Dong Yi – Episode 14

ini benar2 Cha Cheon soo?

Cha Cheon Soo dan Jang Hee Jae memeriksa sebuah kapal, Jang minta anak buah kapal membuka kiriman barangnya, ternyata isinya senapan. Jang Hee JAe meminta kiriman ini dibawa ke tempat yang sudah ia sebutkan. Cha Cheon Soo membantu membawa senapan itu turun dari kapal.

Jang tanya mengapa Cha Cheon soo tidak tanya apa2. Cha Cheon soo berkata ia tidak tertarik urusan Jang, ia hanya ingin apa yang ia cari. Jang berkata, itu pasti sesuatu yang sangat berarti bagi Cha Cheon Soo, sampai ia berani mempertaruhkan nyawanya. Cha Cheon Soo meninggalkan kapal.

Yeong Dal menunggu Cheon soo. Dan berkata Cheon Soo pulang terlambat malam ini. Cheon Soo berkata ada urusan yang harus diselesaikannya. Yeong Dal minta Cha Cheon soo istirahat. ketika di kamar, Cha Cheon soo menyadari bahwa ikat kepalanya hilang. Ia langsung menelikung tangan Yeong Dal, dan tanya apa yang ia lakukan dalam kamarnya.

Yeong Dal berkata ia tidak tahu maksud Cheon Soo. Cha Cheon Soo, “lalu dimana ikat kepalaku?” Yeong Dal akhirnya mengaku ia memberikan ikat kepala itu untuk diselidiki oleh gungnyeo dari biro internal. Gungnyeo? Yeong Dal membenarkan, gadis yang pernah ia sebutkan waktu itu, yang ia anggap sebagai adiknya. Saat ia melihat ikat kepala itu, ia langsung lari ke kantor polisi mencari Cheon Soo.

Cha Cheon Soo melepaskan Yeong Dal dan tanya apa gadis itu mengenali tanda di ikat kepala itu? Yeong Dal membenarkan. Dong yi mengenalinya. Cha Cheon Soo mendengar nama Dong yi dan tertegun. Yeong Dal berkata ia tidak pernah membayangkan Dong yi pergi ke kantor polisi untuk mencari Cheon soo.

Cha Cheon Soo menegaskan, “Nama gungnyeo itu Dong Yi ?” Yeong dal membela Dong yi, dia tidak melakukan kesalahan dan bukan salahnya dan kumohon jangan pergi mencari Dong yi dan mempersulitnya.

Jang Hee jae mendengar ada gungnyeo dari biro penyelidik yang mencari Cha Cheon soo. Anak buahnya membenarkan, Cheon Soo itu mencurigakan dan bahkan sekarang ada staf biro penyelidik yang mencarinya. Jika tidak diurus dengan baik akan mempengaruhi Jang Hee JAe. Tapi Jang minta anak buahnya pergi dan menyelidiki siapa gungnyeo yang mencari Cha Cheon soo. Ia minta anak buahnya mecegah mereka menemukan sesuatu mengenai Cha Cheon soo. Cha Cheon Soo harus bersama Jang, karena ia sangat bermanfaat.

Dong Yi menunggu Hwang Ju shik dan Hwang memanggilnya. Hwang gelisah, Yeong Dal tidak kembali ke dept. musik. Dong yi kaget dan ia langsung lari ke rumah Yeong Dal. Saat Dong yi meninggalkan istana, sekelompok pria mengikutinya.

Hwang kembali ke dept. musik dan melihat Yeong Dal yang membawa Cha Cheon Soo! Hwang tanya apa yang terjadi ini, apa kau tidak tahu Dong yi gelisah menunggumu. Cha Cheon Soo tanya dimana Dong yi. Hwang mengenali, itu adalah penyewa kamar di rumah Yeong Dal, Hwang ketakutan dan menyembunyikan diri di belakang Yeong Dal. Dan ia berkata Dong yi tidak di istana, tolong tunggu sebentar.

Dong yi sampai di rumah Yeong Dal dan ia dikepung beberapa pria. Dong yi berusaha lari tapi ia ditangkap mereka. Cha Cheon Soo datang dan menjatuhkan pria2 itu satu persatu. Dong yi sembunyi dan melihat Cha Cheon soo dan ia mengenali pria itu.

Saat sudah aman, Dong yi perlahan mendekati Cha Cheon Soo. Dong yi tidak percaya.
Dong Yi, “Orrabuni?..Cheon Soo Orrabuni”
Cha Cheon soo melihat Dong yi, “Dong yi!”

Dong Yi, “Apa benar ini..kak Cheon Soo bahwa kau adalah dia? Kau benar..benar..aku tidak salah kan?”
Cha Cheon Soo, “Ya, Dong yi ini aku.kak Cheon soo-mu.”

Dong yi menangis dan ia memeluk Cha Cheon Soo erat-erat. Dong yi menangis keras, mengeluarkan semuanya di bahu Cheon Soo lalu melihatnya lagi.

Dong yi tanya apa yang sebenarnya terjadi, kau tidak mati..benar apa kau masih hidup di dunia ini kak? Cha Cheon soo membenarkan, ya aku hidup. Bertahan demi mencarimu. Dong yi mendekat ini bukan mimpi, yang berdiri di depanku ini kak Cheon Soo, kan? Cheon Soo membenarkan dan Dong Yi memeluknya lagi dan menangis lagi.

Jang Hee jae mendapat laporan bahwa anak buahnya gagal menangkap gungnyeo dari biro penyelidik, Jang kesal. Bagaimana bisa? Mereka lapor, seseorang tiba2 datang dan mengalahkan mereka, kejadiannya cepat sekali dan mereka tidak mengenali orangnya. Yang lebih aneh lagi, gungnyeo dari biro penyelidik yang ingin mencari Cha Cheon soo adalah Dong yi yang dipromosikan Jang Ok Jung sebagai Nain.

