Song Of The Prince [Seo Dong Yo] – Episode 38

Wooyung menyaksikan Jang dan Sunhwa pergi bersama-sama untuk menemui Wangoo, tapi Wangoo tidak datang, dan seperti yang telah mereka setujui bersama sebelumnya, Jang dan Sunhwa berpisah setelah menunggu untuk sejam lamanya demi menghilangkan kecurigaan.

Kemudian Wooyung mengatakan pada Giroo kalau dia mempercayai Jang dan Mokrasu. Giroo menjawabnya,”Baiklah, kalau itu keputusanmu, abaikan saja apa yang telah kusampaikan padamu.” Tapi Giroo tahu dari sorot mata dan ekspresi wajah dari Wooyung kalau ia terguncang di dalam.

Berpura-pura menjadi anak yang berbakti, taktik yang disarankan oleh Giroo, Sun menemui Raja dan meminta seorang dokter dari Akademi, daripada dokter keluarga yang merawatnya. Tujuannya supaya, jika ayahnya dirawat oleh dokter Akademi, Sun dapat ikut campur dan mengecek kesehatan dari ayahnya, yang tak akan dapat ia lakukan kalau Raja dirawat oleh seorang kawan dekat keluarga Hae.

Giroo menemui Sun dan meyakinkan dia untuk bersikap hati-hati dan tenang untuk esemntara adalah strategi yang terbaik. Sun sekarang setuju dan meminta maaf atas tindakan yang telah ia lakukan sebelumnya.

Sunhwa bertemu dengan Wooyung dan Jang untuk mendiskusikan perkara membangun pasukan. Wooyung menunjuk Jang untuk mengawasi proyek dengan Sunhwa. Wooyung juga memberikan pembayaran di mukan sehingga Sunhwa dapat mulai membangun sebuah pasukan. Sementara itu, ia juga mengutus para pengawalnya untuk menyelidiki gerakan dari Jang dan Sunhwa.

Jang dan Sunhwa pergi ke tempat di mana mereka telah membangun sebuah pasukan. Pengawal Wooyung melihat tempat itu dan juga keberadaan Wangoo yang ada di sana.

Wooyung, tak dapat menyembunyikan wajah tenangnya, bertanya pada Giroo bagaimana dia tahu mengenai hubungan antara Jang dan Sunhwa. Giroo menjawabnya, “Abaikan apa yang telah kuberitahukan padamu sebelumnya. Ingat, kau berkata kalau kau mempercayai mereka.”

Kemudian Sun datang menemui Wooyung dan meminta maaf atas tindakannya yang sebelumnya dan meminta untuk menguburnya dalam-dalam dan tak mengungkit lagi.

Melihat kejadian itu, Mokrasu memperingatkan Wooyung untuk tidak terbujuk dengan kata-kata kosong dari Sun dan kompatriotnya. Wooyung bergumul, mencoba memutuskan pada siapa ia harus percaya.

Pengawal Wooyung kembali dan memberitahunya kalau Wangoo ada di tempat di mana Jang membangun pasukan, dan sudah ada sekitar 500 orang yang ada di sana. Wooyung merasa kalau dia telah digunakan oleh Jang, dan memerintahkan secepatnya untuk menangkap Jang, Mokrasu, dan Sunhwa, tapi pada akhirnya ia membatalkannya dan sebaliknya memberitahu pengawalnya untuk mengawasi pergerakan mereka sedikit lebih lama lagi.

Jang mengadakan pertemuan dengan pimpinan bangsawan yang mencoba mengadakan persekutuan dengan pihak Wooyung.

Pengawal Wooyung memberitahunya kalau ayah dari Gaekjoo (Daejang) terbunuh oleh Pedagang China Jin Gunsoo, ayah dari Jin Gakyung.  Wooyung menduga-duga bagaimana dua oran gyang seharusnya menjadi musuh bebuyutan justru bekerjasama. Pengawalnya memberitahu kalau Pedagang China itu mati setahun lalu. Wooyung menduga-duga lagi mengapa puterinya justru tidak mengetahui kematian dari ayahnya. Saat itulah Wooyung menyadari kalau Sunhwa bukanlah Jin Gakyung yang sesungguhnya, melainkan seorang lain.

