Song Of The Prince [Seo Dong Yo] – Episode 40

Jang: Puteri! Walaupun aku telah berbohong padamu, aku tahu kalau kau masih tetap menjaga kami. Jadi aku memberikan padamu ketulusan hatiku, untuk membuka jalan menjadi Raja, aku akan memberikan kesetiaanku padamu, Puteri. Tapi kata-katamu mengenai hatimu yang telah dicuri olehku, aku tak dapat menerimanya.  Aku tak dapat melakukan apapun mengenai itu. Aku dan Jin Gakyung sungguh-sungguh …

Wooyung: (menyela) Kau tidak harus … Kau tidak harus mencintaiku kembali. Yang penting adalah aku tak dapat menyakiti dirimu. Ini membuatku memiliki hanya satu pilihan saja, menikah denganmu!

Jang: (terkejut)  Puteri !

Wooyung: Alasannya adalah …. kau! (Jang bingung) Kaulah ….

Tiba-tiba …

Giroo memburu masuk ke dalam ruangan bersama prajuritnya.

Wooyung: Bagaimana kau Dalsol bisa kemari?

Giroo: Raja baru saja mangkat!

Wooyung: (terkejut) Apa? (Jang juga terkejut)

Wooyung: Apakah … apakah itu benar?

Giroo: Ya! Karena itu aku datang untuk meenjemputmu kembali ke Istana.

Wooyung: (bersedih) Yang Mulia!

Giroo: (pada sersan) Puteri akan pergi sekarang, kawal dia dengan penuh hormat! (Wooyung meninggalkan ruangan diikuti sersan)

DI LUAR

Kereta kuda telah menanti di luar ruangan, Wooyung segera naik ke kereta dan langsung pergi diikuti oleh sersan dan prajurit yang naik kuda.

Jang mau pergi menyusul Wooyung, tapi Giroo mengancamnya dengan pedang. Wooyung kemudian baru menyadari kalau Jang tidak mengikuti mereka dan memerintahkan kusir untuk berbalik arah, tapi kusir  tidak mengindahkannya dan tetap melajukan keretanya menuju ke Istana.

Jang diikat dan dipukuli oleh Giroo, yang menginginkan informasi dimana Pangeran Ke-4 berada. Jang mengatakan pada Giroo kalau pangeran telah mati bersamaan dengan Raja selama pembantaian di pasar, tapi Giroo tidak mempercayainya, mengatakan kalau Jang dan Mokrasu tidak akan bersekutu dengan Wooyung dan kembali ke Istana kecuali Pangeran masih hidup.

Lebih jauh, Giroo bersikeras kalau Jang tidak akan mengambil resiko dengan hidup Sunhwa, membiarkan dia terlibat kecuali Pangeran masih hidup. Jang menjawabnya kalau Sunhwa akan mempertaruhkan nyawa bagi dirinya karena mereka berdua memang saling mencintai begitu dalam, sesuatu yang tidak akan dipahami oleh Giroo. Giroo memukulinya lagi.

Ketika perahu yang membawa Mokrasu dan Mojin samai ke sebuah tempat yang jauh, Mojin akhrinya memberitahu Mokrasu kalau Raja telah mangkat. Mojin meminta Mokrasu untuk pergi bersamanya ke tempat yang sangat jauh, tapi Mokrasu berkata kalau dia harus kembali untuk Jang.

Mojin: Aku tidak akan meminta padamu untuk mencintaiku, tapi paling tidak aku ingin kau tetap hidup!

Keduanya kemudian bermalam di gua bersama, tapi Mokrasu pada akhirnya meninggalkan Mojin dan menuju ke Istana.

Menyaksikan Mokrasu di atas kapal, pergi meninggalkannya, Mojin bergumam pada dirinya untuk melupakan Mokrasu, percaya kalau kedekatan Mokrasu kepada Jang adalah ketidaksanggupannya untuk melupakan ibu dari Jang, Yeongamo.

Sementara Giroo memukulinya, Jang mengakui kalau Giroo memang berhak membencinya karena telah merampas tujuan utamanya, yakni menikahi Puteri Sunhwa dan menjadi seorang Raja Shilla.

Jang: (pada Giroo) Jika kau menjadi Raja, apakah kau memiliki tujuan yang kau impikan demi membantu rakyat jelata? Jika tidak, aku bersungguh-sungguh berharap kalu akan memikirkannya sejak sekarang!

Giroo menjawabnya, dengan mengatakan pepatah ‘Seorang raja adalah rakyatnya’ adalah kebohongan dan rakyat jelata tidak lain hanya bidak yang dapat digunakan oleh yang lebih berkuasa.

Sunhwa, putus asa untuk dapat menemukan Jang, menemui Kim Saheum dan meminta padanya untuk mengembalikan Jang dengan selamat. Ketika Saehum mengancam Sunhwa dengan mengatakan kalau Giroo sekarang adalah tangan kanan Sun, yang segera akan menjadi Raja, Sunhwa melawan balik dengan mengancamnya akan membuka rahasia Giroo sebagai seorang Shilla.

