The Legend [Tae Wang Sa Shin Gi] – Another Finale

Ini adalah naskah asli yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris lalu kuterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, ada beberapa tambahan yang kuberikan supaya kalian masih bisa menikmatinya layaknya sebuah sinopsis terpisah ^^ silahkan menikmati ^^

——————

* Abullansa

Ho-gae akan berangkat berperang.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ki-ha: Sudah waktunya untuk mengakhiri segalanya. Pergi dan bawalah dia kemari

Ho-gae: Aku harus membawanya kemari dengan masih hidup?

Ki-ha: … Aku punya sesuatu yang perlu kuberitahukan padanya. Setelah aku memberitahunya dan setelah ia mendengarkan kata-kataku, aku akan mengambil jantungnya.

Ho-gae: Kita akan mengambil jantung Raja Jyooshin, melepaskan kekuatan dari Langit, dan kemudian …

Ki-ha: Kekuatan itu adalah kekuatan untuk mengendalikan hujan, angin, dan awan. Sekarang kekuatan itu akan menjadi milik penduduk Bumi. Kita tidak akan harus bergantung pada Langit mulai sekarang.

Ho-gae: Bolehkah aku bertanya padamu? Apa yang akan kau katakan padanya?

Ki-ha: Yah …. apa yang akan kukatakan padanya? Mungkin aku akan tahu itu ketika aku bertemu dengannya.

Ho-gae: Apakah kau akan membunuhnya dengan tanganmu sendiri?

Ki-ha: Aku sudah menusuk jantungnya sebelum ini.

Ho-gae: Kau pernah mengatakan kepadaku sebelumnya kalau kau akan mati bersama dengan dia.

Ki-ha: (tersenyum) Kembalilah pulang. Aku akan menunggumu di sini.

Ho-gae berjalan beberapa langkah, melihat kembali pada Ki-ha seolah-olah itu adalah saat terakhir ia melihat dirinya, dan kemudian berjalan keluar.

* Tunggul Shinsandoo

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ki-ha menempatkan simbol-simbol di atas Altar Langit.

Saat ia menempatkan setiap simbol satu per satu di altar, sinar merah mulai memancar dari Tunggul Shinsandoo dan semakin kuat.

* Medan pertempuran

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Damdeok mendongakkan kepalanya dan melihat ke arah Abullansa.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Pada saat itu Dae Jangro, yang berdiri di puncak tangga Abullansa, juga sedang menatap ke arah Damdeok, seolah-olah mereka saling menatap satu sama lain.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Damdeok di atas kuda mulai memacu kudanya ke arah Abullansa, dan membunuh setiap prajurit musuh yang menghadang jalannya.

Sinopsis Drama Kerjaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ho-gae melihat Damdeok, dan memacu kudanya menuju Damdeok.

Pasukan Damdeok berusaha menyerang Ho-gae, tapi Ho-gae terlalu kuat, dan hanya Damdeok yang ada dalam pandangannya.

Damdeok sedang memacu kudanya menuju ke Abullansa.

* Lain tempat di medan pertempuran

Cheoro melihat Damdeok sedang memacu kudanya menuju kuil. Cheoro mulai menyusul Damdeok. Joomoochi juga mulai menyusul Damdeok.

Damdeok menoleh ke samping kanannya. Ho-gae sedang mendatanginya. 

Damdeok melihat sisi lain. Soojinee ada di dekatnya.

Damdeok berteriak kepada Soojinee.

Damdeok: Kuminta kau pergi dan temukan anak itu!

Soojinee memacu kudanya  ke depan mendahului.

Damdeok memutar kudanya dan segera memacu kuda menuju Ho-gae.

* Ki-ha berdiri di depan Tunggul Shinsandoo, menyentuhnya. Dia sedang menunggu.

Tunggul Shinsandoo bergetar dengan keras dan memancarkan cahaya merah.

* Ho-gae dan Damdeok

Damdeok dan Ho-gae saling berkuda  menuju satu sama lain.

Mereka mulai bertarung dengan sengit.

Ho-gae mendengar suara Ki-ha itu, “Kembalilah pulang. Aku akan menunggumu di sini. ‘

Ho-gae: (berteriak) Dia ingin berbicara denganmu. Akankah aku akan membiarkanmu pergi menemuinya?

Damdeok hampir tidak dapat menangkis hantaman pedang Ho-gae yang membabi-buta.

* Abullansa

Soojinee memacu kudanya  secepat mungkin menuju Abullansa, banyak prajurit yang menghadang perjalanannya. Dia terus memanah dan membunuh mereka, tetapi jumlah para prajurit musuh terlalu banyak.

Ketika Soojinee hendak dikepung oleh musuh, Huk-gae dan selusin anak buahnya muncul untuk membantunya. Para prajurit yang menyerang Soojinee dibantai habis oleh Huk-gae. Soojinee melihat ke belakang dan mendapati  Huk-gae yang menolongnya.

Soojinee juga mendapati seorang prajurit musuh yang akan meny

erang  Huk-gae. Soojinee segera melepaskan panahnya, membunuh prajurit itu.

Huk-gae: (sementara bertempur) Jangan berdiri menganggur! Pergilah!

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.comSoojinee, menangis, terus berlari. Huk-gae menghalangi semua prajurit musuh yang akan menyerang Soojinee.

Huk-gae tertusuk, sempoyongan tapi masih melanjutkan pertempuran. Dia terkena tusukan lagi. Huk-gae menebas seorang prajurit yang sedang mencoba untuk menyusul Soojinee.

