, Cheong Gwang Ryeol lebih akurat dibanding Dae Myeong Ryeol. Mi Shil mendengar pertama kali tentang Cheong Gwang Ryeol.

Deok Man menjelaskan bahwa rakyat negri ini percaya pada mitos dan kekuatan supranatural. Mi Shil dapat melihatnya dengan baik dan mengambil kesempatan untuk menggunakannya mendapatkan kekuatan. Deok Man berkata jika itu tidak diambil dari Mi shil, maka Mi shil tidak akan kalah bahkan jika mereka memiliki kekuatan militer dan Dewan bangsawan (Hwa Baek), situasinya tidak akan berubah. Ini karena kekuatan Mi Shil berasal dari kepercayaan rakyat padanya. Mereka harus menurunkan reputasi Mi Shil sebagai penjaga stempel kerajaan dan semua mitos mengenai dirinya, jadi pertama yang harus dilakukan adalah Mi Shil harus kehilangan Wyol Cheon.

Deok Man minta Kim Yu Shin untuk meninggalkannya dan melanjutkan hidupnya sendiri. Deok Man berkata ia tidak akan meminta Yu shin bersamanya, meskipun ia berpikir Yu Shin seharusnya bersama dengannya. Kim Yu shin menanyakan alasan Deok Man. Deok Man berkata ia akan memimpin revolusi melawan negara ini.

Deok Man berkata bahwa kakaknya ingin agar dia hidup sebagai orang biasa tapi ia memutuskan untuk melakukan sebaliknya, Deok Man tidak ingin mengambil resiko dengan menyeret Yu Shin dalam jalannya. Yu shin bertanya apa Deok Man akan selalu teringat dengan Cheon Myeong setiap kali mereka saling memandang satu sama lain sehingga ia selalu merasa menyesal dan bersalah. Lebih dari itu kata Deok Man. Deok Man berkata setiap kali ia melihat Yu Shin, dia mungkin tidak akan tahan atau menahan emosinya dan hatinya akan selalu menginginkan untuk pergi dengan Yu shin dan hidup bahagia. Setiap kali ia melihat Yu shin, hatinya selalu tergoda untuk bergantung pada Yu Shin untuk dukungan dan moral, membuatnya berharap menjadi wanita biasa dan hidup bahagia.

Ini karena Yu Shin selalu mengingatkannya menjadi orang biasa tapi keadaan tidak mengijinkannya. Sulit bagi seseorang dengan perasaan seperti itu untuk memulai revolusi melawan negaranya. Deok Man hanya ingin menyimpan perasaan itu dalam hatinya untuk mengingatkannya bahwa ia adalah manusia. Jika Kim Yu Shin tetap ingin bersamanya, ia hanya akan menjadi bidak dalam catur yang dimainkan Deok Man, hal ini sangat kejam untuk Yu shin dan membuatnya bersedih. Deok Man memohon Kim Yu Shin untuk melepaskannya. Deok Man pergi dengan hati berat.

Deok Man kembali dan berkata pada Al Cheon dan Bi Dam bahwa mereka akan ke kuil Hwa Deok untuk mencari Wyol Cheon. Malam, di kuil Hwa Deok, Mi shil terlihat meninggalkan kuil di tandunya. Wyol Ya dan anak buahnya memeriksa dan Seo Ji berkata ini waktu terbaik untuk menyerang karena Mi shil dan pasukannya sudah pergi. Wyol Ya memerintah untuk bergerak.

Joo Bang terbangun karena teriakan, So Hwa dan Go Do juga bertanya ada apa. Tiba2 semua sunyi. Go Do melihat keluar dan kaget dengan mayat yang bergelimpangan. Seo Ji menodongkan pedang ke arah Wyol Cheon. Wyol Ya datang dan memberi salam pada Wyol Cheon, sudah lama mereka tidak bertemu.

