Hur June / Huh Joon [The Way Of Medicine] – Episode 14

Hur June diijinkan untuk melanjutkan pengobatan dengan akupunktur pada istri mantan deputi perdana menteri, Sung Il Suh.Tapi kemudian kondisi pasien ‘terlihat’ memburuk dan Tuan Sung melihatnya sehingga hilang kepercayaannya pada Hur June dan berniat untuk menghukumnya karena telah dianggap gagal menyembuhkan istrinya.

Hur June diseret keluar, tapi Hur June tetap memohon dan bersikukuh kalau ia harus memberikan ramuan obat untuk mengembalikan kekuatan tubuh pasien yang telah hilang.

Tuan Sung tidak mau mendengarkannya dan memerintahkan orang-orangnya untuk mengurung Hur di gudang dan mengutus orang untuk pergi ke Sanum, menemui dr. Yoo Wee Tae dan mengupayakan dengan berbagai cara supaya ia datang memeriksa istrinya.

Sementara itu di Sanum, dr. Yoo dan rahib Samjeuk beserta para penderita lepra akan berangkat ke kuil Samjeuksa.

Samjeuk: (Pada Doji) Kapanpun jika kau ingin melihat para penderita lepra, datang saja ke Kuil Samjeuksa setiap saat. Bagaimana bisa kau menjadi dokter yang takut dengan penyakit!

Kemudian dr. Yoo Wee Tae dan Rahib Samjeuk berangkat ke Kuuil Samjeuksa, dalam perjalanan mereka berpapasan dengan beberapa orang yang berlari-lari dengan tergesa-gesa menuju ke Sanum.

Orang-orang itu ternyata adalah utusan dari Tuan Sung dan mau menemui dr. Yoo, tapi berhubung dr. Yoo Wee Tae tidak ada, maka anaknya, Yoo Doji  dibawa dengan paksa ke Changnyung untuk menghadap Tuan Sung.  Nyonya Oh, Istri dari dr. Yoo Wee Tae kelabakan dan menyuruh Lim Ohgun, pengawas Gudang obat untuk mengikuti orang-orang itu, dan menyuruh orang lain untuk memberikan kabar kepada suaminya yang berangkat ke Kuil Samjeuksa.

Istri Ihl Suk yang membantu di rumah sakit mendengar situasi yang tengah dihadapi Hur June, berlari ke rumah Hur June dan memberitahu ibu dan istri Hur June, Lee Dalhee. Ibu Hur June manjadi sakit karena memikirkan keselamatan Hur June.

Lim Ohgun yang mengikuti orang-orang dari Tuan Sung juga ditangkap dan dibawa paksa bersama-sama Doji.

Sementara itu, Hur June sangat gelisah di ruangan tempatnya dikurung, berjalan mondar-mandir.

Yejin sangat gelisah dan menemui Tuan Sung, ia berlutut memohon supaya Hur June dilepaskan karena pengobatan yang dilakukan kepada istri Tuan Sung belum sepenuhnya selesai dilakukan.

Ye Jin: Setelah kekuatan tubuhnya kembali dengan meminum ramuan obat, maka dia memerlukan pengobatan dengan akupunktur.

Tuan Sung tidak mengabulkannya dan memerintahkan orang-orangnya untuk tidak membiarkan Ye Jin mendekat ke kamar utama, di mana istri Tuan Sung berada. Ye Jin kemudian diseret pergi.

Ye Jin berusaha menemui Hur June tapi ketahuan oleh seorang penjaga dan disuruh pergi.

Tuan Sung ternyata memanggil dokter lain untuk memeriksa kesehatan istrinya, tapi dokter itu menyatakan penyesalannya kalau kesempatan istri Tuan Sun untuk sembuh adalah nol persen. Tuan Sung sangat masygul dan marah kepada Hur June, ia bersumpah akan memberikan pelajaran yang setimpal pada Hur June.

Tuan Sung memerintahkan orang-orangnya untuk membawa Hur June yang dikurung ke hadapannya. Mereka pergi ke gudang tempat Hur June dikurung, dan walaupun pintu gudang terkunci, tapi Hur June sudah menghilang entah kemana. Tuan Sung sangat marah dan mengutus orang-orangnya untuk mencari Hur June sampai ketemu.