Huk-gae mencoba untuk terus bertempur, tapi kondisinya sudah tak memungkinkan dan ada terlalu banyak prajurit musuh di sekitarnya.

Sinopsis Drama Kerjaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Soojinee terus berlari menuju Abullansa, air matanya deras mengalir, menangisi Huk-gae.

* Damdeok dan Ho-gae

Damdeok menyerang Ho-gae. Keduanya di tengah medan pertempuran

Damdeok mengawasi ke arah Abullansa, yang ada di belakang Ho-gae,  dengan perasaan cemas.

Damdeok: (Saat menyerang Ho-gae) Apakah itu hasil perbuatanmu? Apakah kau yang telah menculik anakku?

Ho-gae melangkah mundur karena terkejut.

Damdeok: Apakah itu yang kau inginkan? Apakah kau akan menusuk jantung dari anak yang tidak bersalah, demi mendapatkan kekuatan Langit? … Apakah dia berada di sana juga?

Damdeok menyerang dengan penuh rasa amarah di hatinya.

Ho-gae: (menangkis Damdeok) Anakmu?

Damdeok: Ya, anakku. Anakku yang lahir dari wanita yang telah membunuh ayahku!

Ho-gae tertawa tergelak-gelak, dan kemudian ia menyerang Damdeok.

Hantaman pedangnya sangat kuat sehingga memaksa Damdeok mengambil langkah mundur.

Ho-gae berhenti bertarung dan berbicara pada Damdeok.

Ho-gae: Tidak, dia tidak melakukannya.

Damdeok: Tutup mulutmu dan minggirlah dari jalanku!

Damdeok menyerang Ho-gae. Ho-gae tidak bergerak. Pedang Damdeok menusuk dalam di bahu Ho-gae. Damdeok menghentikan pedangnya karena terkejut.

Ho-gae: Ayahmu bunuh diri, seperti ayahku. Dia ingin dirimu untuk menjadi Raja Jyooshin. Mereka tidak bertanya pada kita apa yang kita inginkan, dan seenaknya meninggalkan kita.

Damdeok menjatuhkan pedangnya dan melangkah mundur karena shock. Dia sangat terkejut sampai tak dapat berbicara sepatah kata pun.

Ho-gae: Dia tidak bisa mengatakan yang sebenarnya …. Auugh!

Ho-gae menarik pedang Damdeok dari pundaknya sambil berteriak. Darah menetes ke tanah dari pedang Damdeok. Ho-gae memegang pedangnya dengan tangan kirinya.

Ho-gae: Kau harus bisa memahaminya, dengan demikian dapat mengurangi rasa sesalku. Dia seorang wanita semacam itu, yang selalu setia kepadamu, dan itulah mengapa aku tidak bisa memenangkan hatinya.

Ho-gae berteriak kepada Damdeok, yang berdiri tak bergerak dikarenakan rasa terkejutnya mendengar perkataan Ho-gae.

Ho-gae: Ambil pedangmu. Mari kita akhiri semua ini dengan cara yang benar.

Damdeok melihat pedangnya di tanah, tapi tidak bergerak. Ho-gae menyerang dengan berteriak. Damdeok, sebagai tindakan refleks, menjatuhkan diri ke tanah, mengambil pedangnya, dan mengayunkannya ke arah Ho-gae. Pedang Damdeok menusuk Ho-gae, yang memang tidak punya keinginan untuk mengelak. Ho-gae jatuh berlutut.

Damdeok: (berteriak) Mengapa!

Ho-gae menarik keluar pedang Damdeok.

Damdeok: Mengapa tidak ada yang memberitahukannya padaku! Mengapa?

Ho-gae: (berlutut, bahkan tersenyum) Karena kau adalah raja Jyooshin.

Tubuh Ho-gae bergoyang dan akan jatuh ke tanah, tapi Damdeok segera menahan tubuhnya.

Prajurit Houyan mendekati Damdeok dan berniat untuk menyerang, tetapi Jenderal Kho dan para prajuritnya datang dan menghentikan mereka.

Tidak menyadari pertempuran yang terjadi di sekitarnya, Damdeok dan Ho-gae terus berbicara.

Damdeok: Ayolah …

Ho-gae: Buatlah dia tetap hidup. Kau pasti dapat melakukannya. Aku sendiri tidak mampu..

Damdeok: Ho-gae.

Ho-gae: Pergilah, Raja Jyooshin … dan teman … lamaku.

Ho-gae tewas.

Jenderal Kho dan pasukannya bertempur melawan prajurit Houyan.

Jenderal Kho berteriak kepada Damdeok.

Jenderal Kho: Kau harus pergi, Yang Mulia.

* Abullansa

Dae Jangro berlari ke dalam dengan terburu-buru.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Dae Jangro: (pada anakbuahnya) Jangan biarkan seorangpun masuk kemari. Jangan biarkan siapa pun menggangguku.

Para anggota Hwacheon segera berlarian melakukan patroli.

* di lain tempat di dalam Abullansa

Sinopsis Drama Kerjaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Soojinee berhasil menyusup ke dalam kuil. Dia sedang mencari Ajik.

* Tunggul Shinsandoo

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ki-ha membalikkan tubuhnya. Dae Jangro datang bersama-sama dengan seorang anak. Anak itu Ajik, dan terlihat ketakutan.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Dae Jangro: Kita tidak punya banyak waktu lagi. Garis pertahanan terakhir kita sudah tembus. Mereka akan segera datang kemari.

Ki-ha: Siapa anak itu?

Dae Jangro melepaskan Ajik. Ajik mencoba untuk melarikan diri.