Go Do memukul pintu minta agar mereka dikeluarkan. Joo Bang menyarankan Go Do untuk mendobrak pintu karena penjaga sudah mati. Go Do bersiap mendobrak saat pintu terbuka dengan mudah. Joo Bang mengajak So Hwa keluar. Anak buah Bo Jong menemukan mayat di kuil. Joo Bang menemukan kunci untuk borgol mereka. Anak buah Bo Jong melihat Joo Bang, Go Do dan So Hwa melarikan diri dan mengejar mereka. So Hwa tidak dapat berlari lagi. Joo Bang bersembunyi. Salah seorang nangdo menembakkan panah ke arah So Hwa. So Hwa tertembak dan jatuh ke tebing. Kemudian mereka sadar bahwa seharusnya mereka tidak membunuh So Hwa.

Anak buah Deok Man sampai ke kuil dan menyadari bahwa mereka terlambat. Deok Man masuk ke kamar Wyol Cheon dan menemukan diagram tentang bintang2. Deok Man memeriksa semua dokumen di meja. Bi Dam bertanya apa itu. Deok Man berkata ini kamar Wyol Cheon. Al Cheon melihat belati dengan catatan, saat dibuka ternyata Yui Ran Gwi, organisasi rahasia Gaya. Al Cheon berkata Gaya sudah menyerang lebih dulu. Jika organisasi itu sudah mengambil Wyol Cheon, maka yang akan mendapat giliran kemudian adalah keluarga Kim Yu Shin. Sementara Bi Dam menanyakan sesuatu yang tidak juga dijawab.

Mi Shil mendapat laporan bahwa Wyol Cheon diculik. Palakunya adalah Bo Gya Hoe karena mereka meninggalkan lambang Gaya di kuil Hwa Deok. Jika organisasi Bo Gya Hoe menculik Wyol Cheon, apa yang harus dilakukan. Mi Saeng bertanya mengenai So Hwa. Bo Jong berkata mereka melarikan diri. Joo Bang dan Go Do belum tertangkap, tapi So Hwa tertangkap dan luka jadi mereka mengobatinya dulu. Mi saeng merasa kelompok Bo Gya Hoe mengacaukan rencana mereka.

Se Jong mendapat laporan bahwa Seo ri sudah meninggal. Wyol Cheon juga diculik dan Mi shil mengerahkan pasukan sebanyak-banyaknya untuk mencarinya. Se Jong curiga ada yang salah. Ha Jong berkata istana terlalu sunyi dan ia gelisah dengan kesunyian ini. se Jong berkata istana tidak memiliki penerus, ini saat bagus untuk mengajukan masalah ini. se Jong berkata ia tidak akan duduk diam saja, ia akan bergerak.

Raja mendapat informasi dari Ratu Maya bahwa Deok Man muncul di istana, Ratu bertemu dengannya di kuil. Raja bertanya mengapa ia melakukan itu, bagaimana jika ia tertangkap. Ratu berkata dia mempercayai alasan Deok Man dan juga penilaiannya itulah mengapa Ratu menolong Putrinya itu. Raja berkata masalahnya mereka tidak dapat memprediksi apa yang akan dilakukan putrinya itu. Apa yang akan dilakukan Deok Man mungkin akan gagal. Jika ia ingin mendapatkan statusnya sebagai Putri Raja, maka mereka harus mengungkapkan kelahiran putri kembar dan ramalannya. Ratu berkata ia adalah seorang ibu yang telah kehilangan 3 putra dan satu putri dan dia tidak akan kehilangan anak satu-satunya jika ia dapat membantunya.

Kim Seo Hyun berkata bahwa Deok Man akan mengancam keluarga Raja dengan kehadirannya. Kim Yong Chu melaporkan bahwa sejak kematian Cheon Myeong ada rumor di tengah rakyat bahwa sentimen publik meningkat. Juga kelompok Bo Gya Hoe. Raja tahu ini akibat pemindahan rakyat Gaya ke Samyang ju, ini adalah kesalahannya.

