Hur June / Huh Joon [The Way Of Medicine] – Episode 30

Dr. Yoo dan Sanghwa naik ke gunung, ketika sampai di tempat tujuannya, dr. Yoo menyuruh Sanghwa untuk menurunkan barang-barang bawaannya dan memerintahkannya untuk pulang dan memberitahu Hur June dan Samjeuk untuk datang ke tempat itu pada siang hari di hari ke 7 bulan depan. Sanghwa menyahutnya kalau dr. Hur telah menugaskannya menjaga dengan baik dr. Yoo, tapi dr. Yoo tetap menyuruhnya pulang. dr. Yoo kemudian masuk ke gua di depannya …

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June sedang memeriksa pasien di bangsal rumah sakit Sanum.

Hur June : Siapa namamu?

Pria: Namaku Chunman dari Oshigol.

Hur June: Apa tanda-tanda penyakitmu?

Chunman: Kepalaku sering mengalami sakit kepala dan aku sudah tidak dapat menahannya lagi.

Hur June: Tumbuk Cnidium Officinale dan Gastrodia elata kemudian buatlah pil dari bubuknya.  Kalau kau memakan pil itu setiap selesai makan, maka kau akan sembuh.  Saat kepalamu merasa sakit buatlah ramuan angelica. Untuk bagian atas dan belakang kepala, pakailah Angelica Koreana L. Jika samping kepala, ambillah Bupleurum falcatum.

Chunman: Baik.

Ilsuh masuk ke bangsal dan meminta untuk berbicara berdua saja. Hur June keluar menemui Ilsuh. Ilsuh mengatakan kalau ia baru saja ke pandai besi untuk mengampil mata anak panah, dan ia mendengar sesuatu yang aneh dari pandai besi itu, yang mengatakan kalau dr. Yoo memesan beberapa pisau dengan bentuk yang tidak biasa. Dr. Yoo sendiri yang mendesain bentuk pisau itu dan memesan 6-7 pisau kecil dengan sisi yang tajam dan juga gergaji.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ilsuh mengeluarkan sebuah pisau dan menunjukkannya pada Hur June, mengatakan kalau pisau ini adalah salah satu pisau yang dipesan oleh dr. Yoo.

Hur June sedang mengamati pisau kecil itu ketika Sanghwa datang dan menghampirinya. Hur June heran dan bertanya pada Sanghwa mengenai keberadaan dr. Yoo. Sanghwa sedikit tidak enak sehingga tak menjawab langsung.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June, Sanghwa, Ahn Gwang Ik, dan Rahib Samjeuk berkumpul di satu ruangan membicarakan dr. Yoo.

Samjeuk: Dia pergi ke Gunung Chunhwang di Milyang dan tidak pergi ke makam ?

Sanhgwa: Benar.

Samjeuk: (khawatir) Dia mengatakan padaku kalau akan pergi ke makam.

Hur June: Apakah ia tidak mengatakan alasannya mengapa kami harus pergi kesana?

Sanghwa: Tidak, dia hanya mengatakan itu dan mengatakannya lagi kalau kau harus pergi kesana tidak peduli bagaimanapun juga caranya!

Ahn Gwanga Ik: Hari ke 7 bulan depan? Itu tiga hari lagi! Kita harus bergegas supaya dapat sampai di sana tepat waktu!

KEMUDIAN

Dahee membantu Hur June mengenakan tas berpergian. Hur June mengatakan pada Dahee kalau ia akan kembali sekitar 3-4 hari lagi.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Dahee bertanya padanya mengenai kondisi dr. Yoo yang katanya sangat sakit tapi mengapa ia berpergian sangat jauh. Hur June sendiri juga tidak mengerti dan mencemaskan kalau sesuatu yang buruk telah terjadi pada dr. Yoo di gunung. Dahee berusaha menenangkan Hur June.  Hur June kemudian berpamitan.

KEMUDIAN

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June, rahib Samjeuk, dan Ahn Gwang Ik pergi ke gunung Chunhwang untuk memenuhi permintaan dari dr. Yoo. Saat mereka bertiga beristirahat, Ahn bercakap-cakap dengan Samjeuk mengenai kepribadian dr. Yoo yang dianggapnya sungguh eksentrik. Sementara itu Hur June mengamati pisau kecil yang diberikan oleh Ilsuh.

Suara hati Hur June: Untuk apa? Kenapa dia meminta kami untuk datang sejauh ini? … Pisau apa ini?