Sihir hitam keluar dari tangan Dae Jangro, dan mencapai Ajik, membuatnya tak sadarkan diri. Ki-ha segera memeluk Ajik yang pingsan sambil berjalan menuju ke altar.

Dae Jangro: (berjalan menuju altar) Bawalah anak itu kemari. Kita tidak punya banyak waktu lagi.

Ki-ha: Katakan padaku. Siapa anak ini?

Dae Jangro: Apa yang sedang kau tunggu? Sekarang adalah waktu yang telah kita nanti-nantikan selama dua ribu tahun. Bawa dia kemari.

Ki-ha: (berteriak) Jawab aku!

Dae Jangro: Kembalilah ke akal sehatmu, shaman api. Yeon Ho-gae tidak dapat membawakan jantung raja. Anak ini memiliki darah Langitt.

Ki-ha: Darah … Langit?

Dae Jangro melemparkan belatinya ke arah Ajik. Ki-ha mencoba untuk melindungi Ajik. Tapi belati itu dipantulkan oleh semacam kekuatan yang keluar dari Ajik.

Dae Jangro: Kau lihat? Aku tidak bisa membunuh anak itu. Dia memiliki darah dari ayah Langit dan ibu Bumi. Jadi kau yang harus melakukannya.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ki-ha: Anak ini ….

Dae Jangro berjalan menuju Ki-ha. Pada saat itu, panah tiba-tiba melesat dan menancap di punggung Dae Jangro. Soojinee sudah datang dan terus memanah, panah-panahnya menancap di leher dan dada Dae Jangro. Namun, Dae Jangro masih berdiri dan seperti tak terjadi apapun, kemudian menarik keluar salah satu anak panah, dan membuangnya.

Soojinee, mengincar Dae Jangro,

Soojinee: (pada Ki-ha) Jangan membunuhnya.

Ki-ha melihat Soojinee.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Soojinee: Anak Itu …. anakmu, eonni.

Ki-ha: … eonni …

Soojinee: Harap jangan merugikan dia.

* Damdeok masih berlari menuju ke Abullansa, tapi para Hwacheon menghalangi jalannya.

* Tunggul Shinsandoo

Panah Soojinee melesat  ke arah Dae Jangro, tetapi Dae Jangro menangkapnya  dengan tangan.

Dae Jangro: Kehidupan manusia berlalu dalam sekejap..

Dae Jangro melemparkan panah di tangannya kepada Soojinee dan mengenai bahunya. Soojinee terpental ke belakang karena kekuatan yang begitu besar dari anak panah yang dilemparkan oleh Dae Jangro. Ia tak sanggup berdiri.

Ki-ha mencoba untuk berlari ke Soojinee dan melihat keadaannya, tetapi Dae Jangro menghalangi jalannya.

Dae Jangro: Anak itu seharusnya merasa bersukacita jika dia tahu bahwa darahnya dapat diubah menjadi kekuatan Langit. Sekarang, ambil jantungnya.

Ki-ha: Apa kau memintaku untuk mengambil jantung anakku sendiri? Apa kau manusia?

Dae Jangro: Jika aku menjadi dirinya, aku akan sangat senang ….  untuk mengorbankan diriku sendiri.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Saat berikutnya, Dae Jangro berubah menjadi sejalur sihir hitam, dan merasuk masuk ke dalam tubuh Ki-ha.

Soojinee bangun dan tampak terkejut. Ki-ha mencoba untuk melarikan diri, tetapi tiba-tiba berhenti dan memejamkan matanya. Ketika Ki-ha membuka matanya lagi, matanya berubah menjadi bersinar kejam, Dae Jangro berhasil mengendalikan tubuh Ki-ha.

* Pintu masuk Abullansa

Damdeok sedang bertempur melawan para Hwacheon. Joomochi dan Cheoro datang untuk membantu. Keduanya segera mengambil alih semua musuh Damdeok, sementara Damdeok segera berlari masuk.

* Tunggul Shinsandoo

Ki-ha [Dae Jangro] meletakkan Ajik di atas Altar Langit, kemudian ia berbalik, mengambil belati, dan mendekati Ajik.

Soojinee berhasil bangun dengan susah payah, terkejut melihat kejadian itu, ia segera mencabut belati dari betisnya dan berjalan dengan sempoyongan mendekati Ki-ha. Tak tahu kalau Dae Jangro merasuki eonni nya.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Soojinee: Apa yang sedang kau lakukan?

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Soojinee menyerang Ki-ha dengan belati nya. Ki-ha [Dae Jangro]  menghentikan belati itu dengan satu tangan, dan mematahkannya (seperti yang telah Dae Jangro lakukan sebelumnya). Soojinee kemudian dilemparkan sehingga menumbuk tangga, membuat Soojinee tak mampu segera bangkit karena kesakitan.

Ki-ha dan Dae Jangro saling bergumul di depan Ajik. Saat Ki-ha [Dae Jangro]  berusaha menusukkan belati ke jantung Ajik, Ki-ha menahannya. Demikian juga, saat Ki-ha berusaha menarik diri dari Altar Langit menjauhi Ajik, Ki-ha [Dae Jangro]  segera menariknya ke dekat Ajik dan berusaha menusuk lagi.

Soojinee berdiri dan berlari menuju Ki-ha. Ki-ha [Dae Jangro] mencekik Soojinee dan mencoba menikamnya. Tapi Ki-ha menahan tangannya.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Pada saat itu, Ki-ha seakan-akan mendengar suara ibunya.

Ibu Ki-ha: Ki-ha.

Ki-ha berhasil menghentikan gerak tangannya.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ibu Ki-ha: Ini adalah dongsaeng mu.