Ye Jin dibawa paksa menghadap Tuan Sung. Ye Jin ditanyai kemana perginya Hur June, tapi Ye Jin tak dapat menjawabnya karena ia memang tidak tahu. Tuan Sung mencaci Hur June yang hanya memikirkan untuk menyelamatkan diri sendiri dan melupakan temannya. Ye Jin tidak percaya kalau Hur June akan bertindak seperti itu. Tuan Sung lebih marah lagi mendengar kata-kata Ye Jin dan bersumpah akan menangkap dan menghancurkan Hur June.

Paginya, orang-orang masih menunggu Hur June, semua orang tak berhasil menemukannya. Ye Jin menunggu dengan gelisah. Tuan Sung kemudian menyuruh orang-orangnya untuk pergi ke Sanum dan menangkap semua keluarga dari Hur June jika itu satu-satunya cara menangkap Hur June.

Tapi tiba-tiba terlihat Hur June dengan membawa pikulan air masuk ke kediaman Tuan Sung. Tuan Sung dan anaknya sangat terkejut melihat Hur June. Semua orang sangat keheranan dengan tindakan Hur June.

Hur June kemudian berlutut di hadapan Tuan Sung.

Hur June: Jika kau ingin menghukumku aku akan menerimannya. Tapi sebelum itu, ijinkan aku untuk memberikan ramuan obat padanya. (Tuan Sung hanya menatapnya) Karena tubuhnya lemah, dia tak dapat mendapatkan kekuatan tubuhnya kembali hanya dengan akupunktur. Setelah meminum ramuan obat, dia harus mendapatkan pengobatan dengan akupunktur lagi! Jika aku tidak melakukan semua pengobatan ini, dia tak akan pernah bisa bangun lagi! (Tuan Sung berpikir) Aku akan melakukan tugasku sebagai seorang dokter sebelum aku mati. Kumohon, kumohon ijinkan aku!

Anak Tuan Sung yang sebelumnya memang sudah kagum dengan Hur June, walaupun sempat salah paham mengira Hur June kabur, merasa tersentuh dengan kesungguhan yang ditunjukkan oleh Hur June sehingga membujuk ayahnya, dan mengatakan kalau dokter lain juga sudah mengatakan kesempatannya nol persen jadi memang tidak ada cara lain selain mengijinkan Hur June melanjutkan pengobatannya. Tuan Sung juga dapat merasakan kesungguhan dari Hur June apalagi anaknya telah memohon, akhirnya ia mengijinkan Hur June untuk melanjutkan pengobatan kepada istrinya.

Hur June dibantu oleh Ye Jin melanjutkan merawat istri Tuan Sung. Ia memberikan ramuan obat yang diminumkan kepada pasiennya, kemudian melakukan pengobatan akupunktur dengan diamati oleh anak Tuan Sung.

Beberapa hari kemudian, Istri dari Tuan Sung menjadi sadar, hal ini sangat menggembirakan bagi anak dan suaminya, walaupun masih belum bisa berbicara namu sudah dapat mengeluarkan suara, yang tadinya tidak dapat bersuara sama sekali. Bahkan tangan kanannya sudah bisa sedikit bergerak-gerak yang menandakan pengobatan dari Hur June mulai menampakkan hasilnya.

Tuan Sung sangat senang dan menanyakan pada Hur June apakah istrinya bisa tetap hidup, Hur June mengatakan kalau masa-masa kritis sudah berlalu. Tuan Sung sangat bahagia dan memuji Hur June yang telah melakukan pekerjaannya dengan baik.

Seorang pelayan memberikan bungkusan pada Ye Jin dan mengatakan kalau bungkusan itu adalah baju baru untuk Hur June, dan meminta tolong untuk menyampaikan kalau kamar yang lebih baik telah disiapkan untuk Hur June dan bisa pindah sembarang waktu. Ye Jin menemui Hur June, tetapi ternyata Hur June sudah tertidur lelap karena kelelahan merawat pasien. Ye Jin menyelimutinya dan memandang dengan perasaan hormat dan sayang. Ia sangat senang dengan keberhasilan Hur June, seakan-akan itu juga adalah keberhasilannya.

Di Sanum, ibu Hur June masih terbaring sakit, Yangtae datang membawa kelinci dan beberapa jelai gandum untuk Dalhee. Dalhee sangat berterima kasih padanya. Yangtae dan Dalhee berusaha menghibur nyonya Hur, tapi ia sangat mengkhawatirkan keselamatan putranya yang sudah menyakiti istri dari seseorang yang dulu pernah menjadi menteri. Dalhee juga merasa gundah gulana.