Selama upacara peresmian penobatan Sun menjadi Raja yang baru, Eunjin berpura-pura menjadi salah satu dayang dari Wooyung, menanyakan pada Wooyung di mana Jang. Eunjin kemudian diberitahu mengenai rumah di maan Jang dan Wooyung sebelumnya singgah, dan kemudian ia memberitahukannya pada Sunhwa.

Setelah upacara, dengan semua pejabat tinggi hadir, Sun mengumumkan pengaturan baru untuk posisi penting dalam kerajaan. Sun mengangkat Giroo sebagai Wiesa Japyung, posisi yang ia pegang sebelumnya. Ini membuat Heuk tidak senang, yang sebenarnya juga menginginkan posisi itu untuk dirinya. Tapi kemudian, Sun mengatakan padanya kalau ia diperlukan untuk menjadi pengawal pribadinya.

Saat orang-orang Sunhwa datang ke rumah itu, Jang sudah dipindahkan kembali ke istana. Mokrasu, dan kemudian orang-orang dari Sunhwa mengetahuinya dan berusaha menghentikannya, tapi jumlah prajurit Sun terlalu banyak. Mokrasu dapat melarikan diri, tapi Jang tetap dibawa ke Istana.

Mengetahui kalau Giroo telah membawa Jang ke Istana, Sunhwa memohon pada Giroo untuk menyelamatkan hidup Jang. Ketika Giroo bertanya apa yang akan Sunhwa berikan padanya sebagai imbalan, Sunhwa menawarkan dirinya. Tapi Giroo justru mengatakan pada Sunwha, kalau dia bukanlah orang yang bodoh untuk mempercayai kata-kata putus asa dari Sunhwa.

Ibu Wooyung mendesak Wooyung untuk memohon maaf pada Sun karena telah mencoba menentangnya sebelum ini, tapi Wooyung ternyata hanya mengkhawatirkan keselamatan dari Jang. Akhirnya Wooyung memberikan kalung Pangeran ke-4 dan peta yang diduga menyebutkan di mana pangeran ke-4 bersembunyi dengan surat yang menyatakan kalau Wooyung adalah pelayan setia dari Sun.

Rekan-rekan Jang di Akademi mencoba sebuah usaha penyelamatan, tapi sia-sia saja.

Sunhwa menemui Giroo dan ayahnya sekali lagi, mengatakan padanya kalau mereka berdua tidak memberinya pilihan lain lagi kecuali dengan mengorbankan hidupnya dan mengungkapkan siapa dirinya yang sebenarnya, Giroo, dan Kim Saheum sebagai orang-orang dari Shilla. Giroo kemudian memutuskan untuk memberitahu Sun mengenai siapa dirinya dengan harapan Sun akan mengampuninya, daripada jati dirinya diungkapkan oleh Sunhwa.

Ketika Giroo sedang berencana memberitahu Sun tentang dirinya, Giroo dan Sun mendapat kabar kalau Mokrasu tertangkap dan sedang dibawa kembali ke Istana. Membawa Mokrasu dan Jang di halaman, Sun dan Giroo memerintahkan Jang dan Mokrasu untuk memberitahu tempat persembunyian dari Pangeran ke-4. Ketika tidak ada satupun yang membuka mulutnya, Giroo mengatakan pada Jang, “Kalau begitu bunuhlah Mokrasu”

Iklan

16 comments on “Song Of The Prince [Seo Dong Yo] – Episode 40

  1. Hm…..jd g’ asyik ceritanya coz Jang kalah terus ma Giroo…..g’ tega baca ceritanya coz kasihan ma Jang di siksa trus ma Girooo…….makin lama makin sebelllllllllllllllll ma Giroooo…….bikin org darah tinggi trs……
    Tp msh penasaran gimna jalannya jang bisa jadi raja Bekje entar…..???

    • ga mungkin terjadi walaupun dunia terbalik dan matahari terbit dari barat ke timur, kecuali penulis naskahnya yang ngawur 😛

  2. yaah. sinopsisnya udah nggak pake dialog kayak tg sebelumnya lg.
    tp gapapa lah, terbit epsode barunya jd makin cepet 🙂

    • iya sori, ntar kesusul sama yang di TV kalau aku tetap bersikukuh nulis dialog satu satu. Jadi mohon maklum ya …. aku ngebut selesaikan sinopsisnya aja dulu sampe 55 😀 kalo masih sempat ntar beberapa episode aku kasih dialog lagi, yang belum ditayangkan di TV 😀

  3. Giroo… Gw sumpahin lo mati dimakan kucing!!!!
    Jahat & licik banget ni makhluk,org kyk giroo ni mang ngk pantes hidup didunia lama2 ,berbahaya!!! Kak Andy lanjutkan ,,,,tgl 15 episode lagi kak,SeMaNGAT kak..

  4. Seruuuuuu….. Mas andy…. Jantung berdebar trssssss……. Semngat ya;)untk lanjutin sipnosisnya…. ebar trssssss……. Semngat ya;)untk lanjutin sipnosisnya….

  5. ahahahaha…ternyata wanita bermuka bulat itu suka sama Jang…
    kata si sule “oooooo…tidak bissssssssssaaaaaaaa…” :))

  6. Sebelllll banged liat Giro. . . . . . .
    Jdi bete coz Jang disiksa melulu. . .hiks. . .hiks. . .hiksiks. . .hiks. . .hiks

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s