Ahn Gwang Ik: (melihat pisau di tangan Hur June) Apa itu?

Hur June: Sebuah pisau.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ahn: Coba sini kulihat. (Hur June memberikannya)

Hur June: Ini ..

Ahn: (mengamati pisau kecil) Buatannya bagus, jika saja aku punya pisau seperti ini, aku dapat membedah tubuh hewan dengan mudah.  Dari mana kau dapatkan pisau ini?

Hur June: Dr. Yoo meminta pandai besi untuk membuatkannya.

Ahn: Pandai besi? Sungguh buatan yang bagus!

Samjeuk mengawasi mereka, mendengarkan percakapan mereka dan kemudian teringat dengan kata-kata dr. Yoo saat hari pertama bertemu dengan Ahn. Dr. Yoo mengatakan kalau setiap dokter ingin melihat ke bagian dalam tubuh manusia hidup, termasuk dirinya. Setiap dokter akan menghadapi banyak penyakit tapi mereka tak bisa maju hanya dengan pengetahuan mengenai organ dalam tubuh manusia yang tertulis di buku.  Samjeuk sendiri kemudian menimpalinya dengan mengatakan bagaimana bisa mereka membedah tubuh manusia hidup dan tidak akan ada orang yang dengan sukarela membiarkan tubuh mereka dibedah,  hal itu sangat mustahil. Dr. Yoo melanjutkan perkataannya kalau memang diperlukan, seseorang seharusnya melakukannya.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Mereka bertiga melanjutkan perjalanan. Beberapa hari kemudian mereka akhirnya sampai pada tempat di mana Sanghwa meninggalkan dr. Yoo. Hur June memanggil-manggil dr. Yoo dari luar gua, tapi tidak ada jawaban, mereka bertiga saling berpandangan, kemudian Hur June memutuskan untuk masuk dan menemui dr. Yoo, kedua orang lainnya menyusul di belakangnya.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Setelah berjalan masuk lebih ke dalam, Hur June melihat cahaya obor, ia segera mendekati tempat itu.  Di tempat obor menyala, ternyata ada dr. Yoo yang sedang berbaring.  Hur June memanggilnya demikian juga dengan Samjeuk. Samjeuk masih mengira kalau dr. Yoo mengajak mereka bercanda, tapi Hur June merasakan sesuatu yang tidak beres.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ahn Gwang Ik mencium bau amis dan mencarinya, kemudian ia dan kedua rekannya melihat baskom penuh dengan cairan merah dengan tangan dr. Yoo menjulur di atas baskom dan bersimbah darah, nadinya telah terpotong. Cairan merah itu ternyata darah dr. Yoo.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Samjeuk tidak mempercayainya, ia berulangkali mengatakan “tidak mungkin” sambil mendekati dr. Yoo, Ahn Gwang Ik segera bergegas mendekati dr. Yoo dan menekan-nekan dadanya, mencari tanda-tanda kehidupan. Hur June berlutut dan memanggil dr. Yoo berulangkali. Ahn Gwang Ik mengangkat tangan dr. Yoo yang terpotong nadinya dan memeriksa, ternyata sudah tidak ada denyutan. Ahn dengan perasaan masygul mengatakan kalau dr. Yoo telah membunuh dirinya sendiri. Kedua orang rekannya terpana menatap Ahn.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June tidak mau mempercayai kalau dr. Yoo sudah mati, ia berulang kali mengatakan kalau itu tidak benar. Ia meraih tangan dr. Yoo dan mengatakan kalau tangannya masih hangat dan menyuruh yang lain menyentuhnya. Kemudian Hur June mengeluarkan jarum akupungtur dan mencoba untuk menusuk nadi di wajah dr. Yoo, tapi Samjeuk dan Ahn menyuruhnya berhenti. Samjeuk dengan terpaksa mengatakan kalau semua sudah terlambat, dr. Yoo sudah tiada. Hur June sangat shock, ia menjatuhkan kotak jarumnya.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Meraba-dada dr. Yoo dan mengawasi wajahnya yang seperti orang yang tidur. Hur June akhirnya menyadari kalau dr. Yoo memang sudah tidak ada di dunia ini lagi.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Di sekeliling dr. Yoo terdapat meja-meja yang diatasnya terdapat berbagai macam benda, ada bak tinta dan kuas untuk menulis, celemek dokter, seperangkat pisau kecil dengan berbagai bentuk dan ukuran dan gergaji, gulungan-gulungan kertas, dan terakhir setumpuk buku yang diatasnya terdapat sepucuk surat.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ahn, Hur June, dan Samjeuk saling berdiam diri. Samjeuk mengawasi wajah dr. Yoo dan kemudian berpaling pada sepucuk surat di atas tumpukan buku dan mengambilnya.  Samjeuk membuka dan membaca surat itu yang ternyata adalah surat wasiat dari dr. Yoo dan mengatakannya pada Hur June. Samjeuk menyerahkan surat itu pada Hur June dan menyuruhnya membaca isi surat tersebut. Hur June menerimanya dan membaca surat itu.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Suara dr. Yoo: June yang terkasih, aku tahu kalau kau akan menjadi orang yang paling berduka saat aku mati. Wasiat ini untukmu.