Di Rumah Sakit, para pasien berdatangan tapi tidak ada yang dapat merawat mereka. Para pegawai rumah sakit menyalahkan Hur June yang sok menjadi dokter sehingga sekarang rumah sakit dalam ambang kehancuran.

Yoo Doji dan Lim Ohgun digiring masuk ke kediaman Tuan Sung, orang suruhan Tuan Sung mengabarkan kedatangan mereka. Tuan Sung menemui Yoo Doji dan Lim Ohgun di kamarnya.

Yoo Doji memohon ampun pada Tuan Sung atas kemampuan medis dari Hur June yang masih ‘cethek’ (dangkal)  dan memohon untuk diberi kesempatan sekali saja untuk memperbaiki kesalahannya. Tapi Tuan Sung tertawa gembira dan menyatakan kalau ia puas dengan Hur June. Bahkan ia memuji ayahnya karena memiliki murid seperti Hur June yang begitu hebat, namun masih dianggap ‘cethek’ dalam kemampuan medis, tentunya dr. Yoo sangat luar biasa. Yoo Doji dan Lim Ohgun tertegun mendengar kalau Hur June ternyata berhasil membuat Tuan Sung sangat senang.

Tiba-tiba … anak Tuan Sung datang dan memberitahu ayahnya kalau suatu keajaiban sedang terjadi, ibunya sudah bangun dan sekarang sedang berusaha berjalan dengan kekuatan sendiri! Tuan Sung sangat terkejut, ia segera bergegas ingin melihat dengan matanya sendiri. Yoo Doji dan Lim Ohgun juga sangat terkejut dan segera menyusul Tuan Sung.

Di kamar istri Sung, tampak Hur June menyemangati istri Tuan Sung, yang walalupun sediki bersusah payah, untuk berusaha berjalan sendiri. Hur June terus memberikan semangat dan panduan, membuat istri Tuan Sung juga bersemangat untuk bisa sembuh, Istri Tuan Sung berusaha dengan keras. Setapak demi setapak, kaki melangkah satu demi satu, tubuhnya sempoyongan tapi tidak jatuh, istri Tuan Sung maju selangkah …. selangkah lagi …. kemudian selangkah dan selangkah …. selangkah dan selangkah … diiringi olehj seruan menyemangati dari Hur June.

Tuan Sung menyaksikan bagaimana istrinya berjuang melawan penyakit lumpuhnya, berjalan terseok-seok keluar kamar. Tuan Sung menatapnya hampir tidak mempercayai pandangan matanya, istrinya yang sudah bertahun-tahun terbaring sakit tiba-tiba dapat bangun dan mulai berjalan. Ia merasa bahagia tak terkatakan, menghampiri istrinya dan melihat dari dekat bagaimana usaha Hur June menyemangati istrinya untuk terus berjalan. Ketika melihat ibunya jatuh, anak Tuan Sung berusaha membantunya, tapi Ye Jin segera menegurnya dan mengatakan kalau pasien harus melakukan ini dengan kekuatannya sendiri demi kebaikan pasien sendiri.

Semua orang yang menyaksikan itu, termasuk Yoo Doji dan Lim Ohgun hanya bisa terkejut dan terpana. Istri Tuan Sung bangkit berdiri lagi dan berjalan beberapa tapak.

Kemudian menantu dan anak-anaknya menopang tubuhnya ketika ia jatuh kelelahan dan menyerukan keharuan sekaligus kegembiraan. Tuan Sung menatap istrinya dengan mata berkaca-kaca karena terharu, demikian juga dengan Hur June. Ye Jin menatap Hur June dengan ekpersi lega dan bangga.

Yoo Doji yang melihat semua itu merasakan sebuah pukulan batin, ia segera meninggalkan tempat itu, Yejin melihatnya dan menyusul.

Ye Jin menyebut Hur June sebagai dokter dan memujinya did epan Doji, Doji menyahutnya kalau Hur June bukanlah dokter, dan betapa dirinya dipermalukan dengan diseret paksa dari rumahnya seperti seorang pesakitan, dan juga mengatakan kalau Hur June seorang yang sombong, bagaimana jika ia bukan menyembuhkan malah membuat penyakit Nyonya Jung Gyung tambah buruk maka ayah dan dirinya akan dihukum mati karenanya. Ye Jin mengatakan kalau dr. Yoo mempercayai Hur June. Doji bertanya apa Yejin juga percaya pada Hur June, Ye Jin tidak menjawabnya, tapi dari ekspresinya Doji dapat menebak kalau ia percaya pada Hur June. Yoo Doji sangat marah sehingga pergi meninggalkan mereka.

