Sinopsis Drama Kerajaan {Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Queen Seon Deok – Daftar Episode

  • Judul: Queen Seon Deok
  • Judul Lain: 선덕여왕 (善德女王) / Seondeok Yeo Wang
  • Jumlah Episode: 62
  • Wiki D- Addicts: http://wiki.d-addicts.com/Queen_Seon_Deok
  • Ringkasan:

Deokman, dilahirkan kembar tetapi dibuang saat bayi dan dikirim ke tempat yang jauh oleh ayahnya, Raja JinPyeong dengan maksud untuk melindunginya dari pembunuhan yang direncanakan oleh wanita bangsawan kerajaan, Mishil yang mencoba merampas tahta dari keluarga raja. Deokman kemudian dibawa kembali ke istana Shilla, dimana dia bergabung dengan saudari kembarnya Putri Cheonmyong untuk melawan Mishil. Bagaimanapun juga, Mishil membuat rencana yang menakutkan untuk membuat kedua Puteri Shilla diasingkan dari kerajaan, dan dalam pertempuran rahasia, Puteri Cheonmyeong terbunuh secara tidak sengaja. Tetapi Puteri Deokman mendapat bantuan dari Jenderal Kim Yusin dan berhasil menyingkirkan musuh bebuyutannya, Mishil. Dia kemudian menjadi Ratu Seon Deok, penguasa wanita pertama di Kerajaan Shilla. Drama ini cerita mengenai seorang Ratu cantik, yang harus menyerahkan cintanya untuk rakyat, dan yang pada akhirnya meninggalkan banyak prestasi yang gemilang di kemudian hari.

Baca lebih lanjut

Queen Seon Deok – Episode 62 (Finale)

Di wyol Seong,
Rakyat berteriak dan bersorak. Ratu di atas podium melihatnya dengan senang. Al Cheon mencemaskan kesehatan Ratu dan Ratu mulai merasakan tekanan dari krisis ini dan hampir pingsan. Ratu mengeluarkan keringat dingin dan berjuang dengan kesadarannya, Ratu melambaikan tangan kepada rakyat lalu meninggalkan podium bersama rombongannya, saat Ratu hampir sampai ke istana, Ratu tergelincir dan hampir jatuh. Al Cheon meraih tangan Ratu dan minta maaf karena ketidaksopanan-nya, Al Cheon ingin menggendong Ratu.

Ratu berkata banyak orang yang masih melihat mereka. Ratu berkata ia masih mampu berjalan ke kamarnya. Al Cheon melepaskan tangannya dengan patuh dan Ratu menarik nafas dalam2 untuk berusaha berjalan. Kim Yu shin merasa ada yang tidak beres dengan Ratu.

(Ratu kemungkinan besar terkena serangan jantung, dengan gejala: sakit dan tdk nyaman di tengah dada, nafas pendek2, keringat dingin, kepalanya ringan.)

Sementara mereka bersorak sorai, seseorang melihat keanehan di langit, ternyata ada bintang jatuh. (Sebenarnya bintang jatuh sama sekali bukan bintang yang jatuh, tapi debu dan batu2 yang disebut meteroid jatuh ke dalam atmosfir bumi dan terbakar karena kontak dengan oksigen. Jika serpihan batu2 itu berhasil jatuh ke bumi, akan disebut meteor.)

Pada saat itu, secara kebetulan Ratu terjatuh dan terduduk. Al Cheon berusaha menahan Ratu dan Ratu berjuang dengan nafasnya. Kim Chun Chu, Kim Yu Shin, Kim Seo Hyun mendekat ke arah Ratu dan Ratu bergumam, tenang…tenang..Al Cheon memerintahkan untuk dibawakan tandu. Anak buah Al cheon langsung lari mengambil tandu. Kim Yu Shin tanya apa yang terjadi. Al Cheon hanya memperlihatkan wajah yang cemas. Kim Yu Shin melihat ke arah Ratu yang berusaha bernafas dan berjuang dengan nafasnya. Kemudian rakyat berteriak karena bintang jatuh.

Sementara di Myeonghwal Sanseong, Bi Dam dan sekutunya juga melihat fenomena yang sama dan berkata bahwa bintang sudah jatuh di Wyolseong dan berkata ini adalah petunjuk langit bahwa Wyolseong akan musnah dan ditaklukkan. Era Wyolseong dan keberuntungannya sudah berakhir. Wyolseong akan menjadi sungai darah dan Bi Dam menghunus pedangnya dan berkata kehendak langit berada di pihak mereka dan bersama akan membangun Silla yang baru. Yeom Jong memimpin dan bersorak hidup Sangdaedeung Bi Dam..Para bangsawan juga bersorak sorai. Bi Dam berkata dalam hati : Aku akan menjadi Silla dan kau, Deok Man akan menjadi milikku.

Tabib istana terlihat cemas dengan diagnosa detak nadi Ratu tapi Ratu minta tabib istana memberikan resep saja untuknya dan itu cukup. Tabib istana tidak terlalu optimis seperti Ratu. Al Cheon sangat khawatir dan Ratu merasa tabib istana sudah selesai dan minta tabib pergi. Tabib istana mengerti dan pergi. Kim Yu Shin datang dan tanya Ratu sakit apa. Ratu duduk dan Kim Yu Shin meminta Ratu berbaring saja. Ratu berkata tidak perlu dan ia baik2 saja. Ini hanya gangguan kesehatan ringan dan jika ia terus berbaring, kepalanya akan terasa berat. Kim Yu Shin tanya kapan Ratu mulai merasa sakit? Dan apa hasil diagnosisnya. Al Cheon dan Ratu tidak menjawab Yu Shin, Yu Shin terus saja bertanya.

Ratu kemudian bercerita tentang mimpinya pada Yu Shin. Yaitu saat pertama ia tiba di Silla dari gurun Taklamakan…Kim Yu shin heran saat Ratu mulai bercerita. Ratu berkata ia bermimpi. Dalam mimpinya dia masih mencari Moon Noh.

Deok Man muda menanyakan pada semua orang di pasar keberadaan Moon Noh. Deok Man muda bingung dengan semua jawaban yang ia terima, saat Deok Man kebingungan mencari Moon Noh ia menabrak seorang wanita yang berbaju putih indah hampir seperti dewi sebuah Kuil dengan aura yang mistis dan kemudian wanita itu memeluk Deok Man muda dengan hangat. Deok Man muda protes dan berusaha melepaskan diri dari pelukan wanita itu. Deok Man memandang wanita berbaju putih itu. Kembali ke masa kini, Ratu melanjutkan bahwa wanita itu memeluknya dengan penuh kasih sayang dan menangis terisak, tapi kemarin malam setelah bertahun-tahun, mimpi yang sama terulang kembali dan Ratu bertanya-tanya siapa dia…wanita itu.

Kim Yu Shin berkata ia ingin tahu tentang penyakit Ratu dan tidak mengenai mimpi di masa lalu. Al Cheon bertanya pada Ratu, siapa wanita itu Yang Mulia..? Al Cheon melihat ke arah Yu Shin dan menggelengkan kepalanya..artinya, jangan tanya2 lagi mengenai penyakit Ratu. Ratu masih dengan ceritanya berkata dia tidak tahu siapa wanita itu, karena wajahnya tidak jelas dan Ratu tidak bisa mengingat wajahnya. Ratu kemudian memerintahkan pada Kim Yu Shin bahwa strategi pertempuran yang sudah diajukan Yu Shin harus diproses dengan perintah darinya dan harus dilakukan malam ini. Kim Yu shin mengerti dan mematuhinya.

Kim Yu Shin shock saat mengetahui kondisi kesehatan Ratu yang sangat parah dari Al Cheon dan ia benar2 tidak mempercayainya. Al Cheon juga baru tahu akhir2 ini. Kim Yu shin tanya bagaimana ini bisa terjadi dengan Ratu. Al Cheon berkata karena mereka menghadapi krisis, Ratu tidak ingin kondisi kesehatannya tersebar sebagai rumor dan mengganggu moral atau semangat rakyat. Itulah mengapa Ratu memerintahkan Tabib istana untuk bungkam atas kondisinya.

Kim Yu shin datang untuk melihat Ratu lagi yang sedang tidur dengan gelisah kemudian ingat bahwa Ratu pernah berkata ia ingin meninggalkan takhta dan menghabiskan sisa waktunya bersama Bi Dam adalah keinginannya yang terakhir.

Kim Yu Shin mengadakan briefing dengan anggota militernya. Kim Yu shin berkata sebelum semua bangsawan mulai bergabung di Myeonghwal San seong, mereka harus menahannya dan menyerang para pemberontak. Kim Yu shin berkata dari empat penjuru Timur, Barat, Selatan, dan Utara harus terus menyerang langsung untuk menguasai benteng. Im Jong tanya apa mereka akan menggunakan serangan pengalihan. Wyol Ya berkata taktik pengalihan hanya trik saja. Kim Yu Shin berkata ini akan menjadi serangan yang jujur tidak ada trik samasekali. Kim Yu Shin berkata arah Timur, Barat, Selatan dan Utara akan menunggu ke 4 gerbang terbuka, kemudian Kim Yu shin akan memimpin pasukan utama untuk menyerang gerbang utama Myeonghwal Sanseong.

Bi Dam berkata bahwa orang di Wyolseong ingin mengakhiri hal ini dengan cepat. Mi Saeng membenarkan bahwa mereka harus menyerang sesegera mungkin sebelum semakin banyak bangsawan yang bergabung dengan kita. Bi Dam berkata bahwa kemenangan akan menjadi milik mereka jika mereka bisa menahan dan memberikan perlawanan keras dari serangan ke Myeonghwal San seong. Mereka hanya perlu bertahan sampai bangsawan Hoyeon dan sisa bangsawan yang lain datang dengan pasukannya.

Bangsawan Sueulbu menyatakan bahwa pasukan di tempat perlindungan juga menuju ke Seorabeol. Ho Jae membenarkan besok pagi kekuatan mereka akan bertambah dengan 5000 pasukan elite. Jujin berkata jumlah pasukan mereka hampir 20 ribu ini adalah jumlah yang cukup besar. Ha Jong tertawa dengan jumlah yang besar. Bi Dam berkata sebelum pasukan itu datang, mereka tidak boleh terprovokasi untuk berurusan dengan Wyolseong.

Tapi harus tetap bertahan di Myeonghwal Sanseong. Bi Dam berkata malam ini atau besok pagi adalah saat2 paling kritis. Bi Dam berkata mereka harus bertahan selama 2 hari kemudian kemenangan akan dipihak mereka.

Kim Yu Shin mengadakan briefing untuk penyerangan Myeonghwal San seong, pertahanan akan dipegang Al Cheon untuk menyerang. Al Cheon sudah mendapat ijin Ratu secara resmi memberikan perintah pada Al Cheon untuk membantu penyerangan. (Al Cheon juga rindu perang hehe..). Jika Al Cheon berhasil, Im Jong, Deok Chung, Baek Eui, Wyol Ya dan pasukannya akan menyerang secara terus menerus di keempat penjuru gerbang benteng. Kim Seo Hyun memperlihatkan keraguannya atas strategi Yu Shin, karena benar2 menguras semua sumberdaya atau pasukan mereka. Bagaimana mereka akan mengurus logistik dan mengontrol perintah. Al Cheon setuju jika mereka mendengar terompet perang, kemudian musuh akan mendengarnya. Jika mereka menggunakan api suar, tidak akan kelihatan oleh pasukan karena benteng dikelilingi gunung jadi mereka tidak akan melihat sinyal.

Kim Yong Chun tanya apa ada tanda yang bisa dilihat oleh semua pasukan kita tapi musuh tidak akan menyadarinya dan tidak dapat mendeteksi itu sebagai sinyal. Kim Yu Shin berkata karena ada bintang jatuh yang terlihat di Wyolseong maka semangat anggota militer menjadi turun. Kim Yu shin berkata dia akan membuat “bintang” kembali ke angkasa lagi dan itu akan menjadi sinyalnya.

Pasukan Gwoljangno Wyol Ya dengan proyektil apinya menyerang pertahanan Myeonghwal Sanseong. Panah berapi mulai mengenai sasarannya. Seon Yeol dan Hwang Yun meneriakkan : Serangan! dan mereka merapatkan pertahanan dan mengarahkan tameng untuk menahan panah. Tapi tetap saja ada yang kena.

Wyol Ya, Seo Ji, dan Dae Pung menyerbu lapisan pertama dan Al Cheon menunggu, Al Cheon memberi tanda dengan Guk San Heun dan Yang Gil untuk menyerang garis pertahanan. Wyol Ya berhasil mengalahkan Seon Yeol. (sedih juga lihat sesama Hwarang spt ini..) Sementara itu Hwang Yun bertempur dengan berani untuk bertahan kemudian membunyikan terompet. Al Cheon menyerbu ke arahnya dan menjatuhkan terompet lalu menaklukkan Hwang Yun. Guk San Heun dan Dae Pung mendatangi Al Cheon dan memerintah mereka untuk pergi dan bersiap. Yang Gil mengambil obor dan mulai mengayun untuk memberi tanda. Layang2 besar mulai naik dengan patung jerami berapi menempel.

Bo Jong masuk dan lapor bahwa garis pertahanan diserang. Ini mengejutkan sekutu Bi Dam. Bo Jong berkaa mereka diserang oleh pasukan Gwoljangno. Mereka diserang di Utara, Selatan dan dekat sungai ada pergerakan musuh. Ha Jong kaget, mereka diserang dari 4 penjuru.

Mi Saeng berkata ini pasti serangan kamuflase. Bangsawan Sueulbu berkata ini hanya rancangan untuk memalsukan bahwa ini serangan frontal. Jujin berkata mereka mungkin menyelinap untuk menyerang dari belakang. Ha Jong berkata mereka harus mengirim pasukan untuk menahan serangan. Bi Dam berkata tidak perlu karena ini taktik dan mereka akan melancarkan strateginya. Meskipun serangan tidak berasal dari pasukan utama Kim Yu Shin, tapi pengerahan dari kekuatan pendukung pasti bukan dari pasukan utama Kim Yu shin dan tidak akan mengerahkan pasukan untuk bertempur dengan mereka.

Jika kita bisa bertahan sampai besok pagi, kemenangan akan menjadi milik kita. Bi Dam memerintahkan Bo Jong dan Phil Dan untuk menahan barisan pertahanan mereka dan tidak terlibat terlalu jauh, tingkatkan saja pertahanan dan perhatikan pergerakan musuh dengan diam2 dan lapor kembali pada Bi Dam. Bo Jong dan Phil Dan mengerti dan pergi.

Yeom Jong masuk dan memanggil Bi Dam dan mengoceh bahwa ada sesuatu di luar yang harus dilihat Bi Dam. Pasukan di Myeonghwal San seong melihat ke langit dan mereka berkata bahwa bintang yang jatuh kemarin sekarang naik lagi ke langit dan mereka panik. Bi Dam dan sekutunya keluar untuk melihat bintang yang naik ke langit itu. Ha Jong tanya apa ini benar? Mi saeng menyadari itu palsu, dan itu sebenarnya layang2. Bi Dam tanya layang-layang apa. Mi Saeng menjelaskan itu layang-layang besar yang diikat dengan boneka jerami yang dibakar. Ini adalah trik. Yeom Jong berkata bahwa mungkin ini untuk menaikkan semangat pasukan mereka. Bi Dam berkata sebaliknya ini adalah tanda…tanda militer. Ini untuk mengalihkan perhatian pasukan mereka.

Pasukan pertahan di Myeonghwal Sanseong melakukan penyelidikan diam2 dan terganggu oleh layang2 berapi. Im Jong dan pasukannya berhasil mendaki dinding benteng dan melumpuhkan penjaga dengan serangan mereka. Im Jong memerintahkan agar gerbang dibuka setelah ia melumpuhkan musuh. Wyol Ya, Al Cheon, dan Seo Ji masuk melalui gerbang dan mereka berpencar dalam benteng dan mengikuti dengan berlari dari belakang adalah Santak yang menyamar dan mencari Bi Dam.

Ho Jae lapor pada Bi Dam bahwa gerbang Timur berhasil ditembus. Phil Dan datang dan lapor bahwa gerbang Selatan juga diserang oleh pasukan Baek Eui dan Deok Chung. Ha Jong kaget bagaimana gerbang Selatan bisa ditembus. Mi saeng tanya apa yang sebenarnya terjadi. Bi Dam memerintahkan untuk segera mengerahkan pasukan ke gerbang Timur dan Selatan dan arahkan mereka ke dalam benteng dimana Bi Dam akan bertemu mereka sendiri dan memimpin pertempuran melawan mereka. Ho Jae dan Phil Dan mengerti.

Bi Dam pergi ke ruangannya saat San Tak muncul didepannya. Bi Dam tanya apa yang terjadi. San Tak memberi salam pada Bi Dam lalu berbisik di telinga Bi Dam yang membuat Bi Dam terlihat kaget dan pandangannya kosong dan Bi Dam kelihatan shock saat ia melangkah pergi.

Yeom Jong berkata pada Jujin dan Sueulbu bahwa mereka harus lari dari benteng. Bangsawan Jujin setuju jika gerbang Timur dan Selatan sudah ditembus, cepat atau lambat seluruh benteng akan jatuh. Yeom Jong berkata bahwa pasukan bangsawan Hoyeon ada di Gyesanjae dan minta mereka pergi melalui gerbang Barat dan Utara dan mencoba melarikan diri dari kedua gerbang itu. Bangsawan Jujin dan Sueulbu mengerti dan bergegas pergi.

Yeom Jong membereskan dokumen2 di atas meja saat Bi Dam masuk, Yeom Jong berkata pada Bi Dam mereka harus segera keluar dari benteng untuk melarikan diri. Setelah mereka keluar dari benteng mereka akan bertemu pasukan bangsawan Hoyeon dan menghadapi mereka di Dang San dan minta Bi Dam untuk bergegas. Bi Dam hanya berdiri saja dan Yeom Jong menyadari ada keanehan dalam diri Bi Dam. Dan tanya ada apa.

Bi Dam mendekati Yeom Jong dan memanggilnya “bastard” Yeom Jong kaget dengan kata2 Bi Dam. Bi Dam berkata pada Yeom Jong, pengawal istana Heuk San. Yeom Jong ketawa bahwa akhirnya Bi Dam tahu juga dan mengetahui kebenarannya. Bi Dam terlihat haus dengan darah Yeom Jong.

Sementara, gerbang Timur terbuka, pasukan Kim Yu shin masuk ke dalam dan mengumumkan bahwa gerbang timur sudah berhasil ditembus dan diamankan. Kim Yu Shin membelokkan kudanya dengan pelan ke arah pasukannya dan memerintahkan mereka menghancurkan pemberontak yang menjadi musuh Silla dan menghukum mati mereka. Pasukan Yu Shin maju dengan bersorak bersama Kim Yu shin.

Bi Dam menghadapi Yeom Jong, jadi ini semua perbuatanmu dan kejahatanmu. Yeom Jong berkata ini adalah kelemahan Bi Dam, Bi Dam selalu menemukan alasan untuk segala sesuatunya. Yeom Jong berkata bahwa Moon Noh dibunuh olehnya dan pemberontakan ini dihasut olehnya dan membujuk Bi Dam untuk menghunus pedang melawan Ratu, ini semua adalah strategi penipuannya, bukan? Yeom Jong tertawa bahwa tanpa campur tangan Yeom Jong, Bi Dam juga akan membunuh Moon Noh demi memiliki buku topografi 3 negara. Bi Dam merenggut kerah Yeom Jong dan menyuruhnya tutup mulut. Yeom Jong berkata bahkan tanpa dirinya, Bi Dam akan melakukan apa saja untuk mendapatkan Ratu bagi dirinya, bukankah itu benar?

Bi Dam hanya bisa berteriak pada Yeom Jong untuk diam. Yeom Jong sedang mengatakan yang sebenarnya pada Bi Dam, bahwa selama 10 tahun lalu hanya demi meraih kekuatan politik Bi Dam sudah melakukan banyak taktik dan intrik untuk mendapatkannya dan tanya mengapa bisa demikian …karena Moon Noh sudah mengusirnya, untuk memenuhi wasiat terakhir Mi Shil atau karena provokasi Yeom Jong yang membuat Bi Dam melakukannya? Yeom Jong berkata sudah pasti bukan itu. Yeom Jong menunjuk ke arah dada Bi Dam (hati) dan berkata ini semua datang dari dalam jiwamu sendiri. Bi Dam ingin menjadi Raja karena ambisi sebenarnya adalah menjadi Raja dan memiliki segalanya.

Bi Dam berkata apa itu yang Yeom Jong pikirkan? Kau salah karena aku tidak seperti itu, aku hanya dan Yeom Jong berkata ya…kesetiaan itu. Yeom Jong tanya apa ini alasan Bi Dam dari kesetiaannya yang tiba2 menjadi tidak terkendali dan menjadi merusak diri sendiri dan menyebabkan kejatuhannya. Yeom Jong mengakui bahwa ia membantu sedikit dan tanya lalu apa. Jika kesetiaan itu terwujud, apa Bi Dam pikir akhirnya akan berbeda. Yeom Jong berkata sebaliknya, Bi Dam tetap akan memberontak biarpun tanpa provokasi dan mengapa bisa demikian, itu karena kerapuhan dan rasa ketidakamanan-mu sendiri. Yeom Jong berkata Bi Dam akan selalu merasa tidak aman dalam pikirannya kapan dan dimana Ratu akan meninggalkannya atau membuangnya.

Ini karena phobia dan ketakutan yang membuat Bi Dam tidak bisa mempercayai Ratu. Bi Dam merenggangkan cengkeramannya pada Yeom Jong. Yeom Jong berkata Bi Dam selalu menjadi orang seperti itu. Yeom Jong berkata, Bi Dam tidak pernah berpikir bahwa ia akan dan harus mempercayai orang itu, sebaliknya Bi Dam berpikir kapan orang itu akan berhenti mempercayai Bi Dam…kapan Bi Dam akan dibuang dan hanya itu yang selalu ada dipikiran Bi Dam.

Bi DAm teriak agar Yeom Jong berhenti. Yeom Jong tertawa dan berkata : Apakah kau tahu dan sadar bahwa Ratu sampai akhir tetap mempercayaimu tanpa keraguan sedikitpun?

Bi Dam terpukul oleh kebenaran kata2 Yeom Jong dan harus bersandar pada kursinya karena gemetar, ia sedang mencerna kebenarannya. Yeom Jong berkata pada Bi Dam, kaulah yang tidak mempercayainya dan orang yang menyebabkan keruntuhan kesetiaanmu dan membuat kerusakan dan kejatuhan ini bukan Ratu tapi tidak lain adalah Bi Dam sendiri. Bi Dam bingung dan putus asa. Yeom Jong tertawa dan ia mau pergi saat Bi Dam menghentikannya kemudian menghunus pedangnya dan menusukkan ke arah Yeom Jong dan menariknya keluar membuat Yeom Jong jatuh terkulai di kursi, meregang nyawa dan mati. (it’s too late however..)

Bi Dam bergumam bahwa ia tidak seperti itu. Mi Saeng masuk mencari Bi Dam bahwa ia harus segera pergi melalui gerbang Utara secepatnya saat ia melihat mayat Yeom Jong. Mi Saeng mulai tahu kebenarannya saat Bi Dam bergumam ia tidak seperti itu. Bi Dam pergi tapi Mi Saeng menahan langkahnya.

Bi Dam : minggir!
Mi saeng : Bunuh dulu aku jika kau mau pergi. Mi saeng tertawa.
Mi saeng menterawakan dirinya. Bagaimana ia bisa percaya anak idiot ini sebanding dengan kakaknya. Bagaimana ia bisa senaif dan sebodoh ini. Bi Dam menyingkirkan Mi Saeng.

Mi saeng : Betapa bodohnya aku percaya idiot seperti dirimu dan mencoba meraih ambisi besar ini benar2 bahan tertawaan. Kakakku sudah salah perhitungan denganmu.
Bi Dam : ambisi besar! Untuk tujuan dan target Mi Shil aku dilahirkan, dan untuk tujuan dan target Moon Noh aku dibesarkan. Misi besar, apa itu bukan targetmu?

Mi Saeng : Kakakku membuangmu dan meninggalkanmu dan Moon Noh tidak memberikan cinta dan kasih sayang ketika membesarkanmu dan kami ikut campur dan menghalangi kesetiaanmu. Lihat kesini, Bi Dam…Hyeong Jongku sayang. Jika kau berharap untuk mencoba dan berpikir untuk mengingkari ini semua, bukankah kau yang menghancurkan kesetiaanmu? Kau adalah kesalahan yang menyedihkan. Orang yang bisa menghancurkanmu adalah dirimu sendiri. Tidak seorangpun, tidak peduli apa, tidak satu pun yang bisa menghancurkanmu kecuali kau menghancurkan dirimu sendiri, kau menyedihkan.
Bi Dam : Mengapa kau menunggu sampai saat ini baru mengatakannya padaku.

Mi Saeng : sudah pernah dikatakan. Kakakku sudah mengatakannya padamu, Bangsawan Seol WOn juga mengatakannya, dan aku juga. Seluruh dunia sudah mengatakannya padamu. Kaulah yang tidak mendengarnya. hhh…

Myeonghwal, Baek Eui menggiring Bangsawan Jujin, Sueulbu. Yu Shin memandang mereka diikuti oleh Ho Jae, Phil Dan (sedih juga, mrk dulu sama2 Hwarang ..) Lalu Im Jong dan Deok Chung datang dan lapor mereka sudah menaklukkan Myeonghwal Sanseong, dan mengejar pemberontak yang lain. Deok Chung berkata bahwa Bi Dam, Ha Jong, Mi saeng dan Bo JOng belum tertangkap dan sepertinya mereka berhasil lolos. Kim Yu Shin berkata mereka tidak mungkin lolos, karena semua jalan sudah ditutup. Kim Yu Shin memerintah untuk memeriksa Yangsan dan Muhwasan dan daerah sekitar Myeonghwal sanseong. Im Jong dan Deok Chung mengerti.

Ratu tiba di Benteng Myeonghwal San Seong, dia disambut oleh Kim Yu shin. Ratu: apa yang ingin kau katakan, katakan saja. Kim Yu Shin tanya setelah Bi Dam ditangkap, apa yang akan dilakukan Ratu. Ratu : apa kau takut aku mengampuninya? Iya kata Yu Shin. Ratu menegaskan ia sudah mengeluarkan perintah bahwa Bi Dam adalah musuh negara dan memutuskan bahwa ia harus dibunuh. Ratu tanya mengapa Kim Yu Shin membahasnya lagi. Kim Yu shin menghela nafas dan Ratu terlihat sedih tapi ia harus melakukannya.

Mi Saeng dan Ha Jong berada di depan makam Mi Shil. Ha jong tanya apa pamannya menyesal. Mi saeng menjawab penyesalan apa yang kumiliki, sudah pasti tidak. Mi Saeng terlahir sebagai orang besar, aku sudah menjadi ayah untuk lebih dari 100 orang anak dan sudah memeluk banyak wanita. Mi saeng sudah menggunakan kemampuannya dengan maksimal dan sudah memperoleh kekuatan politik lagi dan diturunkan dari situ. Ini sangat menyenangkan dan luar biasa. Ha Jong berkata ia iri dengan pamannya. Mi saeng tertawa dan berkata paling tidak Ha jong masih terhitung ayah mertua Kim Yu shin, ini akan menyelamatkan nyawanya jadi tidak masalah.

Ha Jong tanya apa benar demikian. Mi saeng tertawa mereka sudah berada di sini sambil melihat Im Jong dan pasukannya. Im Jong berlari menuju Mi Saeng dan Ha Jong bersembunyi di belakang Mi Saeng sebagai tameng, Im Jong mengepung mereka. Im Jong membacakan tuduhan mereka dan kemudian menangkap mereka untuk kejahatan yang dilakukan atas nama perintah kerajaan. (you have a right to remain silence, everything you say will be charged againts you haha..) Mi saeng hanya tertawa.


San Tak dan Bi Dam berjalan dan SanTak berkata, jalan ini menuju markas Ratu. Bi Dam : lalu..San Tak berkata jika Bi Dam terus maka ia akan ditangkap. Bi Dam: iya, kau benar..pergilah, sekarang kau bisa pergi. San Tak kaget ia akan dibebas tugaskan dan tanya kemana ia harus pergi dan apa yang akan dilakukan Bi Dam jika ia pergi dari sisinya. Bi Dam berkata biarpun mereka mereka sudah dikepung, Santak mungkin akan menemukan jalan untuk lari dengan mudah. Bi Dam memberikan perhiasan untuk menghargai San Tak : Pergilah jauh dari sini dan hapus ingatanmu dari tempat ini dan jangan pernah menggunakan pedang lagi tapi hiduplah dari membajak dan mencangkul.

San Tak tanya apa rencana Bi Dam mengapa berkata seperti itu, San Tak mencemaskan Bi Dam. Bi Dam : ada yang harus kukatakan padanya, aku harus pergi untuk mengatakannya. San Tak berkata bagaimanapun jika Bi Dam terus kesana dia pasti akan..San Tak mengajak Bi DAm pergi dengannya. Bi Dam tersenyum dan minta agar Santak cepat pergi.



Bi Dam pergi dan San Tak dengan sepenuh hati membungkuk sampai mukanya ke tanah untuk memberi hormat dan perpisahan pada Bi Dam. San Tak melihat Bi Dam berjalan menjauh dan San Tak berbalik, tiba2 ia terkejut, ternyata ia tertembak panah.

Baek Eui dan pasukannya sudah berhasil menyusul mereka. San Tak di saat2 terakhirnya berteriak : Sangdaedeung cepat lari! Bi Dam menoleh ke belakang dan pasukan Baek Eui menghujani San Tak dengan anak panah. San Tak memuntahkan darah segar dan roboh ke tanah. Baek Eui membacakan tuduhan untuk Bi Dam. Bi Dam berkata : Siapapun yang membunuhku, namanya akan selamanya tercatat dalam sejarah! Bi Dam menghunus pedangnya untuk menyambut Baek Eui dan pasukannya, Bi Dam melumpuhkan mereka dengan brutal sampai ia mendekati markas, Bi Dam terus saja membantai siapapun yang berada di depannya. (iya kaya Musashi..)

Al Cheon lapor pada Ratu untuk mengantisipasi Bi Dam akan menuju kesini. Ada laporan ia terlihat di hutan dekat sini dan ia menuju markas. Kim Yu shin tanya apa Bi Dam sudah ditangkap. Al Cheon berkata Bi Dam menolak ditangkap dan sekarang terlibat pertempuran dengan pasukan dalam ladang pembantaian. Ratu, Kim Yu shin, dan Al Cheon pergi keluar untuk melihat Bi Dam.

Pasukan mengepung Bi Dam. Bi Dam mengikatkan pedangnya di tangannya dengan tali dan mengayunkannya ke sekeliling seperti rantai berputar dan membabat habis siapapun yang ada di depannya. Lalu jalan dibuka untuk Kim Yu shin untuk berhadapan dengan Bi Dam. Kim Yu Shin mendekati Bi Dam dan berkata ini sudah selesai dan berakhir, jangan lanjutkan pembantaian ini dan ikut dengannya. Bi Dam dapat melihat Ratu dikejauhan melihat kearahnya dan tanya pada Yu Shin apakah itu Ratu. Kim Yu shin minta untuk menghentikan perlawanannya. Bi Dam ingat manusia adalah makhluk yang rapuh dengan perasaan lemah merasa mampu menahan beban mimpi itu adalah naif sekali.

Bi Dam dalam dunianya sendiri dan tidak sadar dengan keadaan berkata pada Kim Yu Shin bahwa mereka seingatnya mereka tidak pernah ditentukan siapa pemenangnya. Bi Dam menyiapkan diri dan berkata harus diputuskan dan Kim Yu Shin harus melakukannya.

Kim Yu shin menghunus pedangnya keduanya terlibat dalam pertempuran seru tapi Bi Dam mulai mendekat ke arah Ratu. Kim Yu shin memerintahkan pasukan untuk memblokade akses Bi Dam ke arah Ratu. Bi Dam mencoba menekan formasi pasukan yang berusaha menahannya tapi Bi Dam berhasil mengatasi formasi itu dan ia menjadi lebih dekat ke arah Ratu. Kim Yu Shin berteriak mereka harus menahan aksesnya ke arah Ratu.

Bi Dam berkata pada dirinya bahwa kemenangan adalah miliknya, aku hanya ingin berbicara dengannya. Bi Dam terus merangsek maju ke arah Ratu dan ia bertempur dengan sangat berani, ia menjatuhkan setiap orang yang ada di depannya. Ratu melihat Bi Dam berusaha menerobos barikade pasukan. Bi Dam berkata dalam hati : 70 langkah lagi.. yang memisahkan aku dengan Deok Man, lalu terus mencoba maju ke arah Ratu dan membantai siapapun yang menghalanginya.

Wyol Ya datang dan lapor Pasukan Gwoljangno tiba. Seo Ji langsung memerintah pasukan Gwoljangno untuk mengambil posisi dan bersiap menembak. Seo Ji : Tembak! Bi Dam mencoba menghindari serbuan anak panah. Bi Dam menarik seorang prajurit menjadi tamengnya tapi akhirnya ia kena beberapa tembakan juga, Ratu menutup matanya. Bi Dam terluka tapi tetap mencoba maju dengan terseok-seok, ia menghitung : 30 langkah lagi…ke arah Deok Man. Lalu membunuh lagi beberapa prajurit yang menyerangnya, Bi Dam berjuang untuk tetap hidup.

Pasukan Gwoljangno mundur. Bi Dam harus berhadapan dengan Baek Eui, Im Jong, Deok Chung, dan Wyol Ya. Bi Dam masih mampu mengatasi mereka, Bi Dam bertumpu dengan pedang berlumuran darahnya dan berdiri dan menghitung, 10 langkah..ke arah..Deok Man. Ratu tercekat melihat kegigihan Bi Dam untuk maju mendekatinya, kemudian Al Cheon menghalaunya lalu Kim Yu shin membantu dan menusuk Bi Dam hanya tidak begitu dalam tapi cukup untuk menahannya. Bi Dam masih terhuyung-huyung menuju ke arah Ratu dengan nafas 2 terakhirnya.

Kim Yu shin menahan Bi Dam dengan pedangnya, Bi Dam dapat melihat Ratu menangis. Bi Dam menoleh ke arah Yu shin dengan pandangan memohon dan Kim Yu shin menggelengkan kepalanya, jangan maju lagi.. Tapi Bi Dam tetap maju dan mencoba meraih Ratu dengan tangannya, Kim Yu shin tidak punya pilihan..ia menikamkan pedangnya dalam2 ke arah Bi Dam. Bi Dam menggumankan sesuatu dalam nafas terakhirnya lalu saat Kim Yu shin menarik pedangnya ..Bi Dam roboh ka tanah dengan lengan masih terentang ke arah Ratu dan meninggal.

Ratu maju beberapa langkah ke arah tubuh Bi Dam dan Al Cheon berlutut lalu semua berlutut di hadapan Ratu.

Ratu : Sekarang pemberontak sudah dibasmi dan selesai. Sekarang untuk Silla, apa yang ada untuk Silla adalah semua harus bersatu dibawah satu pikiran, satu kehendak, semangat dan kekuatan untuk menuju unifikasi 3 Han untuk mewujudkan ambisi besar. Ratu berkata untuk semua pejabat, bangsawan, HwaRang, militer, dan rakyatnya untuk memenuhi ambisi dan harapannya. Ratu minta untuk diumumkan bahwa pemberontakan sudah berakhir dan minta agar keputusan ini dinyatakan ke seluruh negeri.