Aku melihat kematian sedang mendatangiku dan aku tidak ingin menghindarinya. Itu adalah takdir dari setiap makhluk yang terlahir di dunia ini. Itu tidak akan menjadi hal yang menyedihkan selamanya.  Aku akan mengakhiri hidupku yang sudah berumur 60 tahun.. Aku tidak memiliki keinginan atau penyesalan yang tertinggal.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Mendengar langkah kaki sang Kematian, aku terus berpikir,  dari bayi dalam buaian sampai pada orang berguna yang diinginkan oleh dunia ini, dari orang-orang yang sangat berharga karena mereka mengorbankan dirinya demi orang lain sampai pada orang-orang yang patut dikasihani yang jauh dari kemewahan hingga pada matinya. Bagaimana kita dapat menemukan penyebab dari semua penyakit yang menggiring semua kehidupan pada kematian, dan membuat mereka sehat sampai pada akhir dari kehidupan mereka? Ini adalah tanggungjawab dari seorang dokter! Dan seorang dokter yang juga masih ingin menjadi dokter di kehidupan selanjutnya, akan mengharapkan ini dengan sungguh-sungguh!

Tapi aku juga memiliki penyakit yang tak dapat disembuhkan, aku sudah tak memiliki cukup energi untuk menemukan sifat-sifat dari semua penyakit itu. Aku ingin kau mengambil alih harapan dari hidupku.

Tubuh yang berpenyakitan ini adalah milikmu. Pastikan kalau kau membedah tubuhku dan merobek dagingku sebelum menjadi busuk. Periksalah bentuk dan fungsi dari 5 organ dalam tubuh manusia (Jantung, Hati, Ginjal, Paru-paru dan Limpa) dan 6 bagian isi perut manusia (lambung, usus besar, usus kecil, usus 12 jari, pankreas, dan empedu) dan temukanlah hubungan dari semua tulang yang berjumlah 360 buah. Dan juga unusr-unsur dari ke 12 jalan meridian. Kuharap kalau ini akan membuatmu menjadi dokter yang lebih baik, yang melangkah lebih jauh ke depan.

Hur June melipat kembali surat itu sambil menangis terguguk, ia merasa hatinya sangat sakit dan berduka serta merasa tak pantas menerima wasiat dari dr.Yoo. Hur June memegang dada dr.Yoo sambil memanggil-manggil dr. Yoo.  Hur June menangis pilu di depan jenazah dr. Yoo, Ahn dan Samjeuk hanya bisa mengawasinya karena mereka mengerti betapa sakit dan berdukanya Hur June saat ini.

Hur June bangun berdiri dan pergi ke luar gua dengan berjalan gontai. Ahn Gwang Ik dan Rahib Samjeuk tidak mencegahnya, mereka hanya mengawasi punggungnya.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Di luar Hur June duduk di sebuah batu, mengingat kata-kata dr. Yoo di suratnya.

Suara dr. Yoo: Aku ingin kau mengambil alih harapan dari hidupku. Tubuh yang berpenyakitan ini adalah milikmu. Pastikan kalau kau membedah tubuhku dan merobek dagingku sebelum menjadi busuk

Hur June bergumam kalau ia tidak dapat melakukannya …

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ahn Gwang Ik membaca surat dr. Yoo untuk Hur June.