Kim seo Hyeon pulang dan menjumpai Kim Yu Shin di depan pintu. Kim Yu shin memberi salam pada ayahnya. Yu Shin berkata ia baik2 saja. Kim Seo Hyeon bertanya tentang Deok Man. Kim Yu shin menyebut Deok Man dengan Yang Mulia. Kim Seo Hyeon tidak mengakui Deok Man sebagai Putri Raja. Kim seo hyeon tidak ingin mendengar satu katapun mengenai Deok Man. Kim yu shin berkata Deok Man akan mengambil kembali statusnya dan berharap semua mengakui dan menyambutnya. Kim Seo Hyeon kaget apa itu mungkin. Jika ia ingin diakui, maka keberadaan putri kembar harus diungkapkan. Jika ini terungkap maka Ratu Maya dan Deok Man pasti akan disingkirkan. Bagaimana Deok Man dapat diakui dengan semua hal yang bertentangan mengenainya.

Kim Seo Hyeon berkata bahwa keluarga dalam bahaya. Ia menunjukkan surat dari Bo Gya Hoe pada Yu shin. Kim yu shin bertanya mengapa keluarga mereka menjadi target. Ini karena mengusir rakyat Gaya dari Seorabeol ke Samyang Ju. Bo Gya Hoe melihat keluarga Kim Seo Hyeon adalah penghianat. Dalam momen krisis seperti ini, jika Yu Shin dikendalikan oleh perasaan dan emosi pribadi dan tidak memikirkan keselamatan keluarganya adalah benar2 bodoh. Kim Yu Shin pergi.

Kim yu shin pergi ke gunung untuk memukuli batu (Tirza: Kim Yu shin’s anger management ). Yu Shin memutuskan untuk membuktikan bahwa ayahnya salah. Deok Man melihatnya dari kejauhan dan melihat Yu shin mengganti kayu pemukulnya. Deok Man berkata agar Yu Shin menahan emosinya dan bertahan. Kim Yu Shin mengakui bahwa ayahnya benar dan jika kelahiran putri kembar tidak diakui, maka Deok Man tidak akan memperoleh status Putrinya bahkan jika Yu Shin meninggalkan keluarganya, Yu Shin tetap tidak dapat membantu Deok Man, saat ia menoleh lagi ke batu besar itu, batu terbelah menjadi 2, membuat Yu shin kaget. Yu shin memeriksanya lagi dan merasa hal yang tidak mungkin dapat saja terjadi. (Tirza: If you believe, it will happen to you.)

Putri Man Myeong terkejut mengetahui suaminya mengusir putra mereka. Kim Seo Hyeon berkata ia tidak punya pilihan, ia ingin Yu shin sadar. Kim Yu shin datang dan berlutut di depan orang tuanya. Yu shin berkata ayahnya benar, tapi apa mereka harus menghancurkan Bo Gya Hoe, jika demikian mereka juga harus menghadapi kemarahan rakyat Gaya yang terusir dari Seorabeol. Kim Yu Shin berkata, karena mereka pemimpin Gaya, maka Raja Jinpyeong benar2 memerlukan kekuatan mereka itu sebabnya Mi Shil mencoba membujuk mereka untuk menjadi sekutunya. Maka jika mereka kehilangan kekuatannya maka keluarga mereka akan berakhir. Kim Yu shin berkata mereka harus bertaruh. Taruhannya adalah dirinya sendiri. Kim Yu Shin memohon agar orang tuanya mau bertaruh kepercayaan mereka padanya. Kim Yu shin pergi, ibunya sangat khawatir.

Kim Seo Hyeon berkata mereka harus menaruh semuanya dan mempercayai Yu Shin. Tiba2 sebuah anak panah melesat ke arah Kim seo Hyeon. Kim Yu shin mngejarnya. Ada pesan : Harus membunuh Kim Seo Hyeon dan Kim Yu Shin.