Jang Hee JAe benar2 pusing, apa sebenarnya yang terjadi di sini?

Dong yi mengembalikan ikat kepala Geumgae itu pada Cha Cheon soo. Dong Yi, “aku pikir aku tidak akan pernah lagi menemukannya kembali.” Cha Cheon soo berkata, “Ketika aku menemukannnya di tebing, aku tahu bahwa Dong yi ada di ibukota.” Dong yi berkata mengapa ia tidak pernah memikirkan ini, jika ia meninggalkan ikat kepala ini lebih awal, maka mereka akan bertemu lebih cepat.

Cha Cheon soo minta maaf karena begitu lama membuat Dong yi menunggu. Dong yi berkata, tidak, selama apapun, Cha Cheon Soo pasti akan menemukannya. Karena kau sudah janji. Dong Yi berkata meskipun tampaknya seperti mimpi kosong, tapi setiap hari ia terus berharap bertemu ayahnya sekali kemudian mendengar Cha Cheon Soo atau Dong joo memanggilnya, “Dong yi.”

Cheon soo memanggil Dong yi, “Dong Yi.” Dong yi terharu dan berkata ia pasti kelihatan bodoh sekali, di hari bahagia ini ia justru menangis terus. Cha Cheon soo menghapus air mata Dong yi, dan berkata sebaliknya, Dong yi tidak melihatnya jadi menahan air matanya sebelumnya. Cheon Soo berkata, gadis polos yang 6 th lalu ia tinggal, sekarang sudah tumbuh besar dan menjadi dewasa. Jika kita bertemu di jalan, ada kemungkinan aku tidak mengenalimu.

Cheon soo tanya bagaimana Dong yi hidup beberapa tahun ini, mengapa tidak ikut Seol Hee dan mengapa masuk ke dept musik dan bagaimana bisa jadi gungnyeo?

Dong yi berkata ia akan menjelaskan semuanya dengan lengkap pelan2, dan apapun yang ingin ia katakan pada Cha Cheon soo yang belum sempat ia katakan akan dikatakan semua padanya. Dong yi berkata ia punya banyak hal yang harus dikatakan pada Cheon soo. Dong yi menghapus air matanya dengan senang dan Cheon Soo menepuk-nepuk Dong yi.

Di rumah Yeong Dal terdengar suara tawa…

Semua bergembira, Hwang Ju hsik senang mendengar bahwa ternyata Cha Cheon Soo adalah kakak Dong yi yang hilang. Dong yi membenarkan, Cha Cheon Soo sudah seperti kakak kandungnya dan tidak berbeda dengan Dong joo. Hwang Ju shik tidak pernah membayangkan Cha Cheon Soo tinggal di rumah yeong dal. Hwang menyalahkan yeong Dal, mengapa tidak menemukan ini sejak awal. Jika demikian maka Dong yi dan Cheon Soo bisa bertemu lebih awal.

Yeong Dal merasa tidak pantas jika tanya masalah itu pada Cheon Soo. Hwang juga berkata ia justru curiga pada Cha Cheon soo dan menggeledah barang2nya, dan Hwang berkata itu ide Yeong Dal, ia tidak ada hubungannya.

Yeong Dal minta maaf karena mencurigai Cha Cheon soo. Tapi Cheon Soo berkata sebaliknya jika bukan karena kalian, maka aku tidak akan bisa bertemu DOng yi. Cha Cheon Soo berkata Yeong Dal adalah penolong mereka. Yeong Dal lega. Semuanya gembira.

Bahkan Yeong Dal mau memanggil Cha Cheon Soo dengan panggilan hyungnim, Cheon Soo kaget, Yeong Dal kan lebih tinggi status sosialnya, bagaimana bisa memanggilnya hyungnim. Yeong Dal menjelaskan dulu ia takut pada Cheon Soo dan hanya memanggilnya,”kau” saja, tapi jika ia memanggil hyungnim, maka rasanya akan tenang. Yeong Dal mohon sampai berlutut. Akhirnya Cheon Soo mengalah, ya kau bisa memanggilku hyungnim dan aku memanggilmu, adik. Semua senang.

Cha Cheon Soo keluar dan melihat langit, ia berkata pada Choi Hyo Won, apakah kau mendengar Dong yi tertawa? Dan ia bisa melihat Dong yi tertawa lagi, Cheon Soo meyakinkan Choi Hyo Won, tidak perlu cemas, aku tidak akan melepas Dong yi dari pandanganku dan akan selamanya melindungi Dong yi disisinya.

Eun geum mengeluh dengan banyaknya pekerjaan di biro penyelidik, Shi bi juga berkata benar2 melelahkan. Jung Im berkata apa ini yang dilakukan Eun Geum tiap hari? selalu mengeluh ? Eun Geum kaget dan Jung im pergi. Eun Geum tanya apa Jung Im selalu begitu? Shi bi berkata Jung Im memang seperti itu tapi kemampuannya sudah dibuktikan. Jung Im adalah yang terbaik diantara para Nain. Semua pimpinan biro mengakui kemampuan Jung im. Eun Geum terlihat tidak senang.

Ae Jung tanya kemana Dong yi seharian ini. Min Ji berkata Dong yi keluar istana. Ae Jung menghantam meja dan ia akan menghadapi Dong yi jika kembali nanti. Dong yi diam2 menyelinap dan merasa takut jika ia ketahuan, pasti akan dihukum.