Tuan Sung mengadakan pertemuan dengan Hur June disaksikan oleh beberapa orang kepercayaanya dan anak-anaknya. Tuan Sung menanyakan kehidupannya selama ini dan berusaha memberinya sebuah rumah lengkap dengan isinya. Hur June menolak dan mengatakan kalau pemberian dari isteri Tuan Sung sudah terlalu banyak bagi dirinya. Tuan Sung tambah kagum dengan watak dari Hur June dan mendesaknya untuk mengatakan saja apa yang ia inginkan.

Lim Ohgun dan Ye Jin memeriksa barang hadiah dari isteri dari Tuan Sung dan terkagum-kagum dengan kualitas kain dan barang-barang lainnya. Kemudian Hur June masuk, Lim Ohgun memintanya untuk sedikit lebih lama merawat isteri Tuan Sung, dengan demikian ia bisa mendapatkan lebih dari Tuan Sung. Hur June tidak setuju dan tetap memutuskan untuk pulang keesokan harinya karena tugasnya sudah selesai.

Malamnya diadakan perjamuan bagi Hur June, di dalam perjamuan itu terungkap keinginan Hur June yang ingin mengikuti Ujian Medis Nasional dengan tujuan dapat menjadi seorang dokter Istana. Tuan Sung mengatakan kalau ia memiliki teman di Istana yang dapat membantu Hur June, dengan surat dari dirinya maka Hur June dijamin lulus Ujian itu. Lim Ohgun juga memohon surat seperti itu tapi Tuan Sung tidak mengindahkannya karena ia tidak pernah melihat kemampuan medis darinya. Hur June tidak menjawab tawaran dari Tuan Sung, ia kelihatan sangat bingung. Tuan Sung mengatakan padanya supaya memikirkan tawarannya dan jika ia mau maka Hur June dapat menemuinya sebelum pulang untuk mengambil surat pengantar itu.

Setelah perjamuan, Hur June merenung di dalam kamar dan mengingat semua penderitaan dan penghinaan yang diterima oleh istrinya, Dalhee, yang tidak layak untuk menermia semua itu karena sebenarnya ia adalah satu nona bangsawan, tetapi karena seorang pria seperti dirinya, akhirnya Dahee menjadi rakyat jelata. Hur June memutuskan untuk menerima tawaran dari Tuan Sung.

Keesokan harinya sebelum mereka berangkat pulang, Hur June menemui Tuan Sung yang kemudian memberikan surat pengantar yang dijanjikannya pada Hur June.

Di Sanum, dr. Yoo sudah pulang bersama dengan Rahim Samjeuk dan mendapat kabar kalau putranya dipaksa ke Changnyung tapi ia dengan tenang mengatakan kalau tidak akan terjadi apa-apa karena ia percaya pada kemampuan dari Hur June, istrinya menyebutnya berhati dingin. Tapi tiba-tiba Doji datang dan menemui ibunya yang menjadi sangat lega.

Doji kemudian menemui ayahnya dan melapokran tindakan HurJune yang dinilai olehnya sangat ceroboh dan tidak berpikir mengenai keselamatan mereka. Tapi ayahnya dengan sederhana mengatakan kalau ia yang menyuruhnya melakukan itu. Doji kaget. Lalu dr. Yoo menanyakan kalau tidak ada yang salah di sana. Dojin mengiyakannya dan mengatakan kalau Hur June bukan saja berhasil menyelamatkan nyawa istri dari Tuan Sung tapi juga menyembuhkan kelumpuhan yang dideritanya. Doji menanyakan mengapa ayahnya lebih mempercayai Hur June daripada dirinya, yang nyata-nyata lebih ‘jago’ dalam bidang medis, “Jika Hur June dapat menyembuhkan kelumpuhan itu, maka aku pasti juga bisa melakukannya!”

dr. Yoo: Yang aku percayai dalam dirinya bukanlah kemampuan medisnya tetapi wataknya yang baik!

Doji tertegun dan kemudian dengan marah keluar dari ruangan. Rahib Samjeuk menegur dr. Yoo kalau ia terlalu dingin bahkan menganggap anaknya seperti orang lain saja, bukan darah dagingnya.

dr. Yoo menjawab kalau anaknya tak dapat menangkap maksud dari pilihannya, dan tidak pernah memikirkna dilema ayahnya, yang menghargai seseorang lebih dari pada anaknya sendiri.