Kim Yu Shin menghadang penembak gelap itu, orang itu menyerang Yu shin. Yu Shin mengalahkannya dan bertanya apa ia dari Bo Gya Hoe, kemudian ada beberapa orang datang dan berkata Kim Yu shin tidak dapat bertahan dengan menawan satu orang dari mereka saja, dia akan dibunuh juga. Yu Shin mendorong orang itu dan berkata ia tidak mengambilnya sebagai tawanan dan jika mereka mau melawannya silakan saja. Bo Gya hoe membentuk formasi tapi dikalahkan oleh Yu Shin dan mengarahkan pedang ke pemimpin kelompok itu. Kim Yu shin menggunakan bagian pedang yang tidak tajam saat melawan mereka, menunjukka kemurahan hatinya. Pemimpin kelompok itu bertanya apa yang diinginkan Yu Shin. Kim Yu Shin minta agar mereka membawanya kepada pemimpin pemberontak. Kim Yu shin berkata ia adalah keturunan ke-2 Jenderal Kim Mul Yeop dan ia adalah Kim Yu Shin yang akan mereka bunuh jadi mengapa mereka ragu. Mereka membawa Kim Yu shin dengan mata tertutup dan terikat ke markas Bo Gya Hoe.

Seo Ji berkata pada Wyol Ya bahwa Kim Seo Hyeon dipercaya dan dihormati rakyat Gaya karena janjinya bahwa dia dapat melindungi rakyat Gaya. Seo Ji bertanya mengapa selama perang dengan Baekje, mereka membiarkan Kim Seo Hyeon hidup. Jadi orang yang menyelamatkan Kim Seo Hyeon waktu itu yang aku kira Moon Noh adalah orang Bo Gya hOe. Sekarang terbukti, Kim Seo Hyeon tidak dapat memenuhi janjinya. Seo Ji ingin bertempur dengan Silla. Mereka harus membunuh putra Kim Seo Hyeon dulu yaitu Kim Yu Shin. kemudian seseorang lapor bahwa Kim Yu Shin ada disini dengan keinginannya sendiri. Wyol Ya heran.

Se Jong menyebar kabar tentang keberadaan putri kembar. Lembaran berita itu sampai pada Joo Bang dan Go Do. Joo Bang memikirkan So Hwa. Paginya rakyat berkumpul di dekat poster yang mengisahkan tentang kelahiran putri kembar 20 tahun yang lalu. Adik kembar Putri Cheon Myeong sekarang ada di Seorabeol. Dikatakan bahwa Ratu maya harus diturunkan. Pengawal istana datang dan merobeknya. Raja membacanya dan bertanya pada Kim Yong Chu apa yang terjadi. raja ingin tahu siapa yang menyebarkan berita ini. Raja yakin, Mi shil ada di belakangnya.

Raja minta masalah ini diakhiri. Jika bukan Mi shil maka siapa yang melakukannya. Raja bertanya-tanya apa mungkin Deok Man. Kim Yong Chu menyebut Deok Man dengan sebutan Putri, Raja minta Kim Yong Chu berhati-hati dengan perkataannya. Raja bertanya apa mungkin Deok Man ingin membuat seluruh keluarga Raja menuju kematian karena sudah membuangnya dan sekarang ia membalas dendam pada mereka.

Bo Jong menunjukkan selebaran pada Mi Shil. Mi shil tidak suka. Se Jong berkata bukankah itu baik untuk mereka, Mi Shil dan Seol Won melihat pada Ha Jong dan curiga itu perbuatannya. Ha Jong bertanya mengapa mereka menatapnya. Seol Won berkata mereka harus menyelesaikan masalah ini dengan hati-hati. Se Jong dan Ha Jong merasa menang dengan berita itu. Jika simpati untuk Cheon Myeong berakhir maka berita tenteng si kembar akan muncul kembali. Mereka harus mengganti Ratu yang telah melahirkan anak kembar. Se Jong minta Ha Jong merahasiakan masalah ini.