Hur June tetap duduk di luar gua sampai matahari terbenam. Ahn Gwang Ik bertanya pada Samjeuk apa yang akan mereka lakukan, Samjeuk mengatakan kalau Hur June harus masuk.  Ahn bertanya apakah Samjeuk akan melakukan wasiat dr. Yoo. Samjeuk tak menjawabnya.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ahn mendatangi Hur Joon di luar gua dan mengajaknya masuk dan mengatakan kalau tubuh dr. Yoo akan menjadi kaku, jika terjadi demikian maka peredaran darah di tubuhnya akan berhenti. Hur June menjawabnya kalau ia tidak bisa. Ahn lanjut mengatakan kalau Hur June tidak seharunya mengecewakan harapan terakhir dari dr. Yoo, tapi Hur June masih bersikeras kalau ia tak bisa, dan mengatakan bagaimana bisa ia membedah tubuh guru yang dihormatinya dengan pisau.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Samjeuk datang dan menyuruhnya bangun, kemudian mengatakan kalau ini dilakukan dr. Yoo bukan hanya untuk kepentingan dari Hur June seorang tapi dia membunuh dirinya sendiri demi semua pasien di seluruh dunia. Samjeuk menegaskan kalau Hur June harus melakukannya karena ini adalah pelajaran terakhir yang diberikan dr. Yoo padanya, untuk mengajar dan menunjukkan pada Hur June apa yang Hur June impikan.

Hur June masih ragu-ragu, tapi Samjeuk mengatakan kalau semua orang yang ada di tempat itu adalah yang terhebat dari antara para dokter, tapi Hur June-lah yang paling menjanjikan dan yang paling dihargai oleh dr. Yoo Wee Tae. “Jika bukan seorang pria sejati, jangan  diajari!” adalah ujar-ujar favorit dari dr. Yoo, Samjeuk menjelaskan kalau dr. Yoo meninggalkan sesuatu yang paling berharga dari dirinya pada seseorang yang ia pilih tanpa ada rasa penyesalan sama sekali, dan Hur June lah orangnya.

Samjeuk lebih lanjut mengatakan kalau yang Hur June lakukan bukanlah sekedar membedah tubuh dr. Yoo tapi juga melihat ke dalam tubuh setiap manusia melalui tubuh dr. Yoo.  Dr. Yoo mengorbankan hidupnya dengan menyadari hasrat dari setiap dokter. Ia menginginkan Hur June untuk mengangkat penderitaan dari setiap pasien sebanyak mungkin. Dr. Yoo menginginkan untuk menyelamatkan lebih banyak pasien melalui tubuhnya, dan sampai di akhir kehidupannya pun masih mencemaskan para pasien.

Samjeuk menyuruh Hur June berdiri, memegang pisau, memusatkan pikirannya untuk mengetahui fungsi dan bentuk masing-masing dari setiap bagian organ dalam manusia dan menyembuhkan setiap penyakit yang  timbul pada organ dalam itu.  Dan meminta Hur June untuk tidak mengabaikan pelajaran terakhir dari dr. Yoo ini. “ Ini adalah cara supaya kematiannya justru membuat dirinya hidup selamanya” ujar Samjeuk, lanjutnya,”Ini juga cara supaya namanya tetap hidup sepanjang masa!”

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June tergerak hatinya dan masuk ke dalam gua untuk melakukan pembedahan, ia memilih beberapa pisau dan membuka gulungan kertas yang ternyata bergambarkan beberapa sketsa titik-titik akupungtur pada tubuh manusia, dan ada juga gambar jiplakan mengenai susunan tulang manusia dan organ dalam tubuh manusia.

Catatan: menurutku gambar jiplakan ini hanyalah gambar kira-kira, jadi masih tidak tepat sepenuhnya, Hur June lah orang pertama yang menggambar sesuai dengan keadaan asli tubuh manusia.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ahn Gwang Ik membawa penerangan lilin dan Samjeuk mendoakan arwah dari dr. Yoo. Hur June mengawasi wajah dr. Yoo. Ahn menyuruh Hur June memegang pisau, tapi Samjeuk mengatakan kalau seharusnya Ahn lah yang pertama melakukan pembedahan, tapi Ahn membalasnya dengan mengatakan kalau lebih baik Hur June melakukan semuanya sendiri dari awal sampai akhir. Lebih baik bagi Hur June jika ia memeriksa semuanya dengan tangannya sendiri karena itu yang diinginkan oleh dr. Yoo. Ahn membuka baju di bagian dada jenazah dr. Yoo. Samjeuk membacakan doa penenang arwah kemudian menyuruh Hur June untuk memulai tugasnya.

Suara hati Hur June: Ini adalah cara supaya guru dapat hidup selamanya. Ini adalah cara supaya dia dapat hidup selamanya.  Ini adalah cara supaya guru dapat hidup selamanya. (mengambil pisau bedah) Ini adalah cara supaya ia hidup untuk selamanya.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June mulai menusukkan pisau bedah ke jenazah dr. Yoo dan memulai pembedahan. Ahn Gwang Ik memberikan pencahayaan.