Bong Sang Gung memanggil Dong yi. Dong yi menghadap dengan takut2 tapi Bong Sang Gung hanya menyuruh Dong yi untuk berkumpul dengan yang lainnya. DOng yi mengerti dan mendesah lega.

Sukjong mendapat laporan dari Seo Yong gi kalau besok pagi, dalam rombongan Utusan Cina yang tiba di ibukota akan ada satu orang yang datang untuk mengadakan perdagangan rahasia. Seo Yong gi berkata orang itu adalah orang Korea dengan nama Kim Yun Dal yang pergi ke China dan mendapatkan nama dan kepercayaan dari pejabat tinggi China. Sukjong sudah mendengar tentang orang itu, dan Seo Yong gi berkata terakhir kali rombongan itu datang, polisi mencurigai adanya usaha penyelundupan, dan sudah menyelidiki itu diam2.

Tapi Seo Yong di berkata bahwa mereka hanya bisa menebak bahwa masalah ini ada hubungannya dengan Nae Myeong Bu, tapi mereka tidak punya bukti kuat.

Sukjong tanya bagaimana Kim Yun Dal begitu berani dan terang2an berada dalam rombongan pedagang dari China itu. Seo Yong Gi membenarkan, sepertinya Kim Yun Dal sudah diberikan ijin untuk operasi penyelundupannya. Sukjong berkata kalau demikian perekonomian Joseon (Korea) akan terganggu. Ini tidak boleh terjadi, apa kau ada solusi untuk menangkap Kim Yun Dal? Seo Yong gi berkata kali ini mereka harus bisa menangkap basah kejahatan Kim Yun Dal, mereka perlu menerahkan Uigyeongbu dan juga dayang dan pelayan istana yang melayani rombongan itu dan juga melibatkan biro penyelidik internal untuk membantu penyelidikan. Sukjong kaget, biro internal juga? Seo yong gi membenarkan.

Inspektur Yoo juga mendengar dari Jejo sang Gung bahwa biro penyelidik, Uigyeongbu dan kepolisian akan bekerja sama melakukan penyelidikan. Benar, mereka harus membuktikan kejahatan Kim Yun Dal, mereka harus mengirimkan staf biro ke Mohwaguan (tempat tinggal utusan dari China) dan melakukan penyamaran sebagai pelayan istana. Agar mereka bisa mendekati utusan dari China itu dan Jejo sang gung langsung memrintahkan agar menyeleksi staf biro yang paling cocok dengan tugas itu.

Semua staf biro berkumpul. Shi Bi tanya mereka akan dipilih dalam misi penyamaran? Ae Jung mengangguk. Eun Geum bersemangat dan Dong yi berkata ia tidak akan terpilih. Ae Jung berkata pada Dong yi tidak perlu dikatakan lagi, karena aslinya pelayan istana dipilih dari bagian terbaik di dapur istana (Suragan), bagian staf pribadi (Jimil), dan bagian penjahit istana (Chimbang) dan meskipun itu misi penyamaran, apa Dong yi tahu apa yang seharusnya dilakukan? Dong yi menjawab kalau waktu ia masih di biro musik, ia melihat banyak acara kerajaan dan jamuan makan, dan ia merasa ia tahu beberapa tugas pelayan istana. Ae Jung berkata beraninya Dong yi berpikir ia akan terpilih.

Jeong dan Bong Sang Gung tiba dan mengumumkan nama2 staf biro yang terpilih dalam misi penyamaran. Nain yang terpilih akan berkumpul di lapangan dan mengikuti latihan. Bong Sang Gung memanggil, Jung im, lalu Yeon Saeng, Myeong hee, Eun Geum, Hee Seon, Shi Bi, Jung Hee, Myeong Ju.

Ae Jung menunggu giliran namanya dipanggil. Lalu akhirnya Bong Sang gung berkata nama terakhir adalah Nain…Dong yi. Dong yi kaget karena ia terpilih. Bong Sang Gung berkata nama2 yang sudah disebutkan harus membuat persiapan untuk misi penyamaran.Kedua Sang Gung pergi dan Dong yi masih tidak percaya, ia tanya Jung Im, apa benar tadi? Benar jawab Jung Im.

Ae Jung heran, ada apa ini mengapa ia tidak dipanggil. Ia menghadap Bong sang Gung dan Bong sang Gung ketakutan. Ae Jung berkata ini tidak adil, Dong yi dipilih dan ia tidak ? Padahal pengalaman dong yi sedikit? Ae Jung marah dan menghantam meja. Bong Sang gung berkata, Ae Jung tidak lolos standar. Ae Jung heran, “standar apa yang dimiliki Dong yi yang tidak dimilikinya, Jung Im memang yang terbaik, tapi ia terbaik kedua di biro.”

Bong Sang gung setuju, Ae jung memang bagus, “Tapi kali ini, kau tidak memenuhi standar.” Ae Jung, “Standar apa yang tidak bisa kupenuhi?” Bong sang Gung akhirnya terus terang, “Kali ini adalah misi penyamaran dan sebagai pelayan istana dan dekat dengan utusan China, kriteria pertama adalah kecantikan.” Ae Jung kaget dan kesal. Bong Sang Gung berkata bukan aku yang memilih dan ia pergi.

Dong yi menghadap Jeong Sang Gung. Jeong Sang Gung memberikan cermin sinyal pada Dong yi dan berkata cermin ini alat penting untuk mengirimkan sinyal pesan. Jeong Sang gung minta Dong yi belajar dari Jung Im. Dong Yi mengerti. Jeong Sang Gung berkata ia memilih Dong yi karena Dong yi sudah memiliki pengalaman dalam pesta dan jamuan makan kerajaan, jadi Dong yi mungkin bisa memberikan bantuan pada yang lain. Jeong Sang gung minta Dong yi hati2 dan jangan melakukan kesalahan sendiri. Ini adalah kasus terbesar yang pernah ditangani biro penyelidik.