Bo Jong bertanya pada ayahnya siapa yang berani melakukan ini, apakah Deok Man. Seol Won berkata ini perbuatan Ha Jong (Tirza: this guy is brilliant..ha..ha). Seol won dapat merasa bahwa Ha jOng tidak sabar, ia tahu ayahnya berhak atas takhta. Seol Won yakin Mi Shil sudah tahu mengenai itu. Seol won berkata mereka sebaiknya menunggu saja. Jika ada sesuatu, maka Se Jong yang akan bertanggung jawab. Bo Jong mengagumi kepandaian orangtuanya. Seol Won berkata ia tidak pandai tapi ia tahu membaca ekspresi Mi shil.

Bi Dam bertanya tentang Bo Gya Hoe pada Deok Man. Al Cheon menjelaskan setelah Gaya jatuh, ada satu jaringan bawah tanah Bo Gya Hoe. Tujuannya untuk membangun kembali Gaya. Mengapa harus menculik Wyol Cheon? Al Cheon berkata mereka mungkin ingin membalas dendam padanya karena Wyol Cheon adalah orang Gaya yang bekerja sama dengan Silla. Deok Man sedang berpikir keras, Al Cheon bertanya apa yang dipikir Deok Man, Bi Dam berkata mereka harus mencari tahu dimana Bo Gya Hoe menyekap wyol Cheon, Bi Dam minta Deok Man memberikan perintah. Al Cheon memperingatkan Bi dam agar tidak bersikap kasar pada Deok Man, karena ia Putri Raja.

Bi Dam berkata ia sudah mendapat ijin untuk bersikap nonformal. Deok Man bertanya, Jika ia menginginkan Mi shil, apa yang akan ia lakukan. Bi Dam mendengar nama Mi Shil untuk pertama kalinya. Mi shil juga pasti mencari Wyol Cheon. Al Cheon juga berpikir.

Sementara itu, Kim Yu shin bertemu Seo Ji. seo Ji berkata mereka akan membunuh Kim Yu shin , Yu Shin tahu itu. Lalu mengapa ia datang ke sini. Kim Yu shin ingin bertemu pemimpin Bo Gya Hoe. Seo Ji berkata ia pemimpinnya. Kemudian Kim Yu Shin bertanya pada Seo Ji nama dan dari persekutuan Gaya bagian mana dirinya. Seo Ji berkata Yu shin tidak berhak bertanya. Kim Yu shin berkata jika demikian ia salah datang ke sini karena dia datang untuk menjawab pertanyaannya sendiri tentang mereka. Seo ji merasa Kim Yu Shin sombong.

Seo Ji menyalahkan keluarga Kim Yu shin karena bergabung dengan Silla. seo Ji berkata Yu shin berjanji akan melindungi Gaya tapi gagal, banyak rakyat Gaya menderita dan terusir dari tanahnya. Anak2 dan wanita mati kelaparan. Kim Yu shin berkata itu adalah hukum alam bahwa bangsa yang kalah akan menderita dan di siksa. Seo Ri murka dan mengarahkan pedang ke Kim Yu Shin. Kim Yu shin berkata bahwa kejatuhan Gaya adalah akibat kesalahan dari Raja2 ke 6 negara bagian Gaya yang tidak dapat bersatu. Yu shin bertanya apa Gaya akan berakhir dengan bertempur satu sama lain dalam tujuan balas dendam. Jika mereka akan membunuhnya lalu apa, membunuh seluruh keluarga Raja Silla, lalu apa. Apa yang akan dilakukan Seo Ji jika Seo Ji menjadi penguasa Silla. Raja Silla pasti akan memusnahkan seluruh penduduk Gaya.