Soojinee berhasil melepaskan diri dari cekikan Ki-ha [Dae Jangro]  dan lari menuju ke Ajik.

Ki-ha [Dae Jangro]  mencoba untuk mengejarnya, tapi Ki-ha seakan-akan mendengar suara ibunya lagi.

Ibu: Kau harus melindunginya. Aku percaya kalau kau pasti bisa melakukannya.

Ki-ha berhenti lagi.

* Damdeok sedang berlari di dalam Abullansa.

* Tunggul Shinsandoo

Soojinee berhasil mendekati Ajik dan berusaha mengangkatnya dari Altar. Tapi Ki-ha [Dae Jangro] meraih Soojinee dan melemparkannya jauh-jauh dengan kekuatan besar. Soojinee kali ini tak mampu bangkit karena tubuhnya seakan-akan remuk dan kehilangan dayanya.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ki-ha dan Dae Jangro kembali bergumul sengit di hadapan Ajik.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ki-ha: (terengah-engah) Kumohon jangan lakukan ini.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Tidak seperti keinginannya, pisau itu berhasil mencapai tubuh Ajik, menggores tangannya sehingga berdarah …

Ki-ha: (berteriak sambil menggelengkan kepalanya kuat-kuat) Tidaaakk!.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Darah keluar dari tangan Ajik dan menetes ke Altar Langit.

Saat itu, Ki-ha meledak dalam kemarahan. Langit menjadi gelap.

Dae Jangro terpental keluar dari tubuh Ki-ha dan menumbuk dinding.

Soojinee berteriak dalam kesedihan.

Soojinee: Eonni … ! Tidak!!

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Ki-ha perlahan-lahan melayang naik ke tengah udara.

Dae Jangro juga menyaksikannya. Ki-ha berubah menjadi Joojak hitam.

* Pintu masuk Abullansa

Joomoochi dan Cheoro dan semua orang berhenti bertempur sementara.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Langit menjadi semakin gelap.

* Tunggul Shinsandoo

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Soojinee berhasil mengambil kembali Ajik dan berlari menuju pintu masuk.

Tampak beberaoa tetes darah mengalir di atas Altar Langit.

Tiba-tiba, api meledak keluar dari Ki-ha. Semua benda di sekitarnya  mulai terbakar.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Damdeok, yang baru saja tiba, memeluk Soojinee dan Ajik, dan melindungi mereka. Kekuatan pelindung keluar dari tubuh Damdeok.

Damdeok memandang pada Ki-ha dengan rasa terkejut. Ki-ha sudah tak sadarkan diri.

Damdeok mendorong Soojinee dan Ajik ke samping kemudian mulai bertarung dengan Dae Jangro.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Dae Jangro di puncak anak tangga, mengerahkan sihirnya pada kedua tangannya lalu melompat ke arah Damdeok.

Damdeok mengayunkan pedangnya, memapak Dae Jangro. Dae Jangro menangkap pedang Damdeok dengan tangan telanjang. Ia mematahkan pedang itu dan patahan pedang menusuk dada Damdeok.

Darah Ajik mulai bergerak dan mencapai simbol Baekho.

Simbol Baekho mulai bersinar.

* Pintu masuk Abullansa

Joomoochi tiba-tiba berhenti bertarung. Dia tidak bisa bergerak untuk sementara waktu.

Pada saat itu, salah satu anggota Hwacheon menusuknya dari belakang dengan pedang, tapi pedang itu patah.

Joomoochi melihat ke belakang, dan mendorong anggota Hwacheon itu, yang langsung terpental jauh karena kekuatan yang keluar dari Joomochi.

* Tunggul Shinsandoo

Darah Ajik mengalir mencapai simbol Chung Ryong.

Simbol Chung Ryong mulai bersinar.

* Pintu masuk Abullansa

Saat Cheoro mengayunkan tombaknya, para anggota Hwacheon segera terlempar semua, melayang seperti sekumpulan daun mati yang tertiup angin.

* Tunggul Shinsandoo

Darah Ajik mencapai simbol Hyunmoo.

Simbol Hyunmoo mulai bersinar.

Darah Ajik kemudian mencapai simbol Joojak.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Damdeok menunduk dan menyadari bahwa Cheon Goong mulai bersinar.

Darah mencapai simbol Joojak, tetapi simbol Joojak tetap seperti sedia kala, tidak memancarkan sinarnya. .

Damdeok memegang Cheon Goong yang perlahan-lahan membentuk Busur Langit.

Dae Jangro mundur ke belakang. Damdeok berlari menuju Dae Jangro.

Dae Jangro mencoba untuk membela diri, tapi Busur Langit  menembusi dada Dae Jangro.

Dae Jangro melihat ke bawah, ke dadanya, seolah-olah tidak percaya apa yang sedang terjadi.

Jalur-jalur hitam menguar keluar dari lukanya.

Damdeok memukulnya sekali lagi dengan Busur Langit.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Dae Jangro meledak menjadi debu dan menghilang. Hanya bajunya yang tertinggal. Kekuatan sihir Dae Jangro terhisap oleh Cheon Goong.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Damdeok kemudian membalikkan tubuhnya dan memandang pada Ki-ha, yang sedang melayang di tengah udara.

Damdeok: Ki-ha …

Mata Ki-ha masih terpejam, ia belum sadarkan diri.

Damdeok: Kumohon berhentilah ….

Ki-ha menunjukkan reaksinya… Api berkobar di sekeliling tubuhnya.