Lalu Al Cheon berdiri dan memimpin semua berteriak dan bersorak untuk Ratu, hidup Ratu..hidup Ratu semua bersorak. Ratu hancur hatinya melihat mayat Bi Dam di tanah, tiba2 ia kehilangan keseimbangan dan jatuh ke tanah, sebelum pingsan Ratu melihat ke arah Bi Dam. Kim Yu shin dan Al Cheon berlari mendatanginya dan berteriak agar Ratu sadar tapi Ratu pingsan.


Ratu mulai sadar dari pingsannya dan Putri Man Myeong menanyakan keadaan Ratu, Putri Man Myeong sangat cemas. Ratu tanya berapa lama ia pingsan, Putri Man myeong menjawab Ratu sudah pingsan selama 3 hari dan malam. Putri Man Myeong bertanya bagaimana Ratu bisa diam saja dengan kondisi kesehatannya, Ratu sakit parah. Ratu berkata bahwa hidup dan mati adalah siklus kehidupan, tidak perlu ada yang diumumkan. Ratu terlihat pasrah dengan takdirnya.

Al cheon masuk dan senang karena Ratu sudah sadar. Ratu mengiyakan dan berkata Al Cheon pasti sangat susah saat ia tidak sadar. Al Cheon berkata bukan apa2 dan Ratu tidak perlu minta maaf, semua baik2 saja dari mulai sekarang sampai nanti. Ratu berkata mulai hari ini sampai masa mendatang, Al Cheon akan bekerja lebih keras lagi, banyak hal yang membutuhkan perhatian Al Cheon. Ratu memintanya mengambil posisi Sangdaedeung yang sekarang kosong. Al cheon kelihatan ragu-ragu Ratu menegaskan ini perintahnya dan segera laksanakan. Al Cheon menerima posisi barunya dengan penuh rasa terima kasih atas kemurahan Ratu.

Ratu bertemu Kim Yu shin, Ratu tanya apa yang dibisikkan Bi Dam di telinga Yu shin sebelum ia meninggal. Kim Yu shin berkata ia tidak berani mengatakannya dan minta Ratu memaafkannya karena ia tidak bisa mengatakan pada Ratu. Ratu berkeras agar Kim Yu shin mengungkapkan padanya apa yang dikatakan Bi Dam. Kim Yu shin masih berkeras tidak benar mengungkap masalah itu dan lupakan saja, lalu Ratu memberikan perintahnya agar Yu shin mangatakan padanya, Kim Yu shin menghela nafas,

Bi Dam berkata..Yu shin ingat beberapa saat menjelang kematian Bi Dam : Deok Man…terus menerus dengan nada lembut.

Kim Yu shin berkata tidak pantas memanggil Ratu dengan nada seperti itu. Ratu ingat mengatakan pada Bi Dam tidak seorang pun boleh memanggilnya dengan namanya. Bi Dam berkeras ia akan memanggil namanya. Ratu menjawab jika Bi Dam melakukan itu karena kesetiaanmu, dunia akan berpikir itu sebagai ancaman besar. Ratu meneteskan air mata saat mengenang hal itu. Ratu ingin keluar jalan-jalan dengan Kim Yu shin. Kim Yu shin mematuhinya, Ratu ingin memandang langit dan bumi, Ratu ingin melihat semuanya.

Ratu duduk di punggung bukit menghadap cakrawala. Kemungkinan besar di Taebaeksan. Kim Yu shin mendekat ke arah Ratu. Ratu berkata pemandangannya sangat muram dan sunyi. Kim Yu shin berkata musim semi akan datang sebentar lagi dan bunga akan mekar dan pohon2 akan tumbuh daun2 baru dan akan menjadi permukaan yang hijau sekali lagi. Ratu bergumam: musim semi.. dan memanggil Yu shin dan berkata, ada banyak orang yang datang kepadanya dan beberapa terpisah. Ada yang datang melindunginya, beberapa terlibat dalam konflik dan ada juga dia..Ratu berhenti sejenak karena ini menyakitkan dan menyesakkannya dia..yang mencintaiku. Begitu banyak orang yang datang dan pergi, tapi pada akhirnya hanya ada satu orang yang tertinggal dan setia yaitu Kim Yu shin.

Ratu berkata mereka sudah mengalami banyak hal dan berjuang dan mampu mengatasinya ini karena Ratu bisa mungkin menjalaninya dengan Kim Yu shin di sisinya. Kim Yu shin berterima kasih pada Ratu. Ratu berkata karena Kim Yu shin Silla akan mampu memenuhi impian besarnya dan menyerahkan negri ini dengan tenang pada Kim Yu shin. Ratu mengatakan tujuan unifikasi 3 kerajaan jika mereka tidak mampu mewujudkan ambisi ini, mereka tidak akan pernah tahu atau menjamin apakah mereka dapat mempertahankan kedaulatan negara ini bahwa mereka tidak akan tahu perbatasan mana yang akan jatuh.

Kim Yu shin mengerti dan menyadari itu. Lalu Ratu menceritakan pada Kim Yu shin mengenai mimpinya saat pertama ia tiba di Gyerim, dia sekarang tahu siapa wanita yang memeluknya dalam mimpinya. Kim Yu shin tanya siapa dia Yang Mulia katakan pada saya. Ratu melihat keatas ke langit.

Waktu berlalu beberapa tahun, di Makam Ratu Seon Deok, seorang pria tua menunggu di makam dan seorang perwira tua datang mendekat. Mereka adalah Al cheon dan Kim Yu shin keduanya sudah tua. Kim Yu shin memberi salam pada Al Cheon. Kim Yu shin berkata ia dengar Al Cheon pensiun dan hidup tersembunyi ternyata kau ada disini. Al Cheon membalas salam Yu shin dan dia mendengar pertempuran di Hwangsanbeol (Silla & Baekje, th 660) adalah pertempuran yang dahsyat.

Kim Yu shin berkata bukan apa-apa, semua pertempuran sama dahsyatnya. Yu shin berkata bahwa Al Cheon benar2 adalah Komandan pengawal Ratu Seon Deok sampai pada akhirnya. Al Cheon tersenyum dan menghadap ke arah makam RAtu, Yang Mulia ini Yu Shin. Yu Shin sudah mengalahkan Baekje dan kemudian hari mungkin Goguryeo. Kim Yu shin memberi hormat di depan makam Ratu, lalu Kim Yu shin ingat saat di Taebaeksan.

Taebaeksan, Ratu melanjutkan sekarang ia tahu siapa wanita itu yang menangis dan memeluknya. Kim Yu shin tanya siapa orang itu Yang mulia, apakah ibu pengasuh So Hwa atau almarhumah Ratu Maya.

Ratu berkata : Yu shin apakah kau ingat beberapa waktu lalu, kita ingin pergi dan melarikan diri apakah kau ingat insiden itu ..apakah kita masih bisa melakukannya sekarang. Kim Yu shin berkata ia terlalu malu dan mengapa tiba2 Ratu menyinggungnya lagi…Ratu bersandar ke kursinya dan meletakkan tangannya ke pegangan kursi untuk melihat pemandangan lalu ia terisak dan menutup matanya dan meninggal dunia. Tangan Ratu jatuh terkulai dari kursi dan diam saja. Kim Yu shin melihatnya dan menyadari bahwa Ratu Seon Deok baru saja mangkat lalu Kim Yu Shin menangis melihat tangan Ratu yang kaku dan memanggil Ratu dan melihat Ratu yang sangat damai.

(kejadian ini dalam dunia medis dikenal dengan phenomena Lazarus yaitu tingkah laku yang memperlihatkan seorang yang hampir mati tapi terlihat sangat sehat untuk sementara waktu sebelum orang itu memasuki kematiannya. Lazarus adalah orang yang dibangkitkan oleh Yesus setelah 4 hari mati.)


Deok Man muda berjalan ke sana kemari mencari Moon Noh, ia tanya pada setiap orang dimana Moon Noh, apa kau kenal Moon Noh dll Tiba-tiba seorang wanita dengan baju putih mendekati dirinya dan memeluknya dengan hangat. Deok Man muda berusaha melepaskan diri dan tanya mengapa kau memelukku lalu wanita itu melepaskan pelukannya dan Deok Man melihat wanita itu. Wanita itu berjalan pergi dan Deok Man muda memanggilnya dan tanya mengapa ia tiba2 memeluknya tanpa alasan. Deok Man berteriak ke arah wanita itu yang menoleh ke arah Deok Man dan ternyata ia adalah Ratu Seon Deok. Ratu melihat dirinya sendiri.

Ratu dalam pikirannya : Deok Man, mulai sekarang sampai nanti jalan yang kau lalui akan sangat berat dan sulit dan juga penuh penderitaan dan kesakitan. Kau akan kehilangan orang-orang yang kau cintai..Kau akan sangat kesepian, akan lebih sunyi dari gurun yang kering..
Deok Man muda : hey! Siapa kau ? Mengapa kau menangis ?

Ratu dalam pikirannya : Sepertinya kau akan memiliki dan mendapatkan segalanya di dunia tapi sejujurnya kau tidak memiliki apapun.
Deok Man muda : Ini benar-benar…kau orang yang aneh..!!

Deok Man muda berjalan pergi tapi berhenti dan melihat kembali ke arah Ratu Seon Deok dan berjalan lagi. Ratu Seo Deok melihat dari kejauhan pada Deok Man muda yang mencari Moon Noh..

Ratu dalam pikirannya : Kau harus kuat dan kau harus teguh…mengerti?

Ratu akhirnya berbicara, Kau harus kuat…kau harus memperkuat diri.

Ratu Seon Deok tersenyum.

[seondeok62_1.jpg]

sumber : kadorama-recaps.blogspot.com

Queen Seon Deok – Episode 61

Bi Dam bingung dan berteriak seperti akan gila.

Yeom Jong senang karena ia sudah berhasil memaksa Bi Dam masuk ke “area gelap dalam dirinya” (kaya Spiderman waktu jd hitam haha) Yeom Jong ingat ia berkata pada Mi Saeng ia akan menghancurkan kepercayaan Bi Dam pada Ratu. Mi saeng ragu bahwa kepercayaan Bi Dam dapat dengan mudah dihancurkan hanya dengan taktik saja. Yeom jong berkata bagaimana jika ini mengenai Ratu, Mi saeng tertawa ya..mungkin ini bisa berhasil.

Yeom Jong tertawa, Bi Dam sudah menghianati sekutunya demi kesetiaannya seumur hidupnya untuk Ratu dan pada akhirnya ini adalah hasil penghianatan-nya. Ia mengejek kebodohan Bi Dam karena mempercayai Ratu. Bi Dam menarik kerah Yeom jong (aku mulai bosan dg adegan ini..) dan mengarahkan pedang ke lehernya, Bi Dam akan membunuh Yeom jong jika ia tidak menutup mulutnya. Yeom jong menantang Bi dam untuk membunuhnya, tapi bahkan membunuhku tidak akan memperbaiki situasi karena posisi Bi Dam sekarang, Bi Dam tidak bisa melakukan apapun. Yeom Jong berkata Ratu sudah membuangmu dan..Bi Dam mempercayai Yeom jong (aaarrgh..) dan menjatuhkan pedangnya.

Dalam tambang Geumjeongsan, sekutu Bi dam berlatih perang. Mi saeng mulai tidak sabar dan gelisah bahwa Bi Dam dan Yeom jong tidak disini dan tidak ada berita dari mereka. Bo Jong menanyakan kemampuan Yeom jong membujuk Bi Dam untuk bergabung dengan pemberontakan mereka. Ha Jong berkata pasukan mereka sudah menunggu Bi Dam untuk memimpin. Jujin setuju, tanpa Bi Dam semua ini sia-sia. Mi saeng tanya apa yang dilakukan si brengsek Yeom jong itu ? Semua setuju mereka seharusnya tidak mempercayai Yeom jong.

Sementara itu, Yeom jong terus mencuci otak Bi dam, ini belum terlambat jika Bi Dam ingin mendapatkan Deok Man maka Bi Dam harus merebut Silla darinya. Yeom jOng berkata semua sudah diatur dan dipersiapkan dan bahwa ini adalah niat Bi Dam sejak semula yaitu menjadi Raja. Bi Dam berdiri dan pergi saat Yeom jong tanya Bi Dam mau pergi kemana dan menahan Bi Dam, tapi Bi Dam melihat Yeom jong dengan menakutkan dan ia pergi seperti mayat hidup, yeom jong mencoba memanggil Bi Dam.

Ratu menulis surat untuk Bi Dam, ini adalah instruksi terakhir dan finalnya sebagai Penguasa Silla dan setelah ini selesai. Ratu berkata ia akan turun takhta dan menyusul ke Chuhwa, Ratu minta Bi Dam menyiapkan pondok kecil untuk mereka dan menunggunya disana. Ratu meyakinkan Bi Dam bahwa ini hanya sementara dan kemudian Ratu akan bersama Bi Dam.

Bi Dam masih saja jalan tanpa arah dalam hutan dan ia memikirkan niat Ratu untuk membunuhnya. Kemudian Bi Dam ingat apa yang dikatakan Ratu saat ia menyatakan perasaannya, Ratu tanya bagaimana dengan Silla karena ia hanya mncintai Silla dan cintanya hanya untuk Silla. Bi Dam juga ingat saat Deok Man tahu bahwa Mi shil adalah ibunya dan berkeras bahwa setidaknya Bi Dam harus mengatakan padanya mengenai ini. Bi Dam berkata jika ia mengatakan pada Deok Man, apakah kau tidak akan meninggalkanku dan merasa aku tidak berguna lagi untukmu. Saat Bi Dam mengingat itu semua, ia mengeluarkan cincin pemberian Ratu dan memandangnya dan menangis sambil memegangnya erat2. (kaya Frodo Baggins aja..)

Ratu menyelesaikan suratnya untuk Bi Dam, Bi Dam harus percaya padanya bagaimanapun juga dan menunggunya datang. Ratu berhenti sejenak dan menulis namanya sebagai Deok Man di surat itu lalu melipatnya dan memasukkan ke dalam amplop. Joo Bang masuk dan tanya apa Ratu memanggilnya. Ratu memberikan surat itu dan minta Joo Bang mempercepat perjalanannya ke Chuhwa gun dan memberikan ini untuk Bi Dam dan Joo Bang harus menyerahkan langsung ke tangan Bi Dam. Joo Bang mengerti, ia mengambil surat dan pergi. Sementara itu, Bi Dam bingung dengan pikirannya sendiri lalu Bi Dam berkata pada dirinya sambil melihat cincin Ratu, ia akan menjadi Silla dan jika tidak maka ia akan bergabung dengan orang2 yang menghalangi mimpi Silla.

Bi Dam berkata apapun metodenya dan bagaimana akan terjadi, tidak masalah untuknya. Bi Dam berkata jika takhta terbukti sangat berat dan mendatangkan banyak kesulitan untuk ditahan sehingga Ratu merasa perlu untuk membunuh Bi Dam dan membuangnya, maka Bi Dam bersumpah untuk melepaskan Ratu dari beban itu. Bi Dam pasti akan melakukan itu.


Mi saeng marah, Yeom jong kembali sendirian tanpa Bi Dam. Ha Jong tanya dimana Bi Dam. Yeom jong meyakinkan mereka bahwa Bi Dam akan muncul dan ia pasti akan datang. Mi saeng mengingatkan Yeom jong sambil menarik kerahnya (lagi..?) jika Bi Dam tidak muncul maka ia sendiri akan membunuh Yeom jong. Sueulbu berkata ini bukan saatnya mencari kesalahan. Mi saeng melepaskan yeom jong, mereka harus segera pergi karena dept pertahanan mungkin tahu keberadaan mereka. Phil Dan berkata jika mereka tetap di tempat ini mereka akan dikepung dan ditangkap. Jujin menyarankan mereka pergi ke Yul Bo Hyeon, ada persembunyian disana. Mi saeng dan Hwang yun setuju. Lalu Jujin melihat Bi Dam di pintu masuk dengan pakaian bangsawan dan masuk. Bi Dam melihat ke arah mereka dan berkata mereka semua kumpulan orang menyedihkan yang bodoh. Mi saeng kaget tapi semua senang dengan kehadiran Bi Dam, Yeom jong (public enemy number one!!!) paling senang diantara mereka.

Al Cheon memberi petunjuk pada anak buahnya dan meminta mereka waspada dengan semua aktifitas mencurigakan. Para pengawal mengerti dan pergi. Salah seorang dari mereka lapor pada Al cheon bahwa Heuk San dari pasukan Gap sudah hilang selama beberapa hari. Al Cheon bertanya mengenai Heuk San dan mendapat laporan bahwa Heuk San sangat mencurigakan akhir2 ini. Al Cheon menyadari ada yang tidak beres.

Bi Dam berkata pada sekutunya mereka tidak akan menghindari konfrontasi. Mi saeng berkata jika tidak maka apa rencana Bi Dam. Bi Dam berkata selama pemberontakan Chil sook dan alasan mengapa Mi shil gagal dan dikalahkan adalah Mi Shil meninggalkan Seorabeol dan tinggal di Daeya. Bi Dam berkata mereka yang meninggalkan Seorabeol akan dinyatakan sebagai penjahat. Bi Dam berkata prinsip Silla yang benar hanya ada dan berpusat di Seorabeol. Jujin kaget tapi mengerti. Bi Dam berkata mereka akan mengambil alih Seorabeol dan menurunkan Ratu dari takhta dan ia akan menjadi Raja. Para bangsawan bersumpah setia pada Bi Dam. Bi dam berkata bahwa era baru akan dimulai saat petang. Bi Dam berkata ia akan menyerang dan mengambil alih Seorabeol saat petang. Mi saeng tanya apa Bi Dam menyarankan untuk menyerang benteng Wyol Seong dimana Ratu berada seperti itu? (Benteng Wyol Seong adalah Banwolseong atau berarti Benteng setengah bulan dikenal juga sebagai istana Wyol seong, namanya diambil dari bentuk pagar istana. Sekarang reruntuhannya masih ada diantara hutan dan bukit2 dan bisa dilihat di Gyeongju)

Bo Jong berkata pada Bi dam pasukan mereka belum terkumpul semuanya, Yeom jong berkata pasukan mereka tidak akan mampu menguasai Seorabeol dan berurusan dengan dept pertahanan atau bahkan penjaga istana di Wyol seong. Bi Dam hanya tersenyum.

Kurir sampai ke Seorabeol, Kim Seo Hyun menjelaskan tentang logistik pada Ratu. Apakah sekutu Bi dam mungkin menuju Yu Bi Hyeon karena selama ini tempat itu digunakan oleh dept audit dan Bi Dam dan yeom jong sering menggunakan sebagai markas. Kim Seo hyun berkata mereka harus menahan semua akses dari Yu Bi Hyeon ke Seorabeol untuk mencegah mereka masuk ke Seorabeol.

Guk san heun menghadap dan lapor ada pengerahan pasukan di Geumohsan dan bergerak menuju Seonggi gun. Kim Yu shin berkata jika mereka mengikuti rute dari Geumohsan menuju Seonggi maka mereka akan menuju ke arah timur Seorabeol yaitu Daedeosan. Lalu Dae Pung datang dan lapor bangsawan Jujin sudah menyeberang ke Chil Guk. Kim Seo hyun melihat peta Geumohsan, Seonggi gun, chik guk lalu Kim Chun Chu berkata mereka menuju ibukota. Kim Yu shin berkata semua menuju ke Wyolseong dimana Ratu berada. Ratu berkata jika mereka akan menuju ibukota maka Seonggi gun dan Chil guk akan menderita terutama para penduduk.

Ratu berkata pada Kim Yu shin untuk menahan akses ke Deoksan dan bersiap untuk pertahanan untuk menahan mereka menuju ibukota. Kim Yu shin mengerti dan pergi bersama Dae Pung dan Guk san Heun.

Di markas Bi Dam, Bi Dam membuka peta dan melihat perbukitan Deoksan dan ia tersenyum yakin (BD dan DM itu satu otak kali ya..ckck, perang juga masih sepikiran). Jujin dan Ho Jae lapor bahwa semua sudah disiapkan sesuai dengan instruksi. Bi Dam tanya apa semua pasukan sudah berkumpul. Jujin berkata mereka berkumpul di yeo do. Ho Jae tanya apa tindakan berikutnya. Lalu Yeom Jong datang dan lapor bahwa Kim Yu shin baru saja berangkat dari wyolseong dengan pasukannya. Bi Dam tanya berapa banyak kekuatannya, Yeom jong lapor sekitar 2000 orang dan mereka menuju bukit Deoksan dan membangun pertahanan disana. Ho Jae tanya bagaimana mereka akan berperang apakah akan langsung menyerang? Bi Dam : Serangan langsung?

Ratu tidak setuju, mereka harus mencegah serangan langsung di Seorabeol. Kim yong Chun setuju. Kim Chun Chu tanya apa pasukan pribadi yang sudah disersi bergabung bersama mereka. Al cheon berkata hal itu belum bisa dipastikan tapi bergerak ke arah wyolseong mengindikasikan mereka yakin dengan kekuatannya untuk melancarkan serangan langsung. Ratu terlihat gelisah.

Bi Dam memerintah Ho jae dan jujin untuk memimpin dan melancarkan serangan ofnsif melawan Kim Yu shin di Yeo Do gun. Bi Dam berkata mereka harus menyerang dengan kekuatan penuh tapi mereka harus segera mundur jika mendengar tanda untuk mundur. Jujin kaget mereka akan mundur. Bi Dam memerintah untuk bergerak segera. Jujin dan Ho Jae mengerti. Bi Dam mempelajari peta dan Yeom jong heran dengan strategi Bi Dam. Bi Dam tanya mengenai pasukan Phil Dan, apa sudah siap. yeom jong berkata mereka siap. Yeom jong tanya apa ia harus mengatakan pada Phil Dan perintahnya. Bi Dam berkata tidak perlu tapi minta menunggu saja.

Phil Dan dan pasukannya ada di luar benteng Myeonghwal dan menunggu.

Yang Gil lapor pada Kim seo hyun bahwa Kim Yu shin menghadapi serangan langsung dari pihak Bi Dam di Yeo Do. Kim Seo hyun kaget mereka sudah menyerang dengan langsung. Yang gil lapor Kim Yu shin berhasil mengalahkan ho jae tapi Jujin dan Bo jong melancarkan serangan dari sisi lain secara terus menerus. Kim Seo hyun berkata semua ini membuktikan mereka menuju ke wyolseong. Yang gil berkata Kim Yu shin mampu menahan serangan mereka dan Kim Seo hyun memberi peringatan jika Yeo Do kalah, akan membuka jalan menuju wyolseong. Kim seo hyun memerintahkan pasukan dari Yangsan dan Muhwasan dikerahkan untuk memberikan bantuan pada Kim Yu shin di yeodo gun. Semua mengerti.

Yeom jong lapor pasukan dari Yangsan dan muhwasan sudah bergerak membantu Kim Yu shin dan semua sesuai dengan rencana Bi Dam. Bi Dam berkata baik dan memerintah Phil Dan untuk memproses sesuai dengan rencana. Bi dam minta yeom jong memerintah Ho Jae, Jujin untuk mundur dari yeo do gun. Yeom jong heran bukankah mereka akan menuju Wyolseong. Bi Dam berkata Wyolseong bukan target mereka sebenarnya.

Kim Seo hyun menerima laporan bahwa pemberontak mundur dari yeo Do gun dan ia tanya apa pasukan dari Yangsan dan Muhwasan sudah sampai di yeo Do gun. Guk san heun berkata belum. Kim seo hyun tidak mengerti maksud mereka mundur dan sadar ada yang aneh. dan tanya ke arah mana mereka mundur. Guk San heun berkata ke arah Yangsan. Kim seo hyun berkata Yang san sekarang kosong.

Di benteng Myeonghwal para penjaga berkata bahwa Wyol Seong mungkin menghadapi serangan berat dan yang lainnya berkata mengapa pasukan dikerahkan ke Yeo Do gun kemudian Phil Dan dan pasukannya datang dan menyerang benteng Myeonghwal. Phil Dan tidak kesulitan menguasai benteng. (pinter juga BD hehe..)

Kim Yong Chun mendapat laporan bahwa Kim Yu shin sudah mengalahkan Ho Jae, Bo jong, dan jujin dan sekarang mereka akan mundur dari yeo do gun. Ratu heran mengapa tiba2 mundur. Kim Yong Chun berkata mereka melihat bahaya dan mundur. Kim chun Chu merasa aneh. Kim Yong chun menjelaskan Kim seo hyun sudah mengerahkan pasukan dari Yangsan dan Muhwasan untuk membantu Yu shin. Kim Chun Chu berkata yangsan sekarang kosong dan Kim yong chun berkata sudah pasti. Kim chun Chu merasa cemas. Ratu menyadari bahwa mungkin…Kim Yong chun tanya ada apa..bahwa Yangsan bukan prioritas mereka. Ratu melihat peta dan menunjuk Myeonghai Sanseong.

Kim Yong Chun tanya apa Myeonghwal Sanseong benar target mereka. Ratu berkata sekarang ada 2 kekuatan politik di Wang Kyeong (Royal Capital).

Kim Yu Shin menyadari pemberontak mundur ke arah Yangsan. Dae Pung membenarkan mereka sudah ada di Yang San. Kim Yu Shin mulai mengerti target mereka sebenarnya adalah Myonghwal dan bukan Wyolseong. Mereka ingin menguasai benteng Myonghwal. Go Do dan Dae Pung kaget.

Phil Dan dan pasukannya memberi salam pada Bi Dam di benteng Myonghwal. Bi Dam memuji Phil Dan atas usahanya yang sangat bagus. Phil Dan berkata itu bukan apa-apa, karena strategi Bi Dam yang hebat yang sudah direncanakan sehingga benteng ini kosong, jadi mudah sekali menguasai benteng. Bi Dam dan sekutunya memasuki benteng Myeonghwal. (ok, personal opinion ya..BD dah kepalang tanggung nih, so menurutku lupakan DM hehe dan jadilah Raja, BD lumayan juga lho..BD pasti bisa nyatuin 3 negara juga, masalah Bo Gya Hoe bisa diatur lah..menurutku lho..)

Kim Chun Chu berkata pada RAtu bahwa tujuan pemberontak sebenarnya adalah Myeonghwal San Seong. Kim Chun Chu berkata mereka menyerang dengan kekuatan penuh di Yeo Do gun hanya sebagai kamuflase agar Ratu mengerahkan pasukan dari Yangsan ke Yeo Do gun sehingga mereka dengan mudah menguasai benteng Myeonghwal. Ratu berkata pemberontak tidak menginginkan mengulang sejarah dengan Mi shil. Kim Chun Chu membenarkan saat Mi Shil meninggalkan Seorabeol, itu adalah kesalahan terbesar yang ia buat dalam pemberontakannya. Kim Yong Chun berkata jarak antara Myeonghwal Sanseong dan Wyolseong hanya 10 ri. Kim Seo Hyun membenarkan hanya perlu 15 menit dengan pasukan kavaleri untuk mencapai Wyolseong. Kim Yong Chun berkata akan ada 2 kekuatan politik yang akan berhadapan satu sama lain di Wang Kyeong.

Kim Seo Hyun minta maaf atas pengamatannya yang salah mengenai kejadian ini. Ratu berkata beraninya mereka mengadakan konflik di ibukota dan berkata ini benar-benar strategi yang berani untuk bertempur dengan kekuatan penuh dalam ibukota yang terbatas. (Ratu..siapa dulu mastermind-nya hehe..)

Di Myeonghwal, Ha Jong berkata dalam 700 tahun sejarah Silla, baru kali ini ada pertempuran langsung dengan kekuatan penuh dalam ibukota dan menciptakan 2 kekuatan politik. Ini yang pertama kali. Jujin setuju hanya mereka hanya berjarak 10 ri dari Wyolseong. Jujin juga berkata mereka tidak bisa diam, Jujin tanya Bi Dam apa rencana selanjutnya. Bi Dam tanya: Lalu apa pikir kalian? Mi saeng berkata, pertama-tama, masalah ini harus diketahui publik. Mi Saeng berkata perlawanan akan terjadi dalam ibukota. Sekarang meskipun Ratu seorang wanita tapi ia didukung oleh stabilitas negara karena Kim Yu Shin, Bi Dam dan para bangsawan yang lain. Sehingga Ratu dapat mendapatkan otoritas kerajaan.

Bangsawan Jujin dan Ha Jong mengangguk setuju dan Mi Saeng melanjutkan, tapi jika sekarang situasinya diketahui publik, maka bangsawan dan rakyat akan mulai meragukan tentang kecakapan dan kemampuan Ratu untuk berkuasa dan apa seorang wanita akan dapat memerintah sebagai Ratu. Bi Dam membenarkan. Bi Dam berkata mereka harus menyebarkan rumor ke segala penjuru mengenai Ratu dan bertahan dalam ibukota selama mungkin.

Kim chun Chu membenarkan dari kesimpulannya bahwa Bi Dam adalah otak dibelakang pemberontakan ini dan juga perancang strategi dengan dukungan kaum bangsawan dan pasukan pribadi mereka yang sudah desersi dari garis depan untuk bergabung dengan Bi Dam dan mengadakan pemberontakan dan Bi Dam sekarang adalah alasan pemberontakan ini.

Diantara mereka tidak ada lagi Mi Shil atau Seol Won Rang, tapi bagaimana mungkin mereka dapat merancang strategi sebagus dan sangat berani seperti ini. Kim Chun Chu berkata hanya ada satu orang dan orang itu adalah Bi Dam. Ratu berkata pada Kim Chun Chu : sudah cukup membicarakan masalah itu. hentikan. Kim Chun Chu berkata pada Ratu bahwa Ratu sudah tahu dan sudah dapat menyimpulkan dari pemikiran Ratu sendiri bahwa itu Bi Dam dan tanya apa benar demikian. Ratu membenarkan, ia benar-benar telah menyimpulkan bahwa Bi Dam lah orangnya tapi Ratu berharap ini tidak benar dan benar2 salah.

Joo Bang tiba di Chuhwa gun. Joo Bang tahu dari Santak bahwa Bi Dam belum sampai di Chuhwa Gun. San Tak berkata ia dikirim Bi Dam untuk menyiapkan segala sesuatu di sini, tapi Bi Dam belum datang. Joo Bang cemas Bi Dam seharusnya sudah sampai. San Tak tanya apa surat itu akan diberikan pada Bi Dam, Joo Bang berkata pada San Tak ini perintah Ratu dan ia harus menyerahkan surat ini ke tangan Bi Dam secara pribadi.

Bi Dam berkata ia ingin menurunkan Ratu. Ha Jong berkata bukankah Bi Dam baru saja berkata bahwa mereka harus bertahan dalam waktu lama. Hwang Yun tanya jika merea sudah mengumpulkan banyak pasukan apa mereka akan menuju langsung ibukota. Bi Dam berkata tidak. Bi Dam berkata mereka akan memenangkan para bangsawan ke pihak mereka, karena mereka sekarang memiliki Bangsawan Jujin, Sueulbu, dan dirinya sendiri. Bi DAm juga berkata ia memiliki 7 orang dari 10 anggota Hwabaek sebagai sekutunya (hebat juga..). Mi saeng berkata maka ..dan Bi Dam menegaskan bahwa ia sebagai Sangdaedeung akan mengadakan sidang darurat dewan Hwabaek dengan proposal menurunkan Ratu Seon Deok. Bi Dam meninggalkan rapat dan menggenggam cincin Ratu.

Bi Dam memimpin sidang Hwabaek dengan proposal memaksa Ratu Seon Deok turun dari takhta. Bi Dam membaca proposal bahwa Ratu tidak pantas atau sesuai untuk mewarisi takhta Silla Raja Jinheung dan karenanya SIlla menderita konflik berkepanjangan dengan kerajaan dari negara tetangga dari Goguryeo dan Baekje dan akibatnya kehilangan benteng Daeya kepada Baekje dan Ratu sudah dipandang rendah dan hina oleh utusan Tang sebagai Ratu yang bertahkta dan sudah mencemarkan nama Silla di mata dunia.

Para bangsawan mendapat salinan proposal penurunan Ratu. Lalu Bi Dam menambahkan bahwa Ashoka dari dinasti Maurya yang agung sudah mengirim doktrin yang menyatakan Raja baru harus bertahta di Silla dan Ratu harus menyadari bahwa ini adalah kehendak langit. Bi Dam sebagai Sangdaedeung akan mengadakan sidang Hwabaek berdasar 3 alasan ini dan sudah mengusulkan agar Ratu diturunkan dan itu cara menyelamatkan Silla dari pelecehan. Joo Bang dan San Tak melihat pengumuman Bi Dam. Bi Dam berkata Ratu harus melepaskan hak sebagai Raja untuk mengembalikan kehormatan Silla dan proposal itu ditandatangani oleh Sangdaedeung Bi Dam.

Joo Bang tanya apa Bi Dam membuat proposal untuk menurunkan Ratu dari takhta dan tanya apa yang terjadi sebenarnya. Joo Bang berkata apa ini berarti Bi Dam memberontak melawan Ratu. San TAk berkata ini sepertinya benar pemberontakan. Joo Bang menyadari bahwa Bi Dam benar-benar ada di Myeonghwal Sanseong. San Tak membenarkan. Joo Bang berkata ia perlu mengirimkan perintah Ratu tapi sekarang Myeonghwal San seong adalah markas pemberontak. San Tak berkata jika Joo Bang memasuki Myeonghwal Sanseong, Joo Bang pasti akan mati dengan cepat. Joo Bang tahu jika ia masuk ia bisa mati, tapi ia harus mengirimkan perintah ini pada Bi Dam, apa yang harus dilakukannya. Joo Bang ingat Ratu berkeras agar Joo BAng langsung menyerahkan surat ini pada Bi Dam.

San Tak berkata Joo Bang tidak punya pilihan, Joo Bang tidak boleh ke Myeonghwal karena pasti akan mati. San Tak berkata prinsip bertahan hidup Joo Bang adalah menghindari konfrontasi dan ia harus menghindarinya dengan cara apapun dan lari. Joo Bang yakin ia perlu pergi ke Myeonghwal San seong. San Tak mengingatkan Joo Bang jika ia pergi, ia akan mati. Joo Bang berkata itulah sebabnya ia perlu San Tak bersamanya dan ia menyeret San Tak.

Ratu mendapatkan salinan proposal dan Kim Yong Chun berkata ini tidak jelas, bagaimana mereka bisa memimpin rapat dewan Hwabaek untuk mengajukan proposal ini dan beraninya mereka menjadi sangat tidak sopan. Kim Seo Hyun berkata ini kerjaan para bangsawan untuk menciptakan kekacauan dan kebingungan rakyat. Ratu berkata dewan Hwabaek tidak sah tanpa Sangdaedeung yang memimpin. Di Silla, Sangdaedeung harus memimpin jadi dewan Hwabaek menjadi benar dan sah. Putri Man Myeong berkata proposal ini ditandatangani oleh Sangdaedeung Bi Dam. Ratu berkata ia tidak akan menyimpulkan tanpa verifikasi sebelumnya pada keaslian proposal ini tanpa kehadiran Sangdaedeung di dewan Hwabaek, ini dianggap sebagai pelanggaran hukum.