FLASHBACK

Saat pertama dr. Yoo mengetahui bakatnya dari cara ia berkelahi yang selslu mengenai bagian yang penting dari lawannya.

Dr. Yoo: Jika aku tidak membuatnya jadi dokter, maka bakatnya akan menjadikannya seorang pembunuh.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

(Hur June mulai mengeluarkan usus dari tubuh dr. Yoo)

Ketika dr. Yoo menyiramkan air kepadanya saat ia membawakan jenis air yang salah.

Dr. Yoo: Walaupun satu kali kesalahan,  tidak akan pernah dapat dimaafkan!

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

(Hur June mengeluarkan jantung)

Ketika dr. Yoo membakar surat rekomendasi dari mantan deputi perdana menteri setelah Hur June berhasil menyembuhkan istrinya.

Dr. Yoo: Ketika kau menerima surat itu, kau sudah tidak layak lagi menjadi seorang dokter.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

(Hur June mengeluarkan paru-paru)

Ketika ia meminta pendapat dr. Yoo mengenai penyakit dari ibu Dolswe yang buta.

Dr. Yoo: Sampai kapan aku harus mengajarimu satu persatu?

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

(Hur June mengeluarkan hati, limpa, dan ginjal)

 Catatan: Aku menebak-nebak saja bagian tubuh yang dikeluarkan oleh Hur June, jika ada yang salah tolong kasih tahu ya 😀

MASA SEKARANG

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June merasakan kelelahan dan kelegaan setelah berhasil mengeluarkan 5 organ dalam dan juga usus.

Beberapa saat kemudian, Ahn Gwang Ik membawakan sebaskom air bersih. Hur June sedang menggambar dengan teliti semua organ dalam yang telah ia keluarkan dari tubuh dr. Yoo.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Suara dr. Yoo: Entah dunia menghargai seorang dokter atau tidak, tugasnya sangat berharga karena berurusan dengan nyawa manusia. Tapi betapapun berharganya seorang dokter nantinya, kau bukanlah seorang dokter yang sejati jika kau tidak menyadari satu hal yang terakhir, yaitu cinta kasih. Hati yang penyayang yang berbelaskasihan pada para pasien. Saat kau memiliki sebuah hati tulus yang benar-benar berbelaskasihan pada para pasien, kau dapat menjadi dokter yang sesungguhnya! Yang dunia inginkan dan sedang menantikan hanya satu orang, yaitu seorang dokter yang sesungguhnya!

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.comHuh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.comHuh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June berusaha dengan sungguh-sungguh dan dengan konsentrasi yang tinggi berusaha menggambarkan secara detil mengenai semua organ tubuh bagian dalam, bentuk dan fungsinya, menggambar susuan tubuh bagian dalam dan juga susunan tulang. Hur June tanpa berhenti dan beristirahat melakukan semuanya demi mewujudkan wasiat dari dr. Yoo.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June akhirnya selesai melakukan wasiat terakhir dari dr. Yoo. Ia dan kedua orang lainnya mengawasi jenazah dr. Yoo yang berlubang perutnya. Hur June kemudian melepaskan pakaian luarnya dan digunakan untuk menutupi tubuh dr. Yoo yang telah berlubang. Ahn Gwang Ik kemudian menoleh pada Hur June yang duduk menangis tersedu-sedu menahan rasa sedih di hatinya.  Samjeuk yang ada di dekatnya memeluk Hur June, berusaha memberikan kekuatan dan penghiburan.

KEMUDIAN

Jenazah dr. Yoo beserta semua organ tubuhnya, dikuburkan di depan gua. Hur June, Ahn Gwang Ik dan Samjeuk berdiri di hadapan makam dr. Yoo.  Hur June berlutut di depan makam.

Suara hati Hur June: Aku tidak akan lupa. Kebaikan yang kau berikan padaku dan pada dunia. Aku tidak akan melupakannya sampai selamanya. Jika saja …. Aku berkhianat dari anugerahmu walaupun hanya sejenak, hukumlah aku!

Jika aku berpikir kalau jalan menjadi dokter adalah jalan yang penuh dengan penderitaan,  atau jika aku menolak menyelamatkan para pasien,  atau jika aku menginginkan uang atau penghormatan  melalui keahlian medis, hukumlah aku!