Dong yi mengerti dan ia keluar dengan menggenggam cermin itu.

Utusan China dan rombongannya tiba di Ibukota (mirip2 QSD-ya..) dan disambut oleh Oh Tae Seok dan Jung In Guk. Utusan China itu sangat senang dan merasa mendapat kehormatan disambut oleh Oh Tae Seok. Oh Tae Seok mengundang mereka menghadiri jamuan. Kim Yun Dal ada dalam rombongan.

Asisten Oh Yun berbisik pada Oh Yun, pria di samping Utusan China itu adalah Kim Yun Dal, orang yang ingin mereka tangkap. Kim Yun Dal mengenakan busana pejabat China dan melihat sekitar dengan mencurigakan.

Seo Yong gi juga berkata pada anak buahnya bahwa masalah ini sangat serius dan mereka harus konsentrasi mengamati Kim Yun Dal secara rahasia dan tidak boleh ada kesalahan, Stafnya meyakinkan Seo Yong Gi.

Pejabat Do Seong Ji lapor pada Sukjong bahwa Utusan China sudah berkumpul di Mohwaguan. Sukjong tanya apa Uigyeongbu dan Kepolisian semua sudah menyiapkan misinya? Do Seong Ji membenarkan. Sukjong berkata, Kim Yun Dal adalah anak buah kesayangan utusan China, jika mereka tidak mendapat bukti konkrit maka mereka tidak bisa menuduhnya atas kejahatannya.

Sukjong mengingatkan tapi mereka harus hati2, jangan sampai utusan China itu curiga akan pergerakan Uigyeongbu dan kepolisian. Mereka harus menjamu dan menghibur utusan itu dengan penampilan terbaiknya. Pejabat Do Seong Ji mengerti. Sukjong juga tanya, gungnyeo dari biro pemeriksa internal juga dilibatkan, sebenarnya untuk apa mereka disana?

Gungnyeo dari biro internal mulai misi mereka, Eun Geum memberikan baki makanan pada Jung Im dan berkata itu untuk kamar terakhir, Jung Im pergi. Shi Bi merapikan kamar dan mulai menggeledah, tapi terhenti saat petugas dari China itu masuk, Kim Yun Dal berkata itu dayang yang dikirim untuk melayani di sini. Shi Bi memberi salam dan keluar. Jung Im masuk dengan baki makanan. Kim Yun Dal berkata ia sudah lama tidak pulang, sudah 2 tahun. Pejabat itu berkata, Kim Yun Dal pasti merasa senang karena bisa pulang ke Korea. Jung Im mendengarkan pembicaraan mereka yang dalam bhs Mandarin.

Dong Yi menunggu diluar, Jung Im menghampirinya dan menyelipkan pesan di tangan Dong yi berisi catatan percakapan Kim Yun Dal dan pejabat itu. Jung Im minta Dong Yi menyerahkan pesan itu pada Sang Gung di biro. DOng yi tanya, Jung im mengerti Mandarin? Jung Im berkata ia tahu sedikit. DOng yi pergi dan Hwang Ju Shik serta Yeong Dal melihatnya. Dong Yi minta kedua temannya untuk bicara perlahan.

Dong yi menyerahkan pesan itu pada Jeong Sang Gung, Jeong Sang Gung memuji Dong Yi dan pesan agar mereka semua hati2. Dong yi mengerti dan pergi. Bong Sang gung masuk dan membaca pesannya, Bong harus memberikan pesan ini pada Seo Yong gi, Bong Sang Gung senang sekali dan pergi dengan semangat. Jeong Sang Gung geleng2 kepala.

Jang Hee Jae jalan2 di lapangan kantor polisi, dan Hwang Jung Gun lewat. Jang langsung menariknya dan tanya apa yang terjadi di kepolisian mengapa sunyi sekali? Hwang berkata ia tidak tahu, karena ini misi rahasia. Bagaimana orang baru seperti Jang tidak boleh tahu. Jang Hee Jae minta agar diikutkan dalam misi, dan Hwang jung Gun langsung pergi. Jang Hee Jae berkata sendiri, Hwang Jung Gun tidak tahu apa2 dan paling cocok mengejar angsa liar saja.

Tiba2 Cha Cheon Soo sudah dibelakang Jang Hee Jae, membuatnya sedikit kaget. Cha Cheon Soo ingin berbicara dengan Jang. Cha Cheon Soo ingin mengikuti ujian militer. Cha Cheon Soo tahu, kalau ia mengikuti ujian militer, ia paling jauh akan menjadi penjaga istana, itupun kalau ia lulus. Cha Cheon Soo berkata tiba2 ia punya ambisi dan ia ingin masuk istana. Jang hee Jae berkata ini diluar harapannya. Jang berpikir Cha Cheon Soo tidak tertarik dengan apa yang terjadi di dunia. Jang Hee Jae mengerti dan ia juga berpikir ini mungkin akan menguntungkannya juga.

Cha Cheon Soo pergi, tapi Jang hee jae memintanya untuk berhenti sebentar, ia tanya apa Cheon Soo ada kaitannya dengan seorang gungnyeo dari biro pemeriksa bernama “Cheon Dong Yi?” Cha Cheon soo berkata ia tidak mengenalnya. Jang Hee Jae percaya. Jang minta Cha Cheon Soo hati2, karena ia tidak ingin kejadian semalam terulang, jika ada gungnyeo yang mencurigai Cheon Soo dan melakukan penyelidikan maka akan menjadi masalah. Cha Cheon soo mengerti, dan Jang berkata ada lagi masalah yang harus diselesaikan Cha Cheon Soo.