Damdeok: Kalau tidak .. aku harus melakukannya …

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Damdeok memegang Cheon Goong dan mengarahkannya pada Ki-ha. Cheon Goong perlahan-lahan berubah menjadi Busur Langit, Damdeok menarik tangannya, dan sebatang Panah Langit muncul …

Ki-ha masih tak sadarkan diri.

Damdeok menarik Panah Langit, tetapi ia tak sampai hati melepaskannya …

Setelah beberapa saat, Panah Langit menghilang dan Busur Langit berubah kembali menjadi Cheon Goong.

Soojinee merasa cemas dengan keadaan eonni nya. Sambil menggendong Ajik, ia menghampiri Damdeok

Soojinee: Kumohon agar kau menghentikannya, sebelum semuanya menjadi  terlambat.

Damdeok menoleh kepada Soojinee.

Damdeok: Apakah ini adalah ramalan itu? Setelah dua ribu tahun, aku telah  menemukan Empat Simbol Dewa, dan membuktikan bahwa aku memang adalah Raja Jyooshin … setelah mengorbankan begitu banyak orang.

Apakah hanya ini semua yang dapat aku lakukan? Hanya untuk membunuh wanita yang telah melahirkan anakku.

Soojinee juga tak sampai hati, tapi yang dipertaruhkan di sini adalah keselamatan dunia ini, dan satu-satunya cara adalah ….

Soojinee: Seluruh dunia akan terbakar hangus. Kumohon hentikanlah dirinya  sebelum ia melakukan lebih banyak dosa lagi. Kumohon padamu.

Damdeok tersenyum kecil pada Soojinee, dan ia kemudian berjalan mendekati  Ki-ha.

Damdeok: Dosa?  … Aku juga telah melakukan dosa. Dosaku adalah karena aku tidak mempercayai dirimu. Aku harus memberitahukan pada Langit bahwa ini adalah sifat manusia. Mereka menyesal ketika mereka membuat kesalahan, dan mereka akan belajar ketika ada hal yang tidak mereka ketahui. Sekarang aku menyadari apa yang harus kulakukan.

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Damdeok memegang Cheon Goong dengan kedua tangan, lalu mematahkannya menjadi dua, dan membuangnya.

Damdeok mendongak ke atas dan melihat Ki-ha masih memejamkan matanya …

Damdeok: Ki-ha, apakah kau masih belum memahaminya? Langit sedang bertanya pada kita, apakah kita bisa berdiri di atas kaki kita sendiri? Atau .. kita masih membutuhkan Langit untuk memerintah kita.

Cheon Goong terbakar dan perlahan-lahan menghilang …..

Ki-ha membuka matanya dan melihat pada Damdeok.

Damdeok: Bukan Langit yang membuat keputusan. Adalah manusia yang membuat pilihan.

Simbol Baekho hancur.

Damdeok merasakan jantungya seperti sakit dan berdiri sempoyongan.

* Pintu masuk Abullansa

Joomoochi mengalami pendarahan dari mulutnya dan terjatuh. Cheoro mendengar suara jatuhnya dan melirik ke belakang.

Joomoochi berusaha kembali berdiri.

* Tunggul Shinsandoo

Damdeok: Tugas dari Raja Jyooshin adalah untuk menjawab pertanyaan ini. Itulah misi yang diembannya.

Simbol Chungryong hancur.

Damdeok seperti akan jatuh …

Soojinee memandang pada Damdeok dan Simbol-simbol Dewa di atas Altar Langit.

Soojinee menyadari ketika Simbol Dewa hancur, maka Damdeok akan terluka di dalam tubuhnya.

Darah mengalir keluar dari telinga Damdeok.

* Pintu masuk Abullansa

Cheoro berhenti bergerak. Ia mengalami kesakitan yang amat sangat. Hwacheon memanfaatkan kesempatan itu dan menyerangnya. Cheoro berusaha menghindar tapi terluka di lengannya dan menjatuhkan tombaknya.

* Tunggul Shinsandoo

Soojinee mengeluarkan teriakan putus asa kepada Ki-ha.

Soojinee: Eonni, kumohon hentikanlah! Jika semua Simbol hancur maka Raja juga akan mati. Kumohon padamu berhentilah!

Darah keluar dari mulut Damdeok.

Damdeok: Ini adalah jawabanku. Aku akan mengembalikan kekuatan Langit kembali  ke Langit. Aku akan mengubah kekuatan Joojak juga. Jadi … Kau akan aman. Aku sudah menjawab pertanyaan mereka.

Simbol Hyonmoo meledak dan hancur berkeping-keping.

Damdeok terjatuh berlutut.

* Hyon-go, yang berada di garis belakang, tiba-tiba pingsan.

* Tunggul Shinsandoo

Ki-ha melihat Soojinee dengan pandangan putus asa.

Hanya Soojinee bisa mendengar suara Ki-ha.

Suara Ki-ha: Adikku, kumohon padamu untuk memadamkan apiku.

Ki-ha: Inilah yang aku inginkan. Bantulah aku.

Lambang Joojak mulai bersinar (seperti baru bangkit).

Simbol Joojak melayang ke tangan Soojinee. Angin berhembus keluar dari simbol itu

Soojinee memegang simbol Joojak dengan satu tangan dan menempatkan tangan yang lain di dadanya.

(Sama seperti Hwan Woong telah mengajarinya dahulu ketika dirinya menjadi Sae-oh.)

Cahaya keluar dari tubuh Soojinee. Api perlahan-lahan mulai menghilang.

Cahaya mengelilingi Damdeok, dan Damdeok yang sudah sekarat perlahan-lahan mulai pulih kembali.