Kim Seo Hyun dan Kim Yong Chun kaget bahwa Ratu masih saja menolak percaya pada keaslian proposal ini. Kim Chun Chu tanya bagaimana jika proposal ini benar diadakan oleh Sangdaedeung Bi Dam dan oleh karena itu proposal ini sah dalam semua protokoler dan prosedurnya lalu apa yang akan Ratu lakukan. Ratu berkata jika ini benar maka dia tidak akan memaafkan Sangdaedeung. Kim Chun Chu benar2 ingin Ratu mengatakan kata-kata itu. Seperti yang mereka katakan, kata-kata Penguasa adalah hukum.

Al Cheon masuk dan minta Ratu keluar sebentar dan lihat apa yang terjadi di halaman In Gang Jeon. Al Cheon memperlihatkan mayat Heuk San dengan surat. Al Cheon berkata orang ini adalah Heuk San salah satu anak buahnya yang menghilang beberapa hari lalu. Kim Yong Chun tanya bagaimana insiden ini bisa terjadi kepada pengawal pribadi Ratu (kaya Paspampres gitu..). Kim Seo Hyun berkata mereka mengirim mayat ini sebagai tanda ancaman pada penjaga istana Ratu. Lalu Kim Yong Chun melihat cincin Ratu terikat pada leher mayat itu dan mengambinya dan Kim Yong Chun berkata ini bukan milik Ratu dan bagaimana mayat ini bisa memiliki cincin ini.

Ratu langsung mengenali itu adalah cincin yang ia berikan pada Bi Damsebagai tanda perpisahan. Ratu mengambil cincin itu dari Kim Yong Chun dan melihat dengan teliti dan ingat memberikan cincin ini pada Bi Dam. Cincin untuk Bi Dam adalah replika yang sama persis dengan yang dikenakan Ratu di tangan kanannya sejak ia naik takhta. Ratu dengan konfirmasi ini tahu bahwa ini benar perbuatan Bi Dam sendiri.


Joo Bang dan San Tak menghadap Bi Dam. Bi Dam membaca surat Ratu lalu meremasnya setelah membacanya dan menarik kerah baju Joo Bang (kayanya scene favorite mereka ya..) dan Joo Bang tanya ada apa, Bi Dam tanya siapa yang sebenarnya mengirim surat ini. Joo Bang berkata ini dikirim oleh Ratu sendiri. Bi dam tahu bahwa Joo Bang sekarang adalah anak buah Kim Chun Chu dan ini adalah bagian dari trik Kim Chun Chu. Joo Bang berkata ini tidak seperti itu, surat ini dikirim oleh Ratu dan minta Bi Dam percaya bahwa ini benar-benar surat dari Ratu dan berkata situasi sekarang sangat aneh.

Joo Bang berkata jika tidak demikian mengapa ia bertaruh nyawa datang ke sini untuk mengirimkan surat Ratu, ia akan dipikir sudah gila bahwa tahu dan sadar jalan ini menuju kematian. san Tak membenarkan bahwa Joo Bang pergi ke Chuhwa gun dulu untuk mencari Bi Dam sebelum kesini menemuinya. Joo Bang membenarkan dan mereka membaca proposal di papan pengumuman dan datang ke Myeonghwal San seong dan mempertaruhkan nyawanya untuk mengirim surat ini. Bi Dam melepaskan cengkeramannya dan tertawa bahwa ia sekali lagi dibohongi. Joo Bang tidak mengerti maksud Bi Dam. Bi Dam minta Joo Bang menyatakan pada Kim Chun Chu dan Ratu bahwa ia masih hidup dan menekankan bahwa orang yang sangat ingin mereka bunuh masih hidup dan minta Joo bang menyampaikan pesannya. San Tak dan Joo Bang tidak tahu harus berkata apa.

Ratu melihat cincin Bi Dam dan menggenggam cincin itu dengan tangannya. Ini ditemukan di tubuh mayat kemudian ingat kontrak bahwa Bi Dam akan melepaskan kekuatan politiknya setelah Ratu meninggal dan mengundurkan diri. Bi dam berkata ini bukan hal yang susah untuk dilakukan. Kim Chun Chu menyadarkan Ratu dan minta Ratu membuat keputusan. Kim Yong Chun membenarkan proposal itu menyebabkan rumor dimana-mana. Kim Seo Hyun berkata bahwa proposal yang dikeluarkan Sangdaedeung akan disahkan, ini akan membuat semakin berat untuk mereka karena pihak Sangdaedeung akan semakin mendapat hati dari rakyat. Ketiganya menekan Ratu agar mengambil keputusan.

Ratu akhirnya memutuskan : Bi Dam dilepaskan dan dipindahkan dari jabatan Sangdaedeung lalu menyatakan Bi Dam sebagai musuh negara. Ratu memerintah bahwa semua rakyat Silla punya hak untuk mengakhiri pemberontakan dan menghukum pemberontak dan kematian untuk para pemberontak demi terciptanya kedamaian dan kedaulatan Silla. Ratu minta mereka segera melaksanakannya. mereka bertiga pergi dengan puas.

Ratu memerintah Al Cheon untuk menyelidiki latar belakang kematian Heuk San salah satu Pengawal Istananya.

Bi Dam berbicara dengan San tak untuk tanya apa benar demikian bahwa Joo Bang benar2 ke Chuhwa gun untuk mengirim surat itu untuknya kemarin malam. San tak membenarkan. Bi Dam berkata orang yang akan mencoba membunuhnya adalah salah satu pengawal Ratu. Bi Dam minta San Tak menyelidiki latar belakang Heuk San. (BD and Dm sama, mengambil keputusan dulu baru menyelidiki sigh…). san Tak mengerti. Mereka tidak tahu bahwa anak buah Yeom Jong melihatnya. Anak buah Yeom Jong lapor pada Yeom jong bahwa Sangdaedeung memerintahkan San Tak menyelidiki Heuk San. Yeom Jong berkata ini tidak boleh terjadi dan minta agar Heuk Myeong Dan datang segera.

Al Cheon mengadakan penyelidikan dan menuju ke rumah Heuk San. (hrsnya Al Cheon ngga perlu nunggu perintah Ratu, ia hrsnya langsung menyelidiki kel. Heuk San saat mayat diterima, tp ya sdh lah..). Anak buah Yeom Jong, Heuk Myeong Dan membantai keluarga Heuk San, saat mereka akan pergi, mereka kepergok Al Cheon dan pasukannya. Al Cheon mengenali Heuk Myeong Dan (mungkin most wanted man) dan memerintah anak buahnya menangkapnya. Mrk mengejar Heuk Myeong Dan. Al cheon memeriksa kondisi tubuh2 di halaman rumah Heuk San ternyata semua sudah mati. Al Cheon menyadari ada seseorang yang bersembunyi di semak-semak. Al cheon menghunus pedangnya lalu memeriksa ke arah semak2 dan menemukan anak perempuan yang sangat ketakutan.

Al Cheon menurunkan pedangnya dan menarik gadis itu dan berkata ia dari Pengawal Istana dan tanya apa gadis itu luka. Gadis itu berkata ia tidak apa2 tapi orangtuanya..Al Cheon tanya apa yang terjadi di rumahnya. Gadis itu adalah adik Heuk San yang diberitahu oleh para pembunuh bahwa kakaknya melakukan kesalahan dan harus segera pergi. Al Cheon tanya kesalahan apa? Adik Heuk San berkata ada seorang bernama ..ia mencoba mengingat..Yeom ..Yeom Jong! yang berkata berasal dari dept audit. Al Cheon kaget Heuk San ternyata mendapat perintah dari Yeom Jong. San Tak yang kebetulan sudah sampai juga mencuri dengar bahwa Heuk San diperintah Yeom Jong dan pergi.

Ratu mendapat laporan dari Joo Bag bahwa Bi Dam benar2 ada di myeonghwal Sanseong. Joo Bang dengan menyesal membenarkan. Ratu tanya apa Joo Bang bertemu langsung dengan Bi Dam. Joo Bang membenarkan. Ratu tertegun saat Joo Bang menjelakan bahwa Bi Dam berpikir bahwa Ratu mengirim seseorang untuk membunuhnya. Ratu kaget. Joo Bang berkata saat ia mengirim surat Ratu, ia menolak isinya dan berpikir ini akal2an saja. Ratu terlihat semakin resah dengan pernyataan Joo Bang, Bi Dam berkata : Ia masih hidup dan sehat bahkan saat Ratu mencoba membunuhnya. Joo Bang tanya apa yang harus mereka lakukan sekarang.

Al Cheon masuk dan lapor bahwa ini semua ulah Yeom Jong. Joo Bang tanya berarti orang yang akan membunuh Bi Dam adalah Yeom Jong. Lalu menimpakan semua kesalahan pada Ratu dan ini adalah permainan Yeom Jong. Al Cheon membenarkan ya benar seperti itu.

Ratu : Bagaimana kepercayaan diantara 2 orang bisa begini lemah dan mencoba mengerti pikiran orang bisa begitu sulit. Joo Bang berkata bahwa Ratu harus mencoba menyelesaikan kesalahpahaman ini dengan Bi Dam dan harus menyingkirkan keraguan. Ratu dengan menyesal berkata semua sudah terlambat untuk melakukan apapun untuk Bi Dam, Ratu sudah tidak punya pilihan yang bisa berguna.

Ratu kemudian terkena serangan jantung lagi. Al cheon dan Joo Bang cemas sekali dan Ratu berjuang untuk bernafas. Ratu menenangkan mereka ia baik-baik saja dan minta mereka keluar dari ruangannya. Al Cheon mengerti dan ia akan memanggil Tabib istana dan minta Joo Bang pergi dengannya. Joo Bang pergi dan Al Cheon melihat Ratu untuk kedua kalinya, ia sangat cemas.

San Tak kembali ke Myeonghwal San seong dan ia ingin bertemu Bi Dam dan ingin masuk ke dalam benteng. Penjaga itu tanya apa ia adalah Santak. San tak berkata Bi Dam sudah memerintahkannya melakukan tugas dan Bi Dam menunggunya. Penjaga itu anak buah Yeom jong, lalu Yeom Jong keluar dengan anak buahnya dan ingin berbicara pribadi dengan San Tak. San Tak ingat kejadian di rumah Heuk San. San Tak berkata ia punya sesuatu untuk Bi Dam lalu ia melarikan diri dari Yeom Jong. Yeom Jong berteriak untuk mengejar SAn Tak. San Tak lari dan dikejar, ia menghindari anak panah kemudian ia sampai di pinggir jurang dan tidak bisa kembali. San Tak memilih melompat ke bawah dan anak buah Yeom Jong kehilangan Santak. San Tak sebenarnya bergelantungan di pinggir jurang untuk memberi kesan ia melompat ke bawah.

Bi Dam tidak sabar menunggu San Tak dan membaca kembali surat dari Ratu dan melihat Ratu menandatangani surat sebagai Deok Man. Bi Dam tanya apa San Tak sudah kembali dan ia berteriak agar diperhatikan.

Jujin masuk dan Bi Dam menyembunyikan surat Ratu dibelakangnya. Jujin lapor ada sesuatu yang bagus dan seseorang masuk. Ternyata bangsawan Yeong Jin masuk dan bergabung dengan Bi Dam dan Bangsawan Yeong Jin memberi salam pada Bi Dam. Yeong jin berkata ia akan melakukan yang terbaik untuk Bi Dam. Bi Dam berkata ia sudah mengambil keputusan benar. Ha Jong berkata sebagai tambahan bangsawan Ho yeon juga bergabung, Mi saeng berkata Komandan Gurahwa Hyeon juga bergabung. Bi Dam tahu bahwa pasukan Gurahwa Hyeon adalah pasukan besar. Jujin setuju bahwa jika pasukan Gurahwa Hyeon datang maka tidak ada yang perlu dicemaskan lagi. Ha Jong memberi selamat pada Bi Dam atas penambahan jumlah sekutu mereka. Mi saeng berkata banyak bangsawan sekarang percaya dan bergabung dengan BI dam. Bi Dam berkata dia sangat bersyukur dengan kemurahan mereka. Sekutu Bi Dam sangat senang dengan hasil ini tapi Bi Dam masih ragu atas surat Ratu yang ia simpan.

Bi Dam pergi dan yeom Jong tanya Bi Dam mau kemana. Bi Dam tanya apa San Tak sudah kembali ke Myeonghwal Sanseong. Yeom Jong berkata ia tidak melihat San tak. Yeom Jong tanya tugas apa yang diberikan Bi Dam pada SAn Tak. Bi Dam berkata hanya tugas kecil. Bi Dam berkata jika San Tak kembali segera bawa San Tak kepadanya. Yeom Jong menyanggupinya dan berkata bahwa semua bangsawan sudah berkumpul dan Bi Dam harus hadir segera. Bi Dam mengiyakan. Seorang kurir datang dan memanggil Bi Dam.

Sementara itu di Wyolseong. Kim Yu Shin berkata ia sudah menjalankan perintah Ratu untuk mengumumkan bahwa Bi Dam adalah musuh negara dan semua rakyat Silla punya hak menangkapnya dan mereka pantas mati. Ratu tahu tapi Ratu terlihat tidak tenang. Kim Yu HSin berkata ia cemas dengan tindakan para bangsawan yang menjadi sangat sensitif karena pasukan mereka diserap ke dalam dept pertahanan. Sehingga menimbulkan kecurigaan dan rasa tidak aman.

Ratu tanya apa mereka harus berperang dalam lingkungan ibukota. Kim Yu Shin meyakinkan mereka sudah menyiapkan semua rencana penyerangan dan pertahanan. Pandangan Ratu terlihat kosong dan Yu shin tanya apa Ratu baik-baik saja. Kim Yu shin berkata dia sudah mendapat laporan bahwa ini sebenarnya adalah perbuatan Yeom Jong yang membuat kesalahpahaman antara Bi Dam dan Ratu. Ratu berkata tidak peduli itu rancangan orang atau hanya kesalahpahaman biasa atau apapun itu, hanya ada insiden yang disebabkan oleh konsekuensi dan sejarah akan selalu ditentukan dan dibuat oleh mereka yang menang. Ratu berkata bahwa dia dan Bi Dam sudah melangkah terlalu jauh sehingga tidak mungkin kembali karena mereka sudah menyeberang ke arah dimana tidak ada jalan kembali. Tapi yang paling Ratu sesalkan adalah bahwa Bi Dam tidak pernah mencari konfirmasi dari Ratu sendiri itulah mengapa ia sangat menyesal untuk Bi Dam. Kim Yu Shin tanya apa yang harus dimaafkan oleh Bi Dam dan apa maksud Ratu.

Ratu berkata pada Yu Shin mengenai rencananya di masa lalu, Ratu bertanya-tanya apa ia berkata ia tiba-tiba menyukai Bi Dam hanya karena Ratu menginginkan Bi Dam memberikan pasukan para bangsawan. Ratu tidak berani berkata yakin bahwa bukan demikian. Ratu berpikir apa ia memilih menikah dengan Bi Dam dengan tujuan memisahkan Bi Dam dari sekutunya. Ratu tidak bisa yakin dengan perasaannya apa semua ini untuk itu. Tapi Ratu menegaskan bahwa ia tulus saat berkata ingin meninggalkan takhta dan menghabiskan sisa hidupnya bersama Bi Dam, hanya ini keinginan terakhirku. (menurutku kalau DM ngga sakit blom tentu mau turun takhta dan hdp bersama BD, aku jg ngga yakin, mending tetap bertakhta..seriously, cinta bukan utk orang2 spt mereka)

Bi Dam membaca perintah Ratu bahwa Ratu memerintahkan Bi Dam agar diturunkan dan dipindahkan sebagai Sangdaedeung dan menyatakan Bi Dam sebagai musuh negara. Semua rakyat Silla berhak membunuh Bi Dam untuk ancaman atau kejahatan berat. Bi Dam meremas surat pemberitahuan itu dan melemparkannya ke tanah. Yeom Jong mengambilnya dan membacanya. Yeom Jong tanya apa Ratu sudah memasangnya ke seluruh negri. Yeom Jong tanya lalu apa yang akan kita lakukan. Bi Dam tanya apa ini Ratu yang sudah menulis bahwa ia akan meninggalkan takhta dan akan menghabiskan sisa hidupnya dengan Bi Dam?

Ratu menyatakan pada kabinetnya mereka akan menggunakan pemberontakan ini untuk melenyapkan semua pemberontak dan membuatnya sebagai contoh untuk dasar unifikasi 3 negara. Al Cheon datang dan lapor bahwa rakyat Silla sudah berkumpul di Yong Mu Jang berkata mereka akan sukarela bergabung untuk melindungi Silla dan Ratu dari pemberontak. Kim Chun Chu berkata bahwa rakyat Seorabeol sudah sukarela untuk terlibat dalam konflik. Al Cheon membenarkan dan Ratu berkata bahwa mereka harus ke Yang Mu Jang segera.

Di Myeonghwal San seong, Bi Dam berbicara dengan sekutunya, sementara di Seorabeol Ratu juga menghadapi rakyatnya di Yong Mu Jang,

Scene antara Myeonghwal dan Wyolseong :

What on earth they’re doing ?

Bi Dam : Silla sedang menangis. Ini karena Ratu yang tidak kompeten..

Ratu : Silla ada dalam bahaya. Ini karena para bangsawan yang tidak ingin kehilangan semua yang mereka miliki..

Bi Dam : Kita sudah dikalahkan dalam peperangan dan direndahkan oleh negara lain…
Ratu : Rakyat banyak kehilangan dan bahkan lebih dan bahwa kita harus memohon pada negara lain..seperti itu

Bi DAm : Seperti itu…Silla ada dalam kesusahan dan keputusasa-an
Ratu : ..Silla ada dalam krisis dan menghadapi bahaya

Bi DAm : Kita tidak bisa berdiri diam dan melihat ini berlalu di depan mata kita lagi
Ratu : Kita tidak bisa terus membiarkan ini terjadi

Bi Dam : Kita harus menurunkan Ratu
Ratu : Kita harus membasmi pemberontak

Bi Dam : Kita harus membuat era baru di Silla
Ratu : Kita harus…selamanya melindungi kehormatan Silla

Bi Dam : Kita harus membangun Silla yang baru
Ratu : Kita harus memanggil rakyat dari 4 penjuru Silla dan melindungi Silla dari bahaya.

Rakyat di Myeonghwal San seong dan Wyolseong berteriak dan menyambut pemimpin mereka Bi Dam dan Ratu Seon Deok akan melibatkan diri mereka dalam pertempuran yang hebat dan hanya satu yang akan keluar sebagai pemenang.

sumber : kadorama-recaps.blogspot.com

Queen Seon Deok – Episode 60

Kim Chun Chu membaca :
SeogukHosejon (Tuan atas Tanah Barat murni Sukhavati Budha Amitabha)

Shinguk Hojejon (Silla menyatakan Penguasanya)

Ratu Seon Deok shock sementara Kim Yong Chun berkata menguraikan kata-kata “orang-orang yang namanya merujuk kepada Tuan Sukhavati Tanah Murni..Berarti bahwa ia akan memerintah Silla” Kim seo hyun mengatakan jika Tuan dari Tanah Murni Sukhavati…Kim Yu Shin bermain dengan kombinasi (+ (=”Dam” awan gelap..dan mengacu pada kata Penguasa adalah Bi Dam. Kim Yu shin dan Ratu tahu bahwa kata yang mengacu Penguasa yaitu dam adalah Bi Dam.
Bi Dam melihat ke arah Jujin dan Suelbu, ia tahu mereka adalah dalang semua ini. Ratu tercekat bahwa ada yang akan merebut takhta darinya.

Kim Yong Chun mendebat bagaimana mereka tahu bahwa Seoguk Hosejon mengacu pada Bi Dam sebagai pewaris takhta. Seoguk Hosejon berarti Tuan atas Tanah Murni Sukhavati adalah Amitabha Budha dan kata tan berarti tertutupi awan juga sama dengan “Dhar” akar bahasa Sansekerta untuk Dharma atau Dhamma.

Kim Seo hyun menegaskan bahwa ini memang Seo guk mengacu pada Tuan atas Sukhavati. (di Korea, orang Budha disebut Seon).

Baek Eui mengatakan bahwa Tuan Sukhawati merujuk pada Amitabha Budha. Deok Chung mengatakan maka untuk kata Budha yang adalah Dhamma berasal dari Dam. Im Jong berkata berarti “Amitabha Dhamma” menunjuk pada Bi Dam.

Kim Seo hyun berkata jika demikian Seoguk Hosejon, Shinguk Hojejon menunjukkan Amitabha Budha yang berarti Bi Dam sebagai penguasa Silla yang berdaulat. Kim Yong Chun berkata bagaimana ini mungkin.

Penduduk mendapatkan kata2 bahwa Bi Dam akan menjadi Penguasa sesuai dengan doktrin. Seorang wanita berkata ini insiden yang sama saat Raja Jinheung memerintah tetapi kali ini adalah kapal Asoka agung dari dinasti Maurya yang merupakan keberuntungan besar dan tanda keberuntungan. Yang lain berkata tapi Ratu masih hidup dan memerintah Silla, apa ini masuk akal bahwa Bi Dam akan menjadi Raja, tapi ada yang berkata, ia mendengar utusan Tang berkata jika Silla sering terancam karena diperintah oleh seorang wanita. Pria lain minta agar temannya hati-hati jika berbicara, kalau ada yang mendengarnya bisa menyebabkan kematian.

Kim chun chu mengumpulkan pasukannya yaitu anak buah Wyol Ya dan berkata ini provokasi melawan Ratu dan rumah tangga istana. Dan merupakan perbuatan jahat dan keji. Mereka harus menemukan pelakunya dan kemudian akan dituduh dan dihukum berat di bawah hukum negara. Kim chun chu meminta Seo ji bekerjasama dengan dept perdagangan untuk pergi dan memeriksa kapal. go Do juga pergi ke Sapo untuk menyelidiki daerah sekitarnya dan mencari petuinjuk orang yang mengirim kapal.

Kim Chun Chu mengatakan bahwa mereka harus mempercepat penyelidikan sampai ke daerah Gurahwa sekaligus. Ratu merenung di balkon,Yu Shin datang dan memberitahu bahwa Kim Chun Chu sendiri yang memimpin penylidikan di Gurahwa. Ratu berkata ia telah menyetujuinya. Ratu berkata hal ini harus dilihat sebagai ancaman terhadap takhta dan hal ini tidak bisa diampuni. Kim Yu shin mengerti apalagi bagi Kim Chun Chu pasti akan lebih berat. Kim Yu shin berkata Kim chun Chu dan Bi Dam sekarang adalah lawan politik dalam persaingn menduduki takhta, bahkan jika ini bukan keinginan mereka sendiri.

Ratu berkata Bi Dam tidak terlibat. Ratu berkata jika Bi Dam memiliki ambisi untuk takhta, ia tidak akan melakukan tipu muslihat ini, hal ini tidak akan memberi keuntungan signifikan pada Bi Dam tetapi sbaliknya menempatkan Bi Dam dalam neraka kesulitan. Yu shin menambahkan bahwa situasi terlihat buruk dan dapat dilihat Bi Dam tidak lagi mampu mengendalikan anak buahnya sendiri. bahkan para anggota dewan tidak secara verbal mengatakan maksudnya. Ratu menyela apa mereka menyiratkan bahwa aku sudah meninggalkan Bi Dam?

Ratu berkata ia akan mempertimbangkan untuk tahu yang benar dan salah dalam menentukan penilaian dan terbuka untuk semua opsi tapi tampaknya orang2 telah menunjukkan bahwa Ratu harus meninggalkan Bi Dam. Ratu berkata mengatakan hal2 kecil untuk meraih kepercayaan rakyat, yang lebih sulit lagi adalah mendapatkannya. Namun dunia ini jauh lebih berat daripada emndapatkan kepercayaan rakyat dengan meninggalkan mereka. Kim Yu shin mengerti, bahwa argumen yang sama digunakan Ratu untuk menolongnya. Ratu berkata ia akan terus beragumen, ia tidak akan pernah meninggalkan siapapun dan tidak akan pernah menyerah pada mereka atau dengan bebas meninggalkan mereka, tidak satupun dan seorang pun.

Bi Dam menegur keras sekutunya, beraninya mereka membuat strategi seperti ini tanpa izin dan bukankah mereka setuju mereka akan mempercayainya dan mengikuti aturannya. Mi Saeng berkata mereka perlu Bi Dam sejalan dengan mereka, Yeom jong berkata apa Bi DAm pernah memikirkan mereka yang menjadi sekutunya. Bi Dam mengingatkan Yeom Jong : Apa kau ingin mati? Hwang Yun berkata mereka mengikuti Bi Dam karena mau bertahan. Mereka semua sudah bertaruh nyawa untuk Bi DAm, mereka punya hak untuk meminta itu dari Bi DAm, Bo Jong berkata Bi Dam harus mendukung tujuan mereka ini juga demi orang2 yang mengikutinya. Bangsawan Jujin berkata ini kesempatan bagus untuk mengadakan perang dengan Ratu dan Bi Dam harus membuat keputusan. Bi Dam marah sekali.

Kim Chun Chu sampai di pelabuhan Gurahwa (skr Ulsan) dan menyelidiki kapal tanpa awak itu dengan Seo Ji dan petugas dari dept. perdagangan. Kim Chun Chu melarang semua masuk ke area pelabuhan. Kim Chun Chu melihat bentuk kapal dan tahu tidak banyak ahli yang dapat membuat kapal jenis ini. Petugas perdagangan setuju. Kim Chun Chu minta petugas memeriksa kapal, dan penyelidikan di Sapo masih berjalan utk menyelidiki pergerakan pemberontak.

Seo Ji berkata Daedaegam Go Do sudah mengurus masalah itu. Yeom Jong dari kejauhan melihat Kim Chun Chu sudah memeriksa kapal inci demi inci dan melarang orang mendekat. Go Do menyelidiki orang2 di Sapo siapa yang bisa membuat kapal seperti itu. Orang2 tidak tahu. Anak buah Yeom Jong mengamati. Yeom Jong kesal karena dept. pertahanan sudah menahan kapal itu dan mulai tanya-tanya. Yeom Jong berkata pada anak buahnya, mereka tidak boleh menemukan si pembuat kapal, tidak boleh, dan minta anak buahnya mengurus masalah itu.

Bi Dam ingat saat ia bersumpah setia pada Ratu sebagai Penguasanya. Bi Dam pergi ke kamar Ratu dan minta kehadirannya diumumkan. Penjaga berkata Ratu memerintahkan tidak seorang pun boleh masuk ke kamarnya. Bi Dam berkeras penjaga harus mengumumkan kehadirannya. Penjaga berkata Al Cheon tidak disini, jadi ia tidak berani masuk dan mengijinkan Bi Dam masuk. Bi Dam meninggikan suaranya dia adalah Sangdaedeung dan penjaga harus mengumumkan kedatangannya. Al Cheon datang dan Bi Dam berkata pada Al Cheon ia ingin bertemu Ratu. Al Cheon menolak, Ratu memerintahkan tidak seorang pun boleh memasuki kamarnya dan minta Bi Dam datang lain kali. Bi Dam berkata jika Ratu memerintahkan ia pergi, ia akan pergi dan memohon pada Al Cheon agar mengumumkan kedatangannya pada Ratu.

Ratu memandang Bi Dam dan tahu Bi Dam tidak memiliki motif apapun tapi sekutu Bi Dam tidak seperti itu dan bagaimana Bi Dam harus menyelesaikannya dan mengatasi masalah ini. Ratu berkata mereka takut dengan akibat jika Ratu meninggal nantinya. Ini pada akhirnya akan berakhir pada masalah pewaris takhta. Untuk mereka, Kim Chun Chu akan terlihat sebagai musuh. Tidak seperti Kim Chun Chu yang merangkul Bo Gya Hoe, sekutu Bi Dam tidak akan melakukannya, maka Bi Dam adalah jawaban sebagai solusi untuk mereka. Ratu berkata bahwa jika Bi Dam gagal mengatasi mereka dengan caramu sendiri maka ..tiba-tiba Ratu terkena serangan jantung dan Ratu berusaha bernafas. Bi Dam panik dan tanya ada apa dan ia akan memanggil tabib istana tapi saat ia akan pergi, Ratu menahan tangan Bi Dam dan berkata bahwa ia baik2 saja dan tidak perlu.

Bi Dam mendekati Ratu: Apa nafasmu sudah baik. Bi DAm tanya dimana yang sakit. Ratu meyakinkan Bi Dam ia tidak apa-apa ia kelelahan akhir-akhir ini. Kesehatan Ratu kelihatan mengkhawatirkan.

Go Do lapor kapal itu mungkin datang dari Uljin (Gyeongsangbukdo) dan mereka yakin kapal itu dari sana dan menuju Sapo.

kadorama-recapsPetugas perdagangan membenarkan. Pohon pinus sudah terkena hawa laut maka pohon pinus itu pasti berasal dari Uljin dan hanya ada satu pembuat kapal yang terkenal di Uljin. Namanya Yu Cheok. Kim Chun Chu langsung ke sana.

Di Uljin, Go Do dan Seo Ji mengepung rumah Yu Cheok dan menyerbu masuk, ternyata di dalam sudah kacau dan banyak mayat. Kim Chun Chu datang dan mendapat laporan bahwa semua sudah dibunuh untuk melenyapkan saksi. Yeom Jong menunggu laporan, anak buahnya datang dan lapor mereka sudah membunuh semuanya tapi Yu Cheok berhasil lolos. Yeom Jong marah bagaimana mereka dapat begitu ceroboh, ia minta anak buahnya mencari Yu Cheok dan membereskannya.

Teman Yu Cheok datang dan melakukan identifikasi untuk mencari Yu Cheok. Ternyata Yu Cheok tidak ada diantara korban. Kim Chun Chu langsung minta seluruh tempat diperiksa dan mencari Yu Cheok. Ia harus segera ditemukan. Seo Ji dan Go Do langsung bergerak.

Yu Cheok melarikan diri dan tertangkap anak buah Yeom Jong, ia sadar ia akan mati, Yu Cheok lari dan bertemu Yang Gil dan minta Yang Gil menolongnya, anak buah Yeom Jong mengenali Yang Gil dan bersembunyi, saat Kim Chun Chu tiba bersama pasukannya. Teman Yu Cheok mengenalinya dan berkata pada Kim Chun Chu bahwa itu Yu Cheok. Yang Gil memberi hormat pada Chun Chu dan akan menahan Yu Cheok. Tiba2 mereka dihujani anak panah yang berusaha membunuh Yu Cheok. Kim Chun Chu memerintahkan mereka harus melindungi Yu Cheok. Dae Pung melindungi Yu Cheok dan yang lain membuat barikade untuk menahan anak panah, membuat Ki Chun Chu ada dalam keadaaan terbuka dan terkena tembakan anak panah. Seo Ji berteriak dan melindungi Kim Chun Chu dan minta mereka mundur, saat mereka mundur Yu Cheok akhirnya tertembak panah dan mati.

kadorama-recaps
Ratu mendapat laporan Kim Chun Chu terkena panah saat melakukan penyelidikan dan tanya bagaimana kondisinya. Al Cheon berkata ini melegakan karena anak panah tidak mengenai bagian yang fatal dan tidak mengenai organ penting dan Kim Chun Chu tidak apa-apa. Ratu menghela nafas lega, nafas Ratu terlihat pendek-pendek. Al Cheon tanya apa Ratu baik-baik saja karena ia melihat Ratu berjuang dengan nafasnya. Ratu berkata ia akan pergi dan melihat Kim Chun Chu.

Kim Seo Hyun tanya bagaimana ini bisa terjadi. Putri Man Myeong berkata hal kejam terjadi pada keluarga Raja dan apa yang harus kita lakukan. Kim Seo Hyun berkata mereka tidak bisa diam saja dan ia akan pergi ke dewan untuk mencari tahu.

Ha Jong kaget mendengar Kim Chun Chu luka dan Mi saeng menyayangkan kecerobohan Yeom Jong, menurutnya Yu Cheok harus dibunuh dari dulu. Jujin berkata sekarang menyebabkan masalah bagi mereka. Yeom Jong minta maaf tapi mereka tidak bisa menghindari ini. Ha Jong kesal, maaf apa ia pikir maaf bisa menyelesaikan masalah yang akan mereka hadapi. Yeom Jong berkata jika ia tahu ini akan seperti ini maka yang terbaik adalah membunuh Kim Chun chu. Bangsawan Sueulbu berkata apa Yeom Jong sudah gila. Yeom Jong berkata bukankah mereka sudah tahu bahwa semuanya akan lebih mudah jika Kim Chun Chu disingkirkan. Ha jong marah dan menarik kerah Yeom Jong dan berkata ia marah dengan Yeom Jong karena ingin membunuh Chun Chu, kau harus ingat Kim Chun Chu adalah keponakan menantuku!

Bi Dam mendengar dari Santak bahwa mereka mencoba membunuh Kim Chun Chu dan Bi Dam menarik kerah baju Santak : Siapa yang memberi perintah? San Tak tidak tahu dan Santak berkata ia benar2 tidak tahu. Bi Dam melepaskan Santak dan duduk kembali, anak buahnya benar2 sudah melanggar batas. (lho katanya BD minta 1000 pasukan buat basmi mrk, knp ngga? do it now!)

Kim Chun Chu beristirahat setelah terluka. Ia mencoba bangun untuk memberi hormat pada Ratu. Ratu tanya keadaan Chun Chu dan Chun Chu berkata, anak panahnya tidak mengenai organ vital dan lukanya tidak dalam, ia akan segera sembuh. (aku pikir bgs juga buat Chun Chu merasakan sedikit aroma peperangan, bisa buat persiapan ia jd Raja). Ratu tanya mengenai Yu Cheok. Kim Chun chu berkata ia terbunuh. Ratu tanya apa ia yang membuat kapal Asoka Agung itu, Kim Chun Chu membenarkan. Orang yang menyewanya ingin ia mati. Siapa orang itu. Kim Chun Chu berkata bahwa Uljin adalah salah satu daerah perdagangan Yeom Jong. Yu Cheok itu sudah melakukan beberapa proyek kapal untuk Yeom Jong.

Kim Chun Chu mengaku ia yakin Bi Dam tidak terlibat karena ini tidak memberi manfaat baginya tapi Kim Chun Chu tidak dapat memastikan anak buah Bi Dam yang sekarang mulai tidak terkontrol. Ratu berdiri dan berkata kesabarannya dengan anak buah Bi Dam berakhir sampai sini. Ratu pergi tapi ia berbalik lagi dan tanya apa anak panah itu sengaja ditembakkan ke arah Kim Chun Chu. Kim Chun Chu tidak merasa demikian, Yu Cheok-lah targetnya. Sebaliknya kata Ratu panah itu benar ditujukan untuk Kim Chun Chu. Kim Chun Chu kaget. Ratu pergi dan Al cheon menenangkan Ratu agar tidak terlalu mencemaskan Chun Chu.

Ratu mengadakan sidang dan memanggil semua orang. Al Cheon tanya apa ini mendadak dan Ratu tidak mengadakannya di In Gang Jeon? Ratu mengulang perintahnya dan minta Kasim melakukannya. Ratu memerintahkan Al Cheon untuk memberi perintah rahasia pada Bi Dam dan berkata agar Bi Dam tidak boleh menghadiri rapat dan setelah rapat selesai, Bi Dam harus menemui Ratu secara diam-diam.