Apa yang hebat dari Bo Gya Hoe jika karena mereka maka penduduk yang lain akan dibantai. Kim Yu shin bertanya apa itu yang akan mereka lakukan untuk rakyat Gaya. Kim Yu shin ingat saat Deok Man meminta Al cheon dan Yu shin mencari cara untuk bertahan dari perang dengan Baekje waktu itu. Kim yu shin menggunakan philosophy yang sama kepada Seo Ji. Seo Ji benar2 marah dan akan menyerang Yu shin, saat Wyol Ya memerintahnya berhenti dan menemui Yu Shin.

Wyol Ya bertanya apa Yu shin mempertaruhkan nyawanya hanya untuk mengatakan filosopinya itu. Kim yu shin bertanya identitas wyol Ya. Wyol Ya berkata ia dari Daegaya. Jika Yu shin tahu siapa dia, ia akan dibunuh. Akhirnya wyol Ya berkata ia dari Keluarga Raja Dae Gaya, Putra Mahkota terakhir, putra tertua Pangeran Mahkota wyol Gwang, Wyol ya. Dia pemimpin Bo Gya Hoe.

Al Cheon berkata Mi shil akan merencanakan jaringan mata-mata dan mungkin mencari informasi Wyol Cheon. Deok Man berkata memiliki jaringan mata2 tidak akan cukup untuk Bo Gya Hoe. Mi shil pasti akan menggunakan cara yang lebih cepat. Bi Dam berkata, ia tidak mengenal Mi shil. Tapi jika ia ingin tahu informasi maka ia akan mengumpulkan pengkhianat Gaya dan memaksa mereka berkata sebenarnya. Bunuh mereka satu persatu sampai mereka mengatakan kebenarannya. (Tirza: astaga, Bi Dam mewarisi kekejaman Mi Shil). Al Cheon berkata itu tidak mungkin, membantai rakyat Gaya hanya untuk informasi. Bi Dam berkata Mi Shil mungkin melakukannya.

Deok Man ingat Samyang Ju dimana rakyat Gaya ditempatkan. Ia akan mencari Wyol Cheon disana. Deok Man memerintahkan mengirimkan mata-mata ke Samyang Ju. Bi Dam senang mendapat perintah. Kim yu shin memberikan dokumen tanah milik keluarganya pada Wyol Ya. Tanah Anyang Ju. Tanah itu tidak begitu subur tapi rakyat Gaya akan dapat hidup dan meneruskan tradisinya. Tanah itu milik keluarganya. Kim Yu shin berkata ia ingin minta kesetiaan mereka sebagai balasannya. Seo Ji berpikir bahwa Kim yu Shin mengajukan permintaan gila.

Kim Yu shin berkata Wyol Ya membutuhkan tanah itu dan Kim Yu shin memerlukan Bo Gya Hoe. Kim Yu shin berkata ia mempertaruhkan semuanya untuk datang ke sini. jika ia ingin melihat kartu miliknya, maka Wyol Ya harus seimbang dengannya.

Bo Jong dan Seok Bum mencari informasi di Samyang Ju. Seok Bum mengarahkan pedang pada penduduk Gaya dan membunuh seorang penduduk. Bo Jong ingin tahu dimana Bo Gya Hoe bersembunyi. Bi Dam dan anak buah Al Cheon melihat mereka dan berkata ia benar, orang Mi shil mencari informasi dari penduduk. Kemudian mereka akan membantai seorang anak, saat ibunya berkata mereka ada di distrik Dagi. Seok Bum mengancam jika informasi itu salah, maka mereka akan memusnahkan seluruh desa. Anak buah Al Cheon berkata ada di Dagi, tapi Bi Dam berkata bukan, orang2 ini tidak takut mati. Bi Dam melihat itu di mata mereka. Mereka sangat membenci Silla. Bi Dam berkata jika kau punya kebencian, kau tidak akan dikalahkan oleh ketakutan. Mereka berbohong. Bi Dam berkata mereka harus menunggu. (Benar2 mirip, Mi shil and Bi Dam)