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June memberikan penghormatan pada makam.

KEMUDIAN

Nyonya Son dan Dahee bercakap-cakap mengenai pengalaman mereka di musim dingin sambil mengupas ubi. Kemudian Nyonya Son bertanya kapan kira-kira Hur June akan datang, Dahee menjawab sekitar 3-4 hari lagi. Nyonya Son mengatakan kalau ia akan mencari beberapa tanaman dan kemudian membumbuinya, tapi sebelum ia keluar halaman, Hure June pulang sehingga mereka berdua merasa senang. Tapi kemudian mereka menyadari sesuatu yang salah melihat betapa murungnya wajah Hur June. Hur June mengatakan kalau ia butuh istirahat dan pergi masuk ke dalam rumah, ibunya keheranan dan bertanya pada Dahee bukankah katanya Hur June akan menemui dr. Yoo. Dahee mengiyakannya dan juga merasa heran. Nyonya Son menyuruh Dahee mempersiapkan tempat tidur bagi Hur June.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Dahee masuk ke kamar dan menghampiri suaminya dan mengatakan kalau ia akan menggelar kasur supaya lebih nyaman, tapi Hur June berkata tidak masalah. Dahee merasa memang ada sesuatu yang salah telah terjadi.

Ilsuh dan Yangtae sedang membersihkan dan memeriksa perangkap dan peralatan berburu.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ilsuh menyindir Yangtae yang masih belum menikah sampai sekarang, Yangtae mengatakan kalau Yuwol menaksir dirinya, Yuwol adalah pembantu istri dr. Yoo, yang pergi ke Seoul. Tapi Ilsuh  menertawakannya dan mengatakan kalau itu hanyalah bayangan Yangtae saja.

Nyonya Son memasakkan sup tulang sapi buat Hur June tapi ia sedang tidur. Hur June sudah tidur selama 3 hari, Nyonya Son bertanya pada Dahee apa ia tahu apa yang sedang terjadi, tapi Dahee mengatakan kalau ia tidak tahu.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June masuk ke ruangan, Dahee mau menyiapkan hidangan tapi dilarang oleh Hur June yang sebenarnya mau menceritakan sesuatu pada keluarganya. Hur June memberitahu mereka kalau dr. Yoo sudah meninggal, ibu dan istri Hur June sangat terkejut dan merasa bersedih. Hur June mengatakan kalau ia akan pergi keSeoulsaat subuh untuk memberitahu istri dr. Yoo dan Doji mengenai kabar dr. Yoo.  Dahee bertanya apa kondisi badannya tidak apa-apa setelah ia tidur berturut-turut selama 3 hari, Hur June berkata kalau ia baik-baik saja.

Hur June berangkat keesokan paginya menuju ke Seoul. Yangtae menyusulnya dan mengatakan kalau ia ingin ikut. Mereka berdua pergi bersama-sama.

Seorang penjaga Istana menemui dr. Yoo Doji dan mengatakan kalau ia telah mencari ke semua penginapan tapi tidak menemukan seorang wanita seperti yang telah dideskripsikan oleh Doji.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Istri Doji memanggil Yuwol dan menginterogasinya mengenai Ye Jin. Yuwol karena takut, dengan terpaksa memberitahu kalau Ye Jin adalah asisten dr. Yoo di Sanum dan sudah diangkat anak oleh dr. Yoo. Yuwol berusaha meyakinkan istri Doji kalau tuan mudanya hanya menganggap Ye Jin sebagai adik saja. Tapi istri Doji terus mendesaknya dan bertanya apakah suaminya menyukai Ye Jin. Yuwon tidak menjawab tapi dia sangat gugup dan gelisah.

Doji sedang ada di halaman rumah ketika Hansang membukakan pintu karena digedor ole Yangtae. Doji melihat Hur June, yang memberi hormat padanya.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Nyonya Oh, dan Doji menerimanya di kamar tamu. Nyonya Oh bertanya ada keperluan apa keSeouldan menanyakan keadaan suaminya. Hur June dengan sedih mengatakan kalau dr. Yoo telah meninggal karena Banwee. Nyonya Oh dan Doji terkejut. Nyonya Oh menangis marah mengatakan betapa jahatnya dr. Yoo karena meninggalkan mereka begitu saja. Nyonya Oh bertanya apakah Hur June memakamkannya di pemakaman keluarga di Hanchun, Hur June mengatakan kalau makam dr. Yoo ada di gunung Chunhwang, Milyang,. Doji dan Ibunya keheranan.