Ratu memasuki sidang dan semua menghormat. Bangsawan Sueulbu pura-pura prihatin dengan kejadian yang menimpa Kim Chun Chu. Jujin berkata karena kemurahan langit di pihak mereka maka Kim Chun Chu tidak terluka dengan serius karena kecelakaan ini. Ratu bertanya apa ini kecelakaan dan beraninya kalian menyebut demikian. Beraninya anggota dewan menyatakan ini kecelakaan padahal jelas2 ini percobaan pembunuhan (Ratu sengaja..) pada anggota keluarga Raja. Bangsawan Jujin kaget karena Ratu dengan tegas memerintahkan ia akan menemukan pengacaunya dan menyelidiki percobaan pembunuhan ini dan akan menghukumnya sesuai dengan hukum yang berlaku untuk menjadi contoh bagi yang lain. Ratu menugaskan Kim Yong Chun untuk melakukan penyelidikan mengenai kebenarannya. Kim Yong chun bersedia melakukannya. Anak buah Bi Dam semakin tidak tenang karena Ratu tahu.

Kim chun Chu terduduk saat Joo Bang berkata bahwa Ratu memerintahkan komisi untuk menyelidiki kecelakaan yang menimpa Kim Chun Chu dan mengumumkannya dalam sidang. Chun Chu berusaha duduk tapi Joo Bang minta ia untuk istirahat saja. Kim Chun Chu tanya apa Bi Dam menghadiri sidang? Joo Bang tidak ingat apa Bi Dam ada atau tidak. Joo Bang tanya apa ini benar2 rencana Bi Dam? Kim Chun Chu berkata terlibat atau tidak bukan masalah dan biarkan kebijaksanaan membantu Ratu dan Bi Dam untuk bertindak. Joo Bang tanya apa yang akan dilakukan Kim Chun Chu, Chun Chu berkata ia perlu bantuan Joo Bang untuk melakukan perjalanan. Kemana? tanya Joo Bang. Kim Chun Chu berkata ia harus bertemu Bi Dam. Kim Chun Chu berkata ia akan menawarkan pertolongan untuknya.

Kim Chun Chu bertemu Bi Dam dan berkata ini hampir menjadi tragedi yang fatal, bagaimana ini bisa terjadi. Kim Chun Chu tanya apa Bi Dam merencanakan ini. Bi Dam berkata bagaimana ia berani melakukan tindakan yang seperti itu. Kim Chun Chu berkata marilah kita tinggalkan protokoler dan berbicara seperti dulu lagi, Kim chun Chu berkata Bi Dam sudah berjanji jika kelak Ratu meninggal, Bi Dam akan melepaskan kekuatan politiknya dan mengundurkan diri menjadi orang biasa. Kim Chun Chu berkata tampaknya ini tidak akan terwujud. Bi Dam tanya apa maksud Kim Chun Chu. Dia tidak mengerti.

Kim Chun Chu berkata langsung ini karena ibunya bahwa ibuku sudah meninggal dan sekarang anaknya mencoba membunuhnya juga. Kim Chun Chu bertanya apa ia akan duduk diam dan menunggu kematiannya? Bi Dam tidak mengerti maksud Kim Chun Chu. Kim Chun Chu berkata ia punya rahasia yang tidak diketahui seorangpun. Kim Chun Chu tanya apa Bi Dam mau mendengarnya. Kim chun Chu berkata meskipun ia tidak hebat tapi pikirannya benar2 tangkas dan cepat, itulah mengapa ia memperlihatkan di depan semua orang bahwa ia tidak mampu dan lamban. Tapi apa Bi Dam benar2 tahu bahwa Kim Chun Chu tidak akan melepaskan bahkan detil atau fakta kecil sekalipun dan sangat menyeluruh dalam semua tindakannya dan memberikan contoh apa Bi Dam tahu apa alasan Dae Nam Bo mengapa ia tidak terlihat lagi dan sepertinya lenyap. Kim Chun Chu berkata menyenangkan berdiskusi dengan Bi Dam dan ia meninggalkan Bi Dam dengan pikirannya sdr.

Saat Kim Chun Chu akan pergi, Bi Dam berkata Kim Chun Chu sudah matang. Kim Chun Chu melihat Bi Dam dan Bi Dam berkata di masa lalu, Kim Chun Chu biasa ketakutan jika melihatnya, bukankah begitu? Kim Chun Chu membenarkan bahwa di masa lalu kehadirannya benar2 menakutkan dan Kim Chun Chu duduk lagi dan berkata pada Bi Dam, sekarang sebaliknya…mengapa demikian…di masa lalu, Bi Dam adalah seorang yang tidak bisa ditebak pergerakannya dan tindakannya maka ketakutan timbul dari ketidaktahuan tapi sekarang, Bi Dam benar2 transparan (emang bening dia hehe..) dan Kim Chun Chu dapat menebak tindakannya dan melawannya dengan mudah.

Kim Chun Chu berkata Bi Dam tidak mampu mengendalikan anak buahnya dan mereka berani melakukan apapun yang mereka inginkan dan membiarkan rasa cintanya pada seorang wanita membutakan logikanya dan menjadi suatu kelemahan. (setuju..!! Chun Chu emang smart, dsr politikus..hehe) Kim Chun Chu berkata apa Bi Dam benar-benar berpikir bahwa Ratu akan benar2 memberikan hatinya untuk Bi Dam. (dasar Kim Chun Chu..sdh tahu BD kaya gitu..) Kim chun Chu berkata di masa lalu Bi Dam menakutkan sebagai pribadi. Kim Chun Chu pergi. Bi Dam terlihat sedikit bingung.

Joo BAng menunggu Kim Chun Chu dan tanya bagaimana hasilnya? Kim Chun Chu diam saja dan berkata dalam hati, Ia harus minta maaf pada Bi Dam karena ia tahu Bi Dam tidak ada sangkut pautnya dengan masalah ini dan Kim Chun Chu menyadari kesetiaan Bi Dam sampai mati pada Ratu itu tulus tapi bagaimanapun Bi Dam dan sekutunya sekarang terlihat sebagai batu penghalang untuk ambisi besar mereka dan bagaimanapun juga harus dihapus dari dunia ini.

Joo Bang ingin tahu dan tanya ada apa, Kim Chun Chu berkata bukan apa2 dan pergi. Kim Chun Chu berjalan kembali dan ia berkata untuk Bi Dam sungguh malang karena namanya tidak akan ada dalam halaman sejarah karena tujuan utamanya adalah kesetiaan pribadi pada seorang wanita. (like I said before, BD just ordinary man with his love..)

Anak buah Bi Dam kembali dari sidang dan berkata mereka dalam masalah besar. Ha Jong mengeluh, Yeom Jong sudah keterlaluan. Bo Jong berkata bukan hanya Ratu tapi semuanya sekarang curiga pada mereka. Mi saeng minta mereka tenang dulu, mereka harus berpikir apa yang akan dilakukan.

Yeom Jong masuk dan tanya mengapa semua duduk diam. Mrk harus mengerahkan pasukan. Sueulbu marah apa sekarang Yeom Jong mengusulkan pemberontakan? Yeom Jong berkata pemeriksaan dimulai dan mereka akan dicurigai. Ha Jong berkata pemeriksaan apa, mungkin hanya Yeom Jong yang akan diperiksa dan ini tidak ada urusannya dengan mereka. Yeom Jong tertawa apa benar demikian?

Kim Seo Hyun tanya bagaimana ini bisa terjadi. Putri Man Myeong berkata hal kejam terjadi pada keluarga Raja dan apa yang harus kita lakukan. Kim Seo Hyun berkata mereka tidak bisa diam saja dan ia akan pergi ke dewan untuk mencari tahu.

Ha Jong kaget mendengar Kim Chun Chu luka dan Mi saeng menyayangkan kecerobohan Yeom Jong, menurutnya Yu Cheok harus dibunuh dari dulu. Jujin berkata sekarang menyebabkan masalah bagi mereka. Yeom Jong minta maaf tapi mereka tidak bisa menghindari ini. Ha Jong kesal, maaf apa ia pikir maaf bisa menyelesaikan masalah yang akan mereka hadapi. Yeom Jong berkata jika ia tahu ini akan seperti ini maka yang terbaik adalah membunuh Kim Chun chu. Bangsawan Sueulbu berkata apa Yeom Jong sudah gila. Yeom Jong berkata bukankah mereka sudah tahu bahwa semuanya akan lebih mudah jika Kim Chun Chu disingkirkan. Ha jong marah dan menarik kerah Yeom Jong dan berkata ia marah dengan Yeom Jong karena ingin membunuh Chun Chu, kau harus ingat Kim Chun Chu adalah keponakan menantuku!

Bi Dam mendengar dari Santak bahwa mereka mencoba membunuh Kim Chun Chu dan Bi Dam menarik kerah baju Santak : Siapa yang memberi perintah? San Tak tidak tahu dan Santak berkata ia benar2 tidak tahu. Bi Dam melepaskan Santak dan duduk kembali, anak buahnya benar2 sudah melanggar batas. (lho katanya BD minta 1000 pasukan buat basmi mrk, knp ngga? do it now!)

Kim Chun Chu beristirahat setelah terluka. Ia mencoba bangun untuk memberi hormat pada Ratu. Ratu tanya keadaan Chun Chu dan Chun Chu berkata, anak panahnya tidak mengenai organ vital dan lukanya tidak dalam, ia akan segera sembuh. (aku pikir bgs juga buat Chun Chu merasakan sedikit aroma peperangan, bisa buat persiapan ia jd Raja). Ratu tanya mengenai Yu Cheok. Kim Chun chu berkata ia terbunuh. Ratu tanya apa ia yang membuat kapal Asoka Agung itu, Kim Chun Chu membenarkan. Orang yang menyewanya ingin ia mati. Siapa orang itu. Kim Chun Chu berkata bahwa Uljin adalah salah satu daerah perdagangan Yeom Jong. Yu Cheok itu sudah melakukan beberapa proyek kapal untuk Yeom Jong.

Kim Chun Chu mengaku ia yakin Bi Dam tidak terlibat karena ini tidak memberi manfaat baginya tapi Kim Chun Chu tidak dapat memastikan anak buah Bi Dam yang sekarang mulai tidak terkontrol. Ratu berdiri dan berkata kesabarannya dengan anak buah Bi Dam berakhir sampai sini. Ratu pergi tapi ia berbalik lagi dan tanya apa anak panah itu sengaja ditembakkan ke arah Kim Chun Chu. Kim Chun Chu tidak merasa demikian, Yu Cheok-lah targetnya. Sebaliknya kata Ratu panah itu benar ditujukan untuk Kim Chun Chu. Kim Chun Chu kaget. Ratu pergi dan Al cheon menenangkan Ratu agar tidak terlalu mencemaskan Chun Chu.

Ratu mengadakan sidang dan memanggil semua orang. Al Cheon tanya apa ini mendadak dan Ratu tidak mengadakannya di In Gang Jeon? Ratu mengulang perintahnya dan minta Kasim melakukannya. Ratu memerintahkan Al Cheon untuk memberi perintah rahasia pada Bi Dam dan berkata agar Bi Dam tidak boleh menghadiri rapat dan setelah rapat selesai, Bi Dam harus menemui Ratu secara diam-diam.

Ratu memasuki sidang dan semua menghormat. Bangsawan Sueulbu pura-pura prihatin dengan kejadian yang menimpa Kim Chun Chu. Jujin berkata karena kemurahan langit di pihak mereka maka Kim Chun Chu tidak terluka dengan serius karena kecelakaan ini. Ratu bertanya apa ini kecelakaan dan beraninya kalian menyebut demikian. Beraninya anggota dewan menyatakan ini kecelakaan padahal jelas2 ini percobaan pembunuhan (Ratu sengaja..) pada anggota keluarga Raja. Bangsawan Jujin kaget karena Ratu dengan tegas memerintahkan ia akan menemukan pengacaunya dan menyelidiki percobaan pembunuhan ini dan akan menghukumnya sesuai dengan hukum yang berlaku untuk menjadi contoh bagi yang lain. Ratu menugaskan Kim Yong Chun untuk melakukan penyelidikan mengenai kebenarannya. Kim Yong chun bersedia melakukannya. Anak buah Bi Dam semakin tidak tenang karena Ratu tahu.

Kim chun Chu terduduk saat Joo Bang berkata bahwa Ratu memerintahkan komisi untuk menyelidiki kecelakaan yang menimpa Kim Chun Chu dan mengumumkannya dalam sidang. Chun Chu berusaha duduk tapi Joo Bang minta ia untuk istirahat saja. Kim Chun Chu tanya apa Bi Dam menghadiri sidang? Joo Bang tidak ingat apa Bi Dam ada atau tidak. Joo Bang tanya apa ini benar2 rencana Bi Dam? Kim Chun Chu berkata terlibat atau tidak bukan masalah dan biarkan kebijaksanaan membantu Ratu dan Bi Dam untuk bertindak. Joo Bang tanya apa yang akan dilakukan Kim Chun Chu, Chun Chu berkata ia perlu bantuan Joo Bang untuk melakukan perjalanan. Kemana? tanya Joo Bang. Kim Chun Chu berkata ia harus bertemu Bi Dam. Kim Chun Chu berkata ia akan menawarkan pertolongan untuknya.

Kim Chun Chu bertemu Bi Dam dan berkata ini hampir menjadi tragedi yang fatal, bagaimana ini bisa terjadi. Kim Chun Chu tanya apa Bi Dam merencanakan ini. Bi Dam berkata bagaimana ia berani melakukan tindakan yang seperti itu. Kim Chun Chu berkata marilah kita tinggalkan protokoler dan berbicara seperti dulu lagi, Kim chun Chu berkata Bi Dam sudah berjanji jika kelak Ratu meninggal, Bi Dam akan melepaskan kekuatan politiknya dan mengundurkan diri menjadi orang biasa. Kim Chun Chu berkata tampaknya ini tidak akan terwujud. Bi Dam tanya apa maksud Kim Chun Chu. Dia tidak mengerti.

Kim Chun Chu berkata langsung ini karena ibunya bahwa ibuku sudah meninggal dan sekarang anaknya mencoba membunuhnya juga. Kim Chun Chu bertanya apa ia akan duduk diam dan menunggu kematiannya? Bi Dam tidak mengerti maksud Kim Chun Chu. Kim Chun Chu berkata ia punya rahasia yang tidak diketahui seorangpun. Kim Chun Chu tanya apa Bi Dam mau mendengarnya. Kim chun Chu berkata meskipun ia tidak hebat tapi pikirannya benar2 tangkas dan cepat, itulah mengapa ia memperlihatkan di depan semua orang bahwa ia tidak mampu dan lamban. Tapi apa Bi Dam benar2 tahu bahwa Kim Chun Chu tidak akan melepaskan bahkan detil atau fakta kecil sekalipun dan sangat menyeluruh dalam semua tindakannya dan memberikan contoh apa Bi Dam tahu apa alasan Dae Nam Bo mengapa ia tidak terlihat lagi dan sepertinya lenyap. Kim Chun Chu berkata menyenangkan berdiskusi dengan Bi Dam dan ia meninggalkan Bi Dam dengan pikirannya sdr.

Saat Kim Chun Chu akan pergi, Bi Dam berkata Kim Chun Chu sudah matang. Kim Chun Chu melihat Bi Dam dan Bi Dam berkata di masa lalu, Kim Chun Chu biasa ketakutan jika melihatnya, bukankah begitu? Kim Chun Chu membenarkan bahwa di masa lalu kehadirannya benar2 menakutkan dan Kim Chun Chu duduk lagi dan berkata pada Bi Dam, sekarang sebaliknya…mengapa demikian…di masa lalu, Bi Dam adalah seorang yang tidak bisa ditebak pergerakannya dan tindakannya maka ketakutan timbul dari ketidaktahuan tapi sekarang, Bi Dam benar2 transparan (emang bening dia hehe..) dan Kim Chun Chu dapat menebak tindakannya dan melawannya dengan mudah.

Kim Chun Chu berkata Bi Dam tidak mampu mengendalikan anak buahnya dan mereka berani melakukan apapun yang mereka inginkan dan membiarkan rasa cintanya pada seorang wanita membutakan logikanya dan menjadi suatu kelemahan. (setuju..!! Chun Chu emang smart, dsr politikus..hehe) Kim Chun Chu berkata apa Bi Dam benar-benar berpikir bahwa Ratu akan benar2 memberikan hatinya untuk Bi Dam. (dasar Kim Chun Chu..sdh tahu BD kaya gitu..) Kim chun Chu berkata di masa lalu Bi Dam menakutkan sebagai pribadi. Kim Chun Chu pergi. Bi Dam terlihat sedikit bingung.

Joo BAng menunggu Kim Chun Chu dan tanya bagaimana hasilnya? Kim Chun Chu diam saja dan berkata dalam hati, Ia harus minta maaf pada Bi Dam karena ia tahu Bi Dam tidak ada sangkut pautnya dengan masalah ini dan Kim Chun Chu menyadari kesetiaan Bi Dam sampai mati pada Ratu itu tulus tapi bagaimanapun Bi Dam dan sekutunya sekarang terlihat sebagai batu penghalang untuk ambisi besar mereka dan bagaimanapun juga harus dihapus dari dunia ini.

Joo Bang ingin tahu dan tanya ada apa, Kim Chun Chu berkata bukan apa2 dan pergi. Kim Chun Chu berjalan kembali dan ia berkata untuk Bi Dam sungguh malang karena namanya tidak akan ada dalam halaman sejarah karena tujuan utamanya adalah kesetiaan pribadi pada seorang wanita. (like I said before, BD just ordinary man with his love..)

Anak buah Bi Dam kembali dari sidang dan berkata mereka dalam masalah besar. Ha Jong mengeluh, Yeom Jong sudah keterlaluan. Bo Jong berkata bukan hanya Ratu tapi semuanya sekarang curiga pada mereka. Mi saeng minta mereka tenang dulu, mereka harus berpikir apa yang akan dilakukan.

Yeom Jong masuk dan tanya mengapa semua duduk diam. Mrk harus mengerahkan pasukan. Sueulbu marah apa sekarang Yeom Jong mengusulkan pemberontakan? Yeom Jong berkata pemeriksaan dimulai dan mereka akan dicurigai. Ha Jong berkata pemeriksaan apa, mungkin hanya Yeom Jong yang akan diperiksa dan ini tidak ada urusannya dengan mereka. Yeom Jong tertawa apa benar demikian?

Al Cheon membawa Bi Dam menemui Ratu seperti diperintahkan secara rahasia dan Bi Dam ingat perkataan Kim Chun Chu apa Bi Dam benar2 berpikir bahwa Ratu dapat memberikan cintanya untuk Bi Dam dan ini membuat Bi Dam ragu (aarrgh..Chun Chu..tp Chun chu benar juga, dlm politik tdk boleh ada personal feeling..sigh..) Kim Chun Chu benar2 memainkan permainan psikologi pikiran melalui ketidakamanan perasaan Bi Dam bahwa Bi Dam punya phobia ditinggalkan atau dibuang. Al Cheon mengumumkan kehadiran Bi Dam, Ratu menemui Bi Dam.

Jujin menyalahkan Yeom jong atas semua kekacauan yang membuat mereka semua menjadi seperti ini. Yeo Jong setuju ia adalah otaknya dan berteriak lakukan saja..laporkan ini pada Ratu dan Kim Chun Chu. Dan katakan bahwa insiden dibelakang perjanjian rahasia dengan utusan Tang, insiden Seoguk Hosejon dan pembangunan perahu Asoka Agung semua bukan ide mereka dan bukan bermaksud akan membunuh Kim Chun Chu. Yeom Jong minta mereka lapor pada Ratu dan berkata ini bukan karena para bangsawan ingin memberontak dan menurunkan Ratu tapi ini semua karena Yeom Jong yang bertanggung jawab.

Yeom Jong menantang bangsawan untuk pergi dan lapor pada Ratu. Ratu yang bijaksana dan pintar pasti ia sudah tahu bahwa kejadian Kim Chun Chu adalah kecelakaan tapi tetap saja Ratu minta penyelidikan, ini untuk memberitahu mereka bahwa Ratu sudah memutuskan untuk mengeksekusi mereka dan menyingkirkan mereka semua. Ha Jong tanya lalu apa saran Yeom Jong? Yeom Jong berkata sebelum pemeriksaan menghasilkan sesuatu yang penting melawan mereka, mereka harus pertama-tama melakukan serangan terlebih dulu.

Jujin berkata apa Yeom Jong bermaksud memberontak? Yeom Jong berkata ini mungkin saja terjdi. Jujin kaget. Yeom jong tanya apa ada masalah dengan itu, Sueulbu tertawa kita akan memberontak untuk merebut takhta. Mi Saeng tanya lalu bagaimana dengan Bi Dam ? Bagaimana mereka mengatsi ini dengan Bi Dam? Mi saeng berkata untuk memulai pemberontakan harus ada sebabnya. Tidak ada penyebabnya kecuali Bi Dam sebagai putra Raja Jinji dan juga Mi Shil kakaknya dan selain Bi Dam, tidak ada yang akan membenarkan tindakan mereka. Mi Saeng tanya apa Yeom Jong dapat membujuk Bi Dam untuk mengubah pikirannya. Yeom Jong yakin dan minta mereka percaya padanya.

kadorama-recapsSeondeok : we never share anything together between us before..

Bi DAm memberi hormat pada Ratu yang berkata ia tahu benar Bi Dam tidak terlibat dengan insiden ini tapi Bi Dam gagal mengendalikan anak buahnya dan mereka sudah kelewat batas. Bi Dam mengakuinya bahwa ia tidak lagi bisa mengendalikan mereka dan tidak punya pilihan. Bi Dam tanya perintah penyelidikan untuk mengungkapkan kebenaran dan menghukum semua yang terlibat tanpa kecuali untuk mereka. Ratu berkata jika ini terjadi, Bi Dam akan terkena konsekuensinya, tidak peduli dengan cara apa, Bi Dam akan dituntut tanggungjawabnya. Bi Dam tidak masalah jika ia akan diperiksa karena ini yang harus dilakukan Ratu dan Bi Dam berkata ia sudah siap dan bersedia jatuh karena insiden ini. Ia sudah siap tapi aku tidak siap untuk itu, kata Ratu. Bi Dam kaget.

Ratu memberikan cincin padanya dan berkata : Kita tidak pernah berbagi apapun bersama. Bi Dam tanya mengapa Ratu melakukan ini sekarang. Bi Dam merasa Ratu memaksanya pergi dan mengirim ia pergi. Ratu berkata ia akan mengirim Bi Dam ke Chuhwa (skr Miryang) dan Ratu minta agar Bi Dam segera pergi dan tinggalkan semua urusan di Seorabeol padanya. Setelah semua selesai, Ratu akan memanggil Bi Dam kembali.

Ratu mengambil tangan Bi Dam dan menempatkan cincin di tangannya lalu menggenggam tangan Bi Dam, Ratu berkata jika Bi Dam tetap di Seorabeol, Bi Dam akan terkena dampak masalah ini. Ratu akan sanggup mengatasi anak buahnya jika Bi Dam pergi dan ia akan membasmi mereka semua dari Seorabeol. Setelah sentimen publik mereda dan berlalu seperti angin dia akan memanggil Bi Dam kembali. Bi Dam terus saja terngiang kata2 Kim Chun Chu, apa kau benar2 berpikir bahwa Ratu dapat benar2 memberikan perasaannya untuk Bi Dam dan Ratu tanya pada Bi Dam apa kau percaya padaku?

Bi Dam jelas terlihat merasa tidak aman. Bi Dam berkata Ratu tidak perlu mengatakan itu, ia selalu mempercayai Ratu. Ratu berkata Bi Dam harus pergi segera. Kementrian Registrasi atau Wi Hwa Bu akan menyampaikan perintah Ratu padanya nanti. Ratu menarik tangannya tapi Bi Dam menahan tangan Ratu tapi Ratu dengan perlahan menarik tangannya dari tangan Bi Dam dan berkata agar segera pergi. Bi Dam melihat cincin Ratu dan pergi dan berkata bukan begini caranya. Ratu melihat ke arah Bi Dam dari kejauhan dan berkata pada Bi Dam ini hanya perpisahan sementara diantara mereka, ia akan menyelesaikan ini segera.

Anak buah Yeom Jong berkata mereka sudah menempatkan mata2 diantara pengawal istana Ratu. Yeom Jong ingin bertemu orang itu. (org yang sama yang menolak Bi Dam bertemu Ratu waktu itu) Yeom Jong meyakinkan orang itu bahwa kesejahteraan keluarganya akan dijamin. Penjaga istana sudah siap tapi jika orang itu mati..Yeom Jong berkata ia adalah ahli pedang terbaik di Silla, tidak perlu dikhawatirkan dan Yeom Jong memberi nasihat agar penjaga itu tidak menyerang langsung tapi saat ia tidak waspada akan kehadirannya, maka serang dia.

Bi Dam bermain dengan keraguannya, Ratu menempatkannya dalam penjagaan di Chuhwa…dan dia harus segera pergi… Seorang pelayan datang dan tanya apa Bi Dam memanggilnya. Bi Dam berkata untuk membuat persiapan perjalanan ke Chuhwa. Pelayan itu pergi, lalu Bi Dam berpikir lagi, segera setelah Bi Dam pergi Ratu akan menghabisi anak buahnya di Seorabeol. Bi Dam : apa aku hanya bisa meninggalkan kekacauan ini padanya dan pergi begitu saja? Kekacauan ini bukan karena Ratu tapi karena aku, dan aku harus bertanggung jawab menyelesaikannya untuk kebaikannya, karena Ratu sudah memberikan perhatian pada dirinya dan ia hanya meninggalkan masalah ini untuk diselesaikan Ratu. Bi Dam bersumpah ia akan pergi segera setelah menyelesaikan kekacauan ini dan datang mengakui kesalahannya.

Bi Dam mengambil pedangnya dan menghunusnya dan ia ingat Kim Chun Chu bahwa di masa lalu ia menakutkan tapi sekarang tidak lagi. Bi Dam menghunus pedangnya dan melihat mata pedangnya. Ia berkata pedang ini sudah disimpan terlalu lama dan pedang ini sudah bertahan terlalu lama dan sekarang ia harus membunuh mereka semua dan Bi Dam mengayunkan beberapa jurus dengan pedangnya. (BD sdh kira2 14 th tdk pakai pedangnya ..tapi ilmunya ngga berkarat ya..padahal ngga pernah perang, kpn latihannya? BD emang hebat hehe..)

Mi saeng berkata Jujin harus pergi dari Seorabeol segera dan tinggal di benteng Sangju. Jujin mengerti dan pergi. Kemudian Mi saeng tanya apa Bo Jong sudah mengontak semua komandan pasukannya. Bo Jong berkata sudah. Ha Jong berkata jika ditemukan sedikit bukti saja bahwa mereka terlibat maka mereka lebih baik mati daripada duduk diam menunggu.

Yeom Jong berkata ada gerakan mencurigakan dengan pasukan di Seorabeol. Yeom Jong minta mereka harus meninggalkan Seorabeol segera. Mereka semua merasa ini buruk.

Kim yu shin berkata pada Ratu tidak susah menangkap mereka sekarang, karena mereka sudah melepas semua pasukan pribadinya. Yu Shin minta Ratu mengijinkannya. Wyol Ya setuju, Go Do memimpin dengan Guk San heun Dae Pung dan Yang Gil berjaga dan siap melaksanakan kapanpun perintah diturunkan (actually I miss the funny and warm Go Do hiks…Go Do is no longer warm and cute hiks..now he’s frightening..)

Al Cheon berkata diantara mereka ada anggota dewan yang terlibat. Kim Yong Chun setuju jika mereka perlu menangkap anggota dewan maka mereka harus memiliki bukti nyata untuk melakukannya. Ratu berkata menunggu bukti itu ditemukan mungkin akan terlambat. Apa kau pikir mereka akan duduk diam dan menunggu saja. Kim Chun Chu setuju percobaan pembunuhan atas dirinya bukan satu2nya alasan tapi perjanjian rahasia dengan utusan Tang dan tipuan mereka mengenai Asoka Agung untuk mengancam takhta Ratu dan mereka harus bertanggung jawab. Ratu menyatakan dia akan mengeluarkan perintah untuk menyetujui penahanan dan penangkapan mereka. (mirip dg cara Mi shil juga)

Mi Saeng tanya apa maksud Yeom Jong agar mereka pergi sekarang. Yeom Jong berkata mata2nya lapor ada pergerakan tidak normal dalam pasukan dept pertahanan. Ha Jong tanya apa dept pertahanan akan menangkap mereka sekarang. Yeom Jong tidak yakin tapi lebih bijak jika mereka pergi dan sembunyi di tambang. Bo Jong berkata ia akan memberitahu Ho Jae, Seon Yeol, Hwang Yun dan pergi. Mi saeng tanya dimana Bi Dam? Yeom Jong ragu2. Mi Saeng berkata tanpa Bi Dam tidak ada rencana mereka yang akan berhasil. Mereka tidak akan punya alasan untuk mengadakan pemberontakan. Sueubu berkata apa Yeom Jong akan memberontak tanpa kehadiran Pemimpin dalam pemberontakan mereka? Yeom Jong minta mereka tidak perlu cemas, dia sudah menyelesaikan masalah ini dan akan mencari Bi Dam.

Wyol Ya mengumpulkan pasukannya dan memerintah semua komandan dan pasukannya untuk pergi dan menangkap orang yang telah ditentukan. Mereka harus cepat dan diam-diam dan tanya apa mereka mengerti. Mereka mengerti. Go Do memimpin pasukannya dan mulai bergerak, juga Guk San heun, Dae Pung, dan Yang Gil.

Kim Chun Chu tanya Ratu tentang perintah penahanan untuk Bi Dam. Ratu berkata Kim Chun Chu tahu dan benar2 tahu sama seperti dirinya bahwa Bi Dam tidak terlibat dalam insiden ini. Kim Chun Chu tidak setuju, semua ini tidak akan terjadi jika Bi Dam tidak ada. Ratu tanya jika demikian ..tapi Kim Chun Chu berkata jika mereka tidak mengambil kesempatan ini untuk berurusan dengan Bi Dam maka dia akan selalu menjadi ancaman buat takhta (kalo dipikir, BD lebih berhak untuk takhta dibanding Chun Chu, BD kan anak Raja, Chun Cu cuma cucu Raja). Ratu tanya apa Kim chun Chu takut pada Bi Dam? Kim Chun Chu diam. berarti mungkin benar. Ratu berkata Bi Dam akan kehilangan anak buahnya bagaimana ia bisa menjadi ancaman untuk Kim Chun Chu ?

Ratu tanya apa yang begitu ditakutkan Kim Chun Chu sehingga ia mendorong Ratu untuk mengeluarkan perintah penangkapan untuk menangkap orang yang tidak bersalah dan memperingatkan Kim Chun Chu agar tidak mengganggu Bi Dam tanpa perintahnya. Kim Chun Chu tampak tidak begitu senang. (Chun Chu..BD itu pamanmu lho..sama kaya Kim Yong Chun..)

Guk San Heun mengintai kediaman Jujin (habis manis sepah dibuang kasihan juga Jujin ini) dan mendapat laporan tidak ada aktivitas dalam rumah Jujin. (aduh..jgn2 nanti Ratu pikir BD membocorkan niatnya ya..utk menghabisi anak buahnya..). Guk San Heun dan pasukannya menyerbu masuk dan berkata Jujin harus menyerah dan tidak ada jawaban. Ternyata rumah Jujin kosong. Guk San heun kaget, Yang Gil juga mendapat laporan yang sama tidak ada orang di rumah. YAng Gil berkata mereka harus segera lapor.

Bi Dam berpakaian biasa melihat dari lubang angin dari kejauhan dan anak buahnya benar2 akan melakukan pemberontakan dan menggenggam pedangnya dengan erat.

Kim Yu Shin kaget bahwa semua kediaman mereka kosong. Dae Pung membenarkan tidak ada satupun orang dan Go Do lapor hal yang sama dengan rumah Mi saeng. Yang Gil dan Guk san Heun masuk dan berkata ada masalah saat Kim Yu Shin berdiri dan berkata tidak ada orang disana. YAng Gil berkata mereka sudah..Dae Pung menyelesaikan..melarikan diri. Kim Yu Shin memerintah untuk mengumpulkan pasukan Seorabeol untuk dikerahkan ke istana. Go Do dan yang lain mengerti.

Dalam gua di Geumjeongsan. Ha Jong mengeluh ini semua karena Yeom Jong maka semua ada dalam kesulitan. Jujin berkata mereka berhasil lari dari Seorabeol mereka perlu merencanakan tindakan selanjutkan. Dept pertahanan akan tahu bahwa mereka sudah menghilang. Ha Jong tanya sekarang dimana Yeom Jong itu, Bo Jong berkata ia akan datang dengan Bi Dam ke tambang ini. Phil Dan berkata jika Bi Dam tidak bergabung maka mereka tidak bisa melakukan apapun. Hwang Yun setuju bahwa tanpa Bi Dam mereka tidak punya alasan untuk memberontak. Mi saeng meyakinkan Bi Dam mungkin akan bergabung jika Yeom Jong berhasil, harus berhasil. Ha Jong tanya bagaimana pamannya bisa begitu yakin bahwa Yeom Jong akan berhasil. Mi saeng berkata jika Yeom jong gagal, mereka semua akan mati.

Yeom Jong dan anak buahnya berjalan di malam hari saat Bi Dam mengikuti Yeom jong dan Penjaga Istana yang dibayar Yeom Jong mengikuti Bi Dam.

Im Jong lapor pada Ratu bahwa pasukan bangsawan Sueulbu di garis depan melakukan desersi dari posnya. Wyol Ya berkata sama dengan pasukan Ho Jae di Iseo Gun juga menghilang dari posnya. Kim Yu shin tanya apa semua pasukan para bangsawan menghilang? Wyol Ya berkata mereka belum yakin tapi sepertinya seperti itu. Al Cheon berkata ini benar2 pemberontakan dan mereka harus cepat. Ratu berkata mereka harus melihat pemberontakan sekali lagi dan darah tercurah di Seorabeol. Ratu mencemaskan Bi Dam.

Bi Dam menghadang Yeom Jong dan memanggilnya. Bi Dam memperlihatkan dirinya. Yeom Jong tertawa dimana Bi Dam selama ini, mereka sudah mencari Bi Dam kemana-mana. Bi Dam melemparkan topi jerami ke arah Yeom Jong. Anak buah Yeom Jong menghunus pedangnya. Bi Dam minta mereka berhenti membuang waktu dan datang cepat untuk bermain.

Yeom Jong : apa yang kalian tunggu, serang dia!

Bi Dam dikepung anak buah Yeom Jong dan Bi Dam mengalahkan mereka semua, ternyata ilmu pedangnya belum berkarat dan membunuh semua anak buah Yeom Jong. Lalu Bi Dam melihat Yeom Jong yang sekarang sendirian, lalu mengarahkan pedangnya ke arah Yeom jong, Aku seharusnyamembunuhmu bertahun-tahun yang lalu !(cape deh..BD) Yeom Jong tertawa (yg sangat kubenci..) dan berkata Bi Dam tidak kehilangan kemahirannya bermain pedang bahwa Bi Dam benar2 seorang ahli pedang.

Bi Dam berkata sekarang ia ingat ia ingin tahu seperti hari itu apakah kepalamu akan bisa tertawa seperti itu jika terpisah dari lehermu, saat Bi Dam mendekati Yeom Jong, seseorang melemparkan senjata rahasia ke arah Bi Dam, Bi Dam menghindarinya dan si Pengawal meniupkan yang kedua, Bi Dam menghindarinya lagi dan mengejarnya.