Hur June mengawasi surat pengantar dari Tuan Sung ketika Lim Ohgun masuk dan kemudian melihat surat itu, Lim merengek pada Hur June untuk memintakan satu lagi untuknya. Hur June menolaknya dengan tegas. Lim Ohgun merasa sakit hati dan merencanakan pembalasan.

Beberapa hari kemudian mereka sampai di Sanum tengah malam, Ye Jin mengatakan pada Hur June untuk langsung pulang dan besok pagi-pagi saja datang ke rumah sakit untuk melaporkan semuanya. Hur June kemudian pulang dengan hati yang penuh dengan sukacita, terutama karena adanya surat pengantar yang akan menjamin kesuksesanya dalam Ujian Medis Nasional.

Ibunya dan istrinya, Dalhee sangat gembira melihat Hur June ternyata tidak kurang suatu apapun bahkan mendapatkan hadiah bermacam-macam.  Ibunya mengatakan kalau ia sangat bangga dengan pencapaian dari Hur June saat ini dan memeluk Hur June sambil menangis bahagia.

Iklan

20 comments on “Hur June / Huh Joon [The Way Of Medicine] – Episode 14

    • wahahahahah …. ada yang minta huh joon, jadi kukasih aja tuh, kalo cuman buat seperti ini sih dua jam juga jadi … cepet banget, tapi kalo seo dong yo butuh lebih dari dua jam. jangan khawatir aku tetep lanjutin koq seo dong yo sampe selese 😀 huh joon cuman sehari 1 episode buat selingan biar ga bosen 😛

  1. thanks ya ko andi.. udh bantuin bkn sinopsis ini.. tp syg ny yg di LBS hr ini udh episode ke 16.. bisa gk ko andi tlg bkn lgsg episode 17 aja.. wlu yg lain pd protes. tp mnrt aq psti bnyk jg yg suka huh joon.. please.. ttp ljt kn bkn sinopsis ini y ko..

    • Waaaa …. aku pikir kemaren masih episode 14 an … salah perkiraan ini … 😦 …. duh …. aku sebenarnya juga sangat suka sih sama huh joon…. bagus banget, aku dah liat sampe tamat …. tapi susah juga mo bagi waktu buatin sinopsis huh joon dan seo dong yo bersamaan, sabar dulu ya fina, ini SDY kurang 7 sinopsis dan kutarget minggu ini selesai, jadi aku ntar langsung lanjut sama sinopsis huh joon untuk minggu depan dan kuteruskan sampe episode 64 sama ntar kulengkapi dari episode awal, tapi ya gitu tanpa ada dialog dan sedikit gambar. Kalau ada waktu luang dari buat sinospsis Seo Dong Yo beberapa hari ini ntar kulanjutin … OK 😀 sabar ya … pasti kukabulkan permintaanmu koq … 😀

    • iyaaaaaa …. jangan khawatir 😀 aku dah ada videonya lengkap dari donlod koq, jadi bisa buat sinopsisnya dengan cepat … 😀 Tunggu aja dengan sabar yo 😀

    • hahahahahaha ya pantes bingung soalnya langsung dari episode 14 😀 … drama ini bagus loh …. ceritanya tentang seorang pria bernama Huh Joon / Hur June, yang dulunya seolrang penyelundup di perbatasan, yang kemudian tertarik pada pengobatan dan belajar pada dr. Yoo Wee Tae, dan kemudian dengan kesungguhan hati dan prinsip yang teguh ia berhasil menjadi seorang doker kerajaan dan bertanggungjawab terhadap kesehatan Raja. Aku liat ini sampe nangis-nangis terharu loh … ntar deh abis lengkapin SDY sambil lanjutin episode yang belum ditayangkan di TV aku juga lengkapin episode2 awalnya, tanggung ntar kalian kecanduan …. 😛

  2. mas andy tlh sinopsis huh joon dilanjut ya,,,ceritanya menginspirasi sangat….ak jg ngikuti yg di lbs,,tp g sbar pngen bc sinopsisnya,,oia,,mas andy dah downlad ya,,bleh mta alamt downloadnya

  3. Kl hur joon ini kluaran taun kpn ya mas.. Aku pesen ke lngganan aku dvd nya ga ada mulu ya.. pnasaran png nonton dr awal ampe abis. Trims

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s