Doji berbicara empat mata dengan Hur June. Hur June menjelaskan kejadian yang sebenarnya pada Doji dan tidak pada ibunya, karena khawatir ibunya sangat shock.

Sementara itu Yangtae menemui Yuwol dan menyatakan perasaanya, Hadong lewat dan menegur mereka berdua, Yuwol segera pergi meninggalkan Yangtae. Tapi Hadong kemudian menanyakan kabar Ohgun pada Yangtae.

Hur June memberitahu Doji kalau dr. Yoo meninggal karena bunuh diri. Doji kaget dan bertanya apa alasannya.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June kemudian  memberikan semua lukisan yang dibuatnya berdasarkan pengorbanan dr. Yoo pada Doji. Doji melihat semua lukisan itu dan sangat terkejut karena lukisan itu menggambarkan organ bagian dalam, dan susunan tulang dengan detil. Doji bertanya pada Hur June bagaimana ia bisa mendapatkan lukisan itu. Hur June menjawab kalau ia yang menggambarnya setelah membedah tubuh dr. Yoo. Doji sangat marah dan mencekal baju Hur June dan menyebutnya sebagai orang sinting, bagaimana ia bisa demikian teganya melakukan itu pada tubuh ayah Doji. Hur June menjawab kalau itu adalah wasiat dari dr. Yoo sendiri. Ia sudah mengatakan tidak sanggup tapi tidak dapat menentang wasiat dr. Yoo karena itu adalah kehendaknya, dan dr. Yoo bunuh diri karena alasan itu pula.  Hur June meminta maaf pada Doji. Doji melepaskan cekalannya dan menyebut Hur June juga ayahnya adalah orang-orang yang gila. Ia sangat marah.

Hur June: Dia memintaku untuk membedah tubuhnya dan menemukan penyebab dari semua penyakit. Dia juga memintaku untuk memeriksa bentuk organ dalam, dan menemukan hubungan dari ke 360 tulang dan juga unsur-unsur ke 12 jalur meridian. Aku tidak sanggup mengabaikan wasiatnya jadi aku membedah tubuhnya, tapi ini, hasil dari semuanya itu adalah milikmu. Turutilah wasiatnya untuk menjadi seorang dokter yang sejati.

Tapi Doji membuang semua lukisan itu di hadapan Hur June dan menyuruhnya pergi dengan semua lukisan itu. Hur June dengan terpaksa memunguti semua lukisan itu dan pergi dari hadapan Doji yang sangat marah dan berduka.

Doji sendirian di kamarnya berduka dan marah karena ayahnya melakukan semua hal itu. Doji mengira kata-kata ayahnya kalau ia tidak mau melihat Doji bukanlah sungguhan. Jadi Doji bertekad untuk menjadi dokter nomer satu diKoreadan kembali dengan bangga ke hadapan ayahnya.  Tapi sekarang siapa Hur June di hati ayahnya, mengapa ayahnya mengijinkan Hur June untuk mengambil tubuhnya dan membedahnya yang membuat Doji sangat bersedih. Doji mengatakan kalau ayahnya sungguh kejam dan jahat melakukan semua itu pada dirinya. Hur June masih ada di luar kamar Doji mendengarkan semua itu, ia memeluk erat lukisan pada dadanya. Doji memutuskan kalau ia tidak akan mengunjungi makam ayahnya, ia tak ingin bertemu lagi dengan ayahnya dan akan menghapus ayahnya dari pikirannya, dan akan menjadi seorang dokter yang lebih baik daripada Hur June, yang sangat dihargai oleh ayahnya.

Hur June dan Yangtae menginap di sebuah kedai minum, Hur June minum terus, dan Yangtae mengingatkannya akan Ye Jin yang katanya pergi keSeouluntuk menikah dengan Doji, tapi kelihatannya Doji menikahi wanita lain, bukan Ye Jin. Wanita itu adalah anak tunggal dari seorang penerjemah Istana yang sangat berkuasa.  Yangtae kemudian bertanya-tanya di manakah Ye Jin sekarang. Hur June juga teringat pada Ye Jin dan menjadi khawatir karenanya.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June sampai di rumah sakit Sanum. Samjaeuk dan Ohgun serta Hur June duduk di ruang tamu dan bercakap-cakap mengenai reaksi dari keluarga dr. Yoo. Samjeuk mengatakan kalau ia sudah dapat menduganya. Karena Hur June sudah pulang maka Samjeuk ingin kembali ke Kuil Samjeuknya, dan menitipkan Sanghwa, yang kelihatannya tertarik pada keahlian pengobatan Hur June. Hur June kemudian bertanya bagaimana dengan rumah sakit Sanum. Ohgun mengatakan karena dr. Yoo sudah tidak ada maka seharusnya Hur June sekarang yang mengambil alih rumah sakit.