Pengawal mengeluarkan pedangnya dan Bi Dam mampu mengalahkannya kemudian menarik topengnya dan mengenalinya sebagai penjaga di istana Ratu dan yang sudah menolaknya untuk bertemu Ratu saat itu. Yeom Jong tersenyum dibelakang, rencananya sepertinya berhasil. (tp BD kok ngga curiga ya, nyerang pake senjata rahasia itu kan tipikal Yeom Jong, spt waktu Moon Noh dulu, MN diserang saat lengah dengan senjata rhs kan. Hrsnya BD sadar ada polanya..)

Bi Dam tanya siapa yang sudah memberi perintah karena Bi Dam tahu orang itu penjaga istana, Bi Dam ingin tahu siapa yang sudah memerintah untuk membunuhnya. Lalu Bi Dam menyadari dan berkesimpulan bahwa mungkin saja Ratu dan Bi Dam ingat Ratu berkata ia tahu Bi Dam tidak punya motif dan ambisi tapi mengirim Penjaga untuk membunuhnya (shrsnya BD sadar, Ratu tahu skill BD, ngga mungkin kirim penjaga biasa utk bunuh dia, kalo mo krm paling sedikit Wyol Ya atau Al Cheon lah..).

Bi Dam mulai bingung sendiri dan penuh dengan keraguan, Bi Dam ingat Ratu tidak siap dengan kenyataan untuk menyingkirkan Bi Dam. Bi Dam ingin tahu siapa dia..Penjaga itu berkata sesuai petunjuk Yeom jong : Membunuh musuh negara dan Hidup Yang Mulia! dan ia mengambil pedang Bi Dam dan membunuh dirinya, ia mati (lbh aneh lagi, kalo emang akhirnya bunuh diri, mengapa harus bilang hidup yang mulia? kalo memang akhirnya bunuh diri, ia akan menutup rapat mulutnya sampai mati tdk akan omong siapa yang menyuruh benar? kaya orang yang disuruh Bo jong bunuh Kim seo Hyun.) Yeom Jong datang dan menambahkan suasana dramatis berkata bahwa orang ini adalah Penjaga Istana, apakah ia mungkin dikirim oleh…Ratu?

Bi Dam ingat semua penolakan saat tangannya ditolak oleh Moon Noh dan Ratu (ya masak pegang tangan terus, ngga pantas dilihat pengawal kan, masa ngga ngerti, BD), semua berputar dalam pikirannya dan ingat saat Ratu minta Bi Dam percaya padanya.

Bi Dam bingung dan berteriak seperti hampir gila.

sumber : kadorama-recaps.blogspot.com

Queen Seon Deok – Episode 59

Kim Chun Chu merespon dengan marah ini ancaman dan tanya apa Bi Dam akan menggunakan kesempatan ini dengan menggunakan kata2 Kaisar Tang untuk mendapatkan takhta. Ratu mencoba menenangkan Kim Chun Chu. Jika bukan seperti itu mengpa tertulis demikian jelas kata Chun Chu. Kim Chun Chu berkata bi Dam tidak menghormati perjanjian seperti yang sudah ia janjikan dan ia mengadakan konspirasi dibelakang Ratu. Kim Chun Chu berkata Bi Dam harus dituduh dan ditahan oleh hukum karena kejahatannya ini tidak bisa dimaafkan. Kim Chun Chu keluar dari kediaman Ratu dengan kesal. Kim Yu Shin dan Al cheon mencoba memanggilnya kembali dan akhirnya mengejar Chun Chu. Ratu sekarang mulai curiga dengan Bi DAm.

Bi Dam berkata mereka sudah berkhianat dibelakangnya kemudian memaksanya untuk memberontak ? Bangsawan Sueulbu : Kau yang sudah mengkhianati kami lebih dulu. Bi Dam shock, Jujin berkata mereka sudah memberikan semuanya dan setuju mendukung Ratu karena percaya pada Bi Dam dan sekarang lihat apa yang terjadi, bagaimana mereka bisa diperlakukan seperti ini. Bangsawan Sueulbe berkata dengan keputusan Ratu, pasukan mereka diambil, bagaimana mereka bisa diam saja dan membiarkan mereka dibuntungi. Ho Jae berkata sekarang ditambah lagi perjanjian rahasia antara Bi Dam dan RAtu untuk membuang mereka. Hwang Yun berkata bahkan Bi Dam tidak mengatakan sepatah katapun pada mereka. Phil Dan berkata ini benar2 penghianatan dari Bi Dam. Bi Dam berkata aku tidak pernah berkata pada kalian aku menginginkan takhta.

Yeom Jong berkata masalahnya ini bukan keputusan Bi Dam sendiri. Bi Dam heran. Bo Jong berkata jika pesan rahasia dari utusan Tang itu sampai ke tangan Ratu. Mi Saeng : Maka cepat atau lambat persetujuan antara Tang dan Bi Dam akan diketahui Ratu. Ini hanya masalah waktu. Bi Dam shock (kasihan..BD pasti takut akan kehilangan DM..) Hwang yun berkata jika itu terjadi dan Ratu mengetahui isi perjanjian itu, apa yang akan dilakukan Bi Dam mengenai itu. ha Jong berkata ini adalah bukti nyata bagi Bi Dam yang sudah melakukan ancaman serius untuk menduduki takhta, apa Bi Dam berpikir Ratu akan mengampuni Bi Dam untuk itu. Bi Dam sekarang jelas sekali ia sudah dimanipulasi sebagai boneka oleh anak buahnya sendiri.

Bi Dam pergi ke Jowon jeon dan dihentikan oleh pngawal istana, Bi Dam berkata ia disini untuk bertemu dengan utusan dari Tang. Pengawal berkata Ratu memerintahkan agar tidak seorang pun masuk. Bi Dam : Apa kau tidak tahu siapa aku? Aku Sangdaedeung Shilla. Bi Dam ingin masuk. Pengawal minta maaf tapi ia tidak mengijinkan Bi Dam masuk.

Kim Yu shin dan Al cheon menyusul Kim Chun Chu. Mengapa Kim Chun Chu reaktif sekali ? Al cheon berkata ratu akan membuat keputusannya. Lalu pengawal lapor pada Al cheon, Bi Dam datang ke Jowon jeon untuk bertemu dengan utusan TAng. Al Cheon tanya apa itu benar Bi DAm? Pengawal membenarkan itu Sangdaedeung Bi Dam. Kim Chun Chu memerintahkan agar Bi Dam diberi ijin masuk untuk bertemu dengan utusan Tang. Al Cheon kaget. Kim Yu Shin berkata masalah ini harus diserahkan pada Ratu untuk memutuskan. Kim chun Chu berkata ia ingin membantu Ratu dengan keputusan bijaksananya.

Bi Dam menunggu dengan gelisah saat penjaga membawa utusan Tang di hadapannya. Utusan itu mengeluh beraninya mereka memperlakukan mereka seperti ini. Bi Dam minta utusan itu mengembalikan Ouseon padanya.

Kipas apa? Kipas yang diberikan Mi saeng padanya harus dikembalikan pada Bi Dam.

Utusan Tang itu heran ia pikir Bi Dam ingin menutupi jejaknya karena itulah ia datang karena Bi Dam sudah menerima kipas itu. Bi Dam berkata apapun isinya antara Mi saeng dan utusan Tang itu bukan urusan Bi Dam dan ia tidak terkait dengan masalah itu sama sekali, Bi Dam memberi peringatan sebelum semuanya kacau ia minta kembalikan kipas itu padanya. Utusan Tang itu bingung, ia sudah memberikan Ouseon itu pada Bi Dam. Utusan Tang berkata bukankah Bi dam sudah menerimanya, itulah mengapa ia disini kan? sekarang mengapa Bi Dam berkata ia belum menerima ? Bi Dam heran.

Yeom Jong mengumpulkan anak buah Bi Dam dan berkata Bi Dam bertemu dengan utusan TAng. Mereka tahu dalam tahap ini Bi Dam tidak punya pilihan lain selain bekerjasama dengan mereka. Bo jong berkata ini melegakannya karena pertama ia berpikir Bi Dam akan menemui Ratu untuk mengatakan bahwa ia tidak bersalah. (BJ aja tahu pilihan yang benar, BJ kayanya yakin kalo BD ketemu Ratu maka Ratu pasti akan percaya ama BD..Bojong aja tahu ?) Bangsawan Sueulbu berkata ini insting alamiah manusia untuk memikirkan keselamatannya sendiri dari bahaya dan risiko. Bi Dam harus memutuskan dengan cepat sebelum terlambat, ia tidak punya pilihan.

Bi Dam keluar mencari pengawal istana dan menempelkan pedang pada pengawal untuk mengaku dimana dan siapa yang mengambil Ouseon. Pengawal istana mengaku ia tidak tahu apa2. Bi dam berkata utusan Tang dengan jelas berkata ia memberikan Ouseon itu pada Bi Dam, Bi Dam lalu mengancam pengawal dengan pedang lebih dekat lagi ke lehernya, kepada siapa kau memberikan Ouseon itu ? Pengawal itu tetap diam. Bi Dam tanya apa ia mau mati? lalu Bi Dam mengayunkan pedangnya dan pengawal itu berkata : Ratu Seon Deok! Bi Dam kaget sekali dan minta konfirmasi dan pengawal berkata ia memberikan Ouseon itu pada Ratu. Bi Dam menjatuhkan pedang dan tertegun. (menurutku masih terbuka kemungkinan Ratu percaya ama BD, kalo BD ngomong jujur, masalahnya BD ragu apa Ratu akan percaya..)

Bi Dam berjalan pergi dengan tertegun dan ia melihat tangannya dan ia ingat Moon Noh saat kejadian di gua, saat ia meracuni lusinan orang. Moon noh shock, setelah itu Moon Noh menolak kontak dengan Bi Dam (secara fisik, Moon noh spt jijik dengan tangan Bi Dam) dan Bi Dam gemetaran tangannya. Anak buah Bi Dam menjebaknya.

kadorama-recaps
Bangsawan Jujin berkata tidak peduli bagaimana nanti situasinya akan berkembang mereka masih memerlukan Bi Dam. Mereka harus menahan Bi Dam dan harus memaksanya untuk bertindak. Ho Jae berkata bagaimanapun Bi Dam adalah putra Mi Shil dan Raja Jinji, dan sekarang ia adalah Sangdaedeung dan tanpa ada keturunan langsung dari Ratu, Bi Dam juga dipercayakan kementrian Audit lama sekali, juga dibawah pengawasan Ratu, Bi Dam juga memiliki kekuatan politik. Mi Saeng menambahkan bahwa Mi shil sudah memberikan wasiatnya agar semua anak buahnya mendukung Bi Dam. Ha Jong mengakui, jika bukan karena wasiat ibunya, mereka tidak akan mengikuti Bi Dam begitu saja untuk memimpin mereka. Bo jong berkata kenyataan ini Bi Dam tahu benar, sekarang mereka tinggal menunggu waktu tepat untuk Bi Dam. Ia akan memilih Ratu atau mereka.

Anak buah yeom jong berkata Bi Dam telah..yeom jong kaget. Bi Dam pergi ke In Gang Jeon dan minta kedatangannya diumumkan. Yeom jong : Bi Dam ke In Gang jeon ? semua kaget. Ha Jong bahkan berpikir apa Bi Dam menyerahkan diri pada Ratu? Ini benar2 tidak masuk akal, Bi dam tidak punya akal sehat dan fokus untuk mengerti situasi yang gawat. Jika Ratu mengeluarkan perintah menangkap mereka. yeom Jong berkata Agar Bo jong mengerahkan pasukan segera. Bo Jong mengerti dan pergi.

Ratu menerima kabar Bi Dam bertemu utusan Tang ? Chun Chu membenarkan. Bi Dam melanggar perintah Ratu padahal ia tahu faktanya. Ini adalah bukti bahwa ia memang mengadakan perjanjian sebelumnya dengan pihak Tang. Bi dam mengumumkan kedatangannya. Al cheon berkata ia akan pergi menemui Bi Dam, Ratu berkata tidak perlu dan Bi Dam boleh masuk. Kim Chun Chu keberatan tapi Ratu memberi ijin Bi dam masuk.

Ha jong, Mi Saeng, yeom jong melihat Bi dam masuk ke dalam In Gang jeon. Bi Dam masuk dan memberi salam pada Ratu. Bi Dam dapat melihat air muka Kim Yu shin, Kim Chun Chu, yang tegang. Bo jong mengumpulkan pasukan. Bo Jong minta mereka bersiap dan menyiapkan kuda dekat jembatan Ji Pyeong, jembatan Gwi jeong, jembatan seon yu.

Bi Dam dapat merasakan ketegangan dalam ruangan yang sunyi. Ratu memperlihatkan pada Bi Dam Ouseon itu. Ratu dengan santai berkata ini untuk Bi Dam. Ratu melihatnya sebagai sogokan dari pihak Tang untuk Bi Dam untuk mengatasi situasi saat ini. Bi Dam memotong…Ratu sedikit tidak senang.

Bo Jong berkata pada yeom jong pasukannya siap. Ha Jong mengeluh Bi Dam benar2 idiot. Mi saeng berkata Bi Dam tidak boleh melakukan ini.

Bi Dam mengaku pada Ratu bahwa ada jebakan perjanjian rahasia yang ditulis atas namanya karena para bangsawan menemukan janji kontraknya pada Ratu bahwa ia akan melepaskan status politik jika Ratu meninggal, maka Mi Saeng, Ha Jong, bangsawan Jujin dan Sueulbu merancang semua ini. Bi Dam berkata isi pesannya ditulis oleh mereka karena mereka merasa terancam.

Kim Chun Chu tanya itulah mengapa Bi dam sekarang berkata tidak ada sangkut paut dengan utusan Tang dan ini hanya strategi para bangsawan. Bi dam membenarkan. Kim Chun Chu berkata isi perjanjian ini ditandatangani atas nama Bi DAm dan ini memberi ijin bagi utusan Tang dengan berani berkata dan merendahkan Ratu dan sekarang Bi Dam datang menjelaskan dan minta mereka percaya bahwa ini semua perbuatan para bangsawan dan strategi mereka? Ratu berkata ia percaya pada Bi Dam. Bi Dam heran dan Kim Chun Chu keberatan.

Ratu berkata berkata secara pribadi ia tidak curiga, Kim Yu Shin berkata masalah ini sudah menjadi situasi yang mengancam. Bi Dam meyakinkan mereka ia akan menyelesaikan masalah ini sendiri karena ini terjadi karena dirinya. Bi Dam berkata ia akan menekan mereka dan mengakhiri debat ini dan membiarkan mereka menilainya. Bi Dam berkata pada Ratu ia akan menyelesaikan masalah ini dan minta Ratu percaya pada kemampuannya.

Bi Dam meninggalkan In Gang jeon, ia senang Ratu memberinya kepercayaan, kemudian ia melihat Yeom Jong, Ha Jong, Bo Jong, dan Mi Saeng mendatanginya dengan pasukan mereka. Yeom Jong tanya apa Bi Dam menemui Ratu apa yang Bi DAm katakan ? Bi Dam memerintah untuk menarik semua orang. Sekarang Ouseon ada di tangan Ratu. Mi saeng tanya apa Ratu tahu semuanya? Bi Dam berkata Ratu belum tahu, Ratu tidak tahu cara membacanya jadi ia berpikir ini sogokan dari utusan Tang untuk Bi Dam. Bi Dam memperingatkan jika hal ini terulang lagi tanpa sepengetahuannya maka Bi Dam tidak akan susah2 lapor pada Ratu, dia akan menghabisi mereka dengan tangannya sendiri.

Jujin berkeras Bi DAm sudah menandatangani kontrak dengan Ratu tanpa sepengetahuan mereka, lalu nanti bagaimana. Bi Dam berkata jika kalian yang disini tidak mempercayainya maka lebih baik jangan berikan kepercayaan padanya dan hentikan dukungan mereka padanya. Mereka harus menemukan kandidat lain untuk ambisi politik mereka, jika tidak ada, maka mereka harus percaya Bi Dam untuk memimpin dan ikut dengan taat. Bi Dam memberi peringatan keras, ia tidak akan mentolerir strategi apapun dibelakangnya atau siapapun mempertanyakan keputusannya. Apa kalian mengerti ?

kadorama-recaps

kadorama-recaps
Kim Chun Chu berkata ia pesimis dengan kemampuan Bi Dam mengatasi masalah ini. Ini karena kontrak dengan Ratu maka Bi Dam membandingkan kepercayaan kita padanya dan Bi Dam sebaliknya sudah kehilangan kepercayaan dari pihaknya. Chun Chu berkata mereka mungkin bisa percaya Bi Dam tapi pihaknya sudah tidak percaya lagi pada Bi Dam maka mereka harus..

Harus menghabisi Bi Dam dan sekutunya semuanya. Ratu berkata Bi Dam ada dibawah perintahnya, Ratu mempercayai Bi Dam sebagai karakter jahat untuk melancarkan strateginya. Demi dirinya Bi Dam bersedia menanggung tanggungjawab menjadi yang jahat, kali ini Bi Dam juga hanya sukarela menjadi orang jahat, ini menyakitkan untuk dilihat. Ratu berkata bukan keinginannya memanfaatkan atau memperalat Bi Dam tapi ini politik dan mereka menghadapi dan memanipulasi kesetiaan Bi Dam pada Ratu yang sekarang menjadi penguasa sekarang digunakan sebagai kelemahan Bi Dam.

Ratu tanya mengapa Kim Chun Chu tidak bisa mengasihani Bi Dam. Ratu berkata itulah mengapa Kim Chun Chu tidak bisa melihat bahwa Ratu dan Bi Dam apakah itu disengaja atau tidak sepertinya menjadi batu sandungan untuk mereka dan untuk unifikasi 3 negara dan juga untuk mimpi mereka pribadi.

Kim Chun chu berkata ia mengetahui itu, tapi ia tidak bisa merasa kasihan atau apapun. Kim Chun Chu berkata, mengenai Bi Dam, ibunya sudah menyebabkan kematian kakeknya, ayahnya, dan ibunya, Mi Shil membunuh mereka semua dan sekarang orang2 yang berada di pihak Bi Dam, bukan lain adalah orang2 Mi Shil.

Ratu mencoba menghibur Kim Chun Chu dan Chun chu melanjutkan kesetiaan Bi Dam pada Ratu tidak terbantahkan tapi tidak diragukan lagi ia adalah lawan politikku.

Bi Dam tanya Yeom jong apa ia akhirnya mengerahkan pasukan untuk membantu mereka untuk jaga2. Bi Dam minta Yeom jong mendekat dan berkata yeom Jong sudah keluar batas, Bi Dam minta mereka harus bersumpah setia padanya karena mereka jalan di jalan yang sama, semuanya harus mengikuti perintahnya. Yeom Jong mengerti dan pergi. Bi Dam memanggil San TAk dan meminta Santak secara diam2 mengumpulkan 10 orang petugas dari audit membentuk kesatuan. Bi Dam berkata tidak seorangpun boleh tahu masalah ini. San Tak mengerti.

Ratu mendapat kunjungan tabib istana. Tabib berkata ini saatnya mengambil dignosis mereka, Ratu menghela nafas. Tabib menyelesaikan tugasnya dan meninggalkan In Gang jeon, Al Cheon tanya mengapa sekarang Tabib sering mengunjungi In Gang jeon? Tabib ragu2 dan berkata Ratu sangat kesulitan tidur kalau malam, jadi ia datang setiap hari. Al Cheon tanya apa hanya itu sakitnya atau ada yang lain ? Tabib berkata hanya itu. (susah tidur) Tabib pergi. (personal opinion, panggil BD aja buat bacain cerita haha..)

Bi Dam memberikan surat pada kurir dan berkata mereka harus mengirimkannya langsung ke penerimanya dan mengingatkan mereka untuk melakukan ini secara rahasia. Mereka mengerti dan pergi. Santak datang dan lapor bahwa 10 orang yang diminta Bi Dam sudah siap. Bi Dam minta mereka mengamati 10 orang kurir yang baru saja pergi dan memeriksa apakah suratnya disampaikan. Santak mengerti?

Di rumah yeom Jong, mengadakan sensus dan tanya nama dan tinggi badan orang. Seorang bernama Il do dengan tinggi 180 cm, Il Do tanya apa mereka akan dikirim ke tambang di Geumjeongsan. petugas membenarkan, dan mencatat nama berikutnya,..Il seon..

Bangsawan Jujin heran Bi Dam mengirim surat secara personal untuk meyakinkan dirinya. Yeom Jong berkata Bi Dam ingin kepastian dan yakin pada masalah ini. Sueulbu tanya apa mereka dapat benar2 yakin akan ketulusan Bi Dam, Mi saeng berkata saat ini mereka hanya bisa mengamati apa yang akan dilakukan Bi Dam dan apakah Bi Dam dan mereka ada di jalan yang sama. Jika Bi Dam tidak bisa naik takhta, maka Penguasa berikutnya bukan lain pasti Kim Chun Chu. Mi Saeng berkata jika bencana itu terjadi maka mereka lebih baik mati.

Ratu saat Chil Sook memberontak sudah mengampuni nyawa mereka, Kim Chun Chulah yang paling keras menentangnya. Kim Chun Chu benar2 menyimpan dendam pada mereka atas kematian ibunya Putri Cheon Myeong. Ha Jong setuju jika Chun Chu naik takhta merekalah yang akan dihancurkan pertama kali. Jika Kim chun Chu naik takhta maka Kim Yu shin, Kim Yong chun dan Kim Seo hyun akan memonopoli kekuatan politik di dewan. Yeom jong setuju, pasti akan teguh dan tidak tergoyahkan. Kim Yu shin selalu berkata mengenai unifikasi, dengan dasar kekuatan politik yang tidak tergoyahkan maka perang akan mudah dilaksanakan.

Phil Dan berkata sebaliknya peran bangsawan seperti mereka akan melemah. Sekarang bagaimana caranya mereka bisa memaksa Bi Dam.

Jujin berkata yang paling penting untuk mengontak semua pasukan pribadi yang ditransfer ke dept pertahanan untuk kembali di bawah perintah mereka. Mereka juga harus bersiap. Mi saeng tanya Yeom jong mengenai perekrutan orang2. yeom jong berkata semua beres.

Kurir datang dan memberikan surat dari Bi Dam. yeom Jong merasa aneh dan membuka surat itu, Yeom Jong berkata Bi Dam mengundang mereka untuk ke Seorabeol segera. Jujin tanya Seorabeol? Yeom jong membenarkan. Yeom jong berkata mereka harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Ha jong curiga Bi dam merancang sesuatu dibelakang mereka. Mereka harus terus melakukan rencana mereka. Mi saeng berkata ia akan melakukannya segera.

Bi Dam menunggu kedatangan San Tak. Dan ia mendapat laporan dari 10 kurir, hanya 3 yang langsung mengirim surat dan 7 memberikan surat ke kediaman Yeom Jong. Bi Dam mengerti, jadi 7 dari mereka adalah orang Yeom jong. Kemudian Bi Dam tanya siapa 3 orang itu, San Tak berkata mereka Han Su, jeong Tak, dan Gang So. Bi Dam mengerti dan minta San Tak untuk selanjutnya hanya menggunakan ke 3 orang itu untuk mengirim surat. San Tak mengerti dan saat akan pergi ia berkata pada Bi Dam, sepertinya sekarang Yeom jong sedang merekrut penambang, mereka di-interview dan ditanya apa mereka bisa menggunakan pedang atau ilmu bela diri dan pertanyaan sejenis. Bi Dam tanya apa benar? Bi Dam menyadari sesuatu yang tidak benar dan minta San Tak memeriksa dengan diam2, orang2 itu akan dibawa kemana. San tak mengerti. (BD main film CSI aza..kayanya cocok )

Kim Yu Shin kembali ke dept pertahanan. Prajurit sedang berlatih, Yu shin minta mereka berhenti dulu dan ia memberi perintah untuk Baek Eui (halo Baek Eui, hehe..kok aku jd senang ya ama dia?) dan Im Jong mereka akan menggunakan pasukan pindahan dari bangsawan Jujin, Hojae, Sueulbu. Yu Shin sudah menulis surat perintah tertulis agar mereka mengikutinya dan mengerahkan pasukan itu ke garis depan dan melatih mereka untuk siap perang. Baek eui dan Im jong mengerti.

Go do lapor pada Yu Shin bahwa di rumah Yeom Jong ada perekrutan untuk tenaga tambang di Geumjeongsan. Geuk San Heun berkata tapi jumlahnya banyak sekali bahkan lebih dari seribu. Kim Yu shin heran mengapa jumlahnya banyak sekali apa benar ada tambang di sana. guk San heun membenarkan memang ditemukan tambang di Geumjeongsan. Yu Shin mengerti dan minta mereka berdua menyelidiki lebih lanjut.

Para penambang di Geumjeongsan berpikir apa yang akan mereka lakukan dengan uang mereka. Mereka mendapat upah cukup tinggi. Mereka ingin membeli tanah untuk ditanami. Hwang Yun datang dan minta mereka perhatian. Hwang yun minta mereka mengikutinya ke satu tempat. Yang gil dan Dae Pung mengikuti mereka. Tapi mereka dihalangi oleh beberapa orang penyerang. Dae Pung tanya siapa mereka, tapi tidak dijawab hanya langsung diserang. Dae Pung dan Yang gil menang tapi satu penyerang lari. Keduanya kembali mengikuti Hwang Yun tapi rombongan itu sudah hilang. Dae Pung mengecek salah satu mayat dan melihat mereka petugas dari dept audit, mayat yang lain juga mengenakan tanda pengenal sama. Dae Pung berkata mereka harus lapor pada Go Do.

Kim Yu shin heran dengan kejadian itu. Guk San heun lapor Yang gil dan dae Pung disergap dalam misi mereka dan yang lebih mengejutkan lagi mereka mengenakan tanda pengenal dari dept audit. Tapi bagaimanapun mereka tidak bisa mengeceknya apakah itu anak buah Yeom Jong atau anak buah Bi Dam. Bi Dam datang dan berkata mereka anak buahnya. Bi Dam berkata masalah ini akan ia selesaikan. Kim Yu shin berkata mereka tetap tidak bisa diam saja dan membiarkan Bi Dam menyelesaikan sendiri. Bi Dam berkata ia tidak dalam kondisi senang hatinya dan mereka tahu jika Bi Dam sedang tidak enak hati maka ia tidak bisa mengendalikan kemarahannya maka Bi Dam minta menyerahkan masalah ini padanya. Ada waktunya saat ia memerlukan bantuan dept pertahanan. Kim Chun Chu mengerti tapi lebih baik mempercepat “waktu yang tepat” itu. Bi Dam mengerti dan pergi.

Ratu melihat demonstrasi pasukan Gwoljangno dan Seo ji memimpin demonstrasinya. Memperlihatkan daya jangkau anak panah. Ratu senang bahwa daya jangkau anak panah itu sejauh 300 langkah (bayangin Bi Dam kena dalam 30 langkah! itu juga banyak yg lolos, berarti BD hebat lho..) Komandan berkata ini belum begitu sempurna dan masih harus dicoba lagi untuk keakuratannya. Ratu berkata meskipun begitu, ini kemajuan besar. Al cheon setuju jika mereka bisa menjangkau sasaran yang jauh, maka ini akan membuat mereka maju dalam persenjataan. Ratu memuji bahwa senjata asli Gaya ini memang luar biasa. Wyol Ya senang dengan pujian Ratu. Ratu meyakinkan Wyol Ya ia akan mendukung penuh pengembangan persenjataan dan minta Wyol Ya terus mengembangkannya. Wyol Ya berjanji akan berusaha sebaik mungkin.

Wyol Ya akan melanjutkan kesetiaannya dengan istana dan Gaya Confederacy pada Kim Chun Chu..Ratu berkata ini bukan saatnya mengatakan pada Kim chun chu. Karena chun Chu pasti tidak sabaran. unifikasi adalah pertempuran politik dan Ratu tahu Wyol Ya mengerti. Wyol Ya mengerti dan janji akan menyiapkan semuanya. Ratu minta mereka memperhatikan perkembangannya dan Wyol Ya sudah membuat keputusan tepat. Wyol Ya berterima kasih.

Ratu pergi ke pengaturan pertanian bahwa saat ini mereka akan memusatkan pada perkembangan persenjataan dan tidak akan ada produksi alat2 pertanian dan minta agar menggunakan alat2 pertanian yang sudah dibagikan. Mereka mengerti. Ratu tanya perkembangan pertanian, Mereka berkata kacang2an membantu kesuburan tanah di tanah tandus. Ratu senang mendengarnya. Ratu akan memberikan tanah untuk meningkatkan proporsi tanah subur lagi. Pengawas pertanian dan petani mengucapkan terima kasih dan berharap Ratu panjang umur.

Ratu kembali ke istana dan Al Cheon berkata bahwa rakyat merasa stabil dan diberkati dalam hidupnya karena kemurahan dan kebaikan Ratu. Ratu berkata pada Al Cheon : Kau adalah satu2nya orang tahu semua dan setiap rencanaku. Ratu percaya Al Cheon terkunci mulutnya tentang apapun juga itulah mengapa Ratu percaya tidak akan bocor keluar dan di masa depan jika sesuatu terjadi padanya maka Al Cheon harus membuat keputusan benar dan membuka semua rencananya untuk pewarisnya kelak dan siapapun yang perlu diberitahu. Al Cheon heran bagaimana Ratu bisa berkata demikian sepertinya sesuatu akan terjadi padanya.

Ratu berkata bukan apa2, ini untuk masa depan dan mereka tidak tahu apa yang ada di depan. Al Cheon tanya mengapa Ratu terlihat gelisah. Ratu minta Al Cheon memanggil Kim Yu Shin dan Kim Chun Chu untuk menemuinya. Al cheon menasihati Ratu harus istirahat. Ratu berkata ia baik2 saja dan minta Al Cheon melakukan perintahnya. Al Cheon telihat cemas.

Santak menemui Bi Dam, Bi Dam tanya apa mereka sudah dikontak. San Tak berkata mereka bisa pergi. San Tak dan Bi Dam pergi ke suatu tempat.

Ratu memberikan buku masing2 untuk Kim Yu Shin dan Kim Chun Chu. Buku apa ini Yu SHin tanya. Ratu berkata ini adalah daftar hal2 yang harus dilakukan oleh mereka dan ia menggabungkan dan menulis semua caranya dengan detik dalam buku ini untuk meraih unifikasi 3 negara (astaga DM benar2 jenius..otaknya pasti ngga bisa diam ckck..)

Ratu berkata saat ini mereka fokus pada Baekje dulu, Yu Shin dan Chun Chu tidak bisa hanya fokus sejauh perbatasan atau hanya dalam jangka waktu pendek. Itulah mengapa Ratu membuat dept pertahanan konsentrasi pada pengembangan persenjataan, kepandaian dan kerja mata2. Kim Yu shin setuju mereka harus mendekati setiap kerajaan dengan pengetahuan pada lokasi mereka dan pasukan mereka harus lebih hebat. Yu shin akan memberikan pada Ratu laporan lengkapnya.

Ratu berkata pada Chun Chu bhwa iklim politik di cina berkembang dan berubah sangat cepat, dan karena Chun Chu tumbuh besar di Cina, Chun Chu harus menguasai pengetahuan dar negri itu dan fokus meningkatkan hubungan diplomatik dengan Cina. Kim Chun Chu mengerti. Ratu berkata unifikasi 3 negara sangat berat dan membutuhkan ketahanan dan kesabaran, mungkin akan memakan waktu 10 atau 100 tahun untuk dicapai. Harus diraih dengan kesabaran dan ketahanan. Ratu tanya apa mereka mengerti. Yu shin dan Chun Chu mengerti.

Bi Dam dan Santak tiba di sebuah gua. Bi DAm tanya apa ini benar sebuah tambang. San Tak berkata ya sepertinya demikian. Bi Dam minta San Tak masuk dan memeriksa, San tak berkata ada cahaya. Bi Dam lari ke arah cahaya (langkahnya masih ringan, biarpun lama ngga bertempur hehe..) dan kaget melihat latihan militer yang dipimpin Ho JAe, Phil Dan, Hwang yun danSeon yeol. San Tak tidak mengerti bukankah mereka direkrut sebagai penambang mengapa latihan militer. Bi dam tanya pada diri sendir apakah ia sudah membuat anak buahnya menjadi sejauh ini.

Kim Yu shin membaw proposal Ratu untuk dipelajari ketika Bi Dam datang. Yu shin tanya mengapa Bi Dam datang malam2. Bi Dam berkata ini “waktu tepat” itu. Bi Dam minta Yu shin memberinya 1000 pasukan elite dari dept pertahanan untuk besok malam. Yu shin : 1000 orang? Apa Ratu sudah menurunkan perintahnya? Bi Dam menggelengkan kepalanya. Ia ingin menyelesaikannya sendiri sebelum lapor pada Ratu. Yu shin berkata Bi Dam minta pinjam 1000 prajurit dari dept pertahanan. Bi Dam berkata Kim Yu shin tahu Ratu berharap ia menyelesaikan masalah ini secepatnya. Kim Yu shin setuju. Bi Dam senang dan pergi dan berkata pada Santak besok malam mereka akan menyerang kediaman Yeom jong dan tambang Geumjeongsan.

Bi DAm minta Santak mengumpulkan orang untuk dikerahkan pada jam 9 – 11 malam. San Tak mengerti.

Bi DAm berkata pada dirinya sendiri, besok malam ia akan bisa melakukan seperti harapan Ratu dan menyelesaikan masalah ini selamanya. Bi Dam berharap Ratu akan percaya padanya.

Ha Jong meyakinkan mereka tidak perlu cemas dan percaya Mi Saeng bisa mengatasinya. Mi saeng datang, Yeom jong tanya bagaimana hasilnya. Mi saeng menjawab bukankah ini adalah keahliannya. Ha Jong membenarkan tidak ada yang melebihi Mi saeng di seorabeol dalam hal itu. Saat kapal datang besok pagi di seorabeol, apa yang akan terjadi. Bo Jong berkata mereka akan menunggu.

Sebuah Kapal tanpa awak mengapung dan membawa kotak penting berhenti dekat dermaga. Petugas AL memeriksa dan menemukan kotak dan surat. Dewan menunggu dokumen misterius itu. Bangsawan Sueulbu membahas ini benar2 mencurigakan. Ratu datang dan duduk. Ratu tanya ada apa. Jujin menyerahkan dokumen pada Bi Dam dan Bi Dam memberikan pada Ratu untuk dibaca. Jujin berkata laporan itu dikirim oleh Gubernur Gurahwa dalam sebuah perahu tanpa awak di pelabuhan Sapo (Sungai Taehwa)

Ratu menegaskan dalam perahu tanpa awak? Jujin membenarkan dan kotak dengan surat dibawa ke Seorabeol. Bangsawan Sueulbu berkata ini kejadian sama yang terjadi selama pemerintahan Raja Jinheung. Ho Jae menyatakan ini benar2 mencurigakan. Phil dan berkata ini keuntungan untuk istana dan Hwang yun berkata mereka harus bersorak. Anggota dewan berkata ini menguntungkan. Ratu merasa gelisah.

Go Do bertemu Joo Bang. Joo Bang kesini melihat kotak dari dekat, ini sama saat mereka pergi. Dae Pung tanya apa maksudnya? Joo Bang berkata Raja Jinheung ingin membangun istana disebelah selatan kuil naga saat Raja membangunnya, Hwang Rong muncul. (Rong Gong adalah kuil naga untuk menghormati Raja naga laut, salah satu dari penjaga empat laut menurut kepercayaan Budha, Hwang Rong adalah naga kuning yang dianggap membawa otoritas kerajaan).