Nyonya Yoon heran mengapa Jang Hee Jae perlu mengirim perhiasan dan ornamen mahal ke rumah Oh Tae Pung dan Nyonya Park? Jang Hee Jae berkata ia ingin membangun jembatan kepada Oh Tae Seok. Ibunya tidak mengerti, mengapa tidak minta tolong Lady Jang saja. Tapi Jang Hee jae berkata ini tidak boleh diketahui Ok Jung. Ibunya semakin pusing, apa lagi yang akan kau lakukan? Jang hee jae meyakinkan ibunya, semua ini demi keuntungan Lady Jang Ok Jung.

Jang Hee Jae berkunjung ke rumah Oh Tae Pung dan memberikan hadiah2 mahal itu. Oh Tae Pung senang sekali ketika mendapat sebotol anggur kualitas tinggi dari Qing – China. Dan ia merasakan keharuman anggur itu. Oh Ho Yang juga menciumnya dan berkata anggur Moutai ini memang berbeda dari anggur lainnya. Nyonya Park tanya mengapa Jang Hee Jae membawa banyak hadiah mahal ke rumah mereka?

Jang hee jae berkata justru karena mahal, maka dibawa ke rumah keluarga Oh Tae Pung. Ia juga memberikan hadiah untuk Nyonya Park. Ketika dibuka, ternyata tusuk konde binyeo yang biasa dikenakan wanita bangsawan. Nyonya Park heran mengapa Jang Hee Jae harus menghabiskan banyak uang seperti ini. Jang Hee Jae berkata dia membawa hadiah ini karena berpikir Nyonya Park adalah yang paling pantas mengenakannya, dan ia tanya apa tusuk konde itu tidak sesuai selera Nyonya Park? Nyonya Park tentu saja merasa tersanjung. Oh Tae Pung berkata setiap kali Jang hee Jae berkunjung, selalu membawa hadiah2 mahal, ia perlu membalas kebaikan Jang Hee Jae.

Jang Hee Jae berkata balasan apa, tapi ia berharap mereka bisa menyampaikan pesan untuk Oh Tae Seok bahwa Jang Hee Jae ingin berkunjung. Oh Ho Yang tanya apa susahnya itu, Oh Tae Pung berkata ia akan menyampaikan pesan Jang Hee Jae itu.

Kim Yun Dal mengenakan busana hanbok Korea dan berjalan di malam hari, seseorang mengikutinya. Cha Cheon Soo datang dan menghalangi mereka, lalu mengalahkan orang2 itu. Cha Cheon Soo minta Kim Yun Dal mengikutinya.

Pelayan Oh Tae Seok berkata Jang Hee Jae datang, Oh Tae Seok menyuruh masuk. Jang Hee Jae masuk dan memberi salam serta tanya apa Oh Tae Seok sehat. Ia berterima kasih karena Oh Tae Seok, maka sekarang ia bisa menjadi Kapten di kepolisian. Jang hee Jae berkata ia membawa seseorang untuk mengunjungi Oh Tae Seok. Oh TAe Seok heran, siapa ? Jang hee Jae menyuruh Kim Yun Dal masuk. Oh Tae seok mengenali Kim Yun Dal. Ia ada dalam rombongan utusan China. Kim Yun Dal memberi salam.

Jang Hee Jae berkata, Oh Tae Seok pasti tahu, jangankan China, bahkan keuangan dan ekonomi Joseon-Korea juga melalui tangan Kim Yun Dal, Kim Yun Dal ingin mendapat sedikit keuntungan. Kim Yun Dal akan menguntungkan faksi Namin. Oh Tae Seok memandang Kim Yun Dal.

Sukjong mengunjungi Lady Jang. Lady Jang menanyakan kasus yang terjadi yang melibatkan utusan China. Jang Ok Jung berkata jika kasus ini dapat dipecahkan secara diam2, maka ia akan lega sekali. Sukjong cemas bagaimana jika gungnyeo dari biro penyelidik yang menyamar ketahuan? Utusan China itu tidak akan diam saja dan akan menjadi kacau.

Sukjong tahu itu dan ia setuju, itulah mengapa mereka sangat hati2. Sukjong merasa mereka bisa mempercayai Biro Penyelidik.

Sukjong, “Benar!!Kau sudah tahu kan..anak itu, Dong Yi..aku dengar kali ini ia ditugaskan dalam misi ini.”
Lady Jang, “Benarkah?”
Sukjong, “Ya,Si…Pungsan itu, anak itu benar2 bagus dalam misinya.”
Lady Jang, “Anda menyebut Pungsan..anak itu..Yang Mulia?”
Sukjong, “Itu adalah julukan anak itu…hanya perlu satu kali gigitan dan ia tidak akan melepaskan gigitannya..ya seperti itulah dia.”
Lady Jang, “Anda bahkan tahu sejauh itu tentang-nya.”
Sukjong, “Ya..aku sudah pernah menyebutnya kan? Aku pernah bertemu beberapa kali di luar istana..aku tidak menyebut identitas asliku sebagai Raja, aku bahkan berkata aku ini petugas Hanseong Ban Gwan tapi sekarang ia sudah jadi gungnyeo, cepat atau lambat ia akan tahu bahwa aku ini Raja..ia pasti akan kaget sekali.”

Jang Ok Jung kaget dan heran melihat betapa semangatnya Raja bercerita tentang Dong Yi.