Ki-ha melihat pada anaknya, yang tertidur di pangkuan Soojinee.

Damdeok mengawasi Ki-ha. Ki-ha tersenyum kepadanya.

Tiba-tiba, api mengelilingi Ki-ha dan Ki-ha menghilang dengan menimbulkan cahaya menyilaukan.

(Sama saat shaman api akan mewariskan kekuatan apinya pada penerusnya – lihat pada episode 01)

Saat Ki-ha menghilang menjadi cahaya terang menyilaukan, terlihat siluet sosok Damdeok yang sedang berdiri .

Bersamaan dengan timbulnya cahaya itu, Ajik membuka matanya dan melihat pada sosok Damdeok.

Soojinee melihat Damdeok. Di tangan Soojinee, simbol Joojak, Simbol Dewa yang terakhir terlihat tetap utuh.

Hyon-go [narasi] : Choomo-Wang [Joomong], pendiri Goguryeo, telah membangun negeri ini.

Ayahnya adalah Dewa Langit (천제, 天帝), dan ibunya adalah putri Habaek.

* Pintu masuk Abullansa

Cheoro, Joomoochi, dan semua orang berhenti bertempur dan melihat cahaya yang sangat menyilaukan itu.

Kegelapan di langit perlahan-lahan menghilang berganti langit biru, dan matahari muncul lagi.

* Medan peperangan.

Hyon-go, yang sudah sadar kembali, melihat ke arah cahaya yang menyilaukan itu. Demikian juga dengan orang-orang Geomool yang lainnya.

Hyon-go  [narasi]: Choomo-Wang [Joomong], pendiri Goguryeo, telah membangun negeri ini.

Ayahnya adalah Dewa Langit (천제, 天帝), dan ibunya adalah putri Habaek.

* Gooknaeseong

* di Pasar

Banyak orang sedang berlalu lalang, Cheoro berjalan sedang berjalan di pasar, ia lalu tersenyum dan minggir. Tampak Joomochi melompat di tempat Cheoro  berdiri beberapa saat yang lalu.

Joomoochi menyerang Cheoro lagi, tapi Cheoro tidak ingin bertarung melawannya sehingga menghindar terus.

Cheoro melemparkan sebuah keranjang kepada Joomoochi, yang bergerak menghindarinya. Ketika Joomoochi melihat ke sekelilingnya, Cheoro sudah menghilang.

Hyon-go [narasi]: Nama Raja ke-17 Koguryo adalah 광개토 평안 호태왕 (广 平安 ). Arti dari nama tersebut adalah, ‘Raja besar yang membuka wilayah yang sangat besar, membawa kedamaian, dan Raja yang dicintai oleh rakyatnya. “

* di salah satu sudut barak

Semua prajurit pemanah sedang berkumpul, mengelilingi sebuah meja, mereka berteriak dan bersorak.

Di tengah-tengah barak, dua prajurit sedang bertanding untuk menentukan siapa yang peminum terkuat.

Mereka minum dengan cawan yang besar. Adabeberapa cawan kosong yang berserakan di sekitar mereka berdua.

Seorang prajurit minum terlebih dahulu, dan menunjukkan cawannya yang kosong. Ternyata itu Soojinee ^^

Prajurit yang lain terus minum … tapi tak lama kemudian menyerah.

Soojinee menang. Para prajurit pemanah bersorak gembira.

Soojinee menepuk dadanya menyatakan kemenangan.

Hyon-go [narasi]: Taewang [ Raja Agung] adalah seorang Raja yang bijaksana – jauh lebih baik dalam menjalankan pemerintahannya daripada dalam medan pertempuran.

Hal ini ditulis dalam Tunggul Shinsandoo tersebut.

Kemurahannya sampai menembus ke Langit, dan kekuasaannya mencapai empat lautan.

Orang-orang hidup dalam damai, bisa bekerja dengan tenang dikota mereka.

Negara ini menjadi kaya, orang-orang bahagia, dan semua tanaman  menghasilkan panen yang berlimpah.

* Lapangan Militer

Georyon muda (anak dari Damdeok, alias Ajik) sedang bertanding pedang dengan seseorang.

Hyon-go [narasi]:  Apa yang diinginkan Taewang adalah perdamaian. Dia mengharapkannya agar berlangsung selama satu abad. Kedamaian setelah masa itu terserah kepada orang-orang di masa itu, katanya.

Orang yang sedang bertanding dengan Georyon adalah Damdeok. Dia tersenyum. Di sebelahnya, Kho Woo Choong tua sedang mengawasi mereka.

Saat Georyon menyerang, Damdeok segera menghindar dan memegang lengan anaknya dan memeluknya. Tampak Damdeok sangat mencintai anaknya.

Hyon-go [narasi]: Tapi Taewang meninggal ketika ia berusia 39 tahun. Anaknya Jang-soo Taewang memperluas wilayah kerajaannya lebih jauh.

Ya. Memang ada kedamaian selama sekitar satu abad.

* Perpustakaan Desa Geomool

Para penduduk desa Geomool sedang bergegas untuk menyembunyikan catatan  dan buku-buku mereka.

* 668 Masehi, Goguryeo runtuh akibat pasukan gabungan dari Shilla dan Tang.

Hyon-go [narasi]: Bahkan kedamaian berlangsung sekitar dua abad.

* Desa Geoomol

Para penduduk desa berusaha membawa catatan mereka pergi melarikan diri, tetapi dihadang oleh para prajurit Tang. Para prajurit membunuh mereka semua lalu membakar semua catatan dan buku yang ada.