(Ada legenda Korea yang menyebutkan Raja besar Munmu dalam harapan terakhirnay saat akan meninggal ia ingin menjadi “Naga di Laut Timur untuk melindungi Korea” Raja Munmu adalah anak Raja Muyeol atau Kim Chun Chu)

Joo Bang membenarkan itu tertulis bahwa istana tidak akan dapat dibangun tegak kecuali dibangun kuil Budha. Guk San Heun berkata ini mengapa kuilnya dinamakan Hwangnyongsa (Kuil Naga Kuning).

Joo Bang berkata saat itu Budha menjadi agama negara hanya selama 30 tahun karena mereka kurang pengalaman, teknologi konstruksi dan tenaga manusia. Rakyat mendengar mengenai apa yang terjadi bahwa sebuah kapal tanpa awak memasuki Gurahwa membawa kotak dan saat mereka melihatnya mereka menemukan doktrin dari Ashoka dari dinasti besar Maurya yang dikirim 8 abad yang lalu. Rakyat berkata itu tua sekali.

(Ashoka 273-232 SM, Kaisar India dari dinasti Maurya)

Kemudian seorang bercerita mereka menemukan 57 ribu geun tembaga dan 30 ribu pun emas belum termasuk lukisan sutra Budha. Ashoka berusaha keras membuat patung Budha tapi ia gagal dan membuangnya ke laut dan terus berlayar.

Wyol Ya tanya apakah Ashoka berharap dinegara di tempat kapal ini berlabuh akan dibangun patung Budha Sakyamuni ? Kim seo hyun merasa aneh.

(1 geun = 222 g, 1 pun = 0,3 g)

Wyol Ya tanya Putri Manmyeong apa maksudnya kejadian ini menguntungkan dan jika ini terjadi persis saat Raja Jinheung memerintah, berarti ini benar. Kim seo hyeon berkata rakyat memuji2 Ratu.

Kotak itu akhirnya sampai ke hadapan Ratu. Dalam sidang Bangsawan Jujin berkata apakah maksudnya bahwa pemerintahan Ratu Seon Deok dibandingkan dengan Raja Jinheung. Ini waktu yang sangat bagus. Bangsawan Sueulbu berkata kekuasaan Ratu diberkati dengan kemuliaan dan kehormatan untuk Silla. Kim seo hyun membawa kotak itu kepada Ratu dan Ratu menyerahkan pada Bi Dam untuk dibaca.

Saat Bi Dam membuka dan membacanya, dia kaget dan tangannya mulai gemetar. Bangsawan Jujin dan Sueulbu terlihat mereka sudah mengetahui masalah ini sebelumnya.

(Agak aneh kalau benar Raja Ashoka bisa menulis huruf Cina)

Kim chun Chu mengambilnya dari tangan Bi Dam yang gemetaran dan Kim chun Chu membacanya. Ratu tanya apa isi doktrin itu dan minta untuk dibaca karena Kim chun Chu mengulur waktu, Ratu minta diulang apa yang sudah dibaca dengan keras.

sumber : kadorama-recaps.blogspot.com

Queen Seon Deok – Episode 58

Pasukan Silla berseru dan menyerang. Pasukan Baekje kaget, Gyebaek mengenali Kim Yu shin, bagaimana Kim Yu shin bisa berada di kamp Silla. Tapi terlambat, pasukan Silla membantai pasukan Baekje. Baekje berseru untuk mundur kearah timur laut kemudian mundur ke Noksangol.

Pasukan Baekje merasa sudah lolos dari maut mereka yakin tidak disergap ataupun kalau ada pasukan pemanah, mereka tidak bisa menjangkau. Baru saja ia selesai berbicara, panah berapi menghujani mereka, Komandan berkata dari aman panah2 ini berasal.

Ternyata pasukan Gwoljangno Seo Ji sudah bersiap dengan formasinya dan menembak mereka. Mereka panik apalagi saat Yu Shin berhasil menyusul dengan pasukannya. Yu Shin : Serang..!!! Mereka membantai pasukan Baekje (Silla pasti kesel bgt ama Baekje..udah sempat dikibuli soalnya..) Lalu Kim Yu shin menunjuk orang yang mengenakan helm, Yu Shin : Kau..aku akan bertarung denganmu! Wyol Ya berseru dan menyerang bersama pasukannya.

Bi Dam menemui Ratu dengan proposalnya. Sementara Silla berhasil mengalahkan pasukan Gyebaek. Im Jong datang dengan bantuan. Kim Yu shin bertarung dengan Gyebaek. Gyebaek membuka helmnya. Yu shin mengenalinya.

Ratu membaca proposal Bi Dam dan tanya apa ini. Proposal itu berisi, jika Ratu meninggal dunia, Bi Dam akan meninggalkan dunia politik dan menjaga makamnya sepanjang hidupnya. Bi Dam berkata artinya seperti yang sudah tertulis. Bi Dam memberikan 2 salinan kontrak perjanjian pada Ratu yang ia tulis sendiri (tulisannya bagus juga, tulisanku ngga sebagus itu, apalagi kalo pake kuas susyah.. hehe..), dan masing2 memegang satu copy. Jika Ratu tidak bisa melakukannya, ia akan mengungkapkan perjanjian ini di depan sidang.

Bi Dam berkata ini membuatnya tenang, Ratu memperlihatkan keprihatinan mengenai masalah ini, dan sebaliknya Bi Dam senang mendengarnya dari Ratu. Bi Dam tidak memikirkan kontrak ini untuknya, ini tidak membebaninya sama sekali, ini mudah untuknya. Bi Dam berkata Silla tanpa Ratu tidak berarti bagi Bi Dam, jadi ia tidak tertarik pada politik atau silla lagi. Ratu melihat Bidam. (BD bukan politikus sejati..BD sehrsnya ngga masuk istana, BD hanya ordinary man with love, oh poor BD..)

Kim Yu shin dan Gyebaek masih bertempur. Mereka seimbang. Sementara Bi dam berjanji akan mempertaruhkan nyawanya untuk mengikuti apa yang tertulis di kontraknya. Kim Yu shin di medan perang berteiak demi kejayaan Silla, dan Bi Dam mengatakan yang sama. Go Do berteriak ada asap! Guk San heun berteriak: Bangsawan Jujin berhasil. Gyebaek melihat asap, dan Yu shin berkata padanya itu dari markas Baekje. Kim Yu shinminta Gyebaek mundur tapi Yu shin tidak akan membiarkan Gyebaek hidup. Gyebaek berkata ia juga sama, tidak akan membiarkan Yu shin hidup. Ia tidak akan mundur kalau Yu Shin belum mati.

Yoon Chung mendapat laporan persdiaan makanan dibakar. PAsukan Silla menyerang mereka. Kim Yu shin dan Gyebaek masih bertarung, mereka mendengar seruan mundur, Gyebaek mau mundur tapi Yu shin menahannya dan tidak akan membiarkannya hidup. Kim Yus hin memerintah agar mengejar mereka. Gyebaek melihat ke arah Yu shin, mereka akan bertemu lagi.

Bi Dam memimpin rapat kabinetnya yang pertama dan berkata mereka akan menggunakan benteng Angang, Yeong Cheon, dan Eui Gok sebagai pertahanan dan memindahkan pasukan ke benteng2 ini juga ke Sangju dan Gangju akan berada dibawah perintah Seorabeol. Kim Yong Chun membaca laporan dan jika mereka melakukan ini meraka akan fokus pada pertahanan. Ratu minta Kim Seo hyun dan KimChun Chu minta bantuan militer ke Goguryeo.

Kim seo Hyun berkata ia akan menuju ke yul Bo Hyeon untuk membahas ini dengan Kim Chun Chu. Bi Dam berkata mereka akan menerima kedatangan duta dari Tang mereka akan tiba di benteng Dang Hang. Bi Dam minta Mi saeng mengatur semua persiapannya. Mi saeng mengerti. Al cheon datang dan lapor bahwa Kim Yu shin sudah mengusir pasukan Baekje dan mendapatkan kembali Iseo Gun dan Chu Hwa Gun dari mereka. Mi Saeng lega mendengarnya. Kim Yong chun mengucapkan selamat pada Ratu yang terlihat lega. Bi dam tanya bagaimana dengan daeya. Al cheon berkata mereka belum sampai Daeya, tapi akan berkemah di bagian timur dan bersiap menyerang. Ratu senang.

Di persembunyian In Yul Bo Hyeon, Joo Bang lapor pada Kim Chun chu, Yu shin megusir pasukan Baekje. Kim Chun chu senang Yu shin menyelamatkan Silla. Joo Bang membenarkan, Ratu sudah memerintahkan Yu shin untuk kembali ke Seorabeol. Joo Bang berkata Ratu benar2 akurat.

Kim Yu shin dan pasukannya masuk ke Seorabeol dengan kemenangan. Semua orang bersorak dan memberi selamat. Biarpun Kim Yu shin terlihat terluka, tapi mereka bangga. Kim Yu shin menghadap Ratu bersama Wyol Ya. Ratu berkata tidak ada jasa yang bisa dibandingkan dengan apa yang dilakukan Sangjanggun. Ratu menganugerahkan tanah Eui Gok untuk Yu Shin, Yu shin menerima dengan bersyukur. Ratu juga menganugerahkan pada Wyol Ya sebagai wakil menteri di kementrian Pertahanan untuk membantu Kim Yu shin. Wyol Ya berterima kasih pada Ratu.

Ratu berkata saat ini untuk unifikasi 3 negara ia ingin meraihnya dengan kemakmuran domestik dengan memperluas lahan dan memajukan pertanian, sehingga usulan departemen pertahanan untuk pengadaan senjata sering ia abaikan. Padahal raja baekje selama ini memperkuat militernya dengan luar biasa, Ratu mengakui ini kesalahannya sehingga mengakibatkan kekacauan ini, tapi terbukti negara dengan ekonomi dan stabilitas domestik yang akan menang pada akhirnya. Ratu berkata biarpun tertunda, tapi tidak terlambat jika mereka mengejar baekje dalam kemajuan militer da pertahanan. Mulai sekarang Ratu akan meningkatkan produksi senjata dan mengurangi produksi alat2 pertanian.

Ratu memerintah bahwa pasukan yang dulu ada dibawah Sangdaedeung Bi Dam akan dipindah ke Kementrian Pertahanan. Dewan kaget. Jujin berkata pasukannya sekarang ada dalam perintah dan latihan dibawah Bi Dam. Bangsawan Sueulbu berkata belum terlambat memindah kekuatan ke kementrian pertahanan. Ho jae menyatakan ini benar saat darurat, pasukan dapat…Bi Dam maju dan berkata saat ini Seorabeol menghadapi keadaan darurat.

Bi Dam melihat ke arah Ratu dan berkata ia akan memindahkan pasukan di bawah perintahnya ke dalam kementrian pertahanan. Ratu berkata hal terakhir yang ingin ia putuskan adalah ..bahwa ia ingin mengadakan pernikahan Kerajaan segera. Kim Yong Chun kaget dan tanya siapa orangnya? Ratu menjawab : Aku akan menikah dengan Bi Dam. Kim Yong chun benar2 shock. (aslinya Ratu sebenarnya menikah salah satunya dengan Kim Yong Chun.)

Putri Man Myeong setuju ini benar, pernikahan kerajaan akan membawa kekacauan pada garis keturunan untuk menduduki takhta.

Joo Bang tidak percaya bahwa dari semua orang, Ratu ingin menikah dengan Bi DAm. Joo Bang merasa aneh. Joo Bang tanya apa Kim Chun Chu sudah mengetahui masalah ini. Joo Bang melihat chun chu bengong, ia berkesimpulanChun Chu tidak tahu masalah ini. Kim Chun Chu tahu Ratu punya rencana, tapi rencananya membuat Kim Chun Chu gelisah.

Ha Jong berkata Ratu akan menikah dengan Bi DAm? Tapi Ratu mengambil pasukan Bi Dam. Mi saeng berkata bagaimanapun Ratu tidak akan memberi jika tidak mendapatkan sesuatu. Ia benar2 pedagang ulung. Yeom jong berkata benar RAtu tidak melanggar prinsip2 kebenaran dalam hal ini. Bo jong tidak tahu ini untung atau rugi (BJ tidak sepintar papinya) Ha Jong berkata jika Bangsawan Seol Won masih ada, ia pasti akan menjelaskan pada mereka. Mi saeng berkata, jika pernikahan kerajaan benar2 terjadi pengaruh Bi Dam akan lebih besar dari Kim Yu Shin.

Kim Yu Shin menemui Ratu dan mengucapkan selamat atas rencana pernikahannya. Ratu tahu Yu Shin kecewa. Yu shin berkata ia memang kecewa. Ratu tanya mungkin Yu shin takut jika Bi Dam akan memiliki pengaruh lebih besar lagi dalam politik. Kim Yu shin berkata ia memang takut. (hello..Ratu, Yu Shin hampir dibunuh BD loh..). Ratu : Kau cemas, tapi tetap saja mengucapkan selamat padaku. Kim Yu shin berkata, Ratu paling tidak perlu seseorang untuk berlabuh, Kim Yu shin minta maaf dan ia benar2 minta maaf bahwa ia tidak bisa menjadi tempat bagi Ratu untuk berlabuh. Kim Yu shin berkata Ratu demi dirinya pergi untuk bernegosiasi dengan Bo Gya Hoe, sebaliknya dia mungkin tidak pernah bisa melakukan hal yang sama dengan Ratu, itulah mengapa Yu shin minta maaf.

Kim Yu Shin bertemu Bi Dam, Bi Dam berkata Ratu sangat percaya dengan Yu shin. Kim Yu shin berkata Bi Dam adalah orang yang bisa menenangkan dan memeluk Ratu. Bi Dam harus mengabdikan dirinya untuk Ratu, dan kesetiaan Bi Dam tidak boleh membahayakan atau membuat sedih Ratu. Apa Bi Dam mengerti ? Mereka meneruskan langkahnya, Kim Yu Shin melihat ke arah Bi DAm dan mengucapkan selamat padanya.

Bi Dam pergi ke rumah Yeom Jong dan mencari buku topografi 3 negara. Ia melihat buku2 itu dan membaca volume 2 berisi peta yang dikumpulkan Moon Noh. Bi Dam berkata pada gurunya, bahwa pada akhirnya semua akan kembali pada tempat yang tepat. Warisan yang indah ini, Bi Dam akan merelakannya dan Bi DAm membungkus buku2 itu. Bi Dam berkata ia sudah menemukan impiannya yang melebihi warisan ini bahkan lebih besar, warisan paling indah. Bi Dam membawa buku topografi itu dan pergi. (BD, pria biasa dengan cinta..terlalu sederhana untuk ada di istana )

Kim Chun Chu diperlihatkan perjanjian yang dibuat Bi Dam oleh Ratu. Kim Chun Chu tanya apa ini benar2 tulisan tangan Bi DAm? Ratu membenarkan ini tulisan Bi dam. Apa Chun chu tidak percaya keasliannya. Kim Chun Chu melihat kontrak itu ditandatangani atas nama Sangdaedeung. Kim Chun Chu berkata ia percaya Bi Dam tulus saat membuatnya, tapi orang berubah, apalagi Bi Dam memiliki sekutunya sendiri dan ia punya kekuasaan besar. Bisa saja berubah. Setelah pernikahan dengan Ratu, pengaruh politik Bi Dam akan meningkat dan akhirnya akan tiba saatnya jika ia berharap untuk menghentikannya, ia tidak akan mampu menghentikannya dengan usahanya sendiri. Lalu bagaimana kontrak ini bisa dipercaya. Jika ia melanggar..(kalo ChunChu, politikus sejati..)

Yeom jong kaget saat tahu Bi Dam datang. Penjaga lapor Bi Dam masuk dan mengambil sesuatu dari ruangan ini dan pergi. Yeom Jong masuk dan memeriksa kemudian ia sadar, Bi Dam mengambil buku topografi 3 negara. Yeom jong berkata mengapa tiba2 Bi Dam apa mungkin..

Ratu berkata pada Chun Chu, Chun Chu benar, Ratu memberikan amplop pada Kim Chun Chu. kim chun Chu membacanya dan Ratu menulis jika setelah kematiannya dan Bi DAm tidak melakukan perjanjiannya maka Ratu memberi ijin pada Kim Chun Chu untuk membunuh Bi Dam. Kim ChunChu kaget. Ratu mengaku, saat ini ia mungkin terpengaruh oleh emosi pribadi dan mungkin menutupi kebijaksanaannya dan penilaiannya dan ia mungkin akan berubah pikiran itulah mengapa ia menulisnya dan memberikannya pada Kim Chun Chu agar Kim Chun Chu melakukan ini setelah ia meninggal nanti. Ratu juga berterima kasih pada Chun Chu atas pengertiannya, Ratu berharap Bi Dam akan selamanya berada di sisinya. Tapi tidak mudah, itulah mengapa semua ini disiapkan.

Bi Dam menemui Yu shin dan menyerahkan buku dan peta topografi 3 negara. Kim Yu shin membukanya dan membaca isinya, dan tanya bagaimana Bi Dam bisa memiliki harta yang begitu berharga. Yu shin tanya apa Gukseon Moon Noh sudah menyiapkan ini dan meninggalkannya. Bi DAm berkata gurunya punya pikiran bahwa ia mungkin akan bisa menyatukan 3 kerajaan selama ia hidup, maka ini menjadi tujuan hidupnya. Kim Yu shin tanya lalu mengapa Bi Dam memberikan ini padanya. Bi Dam berkata, ini penyuapan, untuk menjamin Kim Yu shin dapat melaksanakannya di masa mendatang. Bi Dam minta Yu shin mempelajarinya baik2. Kim Yu Shin berkata tidak peduli apa motif Bi Dam, ia akan menerima sogokan ini dengan ucapan terima kasih. Yu Shin membaca buku itu dan Bi Dam berkata pada dirinya, apa Kim Yu shin tidak akan menjadi bidak catur dalam sejarah, Kim Yu shintidak akan pernah, itulah mengapa Moon Noh sudah mengatakan bahwa pemilik buku ini adalah Kim Yu shin.

Yeom Jong kesal dan ia mencari balik ke kediaman Bi Dam. Kemudian Yeom Jong menemukan kotak terkunci, Yeom jong berusaha membuka dengan frustrasi, setelah berhasil justru ia menemukan kontrak Bi Dam dengan Ratu. Yeom Jong kaget. San Tak membangunkan mi aeng dan berkata Mi Saeng harus bertemu Yeom Jong segera. Yeom jong mengumpulkan sekutu Bi Dam dan berkata ada hal penting karena besok mereka harus ke Dang hang. yeom Jong menunjukkan perjanjian rahasia antara Bi Dam dengan Ratu. Ha Jong dan sueulbu kaget ada kontrak semacam itu. Semua kaget dengan kontrak rahasia ini.

Joo Bang berkata Ratu sudah membuat rencana tambahan untuk hal2 yang belum terjadi. jaditidak perlu cemas. Bagaimanapun setelah pernikahan, Ratu akan memperoleh pasukan ini benar2 strategi yang bagus. Kim Chun Chu berkata jika memang hanya untuk pasukan ia tidak akan cemas. Joo Bang tidak mengerti, Kim Chun Chu menjelaskan, Ratu dan Bi Dam benar2 saling menyukai satu sama lain. Joo Bang berkata bagaimanapun Ratu juga manusia, Ratu tidak bisa selalu mengabdikan diri untuk kepentingan publik dan negara. Kim Chun Chu tanya apa Penguasa bisa bebas melakukannya? Apa anak buah, rakyat, bahkan Silla akan mengijinkan Ratu bersama Bi Dam seperti yang mereka harapkan. Kim Chun Chu berkata, Ratu dan Bi Dam hubungan mereka sangat berbahaya.

Para bangsawan marah setelah membaca perjanjian rahasia antara Bi Dam dan Ratu. Semua tidak terima Bi Dam melakukan itu pada mereka. Mi saeng menghela nafas, Bi Dam benar2 masuk ke perangkap Ratu. Mereka tidak akan membiarkan ini. Mereka akan minta penjelasan pada Bi dam.

Yeom jong berkata mereka tidak dapat, kalian tahu bagaimana karakter Bi Dam. Bi Dam tidak peduli dengan mereka, buktinya ia membuat kontrak rahasia dengan Ratu tanpa memikirkan mereka. Ho Jae tanya lalu apa yang harus mereka lakukan, Jujin berkata tidak ada pilihan lain mereka harus memaksa Bi Dam bergabung dengan mereka. Yeom Jong setuju, jika Bi Dam bergabung maka mereka akan bisa kembali ke jalan yang benar. Sekutu Bi Dam mengangguk setuju. Mi saeng berkata ia punya rencana yang bisa dicoba.


Ratu sudah mengenakan busana tidur tapi ia masih kerja di kamarnya. Bi Dam datang dan Ratu mengijinkan Bi Dam masuk. Bi Dam sedikit menggerutu melihat Ratu masih kerja dan belum istirahat. Ratu berkata masih ada yang harus ia selesaikan. Bi Dam menarik tangan Ratu ke tempat tidurnya, membuka selimut, dan berkata Ratu harus tidur sekarang. Ratu akhirnya berbaring dan Bi Dam menyelimutinya. Bi Dam memohon agar Ratu tidur. Ratu berkata sebearnya dia tidak bisa tidur dengan benar. Ratu duduk lagi, Bi Dam duduk di tepi tempat tidur Ratu. Ratu tanya apa mereka harus bicara dengan biasa atau ini akan menyinggung BI Dam. Bi Dam tidak keberatan. Bi Dam tanya mengapa Ratu susah tidur. (kalau inget Bi Dam tidurnya kaya kebo ep 34 haha..oh no aku ngerusak momen-nya) Ratu berkata ia tidak tahu karena saat ia berbaring, jantungnya berdetak kencang sekali dan membuatnya gelisah dan tidak tenang. Bi Dam tanya mengapa begitu. Ratu berkata dia resah bahwa dia mungkin melakukan kesalahan atau sesuatu menjadi kacau.

Airmata akan keluar dan jantungnya berdetak semakin kencang. Bi Dam minta Ratu tidur lagi dan Bi Dam membantu Ratu berbaring dan menyelimuti Ratu lagi kemudian meletakkan tangannya di dada Ratu dan tanya apa sekarang masih berdebar keras, Ratu berkata tidak. Bi Dam berkata ia akan tetap tinggal di sini sampai Ratu tertidur, Bi Dam menepuk-nepuk dada Ratu dan menyuruhnya tidur.

Ratu berkata saat ia muda, setiap kali aan tidur jantungnya berdebaran. Bi Dam tanya saat itu apa ada yang membuatnya cemas. Bukan cemas tapi harapan apa yang akan ia lihat keesokan paginya, pengalaman menarik apa lagi yang akan ia alami atau ia akan bertemu orang seperti apa, atau apa yang dibawa para pedagang yang menyenangkan untuk dimainkan atau apa yang akan diceritakan paman yang terjadi di Gokturk Khaganate, lalu Bi Dam terus menepuk-nepuk Ratu, Ratu tertidur saat Bi Dam pergi, Ratu tidur nyenyak.

Kim Chun Chu berkata bahwa benteng Dang Hang diblok maka mereka akan membawa masalah ini untuk minta bantuan Tang. Bi Dam setuju, Tang jelas tidak ingin hubungan perdagangan mereka dengan Silla terhalang. Ratu tanya kapan duta Tang datang, Al cheon lapor mereka akan sampai di Dang Hang hari ini.

Mi Saeng menemui duta besar TAng. Sekarang Sangdaedeung dijabat Bi Dam. Mi saeng merasa Tang harus memveri mereka dukungan militer. Mi saeng mengingatkan bahwa Sangdaedeung adalah yang memegang otoritas politik sebenarnya di Silla, dan lagi ia akan menikah dengan Ratu. Duta Tang tanya lalu apa yang bisa mereka lakukan. Mi saeng berkata jika utusan TAng memberikan dukungan mereka maka keinginan mereka akan dipenuhi. Mi saeng membenarkan. Utusan itu minta perjanjian tertulis.

Mi Saeng meyakinkan ia pasti akan memberikannya. Utusan itu mengerti. Yeom Jong bertemu Mi Saeng. Mi saeng berkata mereka minta janji tertulis, bagaimana mereka akan mengurusnya. tidak perlu cemas, yeom Jong memberikan kipas pada Mi saeng dari bulu gagak. Apa ini, Yeom Jong berkata ini sempurna untuk menyampaikan pesan rahasia. Yeom Jong berkata Mi saeng dapat menulis perjanjian tertulis dan memberikan pada duta Tang itu, Mi saeng minta Yeom jong yang menulisnya di kipas, Yeom jong setuju.

UtusaN Tang dan misaeng masuk ke istana dengan senang karena mereka sudah memiliki persetujuan. Utusan Tang menemui Ratu dan mengenalkan dirinya, Ia adalah Suji Yan. Utusan Tang berbicara bahasa Gyerim. Ratu menanyaan kesehatan mereka dan bagaimana keadaan kaisar Tang. Utusan itu senang dan berkata Kaisar mereka sehat. Utusan Tang membawa hadiah untuk Ratu sebagai balasan kebaikan Ratu. Mereka menukar Ginseng Silla dengan Gwa Hama Tang (kulit kuda poni dari Tang)

Ratu berterima kasih. Dan ingin melanjutkan hubungan diplomatik antara Tang dan Silla. Utusan itu berkata Kaisarnya prihatin dengan peperangan yang terjadi di Silla. Ratu berkata Kaisar Tang mencemaskan keamanan negara yang jauh, ia pasti pemimpin besar. Utusan itu membenarkan, kemudian ia menyinggung bahwa Kaisar ingin melanjutkan hubungan persahabatan mereka lebih dalam lagi. Ratu minta penjelasan. Utusan itu berkata kemungkinan mengapa Silla menghadapi ancaman adalah karena dipimpin oleh seorang wanita, itulah mengapa kaisar tanya apa ia perlu mengirim Raja dari keluarga Raja Tang ke Silla untuk naik takhta sebagai Penguasa baru dan mengirim pasukan Tang untuk melindungi Silla. Ini yang dipesankan oleh Kaisar. Utusan itu berkata ia akan memberi waktu pada Ratu untuk berpikir.

Ratu berdiri dari takhtanya : Chief Guardian Al cheon !!

Al Cheon masuk. Ratu minta agar utusan Tang ini ditangkap dan dikurung di kantor Al cheon di Jowon Jeon. Sidang kaget. Ratu memerintah Kim Chun Chu untuk menanyakan kebenaran pesan ini ke Tang. Apa benar ini yang diinginkan kaisar Tang. Kim Chun Cu melaksanakan perintah Ratu. Utusan Tang berkata mereka utusan dengan misi dari Kaisar mengapa mereka diperlakukan seperti ini. Ratu berkata jika ini benar perkataan Kaisar maka Ratu akan memutuskan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Tang tapi jika ini buatanmu maka ia akan dihukum berat dan dituduh dengan kejahatan besar.

Ratu minta Al cheon sampai mereka tahu pesan sesungguhnya, utusan Tang dan rombongannya akan dikurung sebagai tahanan rumah di Jowon jeon. Al cheon mengerti dan membawa mereka. Utusan itu berteriak ia tidak bersalah dan tidak pantas dihina seperti ini.

Al cheon membawa mereka ke Jowon Jeon. Al Cheon memberi perintah agar mereka diseret ke dalam. Al cheon minta anak buahnya menjaga semua pintu dan jendela. Al cheon pergi dan utusan Tang itu berteriak. Al cheon dan pengawal istana mengamankan Jowon jeon.

Al cheon memberi perintah tidak peduli siapapun dengan jabatan dan posisi apapun, tidak boleh masuk atau keluar tempat ini. Mereka mengerti.

Ratu rapat. Mi saeng berkata kelakuan mereka sangat menghina. Tapi Ratu melihat lebih obyektif, kita harus melihat lebih luas, Jujin mengingatkan Tang datang untuk memberi bantuan pasukan pada Silla dan hubungan perdagangan akan gagal maka perlawanan terhadap Baekje akan melemah.

Ratu berkata ia benar2 sedang negosiasi dengan mereka. Salah satu dasar negosiasi adalah mundur jika diancam, kemudian menggunakan itu untuk meraih keuntungan kemudian mereka akan dipaksa bermain dengan aturan mereka. Tidak akan ada kesepakatan dan saat mereka konfrontasi maka akan terlihat siapa yang mengatur semuanya. Mi saeng cemas bahwa ini tidak sesuai rencana dan utusan Tang juga punya agenda lain.

Ratu berkata jika berbicara untuk diplomasi mereka tidak boleh berbicara lebih dari yang diperlukan. Mengapa mereka menghinanya secara langsung dan seperti sengaja. Sepertinya Tang punya agenda tertentu untuk Silla. Inilah yang ia ingin tahu apa sebenarnya niat mereka terhadap Silla.

Mi saeng dengan sekutunya, apa yang dikatakan Ratu benar. Mi saeng berkata mereka ingin bersekutu dengan Silla. Tang ingin minta bantuan menghadapi goguryeo. RAtu mengetahui apa maksud mereka. Hajong tetap tidak setuju mereka ditahan. Mi saeng berkata jika dept audit yang menangani masih bisa dicoba sesuatu, tapi ini Al Cheon. Tidak ada yang bisa menghalangi Al cheon. Yeom Jong berkata mereka tidak bisa diam saja.

Al cheon heran Ratu mau menerima sogokan Tang. Ratu berkata jika utusan itu mau menyogok penjaga biarkan saja, terima saja tapi semua pesan harus dibawa ke depan Ratu untuk diperiksa sebelum dikirim keluar. Kim chun Chu berkata mereka mungkin akan mengontak pedagang Tang yang tinggal di Silla. RAtu berkata mereka harus mempelajari niat mereka sebenarnya. Al cheon berkata jika mereka mau bermain menunggu maka tidak akan ada akhirnya, apa yang akan mereka lakukan.

Ratu takut mereka mungkin tidak akan bertahan 3 hari. pikirkan betapa bingungnya mereka dan ini akan membuat mereka gelisah.

Rekan Su Jiyan memberikan kipas bulu gagak dan bertanya apa yang mereka lakukan sekarang. Su jiyan berkata anak buah Sangdaedeung akan mencoba mengontak mereka. Mereka takut jika begini mereka tidak bisa membujuk Silla mengirimkan pasukan pada Tang, mereka menunggu dan melihat kipas yang diberikan Mi saeng padanya.

Yeom Jong frustrasi dengan ketatnya pengamanan Jowonjeon. Yeom Jong lapor pada Mi saeng dkk, bahwa susah masuk ke Jowon jeon. Utusan Tang juga gelisah. Lalu utusan Tang itu menyuap salah satu penjaga dan berkata ia harus memberikan kipas ini pada Sangdaedeung. Yeom jong berkata mereka harus memberitahu Bi Dam sekarang. Ha Jong setuju jika mereka terus menunggu, mrk tidak akan tahu apa yang dilakukan utusan TAng. Jujin berkata mereka harus mmaksa Bi Dam masuk dan mengikuti rencana mereka.

Al cheon menyerahkan surat, dan kipas yang harus diberikan pada Bi Dam. Al cheon memberikan kipas pada Ratu dan Ratu tanya ini kipas untuk Bi Dam ? Al Cheon berkata ini sebagai hadiah untuk Bi Dam. Kim Yu Shin berkata mungkin sogokan agar Bi Dam merespon urusan ini. Al Cheon berkata kipas ini sepertinya cukup mahal. Kim Chun Chu berkata tidak semahal yang dipikir. Ratu tanya apa Chun Chu tahu, Chun Chu berkata ini disebut Ouseon. Dibuat dari bulu burung gagak. kalau dari bulu merak itu lebih mahal.

Ratu melihat kipas itu dan Chun Chu menyadari sesuatu, ia minta kipas itu dari Ratu lalu melihatnya.

Bi Dam diberi laporan bahwa sekutunya melakukan perjanjian rahasia dengan utusan Tang. Yeom Jong berkata mereka menggunakan nama Bi Dam untuk menandatangani suratnya. Bi Dam menarik baju Yeom Jong dan tanya apa ia sudah gila bagaimana ia bisa merancang hal seperti itu. Jujin berkata mereka terpaksa menggunakan strategi ini karena Bi Dam. Sueulbu berkata Bi Dam lebih dulu menghianati mereka. yeom jong berkata Bi Dam sudah menulis perjanjian rahasia dengan Ratu.

Kim Chun Chu mengasapi kipas itu dan Kim Yu shin menyebutkan bahwa kipas ini bisa menjadi alat untuk menyampaikan pesan. Kim Chun Chu membenarkan, selama ini ia hanya mendengarnya tapi ia tidak yakin. Kim Chun Chu meletakkan kipas keatas kertas dan mereka melihat dengan ingin tahu, kemudian ada tulisan yang timbul perlahan.

Sementara itu anak buah Bi Dam memaksa Bi Dam. Ho JAe berkata mereka sudah menyerahkan pasukannya pada Bi Dam tapi sekarang Bi Dam menulis surat perjanjian seperti itu dengan Ratu. Wang Yun tanya bukankah itu berarti mereka akan kehilangan kekuatan politik mereka jika Ratu meninggal. Phil Dan bertanya bagaimana seorang politikus gagal bertanggung jawab pada sekutunya. Bi dam tanya karena inikah mereka membuat persetujuan dengan Tang atas namanya. Bi Dam tidak dapat lagi mengendalikan anak buahnya.

Pesan Rahasia itu muncul, Kim Yu Shin membacanya Utusan Tang akan menyatakan ketidakmungkinan seorang penguasa wanita sebagai gantinya Silla akan mengirim 30 ribu pasukan ke Tang untuk mendukung peperangan dengan Goguryeo. Kim Chun Chu mengambil surat dari Yu Shin untuk melihat tanda tangan..

Utusan Tang Su Jiyan dan Sangdaedeung Bi Dam, Kim Chun Chu : Bi Dam.. Ratu shock, Bi Dam ..Yu Shin dan AL cheon juga kaget.

Sementara itu Bi DAm tanya : Jadi semua penghinaan pada Ratu bahwa Ratu tidak cocok memerintah diatur oleh kalian ? Yeom jong membenarkan, mereka hanya ingin Bi Dam tetap pada jalur yang sama dengan mereka. Mi saeng berkata mereka akan mengambil kesempatan ini dan menggantikan Ratu. Bi Dam shock. Jujin setuju bukankah Bi Dam berniat menjadi Penguasa, Yeom Jong berkata mereka ada di tempat dimana tidak ada jalan kembali. Bi Dam murka. (like I said Bi Dam just an ordinary man with his love, not man of politics, korbankan cinta demi berkuasa itu sebenarnya biasa dlm perebutan kekuasaan.)

Ratu memegang pesan itu dan berkata Bi Dam..bagaimana Bi Dam bisa..

sumber : kadorama-racaps.blogspot.com

Queen Seon Deok – Episode 57

Kim YU Shin mengambil pedang dari tangan Ratu.
Kim Yu Shin : Sangjanggun Kim Yu Shin..akan mempertaruhkan nyawanya untuk memenuhi perintah Yang Mulia dengan semua kemampuan hamba. Tapi Yang Mulia hamba dituduh terlibat dengan Bo Gya Hoe.