Sukjong, “Ini bukan niatku tapi..apa ia nanti akan berpikir bahwa aku membohonginya..aku sangat cemas.”
Lady Jang, “Yang Mulia! Mengapa anda harus disusahkan dengan masalah kecil seperti ini?”

Sukjong tertawa

Sukjong, “Kecil? ya..benar, kalau dilihat dari sudut pandang itu, ya benar, tapi jika ia tahu aku ini Raja, apa yang akan ia pikirkan, bukankah dia merasa dikibuli oleh Ban Gwan Da Ri dan sangat ia percayai sekarang menghianatinya, ia pasti akan meledak marah sekali ..ini benar2 membuatku cemas..Ini benar2 membuatku sangat cemas.apa yang harus aku lakukan?”
Lady Jang tidak tahu harus berkata apa melihat Raja sangat memikirkan Dong Yi.

Dong yi memeriksa kamar Kim Yun Dal, ia berkata pasti ada sesuatu. Lalu Dong yi menemukan buku “So Hak”, Dong yi heran, Kim Yun Dal kan pejabat, mengapa ia perlu membaca buku ini? Tiba2 ada sesuatu yang jatuh, setelah diambil, ternyata kertas berisi pesan. Dong yi membacanya tapi ia tidak mengerti artinya. Karakter2 itu tidak memiliki arti yang masuk akal. Dong yi mendengar keributan dan ia langsung pergi.

Dong yi memberikan pesan itu pada Jung Im. Jung Im tanya pesan ini kau temukan dari kamar? Dong yi membenarkan. Ini tersembunyi di dalam buku, tapi Dong yi tidak mengerti maksudnya. Jung Im juga tidak mengerti. Dong yi heran, benarkah? Jung Im berkata sebelum mereka menemukan artinya, cepat kembalikan pesan ini ke kamar. Dong yi mengerti.

Hwang Ju shik memanggil Dong yi. Jung Im melihatnya dan mengingatkan Dong yi agar hati2 jangan sampai penyamaran mereka terbongkar. Dong yi mendekati kedua temannya dan minta mereka merahasiakan ini. Yeong Dal cekikikan dan merasa Dong yi benar2 terlihat sangat pintar dan seperti gungnyeo biro penyelidik sejati. Dong yi minta mereka tenang dan jangan berisik. Keduanya mengerti dan bahkan menahan nafas mereka.

Oh Tae Seok memikirkan lagi tawaran Jang Hee jae. Ia berkata Kim Yun Dal hanya berharap bisa melakukan operasi penyelundupannya dalam Korea dengan aman dan tanpa gangguan. Oh Tae Seok tanya, jadi maumu, aku harus menahan Uigyeongbu, kepolisian, dan Biro penyelidik internal untuk melancarkan operasi Kim Yun Dal? Jang berkata untuk bermain politik perlu dukungan uang, Jang Hee Jae yakin Oh Tae Seok tahu itu.

Jang hee Jae berharap, tidak masalah rugi sedikit untuk mendapat keuntungan yang lebih besar. Di depan nanti, Namin tidak akan mengalami kesulitan keuangan karena mereka sudah “berkantong tebal”

Oh Tae Seok berkata ia tidak pernah melihat pemikiran Jang hee Jae yang seperti ini, ternyata kau berbakat. Jang Hee Jae hanya tersenyum. Jang berkata ia hanya melakukan hal2 kecil. Jang Hee Jae berkata Oh Tae Seok sudah berjasa dengan pengangkatan Jang Ok Jung jadi semua pujian hanya pantas untuk Oh Tae seok.

Oh Tae Seok tanya apa Jang Ok Jung tahu masalah ini? Jang Hee Jae berkata Lady Jang tidak tahu apa-apa. Jang Hee Jae berkata di masa depan, jika perlu negosiasi seperti ini, Jang Hee Jae-lah satu2nya yang bertanggung jawab.

Oh Tae Seok minta anak buahnya memanggil Oh Yun.

Jeong Sang Gung dan Bong sang Gung menemui Seo Yong Gi dan berkata bahwa Kim Yun Dal meninggalkan Mohwaguan (kediaman utusan China) saat malam. Seo Yong gi berkata anak buahnya sudah memeriksa Kim Yun Dal tapi Kim Yun Dal lolos. Seo Yong Gi yakin pasti ada transaksi rahasia yang terjadi. Kedua Sang Gung berkata, anak buahnya sudah memeriksa hanya saja tidak menemukan apapun.

Seo Yong gi berkata tidak masalah, karena anggota biro sudah bertaruh nyawa dalam misi penyamaran. Tiba2 Hwang Jung Gun masuk dan berkata ada masalah. Hwang Jung Gun lapor, mereka sudah ketahuan..dan tertangkap..para gungnyeo dari biro penyelidik itu. Tentara Qing memeriksa kamar Eun Geum dan Shi Bi, Kim Yun Dal yang memimpin pemeriksaan. Lalu mereka menemukan cermin sinyal diantara barang2 mereka.

Seorang pejabat masuk dan tanya ada apa ini dan Kim Yun Dal berkata bahwa pelayan istana yang dikirim Joseon ini adalah gungnyeo dari biro penyelidik internal. Dan mereka mengawasi semua gerak-gerik mereka. Beraninya mereka memprovokasi pemerintahan dinasti Qing. Pejabat Qing itu tidak suka. Tampaknya Kim Yun Dal sudah mendapat bocoran dari Oh Tae Seok atas kerjasama mereka.