Wooyung kemudian menemui Jang dan bertanya padanya jika dia pernah dikhianati. Jang mengiyakannya, dan Wooyung bertanya lagi bagaimana perasaanya. Jang menjawabnya, ” Sangat menyakitkan lebih dari sakit ketika wajahku dihantam dengan batu.” Wooyung melanjutkan lagi pertanyaannya apakah dia pernah mengkhianati orang lain. Jang menjawabnya, :Tidak, Aku tidak akan pernah mengkhianati seseorang yang kuberikan kepercayaanku dan kesetiaanku.” Wooyung kemudian berpikir, ‘Kalau begitu … kau tidak pernah memberikanku kesetiaan”

Ketika Sunhwa menghilang, Jang, Mokrasu, dan Gaekjoo mencarinya. Jang menemui Giroo, percaya kalau dia lah di balik semua ini, tapi Giroo mengatakan padanya ia tak pernah melakukannya. (Dari sini Giroo tahu kalau taktik memecah belahnya telah berhasil)

Wooyung memanggil Mokrasu dan Jang dan mengatakan pada mereka, “Sesuatu yang besar dapat terjadi kepada kita. Kita seharunya tidak mempercayai seseorang,” bersamaan dengan itu Pengawal Wooyung membawa Sunhwa ke hadapan mereka. Wooyung mengatakan pada Mokrasu dan Jang kalau dia bukanlah anak dari Pedagang Jin Gunsoo dan menyuruh pengawalnya untuk membunuh Sunhwa di hadapan mereka.

Tapi sebelum pengawal mengayunkan pedangnya, pasukan dari Gaekjoo datang dan berusaha membebaskan Sunhwa, namun prajurit dari Wooyung muncul dengan jumlah yang lebih banyak dan menghadang mereka.

Kemudian Jang mengingat kalau ia pernah mengatakan pada Wooyung kalau dia tak akan pernah mengkhianati orang yang ia berikan kesetiaan, Jang menyadari kalau Wooyung pasti merasa dikhianati saat ini.  Sehingga kemudian Jang memerintahkan pada semua orang-orangnya untuk menjatuhkan senjata dan berlutut menyerah di hadapan Wooyung (karena kemenangan yang sejati tidak datang dengan kekuatan pasukan, tetapi dengan memenangkan hati orang)

Mokrasu memohon pengampunan, karena telah menyembunyikan masa lalu mereka, sebelum mereka kehilangan Raja dan pangeran ke-4. Wooyung bertanya pada mereka siapa sebenarnya Sunhwa, apakah ia berkaitan dengan Pangeran ke-4. Apakah Sunhwa lah yang menyingkapkan kebenaran mengenai identitas Pangeran ke-4 pada mereka (yang sebenarnya ‘secara teknis’ memang benar, karena Sunhwa lah yang menebak dan memberitahu Jang mengenai asal-usul dari kalungnya)

Wooyung: Siapa sebenarnya wanita itu? Apakah ia berkaitan dengan Pangeran ke-4? Bukankah dia yang menyingkapkan identitas dari Pangeran Ke-4 pada kalian semua?

Sunhwa: Tidak, itu tidak benar.

Wooyoung:Kalau begitu … siapa kau? Beritahu aku sehingga aku mengerti. Aku tebak kalau mereka tidak dapat memberitahuku karena kau berkaitan dengan pangeran ke-4. Jika kalian tak dapat menjelaskannya padaku sekarang, itu berarti dia berhubungan dengan pangeran. (pada pengawalnya) Bunuh para pengkhianat ini sekarang juga!

Pengawal: Ya!

Jang: Puteri tunggu! (Berlutut) Dia berasal dari Shilla ….

Wooyung: Apa? Dari Shilla ??

Jang: Dialah wanita yang kucintai. Dia adalah wanita dari negara musuh kita, yang telah disebutkan oleh Giroo padamu sebelumnya, yang membuatku terlibat dalam masalah ….

Dia datang ke Baekjae karena diriku. Alasan dia terlibat dalam semua hal yang berbahaya ini … itu karena aku berjalan di jalan ini sekarang. Wanita ini tidak ada hubungannya dengan semua ini. Kumohon maafkanlah aku …. Kumohon maafkan aku karena tidak memberitahu kebenaran ini padamu sebelumya….