Kim Chun Chu berkata Bo Gya Hoe sudah dibubarkan. Yu Shin melihat Chun Chu yang tersenyum, Ratu juga tapi Bi Dam tidak terlihat senang. Al Cheon datang dengan berlari, Wyol Ya sudah masuk dan menunggu di In Gang Jeon. Bi Dam melihat ke arah Ratu dan sadar ini perbuatan Ratu.

Ratu menemui Wyol Ya dan menerima daftar nama Bo Gya Hoe darinya, Wyol Ya dan Bo Gya Hoe berlutut di depan Ratu dan bersumpah setia padanya. Para Bangsawan bertanya bagaimana mereka bisa mempercayai mereka. Bagaimana jika mereka memberontak lagi. Ratu berkata mulai sekarang daftar kependudukan Gaya sudah dihilangkan, tidak peduli dari distrik mana mereka tidak akan ada lagi seseorang yang dicatat sebagai keturunan Gaya. Ratu membebaskan semua anggota Bo Gya hoe dari tahanan.

Ratu melempar daftar nama Bo Gya Hoe ke dalam api. Bi Dam melihatnya terbakar. Ratu mendeklarasikan tidak ada Gaya lagi dan rakyat Gaya tidak ada, mereka adalah rakyat Silla. Ratu minta mereka mempertaruhkan nyawanya dan selamatkan negri ini. Wyol Ya bersumpah untuk melindungi Silla dan Ratu. Bo Gya Hoe mengikuti mereka akan bersatu dengan Silla. Kim Yu shin kaget. Ratu senang dengan hasilnya akhirnya ia berhasil memperoleh persekutuan dan kesetiaan keturunan Gaya. Bi Dam tidak percaya Ratu melakukan misi yang penting dan lebih lagi menipunya. Kim Chun Chu senang.

Ratu dan Kim Chun Chu benar2 selaras. Mereka akan melakukan apapun demi ambisi besar. Kim Yu shin sinkron dengan ambisi itu sebaliknya Bi Dam tidak begitu aman.

Kim Yu Shin dan Bi Dam. Bi dam berkata demi menyelamatkan Yu Shin, Ratu mempertaruhkan nyawanya. Yu Shin berkata Ratu punya pengertian yang besar tapi bukan untuk menyelamatkan dirinya. Bi Dam berpikir sebaliknya. Kim Yu shin tidak mengerti bagaimana Bi Dam bisa begitu bodoh dan tidak bisa berpikir jauh. Bi Dam mengubah pembicaraan dia dengar pasukan Baekje dapat menempuh 80 ri. Yu shin membenarkan. Bi Dam berkata kecuali kudanya dilengkapi sayap ini tidak mungkin tapi Yu shin berkata ini benar disaksikan di medan perang.

Bi Dam merasa petugas tidak bisa memperkirakan kondisi di garis depan. Bi Dam berkata mereka harus membuat hal ini menjadi jelas. Ini tidak mungkin dimulai. Kim Yu Shin bertanya lalu mengapa Bi Dam mengatakan sebaliknya, ia pikir Bi Dam tidak suka kalau Yu Shin mendapatkan jasa. Bi Dam berkata ia secara pribadi tidak berharap Kim Yu shin mendapatkan jasa tapi bagaimanapun juga ia lebih membenci Yu shin jika Yu shin gagal. Ini demi Silla dan Ratu. Bi Dam pergi.

Go Do dan komandan lain berdiskusi. Joo Bang datan dan memberikan pada mereka masing2 sebuah jimat Pyeok Chu Muk yang bisa menghindarkan mereka dari panah dan pedang. Joo Bang memohon agar teman2nya pulang dengan selamat dan mereka harus selamat, apa mereka mengerti? Go Do memegang erat jimatnya.

Kim Yu shin memerintahkan pasukannya untuk mengalahkan pasukan Baekje dan menyelamatkan Silla dan mereka harus berbaris sebagai pasukan Silla. Pasukan Kim Yu Shin bersorak dan bersemangat kembali. Kim Chun Chu dan Bi Dam melihat dari kejauhan. Kim Chun Chu senyum sementara Bi Dam terlihat kusut.

Kim Seo Hyun lapor pada Ratu, pasukan Jujin kalah di Geumseongsan dan sekarang mundur ke Nam Cheon. Dekat dengan Amnyangju. Mi Saeng berkata setelah Amyangju, hanya perlu satu jam untuk mencapai Seorabeol. Jika Amnyangju dikalahkan.

Ho Jae tanya pada Ratu mereka harus membuat rencana untuk menahan ini. Kemudian Bi Dam datang. Bi Dam memegang gulungan kertas dan berlutut di depan Ratu. Bi Dam memberanikan diri untuk mengusulkan ini demi keamanan nasional. Ratu membacanya, Bi Dam ingin Ratu memindahkan kediamannya untuk sementara. (Ba Cheon, pindah demi keamanan)

Ratu tanya pindah? Bi Dam menjelaskan ini adalah laporan dari dept Audit Silla. Saat benteng Daeya jatuh, mereka membangun 3 garis pertahanan untuk pencegahan dan rencana tambahan untuk Ratu agar pindah ke tempat perlindungan diluar Seorabeol. Sekarang tentara Baekje mendekati Amnyangju. Hanya perlu 19 jam untuk mencapai Seorabeol.

Bi Dam berkata mereka harus mengatur istana rahasia di Yul Po Heun (sekarang Ulsan) untuk Ratu dan semua anggota pemerintahan dapat pindah dan berlindung disana, dan Seorabeol akan dilindungi Bi Dam dengan menterinya. (menurutku itu ngga bisa BD..)

Para menteri berdebat atas usul Bi Dam. Kim Yong Chun tidak setuju Ratu pindah, Mi saeng, Ha Jong setuju Ratu pindah. Ratu pusing mendengarnya. (pihak Mi shil pasti senang Ratu pergi dari Seorabeol, mrk bisa cari alasan utk menguasai Seorabeol, tergantung motif BD, tulus atau ada agenda tersembunyi.)

Di Amnyangju, Bangsawan Jujin memberikan briefing pada Yu shin atas situasi terakhir. Yu shin tanya apa kecepatan jangkauan mereka benar, Jujin membenarkan, mereka sanggup mencapai 80 ri dan mereka bisa muncul dimana saja dan menyerang. Wyol Ya tanya apa benar mereka sedemikian cepat.Benar. Khususnya pemimpinnya sangat pintar dalam menyusun taktik dan strategi. Kim Yu shin tanya apa orang itu menggunakan helm. Jujin membenarkan.

Seo ji mengecek anak buahnya yang terluka dan tanya apa yang terjadi. Mereka hantu kata para prajurit. Yu shin memperingatkan Jujin agar tidak menyebut kata “hantu” lagi. Kim Yu shin menegaskan, dalam medan perang semuanya adalah manusia. Dimana kalian bisa menemukan hantu? Wyol Ya masih memikirkan kecepatan jangkauan mereka, 80 ri? Im Jong masuk dan lapor ada unit taktis yang muncul. Dimana tanya Yu shin, mereka bergerak melalui yeongido. Wyol Ya berkata mereka memotong lewat Sangyujae. Im Jong berkata Sangyujae adalah dimana Go Do menyiapkan pertahanan.

Sangyujae, Gyebaek yang mengenakan helm menyerang , tidak heran mereka cepat, karena mereka menggunakan kuda. Go Do melihat jadi orang itu yang mengenakan helm. Guk San Heun tanya apa yang harus mereka lakukan. Go Do minta kawan2nya bersiap menyerang tapi tunggu tanda darinya. go do menyergap pasukan itu mereka melemparkan beban kebawah dan mereka mendengar suara korban dari pihak Baekje. kemudian Gyebaek berteriak mundur. Guk San heun tanya apa mereka akan mengejar mereka, Go do berkata yu shin memerintah untuk menunggu dan bertahan. Go do memerintah untuk menyusun ulang pertahanan. (Go do wow..fantastis..)

Wyol Ya tanya apa mereka harus mengirim pasukan ke Sangyujae tapi menurut yushin itu hanya pancingan saja. Mereka harus tahu dimana pasukan mereka sebenarnya, ini yang paling penting.

Di Sangyujae, pasukan baekje muncul lagi. Pasukan Yu shin kaget bagaimana mereka bisa muncul dengan cepat. Gyebaek turun dari kuda dan berhadapan dengan Go do. Gyebaek sangat tinggi ilmunya dan cepat. Go Do membawa senjata berupa palu yang membutuhkan kekuatan besar. Gyebaek lebih cepat sehingga ia bisa mengalahkan go do dan melempar Go Do ke tanah. Go Do terkejut dan heran apa orang itu benar manusia. Yang Gil, Dae Pung, dan Guk San Heun memanggil Go do yang tertegun dan mundur, mereka menarik Godo yang masih shock.

Kim Seo hyun tidak setuju Ratu pergi dari Seorabeol. Putri Man Myeong memberanikan diri berkata mungkin ini strategi Bi dam dan sekutunya untuk mengambil alih kerajaan. Ratu berkata sebelum mereka mencemaskan ada strategi lain, prioritas mereka adalah keamanan Silla dan Ratu meyakinkan mereka ia tidak akan meninggalkan ibukota tapi..

Mi aeng membicarakan logistik, jika Baekje melewati Amnyangju, maka berikutnya yeong Cheon, akan sangat sulit menahan Seorabeol. Yeom Jong berkata ia sudah mengerahkan penjaga untuk melindungi area itu. Bo Jong berkata bagaimanapun tentara baekje ada 20 ribu orang. itulah mengapa mereka harus pindah dari Seorabeol. Ha jong berkata mereka harus meyakinkan Ratu.

Jika Yu shin gagal, maka Ratu harus keluar dari Seorabeol dan kementrian Audit akan mengurus Seorabeol, dan dunia akan menjadi milik Bi Dam. Yeom jong dan MiSaeng juga tidak percaya Ha Jong berpikir demikian, saat ini prioritas untuk menghentikan serangan baekje harus didahulukan. Bo jong juga menegaskan keselamatan Silla adalah prioritas. Tapi Ha jong berkeras ini adalah kesempatan emas dan Bi Dam dapat menggunakan krisis ini untuk memperoleh kejayaan mereka.

Bi dam masuk dan mendengar kata2 mereka. Bi dam berkata pada Ha Jong dalam keadaan negara seperti ini, Bi dam tidak punya niat mengambil kesempatan apapun. Ha Jong tertawa dan ekspresi Bi DAm membuatnya tutup mulut. Bi Dam mencemaskan Ratu dan juga keluarganya.

Kim chun Chu setuju Ratu bersembunyi sementara waktu. Kim chun Chu akan tetap di Seorabeol. Ratu berkata ia tidak akan pergi, tapi Kim Chun Chu harus pergi ke persembunyian. Jika seorabeol ditaklukan, dan jatuh ke tangan musuh maka Kim Chun Chu harus mengambil alih komando dan memimpin perang merebut kambali ibukota. Kim Chun Chu : Bagaimana saya bisa pergi lewat pintu balakang sedangkan Yang mulia tetap di ibukota?

Ratu berkata pasukan mereka sedang bertempur, bagaimana mereka dapat lari. Bagaimana mengatakan pada mereka bahwa penguasa mereka lari dari Seorabeol. Kim Chun Chu mengingatkan Ratu bahwa tubuhnya bukan miliknya sendiri tapi milik Silla. Jika Ratu dalam bahaya, Silla juga. Ratu berkata Silla masih memiliki Kim Chun Chu. Kim chun chu takut ..Ratu tanya apa Chun chu takut Seorabeol akan jatuh ke tangan Bi Dam ? Kim Chun Chu diam. Berarti benar. Ratu meyakinkan Chun Chu bahwa dia juga ada disini bersama dengan Bi dam. Ratu berkata ia tidak akan meninggalkan Kota Raja. Kim Chun Chu takut jika Seorabeol jatuh Ratu akan ikut jatuh.

San Tak menemui Bi Dam dan berkata Ratu memanggilnya. Ratu berkata pada Bi DAm ia tidak akan meninggalkan ibukota tapi Bi dam harus mendampingi Kim Chun chu menuju perlindungan dan ia tidak akan pergi dari Seorabeol, dan jika Seorabeol jatuh maka Kim chun chu akan memimpin operasi militer untuk menyerang. Ratu minta Bi Dam membuat persiapan. Bi Dam berkata ia bukan Kim Yu shin. Kim Yu shin demi Silla akan melakukan segalanya memisahkan Ratu dan Kim chun Chu demi kesempatan bertahan tapi ia tidak akan melakukannya.

Bi Dam tidak mau mendengar dan tetap berkeras agar Ratu pergi dan dia yang akan bertahan di seorabeol. Ratu berkata ia tidak akan pergi. Bi Dam tanya apa Ratu khawatir memercayakan ibukota pada Bi Dam. Ratu berkata bukan seperti itu. Bi Dam minta penjelasan mengapa Ratu tidak melihat matanya ketika berkata itu. Bi dam berkata ia adalah orang yang menyebabkan kematian Mi Shil,ibunya dan itu demi Ratu. Ratu melihat Bi Dam tepat di matanya, Ratu tanya apa Bi Dam sekarang menyalahkan dirinya karena itu. Bi Dam berkata Ratu sudah berubah.

Bi Dam berkata saat mereka pertama kali bertemu, ia mencoba menukar obat dengan menyerahkan Ratu pada pemerintah, saat itu kau berterima kasih padaku. Bi Dam tidak tahu atau peduli alasan Ratu saat itu tapi itu adalah kali pertama ia mendengar kata2 seperti itu dalam hidupnya. Kau adalah satu2nya orang yang tidak merendahkan atau mengejek tindakannya. Ratu berkata pada Bi Dam dalam dunia ini apa yang bagi Bi Dam keberanian dunia mengatakan itu kekejaman ratu memujinya sebagai keberanian dan mendukung Bi Dam dalam keseluruhan strategi. Ratu memujinya sebagai strategi yang brillian. Hari saat ia kehilangan ibunya, pertanyaan Ratu apa ia yang menyebabkan ini bukan dipenuhi dengan penyalahan seperti sekarang tapi dengan pelukan yang penuh dengan pengertian.

Ratu berkata, jangan bicara lagi. Bi Dam tanya lalu mengapa. Bi Dam tanya mengapa ia selalu terlihat seperti ingin melakukan strategi padahal ia hanya ingin melindungi Ratu. Tapi Ratu menganggapnya seperti orang yang hanya menginginkan Seorabeol. Bi Dam berkata Ratu tidak lagi bisa melihat ketulusannya. Bi Dam pergi dengan kecewa. Ratu menghela nafas. Bi Dam pergi dan merenung sementara Ratu duduk di kamarnya merenungi kata2 Bi dam. Ratu ingat saat2nya bersama Bi dam, dalam waktu2 paling menyenangkan mereka. Ratu membaca proposal Bi Dam.

Go do merawat lukanya dan Kim Yu shin datang. Go Do memberi hormat. Yu shin menanyakan keadaan Go do, ia tidak apa2 dan Go do minta maaf. Kim Yu shin bertanya2 mengenai unit taktis itu yang sangat cepat dan berapa waktu yang dibutuhkan saat mereka menghilang dan muncul lagi. Go do berkata sekitar 15 sampai 30 menit.

Wyol Ya berkata 30 menit. Diperlukan 30 menit untuk mengelilingi gunung , bagaimana bisa secepat itu. baek eui berkata ini benar. Berarti kecepatannya 90 ri per hari. semua sedang berpikir saat Yu shin memecahkan kesunyian dengan menunjuk lantai. Kim Yu shin menunjukkan beginilah mereka menghilang dan muncul lagi. Mereka bersembunyi itulah sebabnya mereka gagal menjebaknya. Kim Yu Shin berkata mengingat kemampuan berkuda Baek Eui, ia ditugaskan untuk memancing mereka. Baek Eui menjalankan perintah. (ehm..Baek Eui..pintar berkuda juga ya..hehe..interesting..)

Kim Yu shin memberi arahan pada Baek Eui. Baek Eui mengerti. Kim Yu Shin bersama Deok Chung dan Im Jong akan menunggu disini untuk menyergap. Kim yu shin berkata saat pasukan infantri Im Jong menyerang unit taktis itu, Deok Chung dan dirinya akan menyerang bagian yang lain. Jujin diperintah untuk melindungi kamp. Kim Yu shin membagi tugas dan mereka mengerti. Tinggal Wyol Ya, ia tanya apa tugasnya, Yu Shin minta wyol Ya sabar. Kata Yu shin dalam medan perang ada batas jelas antara kemenangan dan kekalahan dan mereka harus mengambil kesempatan yang datang hanya sekali, kemudian pasukan Wyol Ya dan pasukan Gwoljangnonya akan memainkan peranan penting. Wyol Ya mengerti.

Baek Eui dan pasukan kavalerinya bertemu dengan satu unit taktis baekje. Baek Eui memerintahkan mundur dan memancing pasukan baekje ke lokasi yang berlumpur. Kim Yu shin sudah menunggu dengan pasukannya. Tapi pasukan Baekje mundur di tengah jalan dan menghilang. Im Jong tanya apa mereka tahu sudah dipancing. Deok chung tanya apa mereka memutar. Tiba2 tentara Baekje datang, Yu Shin dkk menghunus pedang mereka dan siap tempur dengan Gyebaek. Kim Yu shin menyerukan mundur.

Di Kamp, Im Jong berkata mereka menguasai 90 ri, ini karena mereka cepat sekali. Wyol Ya berkata mereka tidak tahu bagaimana mengantisipasinya karena mereka terus saja muncul dan menghilang, jadi susah menyerang Baekje. Kim Yu shin tanya apa Baek Eui sudah kembali.

Di kamp baekje, Gyebaek membuka helmnya dan mendapat laporan bahwa yang menyusup dulu adalah Sangjanggun Kim Yu shin. Mereka kaget. Jika mereka bisa menangkap Yu shin disini dan mengalahkan Amnyangju maka Seorabeol akan jatuh di tangan mereka.

Gyebaek tanya apa Deok Man dari silla sudah pergi dari Seorabeol. Komandan berkata Ratu belum pergi. Gyebaek berkata untuk ukuran wanita, dia benar2 pemberani. Kapan mereka akan bertempur terbuka dengan Kim Yu shin, Gyebaek berkata sampai pasukan Silla belum tahu rahasia dibalik 90 ri mereka, lain kali mereka akan menunjukkan kecepatan 100 ri dan saat itu Gyebaek akan berurusan dengan Kim Yu shin. seseorang memanggilnya dan Gyebaek tersenyum.

Baek Eui kembali, Baek eui lapor mereka lewat di lahan berlumpur seperti yang direncanakan. Kim Yu shin ingat kuda yang melewati jalanan berlumpur. Mereka sudah ditipu. Baek Eui membenarkan kuda2 itu melalui jalam berlumpur. Im Jong tanya apa yang terjadi. Yu Shin ingat bahwa kuda2 mereka tidak terkena lumpur. Kim Yu shin heran bagaimana Baekje bisa menipu mereka dengan tipuan mereka.Kim Yu shin minta mereka memanggil semua pejabat militer untuk rapat.

Gyebaek disapa oleh prajurit dengan helm sama, ternyata mereka ada beberapa pasukan dengan pemimpin mengenakan helm yang sama. Mereka tertawa karena merasa berhasil menipu pasukan Silla.

Jujin heran bahwa mereka berhadapan dengan 2 pasukan yang sama identik ? Apa ini? Yu Shin menjelaskan ini benar, mereka berhadapan dengan 2 pasukan identik. Inilah cara Baekje menipu kita selama ini. Mereka memberi ilusi bahwa seolah2 mereka sanggup mencapai 90 ri dalam satu hari, sehingga setiap musuhnya akan mengira mereka tidak tertandingi dan membuat pasukan Silla takut. Padahal semua tipuan. Para komandan marah sekali karena ditipu oleh Baekje. Deok Chung selama ini curiga karena kecepatannya tidak masuk akal ternyata semua hanya trik. Baek Eui tanya itulah mengapa Yu shin ingin menguji teorinya dengan memancing mereka ke jalan berlumpur sehingga teorinya terbukti. (satu pasukan kena lumpur, pasukan lain bersih that’s the different, love YuShin and Baek Eui..!)

Kim Yu shin berkata sekarang mereka bisa merencanakan strategi menghadapi mereka. Jujin memotong rute lalu menyerang markas dan membakar persediaan. Yu shin berkata paling tidak ada satu pasukan di sana. Pasukan itu tidak bisa kemana2. Jujin tidak mengerti. Yu shin berkata jika satu unit pasukan bergerak, pasukan yang lain tidak bisa dikerahkan jika tidak mereka akan merusak ilusinya sendiri. Sampai mereka menyadari bahwa tipuannya sudah terbongkar mereka tidak bisa bergerak. Jujin mengerti. Yu shin bersemangat sekarang mereka punya rencana melawan Baekje. Yusin minta Im Jong menyamar sebagai dirinya di kamp. Im Jong heran, dan juga Wyol ya, ini saatnya wyol Ya dan pasukan Gwoljangnonya untuk bergerak. Wyol Ya berkata mereka sudah siap. Seo Ji mengangguk.

Bi Dam menemui Ratu di tepi danau Anapji. (duh..pengen ke situ ah main..) Bi Dam tanya apa Ratu sudah mengambil keputusan. Ratu berkata dalam sehari semua bisa berubah, ada saatnya karena aku putri Raja ada yang ingin membunuhku, lalu ada yang ingin melindungiku, meninggal di depan mataku dan ada yang banyak yang berlutut padanya. Ada hari saat Bi Dam muncul di depannya. Bi Dam tanpa peduli dengan dunia ini memperlakukannya dengan biasa saja dan dia mengijinkan Bi Dam melanjutkan sikapnya yang biasa padanya. Hanya Bi Dam yang tetinggal yang bersikap biasa saja padanya seperti beberapa waktu lalu dan itulah mengapa hubungan mereka tidak pernah berubah dan terus bertahan.

Ratu melanjutkan bahkan setelah ia kembali ke istana, Bi Dam membawakan bunga untuknya (tapi DM, itukan waktu BD mo menyelidiki tanggal lahir..jd ia cari alasan gitu..), memegang tangannya dengan mata penuh kecemasan untuknya, perhatian, bahkan jika Bi Dam punya motif lain, tidak menjadi soal baginya, hanya melihat Bi Dam maka Ratu dapat merasakan masa lalunya dalam diri Bi Dam, benar2 perasaan yang menyenangkan untuk dinikmati. Bi Dam senyum itulah mengapa sekarang semua sudah berubah. Ratu berkata ia tidak punya nama apakan itu Putra Mahkota atau putri , bahkan orang di pasar punya nama tapi Penguasa tidak punya nama untuk dirinya sendiri. Penguasa hanyalah “Yang Mulia”. Sekarang tidak seorang pun yang bisa memanggil namanya. Bi Dam berkata kalau begitu dia akan terus melakukannya untuk Ratu, memanggil namanya. Ratu berkata jika Bi Dam memanggil namanya, itu berarti ancaman besar. (iya juga sih, masa kita panggil Ratu Elizabeth II, Elizabeth ..Elizabeth…pasti ditangkap)

Ratu berkata bahkan jika ini adalah cinta Bi Dam untuknya, bahwa Bi Dam ingin memanggil namanya tapi dunia hanya melihatnya sebagai kejahatan. Ratu berkata mengapa ia berubah itu adalah sejak ia kehilangan namanya, Bi Dam hanya dapat menjadi salah satu bawahannya. Ini karena ia harus merasa curiga bahwa Bi Dam ingin menjadi raja atau Bi dam akan menjadi Mi shil yang lain, setiap saat ia perlu berspekulasi dan membuat asumsi dari kecurigaan itu. Ratu berkata pada Bi Dam, ini benar2 berat baginya untuk ditahan. Bi Dam mencoba menyentuh Ratu, dia ragu2 tapi menarik Ratu ke arahnya dan Ratu berkata apa Bi dam sadar betapa ia sangat ingin mempercayai Bi Dam dan menginginkan dukungannya, apa Bi Dam mengerti. Bi Dam menggenggam tangan Ratu sesaat, kemudian ia meninggalkan Ratu, Bi Dam melihat Ratu dari kejauhan.

Bi Dam berlutut di depan altar Mi shil saat Ratu masuk ke dalam kuil dan Bi dam berdiri memberi hormat. Ratu berkata Bi Dam harus tetap di sisinya, tapi bukan sebagai orang yang selalu membuat tekanan atau membuatnya gelisah atau orang yang membuatnya kesepian tapi orang yang mengedipkan mata untuknya (hahaha sorry, tapi aku inget waktu BD ngedipin DM..), memberikan bunga untuknya, tertawa dan bercanda disampingnya, memegang tangannya untuk menenangkan ketegangan dan kecemasannya, Ratu berkata pada Bi Dam ia harus menjadi orang seperti itu.

Ratu mengaku ia sudah menahannya, mengendalikannya, menghindari dengan sengaja dan menjadi sangat dingin hatinya pada BI dam karena Penguasa tidak boleh memiliki perasaan emosional. Ratu ingin Bi Dam memperlakukannya seperti orang biasa atau sebagai seorang wanita dan Ratu akan menyukainya.

Ratu minta Bi Dam mencintainya seperti seorang wanita, tidak apa2 buatnya tapi Ratu tanya apa ini benar2 mungkin. Bi dam luluh hatinya, Ratu sudah mengaku perasaan sesungguhnya pada Bi dam. Bi dam memeluk Ratu dengan hangat, dan Ratu kali ini membalas pelukan Bi Dam.

Ratu mengumumkan kedatangannya. Ratu mengeluarkan perintah untuk memperkuat negara dan untuk menghadapi masalah yang timbul dalam negri, Ratu akan menurunkan Sangdaedeung Kim Yong Chun. Kim Yong chun kaget sekali dan lanjut Ratu mengangkat Bi Dam sebagai Sangdaedeung berikutnya. Kim Chun Chu kaget dan Ratu melanjutkan selama perang berlangsung semua pasukan dibawah Bangsawan Jujin, bangsawan Sueulbu, Ho Jae, Hwang Yun dan Seon Yeol akan dipindah dibawah komando Bi Dam. Ratu selesai membaca keputusannya dan mengumumkan bahwa dia akan tetap tinggal dengan Bi Dam di Seorabeol untuk mendorong semangat pasukan dan terus melawan Baekje dan menyelamatkan Silla. Bi dam senang sementara Kim Chun Chu kelihatan shock.

Ratu kemudian minta maaf pada Kim Yong Chun karena perpindahannya. Kim Yong chun tidak masalah asalkan yang paling penting adalah mengurus peperangan. Ratu setuju karena saat ini mereka kekurangan dukungan militer. Kim Yong Chun berkata jika Ratu memindah pasukan bangsawan di bawah komando Bi dam, maka tidak akan ada oposisi. Ratu senang Kim Yong chun mengerti. Kim Yong chun tanya apa Ratu percaya pada Bi Dam. Ratu memberi jawaban cepat, aku percaya padanya. Ratu menekankan dia percaya pada Yu shin, Bi Dam, dan Kim Chun Chu. Ia percaya pada kemampuan dan kecakapan mereka. Ratu berkata ia tidak akan meninggalkan Bi dam, Kim Yu shin atau setiap orang, Ratu tidak akan melepaskan mereka. Ratu berkata Kim Chun Chu harus disiapkan untuk merangkul seseorang.

Ha jong tanya Bi Dam adalah Sangdaedeung? Mi saeng berkata ini salah satu strategi Ratu. Bo Jong heran strategi? Ratu berkata ia menurunkan perintah mengangkat Bi dam sebagai Sanddaedeung untuk menekan kegelisahan Bi Dam kemudian memindahkan pasukan bangsawan dibawah kendali Bi Dam, itu berarti dalam waktu bersamaan mengendalikan bangsawan dan memonitor mereka. Misaeng berkata ini benar2 memanah dua rajawali dengan satu anak panah (Il jeon seong ju)

Ha jong berkata Bi Dam benar2 menakutkan tapi Ratu tidak ada duanya. Semua bangsawan berdiskusi apa pasukannya akan ditransfer ke bawah komando Bi dam. Mereka tidak bisa membantah karena ini dalam kondisi perang. Semua memutuskan untuk mengikuti perintah Ratu dan melihatnya kemudian.

Bi dam berlutut di depan altar Mi shil dalam jubah resmi Sangdaedeung, berkata pada ibunya bahwa dulu ibu khawatir kalau ia mendapatkan negeri untuk memiliki seseorang dan juga cinta berarti diperlukan semua tanpa menahan kembali. Bi Dam berkata bahwa ia tidak lagi ingin melakukan itu, ia tidak mau merebut tapi mulai ingin memberi, tidak menahan tapi merelakan untuk meraih sesuatu bersama seseorang apakah itu jalan menuju takhta atau ambisi yang abadi di depan airmatanya, ini hanyalah keinginan2 kecil dan gagasan saja.

Di kamp Baekje. Komandan tanya jika mereka menggunakan lembah ini untuk menyerang, itu hanya akan meninggalkan satu rute untuk lari dan komandan ke2 berkata jika musuh menyergap mereka, mereka pasti akan kalah. Gyebaek berkata bahwa musuh tidak akan pernah menyergap didaerah ini tapi di daerah lain. Jarak tembak pasukan infanteri akan terlalu jauh untuk dicapai mereka dan tidak akan ada masalah. Gyebaek memerintahkan penyerangan ke Amnyangju dan menangkap Kim Yu shin.

Lalu penyerangan di Amnyangju. Pasukan YuShin dan Baekje bertempur. Im Jong dan Deok chung bertempur sebagai Kim Yu shin. Gyebaek minta pasukannya mundur, pasukan Silla mengejar. Lalu pembawa pesan dari Baekje dan berkata Kim Yu shin mengejar pasukan unit taktis. Gyebaek menuju ke Chil Mi jae. Gyebaek merasa yakin ini akan berhasil, mereka akan menyerang markas Silla. Gyebaek naik ke punggung kuda dan mengenakan helmnya. Menuju ke markas Silla.

Malam hari saat pasukan Baekje menyelinap ke markas Silla dan Gyebaek masuk dan melihat markas itu kosong. Tidak ada satu orang pun dalam markas. Gyebaek tanya apa yang terjadi, kemudian ada panah berapi menghujani mereka dan prajurit Baekje berjatuhan. Kim Yu shin dan pasukannya mengepung Gyebaek.

Kim Yu shin : Pasukan Baekje!…habisi mereka semua

Pasukan Silla berteriak dan maju menyerang !!

sumber : kadorama-recaps.blogspot.com

Queen Seon Deok – Episode 56

Seol Won Rang memberi penjelasan pada Ratu, pasukan Yoon Chung akan mengambil rute melalui Daedeoksan, ia menyiapkan pertahanan untuk memblokade pasukan Baekje agar jangan ke Seorabeol. Seol Won akan menahan jalan keluar mereka dan menyiapkan 2000 pasukan untuk mengejar Baekje yang melarikan diri. Mereka semua harus mengikuti pimpinan Seol Won Rang. Mereka harus bertaruh nyawa, menyatukan perbedaan untuk menyelamatkan Silla dan mereka harus menyudahi ini dengan kemenangan. Ratu telihat tidak tenang.

Bi Dam mengingatkan Seol Won Rang ia harus memenangkan perang ini untuk Silla. Bi Dam berkata mereka harus mengakhiri perang ini di Chu Hwa Gun (skr Miryang, Gyeongsangnamdo).

Go Do berkata mereka pasukan Kim Yu shin. Yu shin marah, apa yang disebut pasukan Kim Yu shin? Mereka adalah pasukan kerajaan Ratu Seon Deok. Yu shin berkata dalam setiap situasi mereka harus mengikuti perintah Seol Won Rang. Yu shin ingin bertemu SeolWon Rang.

Ratu tahu seol Won menginginkan otoritas penuh atas Kementrian Pertahanan. Seol Won mengakui, jika ia menang perang, Ratu harus memberikan itu padanya. Ratu tanya apa Seol Won menggunakan ini sebagai pertukaran? Seol Won berkata ini adalah kesempatan terakhirnya. Seol Won ingin mewujudkan unifikasi 3 negara. Seol Won tahu Ratu berharap untuk mewujudkan ambisi besar itu. Ratu tanya apa ini satu2nya syarat yang diajukan Seol Won Rang? Seol Won berkata ia akan membantu Ratu mewujudkan unifikasi 3 negara dan jika ia menang dalam peperangan maka ia meminta agar Ratu dan Bi Dam melangsungkan pernikahan kerajaan.

Ratu berkata pengabdian Bi Dam padanya benar2 ketakutannya yang paling besar. Ratu ingat mengenai Raja Jinheung, satu2nya kesalahan adalah ..MI shil. Mereka setia bukan pada Silla tapi pada Mi shil. Ratu tanya apa Seol Won setuju dengannya, apa setelah Ratu meninggal apakah Bi Dam akan tetap setia pada Silla atau apakah Bi Dam akan sepenuh hati mengabdikan dirinya bagi ambisi besar Silla. Ratu tanya pendapat Seol Won RAng. Seol Won meninggalkan kediaman Ratu. Dae pung menemui Seol Won dan berkata Yu shin ingin bertemu.

Seol Won bertemu Yushin. Yu Shin menjelaskan taktik yang dipakai Baekje, Yu Shin berharap Seol won tidak melihat Baekje spt 10 th lalu. Sekarang mereka berbeda. Saat Ratu meningkatkan pertanian, Baekje meningkatkan pengembangan dalam taktik militer dan persenjataan. Yu Shin berkata pasukan kavaleri Yoon Chun dapat melaju sejauh 70 Ri per hari (1 Ri= 323 m).

Seol Won Rang tanya apa Kim Yu shin berharap ia memenangkan perang ini dan keselamatan Kim Yu shin tidak akan terjamin. Kim Yu shin berharap Seol won Rang pulang dengan selamat dan keselamatan Yu shin akan dibicarakan nanti. Yu SHin berkata Seol Won Rang sudah hidup dalam pertempuran. Kim Yu shin berkata ia juga menerima kehidupan yang sama maka ia juga jalan di jalan yang sama, tidak peduli ranking 1, 2,3 atau yang terendah, ini tidak berbeda, kehidupan dalam peperangan dan KimYu shin ingin diijinkan untuk mati dengan terhormat di medan perang. (Tirza, well aslinya Jend Kim Yu shin meninggal dengan tenang di kamarnya pada usia 79 Th.)

Mi saeng berkata berapa yang dibutuhkan untuk mengerahkan pejuang tua ke medan perang untuk meraih kemenangan. Ha jong merasa ini kesempatan emas dan mereka harus memonopoli ini. Ha Jong berkata saat Seol Won kembali dengan kemenangan, maka bukan saja kekuasaan militer akan jatuh ke tangan mereka dan mereka akan kembali ketempat mereka semula. Mi Saeng cemas, Seol Won sudah lama tidak berperang.

HA jOng berkata perang sudah ada dalam darah Seol won, mungkin ia sudah tua tapi ia masih kuat dan tidak boleh diremehkan. Seol Won datang dan Ha Jong tanya apa persiapannya sudah beres. Bo Jong cemas apa ini benar tidak apa2 yang dilakukan ayahnya sekarang. Seol Won meyakinkan anaknya tidak ada yang perlu dicemaskan.

Bo Jong tanya apa semua persiapan sudah selesai, Seol Won menggelengkan kepalanya dan minta Bo jong jangan bicara lagi. Mi saeng merasa ada yang ganjil.