[Semua catatan sejarah Goguryeo dibakar oleh para prajurit Tang]

* Abad ke-21, Bandara Incheon

Di antara orang yang berlalu lalang dan lalu-lintas yang padat, Tampak Hyon-go dan Soojinee muda sedang membawa tas mereka.

Soojinee: Jadi maksudmu hanya monumen yang tersisa yang bisa mengisahkan sejarah itu?

Hyon-go: Ketika Tang menyerbu, semua catatan sejarah Goguryeo dibakar. Ratusan catatan sejarah menghilang.

[Catatan: Tulisan miring di atas yang ada tulisan : Hyon-go [narasi] adalah suara Hyon-go modern ^^ sedang mengisahkannya kepada Soojinee muda modern ^^]

Soojinee: (memandang ke kumpulan orang) Oh, itu dia …

Sekumpulan orang sedang mendengarkan pemandu wisata mereka.

Pemandu: Kita akan ke kota Jiban pada hari ketiga. Jiban adalah ibukota ketiga Goguryeo, dan di sana ada monumen Gwanggaeto Taewang. Kalian akan mengunjungi monumen itu.

Soojinee: (menyenggol Hyon-go, dengan suara kecil) Ia mengatakan ‘monumen Taewang’. Itu yang kau ceritakan padaku, khan?

Hyon-go: shhhhh!

Pemandu: Kalian tidak diijinkan untuk menyentuhnya, dan kalian juga tidak boleh mengambil gambarnya.

Soojinee: Mengapa tidak?

Hyon-go: Oh, diamlah! ssst!

Orang-orang berlalu lalang.

Seorang pria berjalan menjauh sambil membawa tasnya. Apakah dia Cheoro, dengan rambut pendek?

Ada lagi orang sedang ada di atas taksi. Dia tampak seperti Ho-gae tapi sedang mengenakan setelan bagus.

Orang-orang datang dan pergi …

Dan di antara mereka bisa saja ada Empat Dewa, dan mungkin juga Taewang yang baru.

T A M A T

——————–

Andy: Aku harap ini bisa mengobati kekecewaan kalian ^^

Many thank’s to: Joon’s Family

44 comments on “The Legend [Tae Wang Sa Shin Gi] – Another Finale

  1. i like this better,hehehe. Why they changed the ending of the st0ry? I really dissap0inted when read that. I wish sujinee will be happy ever after with the king..^^ but,thanks a lot br0th,i really love t0 read ur syn0ps

  2. coba endingnya yang ini,
    kan kalo sad ending gak rela, tapi kalo ending versi yang ini, keren lah..😀
    naskahnya juga udah merinding gimana kalo jadi film,
    salut sama penulis naskahnya!

  3. Ternyata masih ‎​ª∂a̲̅ adegan2 lainx..
    Di eps 24 ko gak ‎​ª∂a̲̅ ?padahal seru tuh pas kiha ngomong cuman suzini yg bisa dgR
    Cepet2 Terjemahin yah mas aNdi soalx
    Cuman dikit2 ngertix
    ʼnƍƍɑªĸ dapat feelx
    “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮.

  4. mas andy,, drama king 2 hearts kang jg menceritakan tentang kerajaan versi modern..
    Mas andy tidk mau buat sinopsisx jg???????

    • kaga … udah banyak yang buat .. ^^ … lagian itu termasuk di drama modern walaupun mengisahkan kerajaan tapi bukan termasuk Sageuk [ historical drama / drama sejarah ]

    • penulis naskah aslinya The Legend, Song Ji-na, tapi berhubung ada permasalahan dengan dia jadi diputuskan endingya seperti yang satunya itu >..<

      • Mas,.. blh tw ga apa masalahnya sehingga endingnya jadi beda ?
        padahal kalau ditanyakan ama semua penonton n pembaca mereka pasti akan lebih suka ending yang ini kn mas.

        • kayaknya Song Ji-na terlambat dalam mengerjakan naskahnya sehingga membuat produksi filmnya tertunda lama, dan produser filmnya ga sabar lagi apalagi Bae Yong Joon sempat terluka cukup serius saat syuting jadi mereka memutuskan Song Ji-na menyerahkan naskah nya yang masih belum komplit dan dijadiin episode 24 dengan masih banyak kekurangan di sana sini >.< itu sih yang aku tangkap ^^

          • owh.. ngerti dah sekarang…, thanks ya udah dijelasin, jadi gak uring2an lagi, anggap aja dah ini episode terakhirnya, tar jangan nonton yg episode 24, hay..hay…😉

          • iya,emg ini episode akhirx ko’..sdihx jd brkrang deh, tp msh krang dkit, knp g ditulis…akhirx damdk hidup bahagia dg anak dan istrix (sujne)…kan jd tmbh sng yg baca…..mas andi kisah ini ada versi novel ato bkux gt g?

  5. Padahal ҡӑζaƱ naskahx sama persis kayak aslix,beh seRu sekale..
    Mas andi saya mengucapkan banyak ♡̷̬̩̃̊˚˚♥trimαka§îîîîîĦ♥˚˚♡̷̬̩̃̊ ..karena telah membuatkan kami sinopsis yg begitu seksama sistimatis logis ϑάπ borboboT, .,stelah membaca bagian iπi galau άkϋ langsung buyaR,Lucu ternyata ‎​ª∂a̲̅ versi moderen,hogae pake jas,hahahaaa coba ikut naskah iπi,hadeee..tapi apa boleh buat ┐(´_`)┌
    ‎​♡°Semõğα mas andi,isteri ϑάπ anak2 mas andi sehat panjang umuR ϑάπ berbahagia selalu dmanapun berada..berhubung saat iπi blom ‎​ª∂a̲̅ drama saeguk laen yg saya sukai jd blom reguest apa2 ƙé mas anDi,
    Maap kepanjangan
    Sekian
    WaSALAM
    SEMANGAT eplibadi

  6. Wah aku sk yg endingx kyk gini. . . . .
    Keren bangettt,sedih tpi dikittt. . . .
    Makasih bwt oppa andy atas sinopsisx. . . . .
    Kamsamida. . .