Selanjutnya, Jang membuat komitmen dirinya kepada Wooyung, mengatakan padanya kalau dirinya akan mati untuknya dan untuk ayahnya…. kemudian Mokrasu dan semua rekan-rekan Jang mengucapkan sumpah kesetiaan pada Wooyung, untuk bertempur melawan kakak dari Wooyung. Wooyung akhirnya membebaskan mereka dan pergi menjauh … tetap mendengarkan.

Jang: (melepaskan ikatan) Apakah kau tidak apa-apa?

Sunhwa: Aku baik-baik saja.

Jang: Bersandarlah padaku …

Setelah peristiwa itu, Jang, Mokrasu, Sunhwa, dan Gaekjoo menduga-duga apa yang akan terjadi pada mereka semua, tetapi mereka memutuskan untuk menunggu dan melanjutkan rencana yang telah mereka sepakati sebelumnya.

Jang meminta Sunhwa untuk pergi karena Jang sangat mengkhawatirkan keselamatannya.

Sunwha: Pada saat ini, apakah kau sudah mulai menyukai Wooyung?

Jang: (terkejut) … Apa yang sedang kau bicarakan?

Sunhwa: Ini namanya intuisi dari seorang wanita.

Sunhwa menolak untuk meninggalkan Jang.

Ketika kondisi raja memburuk, Ratu akhrinya setuju untuk menggunakan dokter dari Akademi. Setelah mengecek, ternyata raja menderita diabetes (yang sebenarnya sudah diketahui oleh Wooyung dan Ratu tapi menyembunyikannya kepada semua orang) dan menjadi lebih buruk. Dokter mengatakan kalau hanya sedikit saja yang dapat ia lakukan dalam tingkat penyakit yang parah seperti itu. Ratu memerintahkan semua orang yang ada saat itu untuk menyembunyikan keadaan Raja.

Tapi ternyata Giroo dapat menebak kondisi Raja dengan melihat sisa-sisa dari ramuan obat untuk Raja dan memberitahu Sun.

Wooyung dan sang Ratu khawatir bagaimana mereka melawan Sun karena putera dari Ratu (adik kandung Wooyung, Pangeran Woochae) masih terlalu muda untuk menerima tahta. Ratu bertanya pada Wooyung apakah dia mempertimbangkan untuk menikah dengan Giroo, walaupun dia bukan bangsawan, karena Ratu percaya kalau Giroo memiliki banyak sekutu dan dapat memenangkan dukungan dari para bangsawan.

Giroo mengatakan pada Wooyung supaya tidak bertarung dengan Sun karena kalau ia tetap melanjutkannya, ini semua akan membuat hidupnya menjadi lebih sulit.

Wooyung kembali ke kamarnya, dan menangis memikirkan Jang.

Suara hati Wooyung: Sejak kapan …. Sejak kapan aku begini …..

Jang memohon sekali lagi kepada Sunhwa untuk pergi ke Shilla atau China.

Sunhwa: Kau tidak akan memutuskannya sekarang, jadi kumohon, jangan terlalu khawatir ataupun patah semangat …

Jang: Ya, aku tidak akan patah semangat hanya karena itu. Tapi bagaimanapun juga …. kumohon lepaskanlah tanganmu dari masalah ini. Entah kau kembali ke tempat di mana ibuku dulu tinggal, atau pergi ke China. Aku memohon padamu …. dan aku memerintahkan padamu! Aku akan berjalan di jalan yang mungkin menuntunku kepada kematianku … untuk menjadi Pangeran Ke-4 Baekjae … menjadi pewaris yang sah dari tahta Baekjae …. jalan menjadi Raja. Jadi kumohon pergilah dari pandanganku sekarang!

Wooyung tak sengaja datang ingin menemui Jang dan mendengar kata-kata ini.

12 comments on “Song Of The Prince [Seo Dong Yo] – Episode 38

  1. Aduh mati,trus gemana tuh klu wooyong tau Jang adlh pangeran ke 4???? Duh tambah kacau aja ,piye…piye..iki piye toh??

    • aku sendiri dapetnya dari donlod di doramax264, dan filmnya ga isa di burn di cd soalnya dah diencode, makanya bytenya kecil banget 250mb per episode.

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s