Bi Dam mengikuti seorang yang mencurigakan. Mereka menghadang orang itu dan bertanya ia akan pergi kemana. Bi Dam berkata mereka akan membantu, mereka bukan dari kelompok Bo Jong. Anak buah Al Cheon memeriksa orang itu dan menemukan surat dengan kode rahasia. Bi Dam membacanya dan melihat itu seperti yang biasa ditulis gurunya. Bi Dam tahu bahwa Bo Gya Hoe berada di distrik nolbang. Penduduk itu kaget, karena mereka dapat membacanya.

Bi Dam memberikan surat itu pada Deok Man. Al Cheon tanya bagaimana Bi Dam tahu membaca surat itu. Bi Dam berkata ia dan gurunya biasa menggunakan surat rahasia seperti itu. Deok Man bertanya apa guru Bi Dam ada hubungan dengan Bo Gya Hoe. Bi Dam berkata ia pernah mendengar bahwa gurunya dulu berasal dari Gaya. Al Cheon mengerahkan resimen Bi Cheon Ji do-nya. Deok Man berkata mereka akan segera menyerang. Al Cheon berkata pasukannya sedikit. Mereka harus mendapatkan Wyol Cheon segera. Deok Man tidak ingin ada konflik dengan Bo Gya Hoe, jadi mereka harus bergerak dengan rahasia.

Deok Man berkata mereka harus segera bergerak. Deok Man dan pasukannya menuju ke distrik Nolbang. Bi Dam punya hobi mengorek hidung🙂 dan Al Cheon harus memaksa Bi Dam bersembunyi dan bukan berdiri saja dan mengorek hidungnya. Bi Dam selalu lebih lambat. Bo Gya hOe memiliki alarm. Alarm berbunyi dan mereka terkepung. Seo Ji datang dan bertanya apa yang terjadi. Seo Ji minta mereka membuang pedangnya. Bi dam mulai mengarahkan pedangnya. wyol Ya dan Kim Yu shin keluar dan minta mereka berhenti.

Deok Man kaget melihat Kim Yu Shin ada di situ. Begitu pula Bi Dam dan Al Cheon. Kim Yu shin mendekati Deok Man dan berdiri didekatnya. Wyol Ya bertanya apa Yu Shin terlibat dengan mereka. Yu shin membenarkan dan meminta mereka menyimpan senjatanya. Wyol Ya ingin tahu alasan Yu Shin ingin bergabung dengannya. Deok Man adalah jawabannya. Deok Man bingung.

Deok Man : Hwarang Yu Shin?

Kim Yu shin : Putri ini ada disini, Orang yang ku pilih menjadi penguasa

Deok Man terkejut dengan pengakuan Kim Yu shin. Hwarang Yu Shin, bagaimana kau..? Kim Yu shin maju ke depan. Mulai sekarang sampai seterusnya kau adalah penguasaku.

Kim Yu Shin berlutut di hadapan Deok Man sebagai tanda kesetiaannya padanya. Kim Yu shin melihat Wyol Ya, “Kau harus menyatakan kesetiaanmu pada penguasa atas persekutuan kita”

Wyol Ya : “Ini adalah penguasa dari kerjasama kita, semua menyembah dan beri hormat padanya.”

Wyol Ya berlutut di depan Deok Man dan diikuti semua Bo Gya Hoe. Seo Ji adalah orang terakhir yang berlutut. Al Cheon berlutut kemudian Bi Dam. Deok Man shock dengan semua pria di sekitarnya yang memberikan sumpah setianya, dan Kim Yu shin melepaskan cintanya untuk mendukung orang yang ia cintai menjadi penguasanya.

Deok Man memasuki tahap ke-2 menuju takhta Silla sebagai Ratu

sumber : kadorama-recaps.blogspot.com

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s