Seo Yong Gi dan kedua Sang Gung berlari-lari ke Mohwaguan, Oh Yun ada disana, Seo Yong Gi tanya ada apa, Oh Yun berkata, para gungnyeo itu ketahuan. Seo Yong Gi kaget sekali. Oh yun berkata tampaknya para gungnyeo kurang bagus dalam menggunakan cermin sinyal sehingga ketahuan. Seo Yong gi ingin masuk tapi Oh Yun mencegahnya. Oh Yun berkata mereka akan tahu bukan saja Biro penyelidik, tapi Uigyeongbu dan juga Kepolisian semua melakukan penyelidikan, ini tidak baik untuk hubungan kedua negara.

Jeong Sang Gung tanya apa yang terjadi dengan anak buahnya, Oh Yun menghela nafas.

Kedua Sang Gung menunggu kembalinya para gungnyeo.Setelah mereka kembali, Bong tanya apa mereka baik2 saja, Jung Im minta maaf, ini karena mereka kurang bagus dalam bertugas, sehingga membuat masalah. Jeong sang Gung berkata tidak apa2, ini bukan kesalahan mereka.

Sukjong kaget saat tahu bahwa penyamaran biro penyelidik terungkap oleh Utusan Qing. Kasim Han membenarkan. Sukjong tanya apa reaksi Utusan Qing dengan insiden ini ? Kasim Han berkata mereka sangat terganggu dan mengancam akan kembali ke negerinya.

Dayang istana Do lari dan menghadap Ibu suri Myeong seong. Do Sang Gung melaporkan bahwa para gungnyeo dari biro penyelidik ketahuan. Sehingga utusan China itu mengancam akan kembali ke China. Ratu tanya sebenarnya apa yang terjadi. Ibu Suri berkata ini karena Ratu mencampuri urusan biro penyelidik dan ini akibatnya. Ibu Suri berkata Ratu sudah membuat Jang Ok Jung berkuasa dan menyebabkan masalah dalam biro penyelidik.

Staf biro mengeluh, Shi Bi merasa ini keterlaluan, mereka diperlakukan tidak adil, mereka tidak pernah menggunakan cermin itu. Tapi bagaimana mereka bisa langsung memeriksa barang2 mereka? Eun Geum berkata pasti ada yang membocorkan operasi mereka. Ae Jung berkata, alasan apa lagi yang akan mereka katakan, inilah mengapa para Sang gung seharusnya mengijinkannya pergi bukannya mengirim satu grup orang2 tidak berguna sehingga menghancurkan operasi.

Eun Geum kesal sekali dan berteriak, apa? Apa kau sudah selesai bicara? dan Eun Geum langsung menyerang Ae Jung. Keduanya berkelahi, Ae Jung sudah mendidih dan siap melepaskan tinju mautnya, Dong yi langsung memisahkan mereka dan berusaha menenangkan keadaan. Eun Geum menangis keras, Shi Bi juga, situasi jadi kacau.

Dong yi pusing dan menemui Jung Im. Dong yi tanya apa Jung im akan baik2 saja, kau terlihat tidak senang. Jung Im tanya bagaimana ia bisa merasa senang. Mereka sudah merusakkan operasi penting. Dong yi berkata, apa lagi yang bisa mereka lakukan, Jung Im berkata bukan hanya mereka tapi Uigyeongbu dan Kepolisian juga terkena imbasnya.

Dong yi berkata, mereka tidak akan dapat menangkap orang yang terlibat penyelundupan dan mereka sudah menyuap Nae Myeong Bu, lagipula buktinya sudah hampir di dapatkan. Sekarang mereka perlu bukti nyata. lalu mengapa..bagaimana dengan pesan yang aku temukan? Jung Im berkata meskipun pesan itu adalah kode rahasia, tapi tidak ada pilihan, tidak ada jalan mereka bisa memasuki Mohwaguan. Jung Im pergi.

Oh yun menemui Oh Tae Seok, yang tanya apa semua sudah diselesaikan tanpa masalah? Oh Yun berkata mereka sudah berhasil dan menimpakan kesalahan pada gungnyeo dari biro penyelidik. Seo Yong Gi tidak akan menemukan bukti apapun. Sehingga Uigyeongbu dan Kepolisian juga harus menghentikan operasinya. Oh Tae Seok memuji Oh Yun, dan ini saatnya ia mendamaikan utusan Qing untuk menyelesaikan masalah dengan damai. Oh Tae Seok minta Oh Yun ke dept. musik untuk menyiapkan jamuan.

Oh Tae Seok berkata, Orang yang bertanggung jawab untuk menghibur mereka adalah dia, dan dia akan terlihat sebagai orang yang berjasa mendamaikan masalahnya. Oh Yun mengerti.

Dong yi memikirkan kertas yang ia temukan di kamar Kim Yun Dal, itu pasti pesan penting tapi Jung Im juga tidak tahu. Dong yi bertanya-tanya apa maksud pesan itu, ia merenung lalu ia berpikir Cha Cheon Soo pasti pernah belajar banyak mengenai hal ini dari ayahnya. dan ia langsung mencari Cha Cheon Soo.

Dong yi pergi ke kantor polisi dan memanggil Cha Cheon Soo. Cha Cheon Soo tersenyum lebar, mengapa Dong yi ke sini? Cha Cheon Soo mendengar dari DOng yi tentang pesan yang ia temukan, pesan itu tampak tidak punya arti. Dong yi berkata itulah mengapa ia tidak bisa mengerti, apa Cha Cheon Soo tahu sesuatu mengenai itu? Cha Cheon Soo berkata, tunggu sebentar, lalu ia memperagakan sesuatu.