Hur June mencoba berargumentasi, tapi Ohgun kemudian bertanya apakah mungkin mereka harus menutup rumah sakit. Dan jika bukan Hur June yang melakukannya, siapa lagi yang bersedia. Apalagi sekarang banyak pasien yang dirujuk ke rumah sakit Sanum berdatangan dari seluruh pelosok Jechun, Jichen, dan Changnyung, belum lagi dari Sanum sendiri. Apa yang harus mereka lakukan pada para pasien itu jika rumah sakit ini idtutup. Samjeuk setuju dengan pendapat dari Ohgun. Tapi Hur June mengatakan kalau rumah sakit ini adalah rumah sakit warisan, jadi seharusnya Doji yang mengambil alih. Ohgun secara tegas mengatakan tidak mungkin Doji akan meninggalkan pekerjaannya di Istana untuk mengambil alih dan bekerja di rumah sakit di desa. Ohgun kemudian menyatakan kalau ia akan ikut dengan Hur June sepenuh hatinya. Samjeuk menyemangati Hur June dan mengatakan kalau ini juga adalah salah satu cara Hur June memenuhi wasiat dari gurunya. Hur June merasa bingung dan ragu-ragu…

Trio pengacau suasana (Ilsuh, Haman, dan Yangtae) mendatangi rumah Hur June dan menemui Dahee dan ibu Hur June. Mereka bertanya apakah benar Hur June berencana akan mengambil alih rumah sakit dr. Yoo. Nyonya Oh membenarkannya. Ilsuh dan Yangtae sangat senang dan berkata kalau ini adalah manis setelah yang pahit, atau dengan kata lain kebahagiaan setelah penderitaan, Haman tidak senang dan mnyindir apakah mulai sekarang ia harus memanggil Dahee dan Nyonya Oh dengan sebutan Mamanim (Nyonya terhormat)  Dahee dan Nyonya Oh mengatakan kalau ia tak usah melakukan itu, mereka adalah tetangga bukanlah majikannya. Haman mengiyakannya sambil tertawa tidak enak.

Yangtae, Ilsuh dan Haman sedang dalam perjalanan pulang dari rumah Hur June ketika bertemu dengan Nyonya Oh yang ditemani oleh Hansang…

Hur June sedang merawat pasien di bangsal perawatan ditemani Ohgun. Sanghwa masuk sambil membawakan ramuan obat …

Nyonya Oh masuk ke rumah sakit dan Gukswe melihatnya kemudian memberi salam, Gukswe mendatangi Hur June di bangsal dan memberitahu kalau Nyonya Oh datang.

Huh Joon - Sinopsis Drama Korea - https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Hur June menemui Nyonya Oh, yang menegurnya karena telah mengambil alih rumah sakit Sanum, Ohgun mencoba membela Hur June dengan mengatakan kalau ini adalah wasiat dari dr. Yoo. Nyonya Oh menyuruhnya diam dan mengatakan kalau rumah sakit ini adalah turun temurun milik keluarga Yoo dan bertanya mengapa Hur June ingin merampas rumah sakit ini. Hur June mengatakan kalau ia tidak punya keinginan seperti itu dan semua ini dilakukannya mewakili dr. Yoo untuk merawat para pasien. Nyonya Oh dengan tegas mengatakan kalau ia akan menjual rumah sakit ini, jadi Hur June harus pergi secepatnya, kemudian ia pergi. Hur June, Ohgun dan Gukswe sangat terkejut.

Hur June merasa sangat tak berdaya …..

Iklan

5 comments on “Hur June / Huh Joon [The Way Of Medicine] – Episode 30

  1. Saluuut bwt dr yoo.. Jasa ny sgt besar bg ilmu kedokteran.. Saluut jg bwt andy.. Wlu sibuk..& kesulitan translet ny, Tp ttp berusaha utk bwt sinop ini..Di tunggu ljtn ny..

  2. Kayaknya mas andy yg nerjemahin drama d LBS y? Krn cuma 1 episode lbh dlu dr LBS, ntar yg d lbs ga ada yg nnton, hehe…

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s