  7. waaaaaah keren banget ending versi naskahx. Tadix ga ngerti knp sinopsis endingx pisah tp pas djelasin, q sangat puas ma cerita versi naskahx. Tdx q sedih bnget endingx gantung ga jelas gt. Spt lg terbang tinggi, tiba2 sayapx dirusakin. Sy jd penasaran, Darimana sumber bang andi dptkan ttg versi asli naskahx? Apa versi asli naskahx itu udah ga dbwt lg dramax? Maaf bxk sekali yg mw dtanyain. Tp makasih atas kerja kerasx udah dbwtin sinopsis yg keren. Dtnggu karya berikutx…^^

    • aku dah kasih link naskah aslinya [yang udah diterjemahin ke bhs inggris] di joonsfamily di atas tuh ^^
      versi naskah tidak dibuatkan film >.<

  8. Mas andy naskh aslinya memang dam_doek gak nikah ya ma soojinee..?
    Oh ya epsd 1-23 dramanya = naskh aslinya..?
    Maksh bnyk mas andy, trobati dikit rasa sedih epsd 24nya.. Tetap smangat n trus brkarya..

    • 1-23 sama .. hanya 24 yang beda ^^
      damdeok di sini ga jelas nikah atau tidak, tapi menuruku sih Soojinee nikah dengan Damdeok ^^ (ngarep) soalnya Soojinee ikut pulang ke Gooknaeseong ^^

  9. gumawo oppa….
    jujur,, lebih keren yg ini endingx! ^^
    kalo bs dibuat lg filmx, pasti pake yg ini khn y?? (g rela bgt endingx gaje gt 8>,o<8

    episode 24 di film yg ada ntar bakal q abaikan ajah. g rela. lebih milih ini jadi endingx. hehehehe……

    skali lg makasi bgt y oppa…. \^O^/

  10. wahh ku lebih suka ending’a yg ini .. yg kemaren ngegantung bgt >.<

    btw gomapda sinopsisnya.. mian karna slama ini jadi silent reader🙂

  11. mian boleh nimbrung Ga ? hhehe

    kak andy, kalo versi Naskahnya tidak dibuat film, trus itu caps gambar yg ada logo MBC apa dong ?
    apa mungkin naskah ini ttep diproduksi ? mungkin yg 2nd special di Wiki itu yg ini . hhehe

    • hahaha itu gambar dari episode aslinya trus aku buat seolah-olah naskah ini dibuat filmnya ^^ biar kalian bisa dikit membayangkan gitu ^^ coba aja cocokkan, khan terlihat banget kalo sama, hanya urutannya yang beda, dan ada beberapa capture video yang emang aku ambil khusus untuk episode ini dari episode2 yang lain ^^
      jadi jangan bingung … naskah ini tidak dibuatkan film …hanya saja aku sendiri yang nambahin gambarnya dari episode2 yang lain ^^

  12. jadi semua gambar diatas alias naskah asli, itu bukan capture yg sbenarnya ya?
    tapi kok kak andy bisa ngecocokkin gitu antara dialog dgn capture palsu (dari episode lain). wihh daebak😀
    bener2 keliatan kayak diproduksi ni naskah asli🙂

  13. Ehm.. Jujur aku ska bnget ma drama ini,, sampe pnasaran pngen tahu endingnya kaya apa’
    pas bAca shock endingnya gantUng bnget saya ampe melongo apa ada yg saya lewat baca? He
    saya mau ending yg ini mski gk da di film’nya,ha ha
    goMawo bwt pnulis untk sin0psisnya ^_^

  14. Seruu bget makasi yah uda buat sinopsisx sampai tamat..soalx penasaran bget akhirx ceritax..cuma sedikit kecewa sih krn pangeran damduk ko, punya ank dr kiha..yg cocok itu nikah ama sujini.!tp yah gak pa2 deh kiha kan akhirx mati juga..ok sekali lg makasih..

  15. Annyeong haseyo…
    ini film yg lg d tayangin di LBS K-Drama kn.?

    Yahhh…
    Aqhu kecewa, kox Kiha’nya ngilang.?
    pdhal kn dy tkoh favorit aqhu…
    aqhu mw’nya Kiha hdup bhgia brsma damdoek n anaknya…
    Jd gx smngt lgi aqhu nonton filmnya…

    Bwt Andy oppa, daebak !!!
    Salut bner aqhu…🙂

  16. stuju bget dah! pngen akhrny ntu damdok n sujini happy endng, kn ksh cntany pnuh pnantian tuh #cieh . oya bdw bae y0ung jon it umurny brap ci ? n udah nkh lum y ? for all daebak ya hyun !

  17. naaaahhhh,,,,,, gitu dong endingnya! saya suka kalo endingnya beginian…..hehhhehe…… Makasih banyak ya atas sinopsisnya……..

  18. hm.. aku mau tny bihh ,, skalian request yah 🙂
    minta biodata pemainnya dongg hyung.. n mreka udah pada nikah lum yahhh ??? terutama bae yong joon tuhh penasaran aku🙂

    hhehehe,, di bales y request ku ^^

Jangan lupa meninggalkan jejakmu ...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s