Cha Cheon Soo menulis di kertas panjang yang sama, ia memberi tanda lalu menulis karakter Choi..Dong..Yi, lalu memenuhi tempat yang kosong dengan karakter lain. Cheon Soo tanya apa seperti ini? Dong yi membenarkan. Cha Cheon Soo berkata ini adalah scytale. Dalam kertas ini terdapat pesan rahasia, begini membacanya, Cha Cheon Soo mengambil sebuah gulungan (seperti pralon kecil), lalu menggulung kertas itu dan akhirnya akan terlihat pesannya, dibaca dari atas ke bawah.

Cha Cheon Soo berkata, beginilah ia menyampaikan pesan pada Dong yi. Dong yi terpesona dengan cara penyampaian pesan itu. Cha Cheon Soo berkata ini sistem persandian yang digunakan sejak jaman dulu di negara barat. Dong yi berkata, ini jelas, orang di Mohwaguan itu benar2 mencoba menyembunyikan suatu rahasia. Cha Cheon Soo membenarkan. (Scytale, ataudisini )

Hwang Ju Shik pusing, Dong yi memohon agar ia bisa menyamar menjadi pelayan dept musik dalam jamuan makan utusan China di Mohwaguan. Dong yi berkata ia harus masuk Mohwaguan dan menemukan sesuatu yang penting. Yeong Dal minta agar biro penyelidik saja yang melakukannya. Mengapa Dong yi harus menyamar jadi pelayan dept. musik dan menyusup ke Mohwaguan? Dong yi berkata operasi mereka sudah ketahuan dan diusir dari Mohwaguan. Jadi apa mungkin ia akan diijinkan masuk?

Hwang berkata meskipun demikian, apa yang akan terjadi jika Dong yi tertangkap? Hwang Ju Shik berkata jika Dong yi mau masuk, maka paling tidak harus memberitahukannya pada biro pemeriksa. Dong yi berkata ia tidak bisa melakukannya, ini belum terbukti bagaimana ia akan melaporkannya. Dong yi tidak berani mengatakan ini pada biro penyelidik. Lagipula Dong yi tidak punya bukti nyata, Hwang Ju Shik dan yeong Dal kebingungan.

Para musisi dan anggota dept. musik lain berbaris ke Mohwaguan. Dong yi, menyamar menjadi pelayan musik berjalan di belakang. Oh Ho Yang melihat Dong yi dan kegirangan. Anggota dept musik lain merasa Oh Ho Yang salah lihat, Dong yi sudah menjadi gungnyeo, buat apa ia ke dept. musik. Tapi Oh Ho Yang yakin sekali. Dong yi berterima kasih pada Yeong Dal dan yeong Dal minta Dong Yi harus hati-hati.

Dong Yi masuk ke kamar Kim Yun Dal dan mencari buku itu. Yeong Dal lapor pada Hwang Ju Shik, Dong yi sudah masuk dengan aman. Tiba2 Oh Ho Yang datang dan berkata, ah dia benar, itu Dong Yi, iya kan? Hwang Ju Shik melihat ke arah Oh Ho Yang dengan ngeri. Oh Ho Yang minta Hwang Ju shik mengatakan dimana Dong yi. Mengapa ia kesini?

Oh Tae Pung sedang menghibur para utusan China, Oh Ho Yang datang memanggil ayahnya. Oh Tae Pung menegur anaknya itu, karena tidak sopan. Oh Tae Pung tanya ada apa, Oh Ho Yang berkata ada yang aneh, ia menyebut Dong yi, yang sudah jadi gungnyeo, mengapa terlihat disini? Oh Ho Yang berkata ia tidak tahu apa yang terjadi tapi ia melihat Dong yi mengenakan seragam pelayan musik dan ia ada di sini. (arrgh..I want to slap this big mouth!!)

Kim Yun Dal tanya apa yang mereka katakan? Ada gungnyeo dari biro penyelidik di Mohwaguan? Oh Tae Pung tanya apa Kim Yun Dal mengerti bahasa Korea? Kim Yun Dal terus tanya dimana gungnyeo itu? Oh Tae Pung merasa ketakutan.

Dong yi terus memeriksa buku2 Kim Yun Dal dan akhirnya ia menemukan buku yang dicarinya. Kim Yun Dal membawa tentara Qing menuju kamarnya. Dong yi membuka buku dan menemukan scytale dan pesan rahasia itu.

Kim Yun Dal berteriak dan memerintahkan penjaga memeriksa karena ada yang masuk. Dong yi kaget dan buru2 keluar, ia dikejar oleh Kim Yun Dal dan pasukan Qing. Sementara itu Sukjong bercakap-cakap dengan utusan Qing itu. Sukjong berterima kasih pada utusan Qing dengan bahasa Mandarin dan Dong yi melihat Sukjong!

Dong Yi berteriak, Ban Gwan Da Ri!! Sukjong menoleh dan kaget melihat Dong yi. Sukjong mengeluh, “Ah!!!”

Dong Yi lari ke arah Sukjong.

Dong Yi, “Tuan, apa yang tuan lakukan di Mohwaguan?”

Sukjong, “Ada apa? Mengapa kau ada disini?”
Dong yi, “Senang melihat Tuan disini”

Dong Yi menarik tangan Sukjong. Dong Yi, “Tuan!! Tolong aku..ada yang mengejarku.”

Pengawal Raja, “Kurang ajar!!…Yang Mulia.”

Dong yi, “Tuan..apa artinya..apa..Yang Mulia.mengapa petugas ini memanggilmu Yang Mulia?”

Lalu Dong yi sadar dan ia melihat ke arah Sukjong dan ke arah para pengawal, lalu melepaskan tangan Sukjong.

Dong yi shock!!

sumber : kadorama-recaps.blogspot.com

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s