Ha jong tanya mengapa Seol Won tidak ingin mengungkapkan masalah kesehatannya di bagian dadanya (seperti tertekan di bagian angina pectoris, tengah dada) Seol Won berkata ini bukan apa2. Ini cuma karena tua. Bo Jong berkata meskipun ini adalah pesan terakhir ibunya, tapi Seol Won tidak perlu seperti ini dan bekerja dan mempertaruhkan nyawanya demi Bi Dam.

Seol Won menyangkal, ia adalah anggota militer dan akan selalu bertempur, meskipun ini demi Bi DAm tapi ia masih merasa senang dan bersemangat mengingat dialah yang menyelamatkan Silla dari bahaya. Betapa hebatnya Yoon Chung tapi jika ini dulu, maka Yoon Chung bukan tandingannya. seol Won tertawa dan pergi.

Seol Won Rang berlutut di depan altar Mi shil. Seol Won Rang berkata pada Mi shil bahwa Bi Dam tidak seharusnya mengikuti jejak kakinya dan menahan semua konsekuensi karena mencintai seseorang. Cinta seharusnya seperti yang dilakukan Mi shil. terbang seperti kawanan burung tapi ini adalah keinginan terakhirmu, maka aku akan patuh dan melakukannya. Dalam perang ini, aku pasti akan menciptakan kesempatan untuk Bi dam dan Sel Won berkata dia sangat merindukan Mi shil dan akan menemui Mi shil. (oh..I just like this ajusshi..coba Seol Won masih hidup, BD mungkin ngga akan jatuh dlm perangkap Mi saeng dan yeom Jong, karakternya seol Won tdk akan membiarkan ini)

Go Do dkk memberi salam pada Seol won Rang. Mereka bersorak dan siap bertempur. Bi Dam dan Kim Chun Chu mengantar keberangkatan pasukan ke medan perang. Kim chun chu berkomentar, Seol Won Rang kelihatan gagah dan pasti akan pulang membawa kemenangan, Kim Chun chu tanya jika ini terjadi, maka yang diharapkan Bi Dam akan terpenuhi. Kim Chun Chu pergi, sepertinya Kim Chun Chu memainkan permainan pikiran dengan Bi Dam.

seol won Rang memimpin pasukan Kim Yu Shin. Yoon Chun dan Gyebaek juga bergerak.

kadorama-recaps
kadorama-recaps
Ratu berjalan bersama Joo Bang yang menghiburnya agar tdk terlalu cemas karena pasukan Yu Shin belum pernah terkalahkan. Mereka akan baik2 saja bahkan dibawah Seol WOn Rang. Ratu minta Joo Bang mengatakan pada Al Cheon untuk memeriksa lagi semua petisi. Ratu menambahkan terakhir ia minta Joo Bang melakukan sesuatu, Joo Bang harus segera melakukan sekarang.

Joo Bang menarik Santak dan tanya apa ia ingat terakhir kali Joo Bang minta bantuan. San tak heran, Joo Bang membisikkan sesuatu dan minta santak melakukan sekarang. Sekarang??!! sekarang situasinya spt ini. Joo Bang berkeras sekarang justru paling tepat. Santak masih ragu, ia akan kena masalah tidak, Joo Bang meyakinkan Santak. Santak minta Joo Bang mengikutinya. San Tak membawa Joo Bang ke sel kementrian Audit dan Santak memberikan waktu 15 menit. (I love the relation among Joo Bang, Go Do, and San Tak, they’re never apart eventhough they have to serve different master.)

San TAk membuka sel dan membiarkan Joo Bang masuk untuk bertemu Chang Gi. Joo Bang minta Chang Gi mendengarnya, Joo Bang ingin menempatkan sandi di dekat Sa Rang Dang. Chang gi berkata agar dapat berhubungan dengan Wyol Ya? Joo Bang tanya jam berapa dan dimana lokasinya. Chang Gi berkata Joo Bang harus menulis di batu tertentu. Joo Bang menyusun sandi dari batu dengan formasi tertentu kemudian menempatkan batu pesan di atas formasi dan pergi, kemudian seseorang dari Bo Gya Hoe mengambil batu berisi pesan itu. (formasi batu berupa lambang gaya, 6 telur, Yuk Ran Hwi, aku ingat Huang Rong dari pulau persik dari Sia tiaw eng hiong paling ahli dalam sandi-sandi spt ini, salah satu anak buah Toan Hong Ya juga pintar sandi-sandi ini.)

Di markas Bo Gya Hoe, Wyol Ya juga mendapat informasi mengenai pergerakan Baekje yang mencapai Iseo Gun dan jika ini terus maka mereka akan sampai di Amnyangju. jika Amnyangju kena maka Seorabeol selanjutnya. Wyol Ya berpikir dan Seo Ji tanya mengapa Wyol Ya ragu-ragu. Seo Ji tanya apa Wyol Ya berubah pikiran.

Wyol Ya berkata kehidupan keturunan Gaya adalah tanggung jawabnya. Kemudian seseorang menghadap dan berkata ada orang yang ingin bertemu Wyol Ya dan mengirim pesan. Wyol Ya heran. Seo Ji dan anak buahnya menyiapkan lokasi pertemuan dan berjaga2.

Seo ji kembali dan Wyol ya tanya semua sudah diatur? Wyol ya tanya berapa orang yang ingin menemuiku, Seo Ji menjawab 3. Mrk melihat 3 orang. 2 mengnakan topi. Wyol Ya tanya siapa mereka, penjaga tidak tahu, tapi satu terlihat menyandang pedang dan yang lain tidak. wyol ya mengerti. Ketiganya mendekati tempat pertemuan, mereka dikepung. Al Cheon menghunus pedangnya dan yang 2 ternyata Ratu dan Kim Chun Chu!

Al Cheon tanya siapa mereka? Ratu berkata mereka orang yang ia cari. Ratu minta Al Cheon menurunkan pedangnya. Al cheon tanya apa yang dimaksud Ratu. Kim Chun Chu membuka topinya dan minta maaf pada Al Cheon, jika Ratu berkata jujur, Al Cheon pasti akan menolak dan akan membujuknya agar tidak melakukan ini. Al cheon berkata tempat ini berbahaya dan Ratu membahayakan dirinya.

Kim Chun Chu meminta Wyol Ya memerintah anak buahnya agar mundur, Chun Chu yakin Wyol Ya tahu bahwa ini mereka. Kim Chun Chu minta Wyol Ya keluar. Ratu membuka tudungnya untuk memperlihatkan wajahnya. Wyol Ya mendekati Ratu. Wyol Ya memberi hormat, Ratu tersenyum. Ratu, Kim Chun Chu, dan Wyol Ya berbicara dan Al Cheon tetap mengawasi situasi.

Kim Chun Chu berkata mereka akan cepat, Kim Chun Chu berkata, Wyol ya harus tahu Ratu memberi banyak untuk keturunan Gaya. Catatan keluarga juga sudah diatur agar tdak ketahuan kalau seseorang dari keturunan Gaya, sampai Ratu meninggal, penerusnya akan melakukan yang sama. Ratu minta agar mereka berhenti berusaha membuat yushin sebagai penguasa. Wyol Ya tanya apa yang diinginkan Ratu, Ratu ingin daftar nama Bo Gya hoe, lalu menghentikan unit Gwoljangno mereka dan Kim Chun Chu menambahkan Gwoljangno akan dipindahkan dalam pasukannya. Bukan dibawah Kim Yu SHin tapi Kim Chun Chu, Wyol Ya heran. Ratu memberi 3 hari bagi Wyol Ya untuk memutuskan. Mereka akan bertemu 3 hari lagi di waktu dan tempat yang sama.

Ratu dan Kim Chun Chu sudah mengamankan posisi mereka sebagai penguasa, siapapun yang menghalangi akan menerima akibatnya. Kim Chun Chu akhirnya harus berurusan dengan Bi Dam karena Bi Dam adalah ancaman bagi takhtanya (Bi Dam adalah paman Kim Chun Chu kan, ayah Bi Dam adalah kakek Kim Chun Chu) tidak peduli seberapa tinggi posisi dan kesetiaan Bi Dam pada Ratu. Mereka harus menghancurkan semua rintangan. Ratu juga sudah merasa kesetiaan Bi Dam padanya adalah ancaman.

Wyol Ya tanya jika ia menolak apa yang akan terjadi. Ratu berkata maka Kim Yu shin harus mati karena Wyol Ya. Ratu berkata kesabarannya pada mereka sudah berakhir karena ia penguasa, kata2 nya adalah hukum dan akan membawa pengaruh.

Dalam perjalanan pulang, Al cheon marah bagaimana Ratu bisa demikian ceroboh dan melakukan ha yang beresiko ini. Ratu minta maaf karena membuat Al Cheon takut. Al Cheon berkata ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan maaf saja, ia dipercaya atas keselamatan Ratu, bagaimana tanpa mempertimbangkan Ratu membahayakan dirinya sendiri. Kim Chun Chu berkata jika diberi tahu Al Cheon pasti akan mencegah Ratu. Al Cheon juga menegur Kim Chun Chu, seharusnya Kim Chun Chu memikirkan karena ini menyangkut keselamatan Ratu. Chun Chu berkata ia sudah membujuk Ratu. Tapi Ratu berhasil meyakinkanku kata Kim Chun Chu. Al Cheon tidak mau menerima jawaban ini begitu saja. Keselamatan Ratu adalah prioritas utamanya dan tanya apa yang lebih penting daripada keselamatan Ratu? (ck..ckck..Al Cheon my guardian ..)

Ratu berkata ini masalah apa mereka akan bisa mendapatkan Kim Yu shin. Ratu berkata ia tidak akan pernah bisa mendapatkan Yu shin jika ia menyingkirkan Gaya, membuang Wyol Ya akan membuat Ratu tidak bisa memiliki Kim Yu shin selamanya.

Ratu berkata ia ingin mengubah pemikiran Wyol Ya. Al Cheon berkata tidak peduli betapa pentingnya memperoleh Kim Yu shin tapi keselamatan Ratu ..Apa kau pikir mereka yang berkata siapa yang mendapatkan hati rakyat akan memerintah dunia dan berpikir mendapatkan hati rakyat, apakah itu perkara kecil? Ratu beristirahat di kamarnya.

Al Cheon dan Kim Chun Chu meninggalkan kediaman Ratu. Al Cheon tanya apa mereka tidak bisa apapun untuk mencegah Ratu. Kim Chun Chu berkata Ratu melakukannya agar aku mlihat. Al Cheon : memperlihatkan? Untuk meraih hati rakyat tidak dapat menggunakan kepandaianmu sendiri, jadi demi penyatuan 3 negara, Ratu mengikatkan aku dengan Bo Gya Hoe. Apa maksudnya? Kim Chun Chu berkata Bo Gya Hoe takut, setelah Ratu meninggal apa yang dilakukan Chun Chu pada gaya. Kim Chun Chu akan berpikir sebagai penerus Ratu. Itulah mengapa tujuan mereka harus selaras. Ratu memperlihatkan pada Bo Gya Hoe siapa penerusnya kelak. Orang yang harus mereka dukung bukan Kim Yu shin tapi Kim Chun Chu.

Wyol YA berpikir sendirian. Lalu mereka mendengar seorang anak yang menangis. Mereka melihatnya dan tanya ada apa. Anak itu menangis karena ibunya dan kelaparan.

Ratu heran bagaimana Joo Bang dapat mengetahui lokasi Bo Gya Hoe. Joo Bang berkata ia minta orang mengikuti pergerakan Wyol Ya dan seo Ji. Ratu berkata itu susah kan, Joo Bang berkata ia mungkin kelihatan tua tapi kepandaiannya tidak berkarat dan ia selalu melakukan yang terbaik. Ratu tahu itu. Joo Bang berkata ia sebenarnya menugaskan seorang anak kecil berusia 7 tahun tapi pintar. Ratu heran ternyata anak kecil?

Pesan datang. Ratu menerima laporan Seol Won Rang dikalahkan. Mereka tiba di Chu Hwa Gun, Chu Hwa Gun sudah diserang jadi mereka tidak sempat membuat strategi, mereka langsung perang akhirnya mereka terpaksa mundur. Ratu memerintah Jujin untuk mengerahkan pasukan untuk Iseo Gun. Bi Dam diam saja.

Seol Won Rang kembali ke seorabeol dengan kekalahan. Go Do, Dae Pung dan Yang Gil mendukung Guk san heun yang pincang, dibelakang para prajurit yang terluka. Rakyat cemas, bukankah itu pasukan Yu Shin yang tidak terkalahkan, jika mereka kalah bagaimana hebatnya pasukan Baekje? Seol Won Rang ditandu menemui Ratu dan Ratu tanya apa yang terjadi, Seol Won minta maaf karena ternyata tentara Baekje sangat hebat taktiknya. Ratu berkata ada seseorang yang bisa mengendalikan unit2 ini. Seol Won membenarkan. Mereka sangat cepat dalam penyerangan.

Kim Yu Shin terkejut, bahkan seol Won Rang juga tidak sebanding dengan pasukan Baekje. Go Do berkata pasukan Baekje memiliki hantu yang muncul dan hilang. Kim Yu shin : Hantu? Guk San Heun berkata orang itu mengenakan helm dan memimpin Baekje muncul di satu tempat kemudian hilang. Yang gil berkata itu menakutkan, Daepung berkata yang kelihatan di depan mata hanya kematian.

Bi DAm mengunjungi Seol Won Rang yang terluka parah dan ia minta maaf pada Bi Dam dan minta Bi Dam mewujudkan harapan terakhir Mi Shil. Seol Won Rang berkata Bi Dam tidak bisa mempertaruhkan kesetiaannya hanya pada satu orang sebagai tujuan yang ingin dicapai. Itu terlalu berbahaya. Bi Dam harus merangkul tujuan yang lebih luas dan besar atau Bi Dam hanya akan seperti dirinya yang hanya menjadi bawahan. Seol Won Rang berjuang dengan nafasnya, Bi Dam harus mengingat harapan terakhir Mi shil dan mematuhinya. Bi Dam menggenggam tangan Seol Won Rang dan memanggilnya tapi Seol WOn Rang tersenyum dan menghembuskan nafas terakhirnya. Bi Dam menangisi Seol WOn Rang.

San TAk memberikan surat terakhir Seol WOn pada Kim Yu Shin.

Seol Won : Bangsawan Yu Shin, perhitunganmu salah, pasukan kavaleri Yoon Chung tidak berjalan 70 ri tapi 80 ri. Hati-hati dengan komandan yang mengenakan helm yang memimpin unit taktis kecil, ia akan muncul dan menghilang di tempat2 yang tidak pernah kau pikirkan sebelumnya dengan ilmu sangat hebat dan tepat.

Mi saeng dll berduka atas kematian Seol Won RAng. Mi saeng tanya apa ada kata2 terakhir Seol Won untuk mereka, Bo Jong berkata ayahnya berkata Mi saeng pintar jadi tidak perlu cemas. Ha Jong kesal karena Seol Won tidak memikirkannya bahkan saat ia menghadapi kematian.

Semua bingung saat Seol Won Rang meninggal, siapa yang akan memimpin. Kim Yong Chun berkeras agar Kim Yu shin memimpin pasukannya. Tapi beberapa bangsawan tidak ingin kriminal memimpin pasukannya. Kim Yong chun berkata Jika Jujin dikalahkan, maka berikutnya Seorabeol dan mereka harus memikirkan keselamatan Silla.

Kim Seo Hyun kaget saat isterinya mengabarkan Seol Won Rang dikalahkan dan pasukan Yu Shin juga kalah. Putri Man Myeong tanya apa yang harus mereka lakukan.

Mi Saeng kaget Kim Yu shin akan memimpin pasukan? Ha Jong berkata mereka mengusulkan agar Yu shin memimpin pasukan. Bi Dam kesal bahwa mereka mengusulkan orang yang melanggar hukum harus menyelamatkan negri. Bi Dam tanya apa pejabat Silla berani mengajukan usulan itu. YeomJong datang dan berkata pada Bi Dam, Yu shin berkeras bertemu Bi Dam.

kadorama-recaps

Kim Yu shin mempelajari peta saat Bi Dam masuk ke dalam sel. Di Geumseongsan, jika baekje mencapai Iseo Gun maka berikutnya Geumseong san. Setelah itu Amnyangju, mereka harus menghentikan peperangan di pugunungan. Bi Dam tidak mendengarkan. Kim Yu Shin merenggut kerah Bi Dam dan berkata Jika Bi Dam ingin ia mati lakukan saja, jika Bi Dam mau pasukannya ambil saja, tapi mereka harus menyelamatkan Silla lalu lakukan saja yang kau inginkan. (wow..Kim Yu Shin is a big general indeed..)

Bi Dam mengambil peta Yu Shin dan pergi, Bi Dam melihat Peta dan tercekat.

Kim Chun Chu berkata Ratu tidak bisa meninggalkan Yu shin begitu saja. Yu Shin harus memimpin pasukan dan ini belum terlambat. Bi Dam datang. Bi Dam berkata Jujin perlu membangun pertahanan di Geumseongsan dan menggunakan daerah pegunungan untuk mengalahkan Baekje. Ratu menurunkan perintah untuk dilakukan tapi Bi Dam melihat Ratu terlihat cemas. Bi Dam meyakinkan Ratu agar tidak cemas ia akan menyelamatkan Silla berapapun harganya. Ratu tidak memperhatikan dan Bi Dam pergi. Kim Chun Chu memanggil Ratu setelah Bi Dam pergi, Ratu berkata ya benar malam ini.

Di Markas Bo Gya Hoe, Wyol Ya mengalami kesulitan meyakinkan para tetua dan Seo Ji berkata mengapa mereka harus takut dan menyerahkan segalanya. Wyol Ya berkata bukan takut tapi ia percaya Ratu. Para tetua berkata Wyol Ya berubah banyak setelah lama bekerja sama dengan Silla. Wyol Ya memandang para tetua yang berkelahi.

Ratu, Kim Chun Chu menunggu di tempat pertemuan, dan tidak ada tanda2 dari Wyol Ya. Ratu kehilangan kesabaran dan ia berdiri dan memanggil Joo Bang. Joo Bang ditemani anak berusia 7 tahun. Ratu berkata ia tidak akan menunggu lagi. Anak itu berkata ia tahu dimana harus mencari paman Wyol Ya. Al Cheon cemas, ia tahu Ratu akan mengunjungi markas Bo Gya Hoe.

Wyol YA harus mengakhiri perdebatan karena ia harus menemui Ratu. Seorang penjaga masuk dan minta Wyol Ya keluar sebentar. Semua kaget. Wyol Ya kaget saat tahu Ratu dan Al Cheon masuk ke markas Bo Gya Hoe. Mereka dikepung, AL Cheon sangat siap bertempur (kasihan Al Cheon, pasti pusing ya ngurus Ratu..sabar my guardian..sabar..). Al Cheon mengumumkan ini Ratu seon Deok, semua harus berlutut dengan hormat. Wyol Ya keluar dan memberi salam. Ratu menunjukkan daftar keturunan Gaya, ini catatan kependudukannya, Ratu mengambil buku dan membakarnya.

Kim Chun Chu dan Joo Bang menemui anak buah Al Cheon dan berkata Ratu mungkin dalam bahaya. Kim Chun Chu minta Joo Bang ke kediaman Kim Yong Chun untuk mengatakan ia perlu mengerahkan pasukan. Ratu membakar daftar nama apa ini belum membuat mereka percaya padanya. Apa lagi yang harus ia lakukan agar mereka percaya. Jika mereka masih berkeras menolak aturannya maka mereka sudah mencelakakan Kim Yu Hsin. Memaksanya membunuh Kim Yu shin. Dan membuat Gaya punah karena keturunan Gaya harus membunuh rakyat Silla untuk bertahan. Ratu tanya apa itu yang mereka harapkan.

Kim Chun Chu datang dengan pengawal istana dan mengelilingi Ratu, Ratu berkata ia baik2 saja. Ratu memberi peringatan ini ultimatum terakhirnya. Ratu melihat kepada Chun Chu, ini tergantung kau untuk meyakinkan Wyol Ya. Jika kau gagal maka Kau, Wyol Ya dan yang lain tidak akan melihat fajar matahari. Ratu pergi dengan Al Cheon dan pengawal meninggalkan Kim Chun Chu untuk negosiasi dengan mereka. Ratu kembali ke istana dengan pengawalan. (anak rajawali harus dilemparkan dari tebing untuk belajar terbang, Kim Chun Chu mengalami hal yang sama, cool.. )

Joo Bang lapor Geumseongsan dikalahkan Baekje dan Jujin kalah. Tentara Baekje menuju Amnyangju. Ratu berkata bagaimana negosiasi Kim Chun Chu dan Wyol Ya. Joo Bang berkata belum ada berita. Ratu minta Joo Bang mengumumkan rapat darurat segera. Joo Bang pergi.

Bi Dam mendapat laporan tentara Baekje menuju Amnyangju. Yeom Jong berkata 20 ribu pasukan dan itu membuat Seorabeol dalam bahaya. Di Tahanan Audit, Kim Yu shin teriak ia ingin tahu apa yang terjadi pada pasukan Jujin. Tapi tidak ada jawaban. Kim Yong Chun berkata mereka harus mengirim pasukan ke Amnyangju segera.

Phil Dan berkata jika mereka mengalahkan Amnyangju maka berikutnya Seorabeol, kemudian Yeom Jong datang dan lapor ada sesuatu yang terjadi di halaman Yongmujang (arena berlatih ilmu bela diri) Ratu tahu Kim Chun Chu berhasil dalam negosiasi dengan Wyol Ya.

Wyol Ya dan Bo Gya hoe berbaris ke Yongmujang dengan pasukan Gwoljangno dengan Kim Chun Chu berdiri di depan mereka, Wyol Ya dan Bo Gya Hoe berlutut dan bersumpah setia pada Ratu dan Kim Chun Chu dan akan memberikan semuanya. Kim Yong Chun kaget bukankah itu Bo Gya Hoe. Para bangsawan kaget bagaimana Bo Gya hoe bisa memasuki istana.

Kim Chun Chu lapor pada Ratu ia sudah menyelesaikan misi yang diberikan Ratu, ia bersekutu dengan Bo Gya Hoe dan mereka akan setia padanya. Ratu senang.

Ratu : Panggil Kim Yu shin ke dalam sidang.

kadorama-recaps
kadorama-recapsKim Yu shin mengenakan baju militernya masuk dan berdiri di depan Ratu.

Para bangsawan protes saat tahu Ratu ingin Yu shin memimpin pasukan. Pasukan Yu shin sudah kalah.

Ratu berdiri, Tampaknya orang2 dibawah pimpinan Yu shin adalah benar pasukan Yu shin. Jika Yu shin memimpin mereka, mereka bisa dibenarkan disebut pasukan Yu shin..Ambilkan pedangku.

Ratu menerima pedangnya.

Ratu : Sangjanggun Kim Yu shin

Kim Yu shin : Ya, Yang Mulia! Kim Yu shin maju ke hadapan Ratu.

Ratu : Aku disini untuk mengangkatmu kembali sebagai Sangjanggun dan menganugerahkan padamu pedangku dan memberikan otoritas absolut dalam militer dan memerintahkanmu untuk melindungi perbatasan dan tanah Silla dan menyelamatkan Silla dari bahaya.

Bi Dam kecewa bahwa ia tidak bisa melakukannya meskipun ia sudah memberikan jaminan.

Kim Yu shin mengambil pedang itu dari tangan Ratu.

Kim Yu shin : Sangjanggun Kim Yu shin..akan mempertaruhkan nyawanya untuk memenuhi perintah Yang Mulia!

Kim Chun Chu melihat ke arah Bi Dam yang merengut.

sumber : kadorama-recaps.blogspot.com

Queen Seon Deok – Episode 55

Kim Yong Chun tidak mengerti bagaimana Yu shin bisa bekerja sama dengan Baekje. Bo Jong berkata kementrian Audit melakukan penyelidikan di perbatasan dan memergoki Kim Yu shin di sana, di sebelah barat Bi Sa. Jujin heran bukankah Yu shin dikirim ke Wu San Guk.Jika Yu Shin ke Baekje berarti ia melawan perintah Ratu?!

Kim Seo hyun membela anaknya, tidak mungkin Yu Shin mata2 Baekje. Ini pasti salah paham. Sueulbu berkata Yu Shin adalah Sangjanggun yang diasingkan kemudian melanggar wilayah Baekje, ini benar2 mencurigakan. Ratu akhirnya memotong mereka semua dan berkata Ia yang menurunkan perintah agar Yu Shin memeriksa perbatasan Baekje. Semua kaget. Yu Shin hanya melakukan perintah Ratu. Ratu selalu selangkah di depan mereka, inilah mengapa ia terkenal bijaksana dan hati2.

kadorama-recaps
Bi Dam heran : Daeya? Yu Shin berkata Baekje akan menyerang Daeya. Bi Dam berkata Daeya selalu menghadapi penyerangan di masa lalu tapi tidak pernah jatuh ke tangan musuh. Bi Dam tanya jadi Yu Shin mengadakan penyelidikan di perbatsan Baekje. Bi Dam berkata apa ia dapat percaya cerita Kim Yu shin. (ayolah..baikan dulu, mau perang nih..) Yu Shin berkata ada mata2 Baekje di Daeya. Ia yg akan membuka pintu. Bi Dam mengulang : mata2 ? Kim Yu Shin berkata mata2 ini adalah salah satu prajurit dan namanya “Heuk” orang itu adalah..Bi Dam menyambung mata2 Baekje. Kim Yu Shin membenarkan. Yu Shin berkata pada Bi Dam tidak ada waktu mengurus masalah kecil, mereka harus cepat menemukan mata2 itu sebelum terlambat dan meningkatkan militer.

Bi Dam : Lebih baik kau pikirkan keselamatanmu sendiri daripada Daeya, nyawamu dan keselamatanmu. Bi Dam berkata Yu Shin sudah kabur dari pengasingannya dan pergi ke perbatasan Baekje, bukankah ini kejahatan.

Yeom Jong datang dan memanggil Bi Dam. Bi Dam tanya ada apa, Yeom Jong membisikkan sesuatu dan Bi Dam shock : Perintah Ratu ??!! Mi Saeng dan Bo jong membenarkan. Ha Jong berkata bagaimana Ratu bisa mengirim orang yang diasingkan untuk misi rahasia. Mengapa mengasingkan Yu Shin. Seol Won berkata Ratu sudah mengaku memerintahkan misi rahasia di depan sidang sehingga mereka tidak bisa menuduh Kim Yu shin sebagai mata2. Mi Saeng tanya bagaimana keadaan bisa berubah drastis. Ha Jong berkata apa Ratu melakukan ini untuk melindungi Kim Yu shin. Bo Jong berkata ia melihat Yu shin bersama Wyol Ya dan Seo Ji. Mi Saeng heran kalau begitu mengapa Bo Jong tidak berkata apa2. Seol Won setuju, Kim Yu shin ke Baekje untuk melaksanakan perintah Ratu, tapi tidak termasuk Wyol Ya dan Seo Ji.

Bo Jong berkata, Bi Dam melarangnya lapor pada Ratu. Ha Jong tanya mengapa Bo Jong tidak tahu apa alasan Bi Dam. Mi Saeng berkata jika masalah ini menjadi kacau, Ratu membahayakan dirinya sendiri. Mi saeng tanya mengapa.

Kim Seo hyun memberi briefing mengenai geografi Daeya pada Ratu. Mereka membangun kemah mengelilingi benteng dan Benteng Gahye (skr Jecheon) dan Ji Bum Cheom (skr Sancheong-gun Gyeongsangnamdo ) akan mengerahkan pasukan ke Benteng Mitasan di Cheon Ju.

Kim Seo Hyun berkata pengerahan pasukan akan dilaksanakan secepat mungkin untuk siap perang. Menurut Yu shin penyerangan akan dilaksanakan dalam 3 hari. Mereka harus segera bersiap. Mereka harus menemukan mata2 bernama “heuk” Kim Chun Chu berkata ia sudah minta Im Jong memeriksa dan akan datang dengan laporan. Ratu tanya dimana Bi Dam. Kim Yong Chun berkata Bi Dam sedang membicarakan masalah logistik dan rencana musuh bersama Kim Yu Shin.

Kim Yu shin menulis detil rencana dan Bi Dam membacanya, Yoon Chung berbicara mengenai cepat dan keras dan mengamati persediaan mereka dan mereka hanya punya persediaan untuk 3 hari. Bi Dam berkata maka mereka akan menyerang Daeya dalam 3 hari dan tanya apa ini benar dan Yu shin membenarkan dan orang dengan nama “Heuk” akan membuka gerbang untuk mereka. Bi Dam berkata sekali lagi Kim Yu shin sudah berjasa bagi negara. Jika Kim Yu Shin tidak melakukan penyelidikan ini maka mereka tidak akan mendapat laporan intelijen sepenting ini. Jika ini benar kata Bi Dam, maka ia akan melepaskan Yu shin karena ia sekali lagi menyelamatkan negri ini. Bi Dam akan bekerja secepat mungkin berdasar informasi Yu shin agar bisa segera membebaskanmu tapi saat ini Yu Shin akan merasa tidak nyaman tapi ia harap Yu Shin dapat bertahan.

Bi DAm keluar dan di koridor Bi Dam melihat Kim Chun Chu memberikan perintah kerajaan pada Im Jong dan memintanya untuk menyelidiki orang dengan nama Heuk dan minta Im Jong bertemu dengan komandan Daeya dengan rahasia agar tidak ada yang curiga, Im Jong mengerti dan menerima perintah.

Kim Chun Chu menoleh dan melihat Bi Dam di koridor. Kim Seo hyun menyiapkan pasukannya. Hwarang bersiap. Ratu berkata Baekje memiliki 20 ribu prajurit dibawah Yoon Chung. Dan mata2 di Daeya. Ratu berkata mereka harus mendapatkan mata2 ini. Ratu memerintahkan pasukan untuk menghancurkan ancaman Baekje dan melindungi benteng Daeya. Semua pasukan menerima perintah.

Bi Dam menemui Ratu, Bi Dam tidak mengerti mengapa Ratu mengirim Yu shin yang diasingkan untuk tugas rahasia. Ratu mengaku ini benar2 tugas penting, ini penting untuk negara itulah mengapa ia mempercayakan ini pada Yu SHin. Ratu percaya Yu Shin bisa melakukan ini. Bi Dam berkata Yu shin dituduh dengan kejahatan. Ratu berkata menggunakan kriminal yang mampu dan mengijinkan kriminal bebas dari tuduhan karena berjasa pada negara bukankah itu prinsip kebenaran dan keadilan ? ( kaya film2 FBI aja, kaya Fast and Furius, Swordfish etc )

Bi Dam tanya mengapa Ratu bisa sangat mempercayai Yu Shin. Ratu tanya mengapa Bi Dam susah sekali percaya pada kemampuan? Bi Dam berkata jika Ratu ingin ia percaya pada orang maka Ratu tidak perlu mendirikan dept Audit. Ratu berkata : Bukan Kim Yu Shin yang kumaksudkan, tapi aku yang harus kau percayai. Ratu tanya apa Bi Dam sama sekali tidak percaya padanya dan tanya apa Bi Dam berpikir karena alasan pribadi. Bahwa Ratu sudah salah menilai Yu shin.

Bi Dam berkata dalam hati, orang yang kaupercayai bertemu dengan Wyol Ya dan Seo Ji, Ratu tanya apa itu yang dipikir Bi Dam? Bi Dam berkata mengenai pertanyaan terakhir, ia akan menjawabnya nanti. Bi Dam pergi tapi ia melihat lagi ke arah Ratu.

Ha jong heran mengapa Bi Dam menyembunyikan ini dari Ratu. Seol WOn setuju seharusnya Bi Dam mengatakannya pada Ratu. Seol Won tanya pada Bo Jong apa benar Wyol Ya yang dia lihat. Bo Jong menegaskan benar memang Wyol Ya dan Seo Ji. Bi Dam berkata ia hanya menunggu waktu yang tepat. ha Jong : waktu yang tepat? Bi Dam ingin menunggu apa penyelidikan Kim Yu shin membawa hasil yang baik untuk negri ini. Jika ia berkata sekarang maka prestasi Yu shin akan dibatalkan dan dia dituduh lagi. Maka Bi Dam akan menunggu saat yang tepat.

Bo Gya Hoe berlatih memanah dengan formasi, mereka menggunakan target. Seo Ji memeriksa papan target dan melihat bahwa hasilnya beda saat menggunakan Gwoljangno (Gwoljangno atau Cho Ku Nu, bisa menembakkan anak panah dalam jumlah banyak dan akurat, ini yg dipakai melawan Bi Dam ep 62, saat kurang 30 langkah lagi…)

Seo Ji berkata mereka bisa mengalahkan Gaya tapi kita akhirnya dapat selangkah lebih maju dalam persenjataan. Wyol Ya terganggu dengan perkataan Yu shin dalam gua. Seo Ji masuk dan melapor bahwa senjata Gwoljangno mereka sangat hebat dan melihat Wyol Ya diam saja. Seo Ji berkata mereka sebaiknya melupakan saja Kim Yu shin. Mereka tidak punya agenda yang sama. Seo Ji minta Wyol Ya ke lapangan untuk memberikan dukungan moral pada pasukan. Wyol Ya tanya apa mereka melakukan yang benar? Seo Ji menegaskan Gaya sudah menderita selama 80 tahun, mereka tidak boleh percaya pada Silla.

Wyol Ya berkata sejujurnya bagi keturunan Gaya mereka tidak perlu penderitaan lagi, tidak peduli mereka menjadi bawahan Silla atau Gaya, tidak berbeda bagi mereka. Seo Ji minta Wyol Ya tidak kehilangan harapan dan menjadi lemah.

Kim Yu Shin berkata pada Al Cheon, Wyol Ya dan Seo Ji bersamanya saat di Baekje. Mereka membantunya lolos dari kamp tentara Baekje. Al Cheon berkata sepertinya mereka mengawasi Yu Shin. Al Cheon sadar bukankah itu berarti Bo Jong juga sudah tahu. Jika Bo Jong tahu, ini akan bahaya jika ini diungkap..Yu shin lebih mencemaskan Daeya. Dan tanya apa ada berita dari Daeya. Im Jong berkuda dan kembali dari Daeya. Kim Seo Hyun dan tentaranya bersiap berperang dari Seorabeol. Im Jong sampai ke istana dan lapor ada orang dengan nama Heuk hanya ia sudah meninggal beberapa bulan yang lalu. Ratu kaget.

Ha jong juga kaget, apa Yu shin sudah bohong. Yeom Jong berkata ia tidak tahu tapi pasukan bergerak karena informasi Yu Shin. Mi Saeng berkata lebih lagi Yu Sin adalah orang yang seharusnya diasingkan yang diperintah dengan perintah kerajaan. Tapi Informasi Yu shin tidak benar. Seol Won tanya apa ini saat tepat yang ia tunggu. Bi Dam membenarkan ini saat tepat yang sudah ia tunggu dan datang lebih cepat dari yang ia duga.

kadorama-recaps
Yu Shin kaget saat tahu orang dengan nama Heuk sudah meninggal. Apa tidak ada yang lain. Guk San heun dan Dae Pung berkata tidak karena mereka sudah memeriksanya. Guk San heun berkata semua berpikir Yu SHin sudah memberi laporan palsu. Kim Yu Shin mencemaskan Daeya. Yang Gil berkata Kim Seo Hyun sudah menarik pasukannya.

Ratu mengadakan sidang. Semua mengatakan Yu Shin sudah memberikan informasi yang palsu. Mi Saeng berkata Ratu memberikan kemurahan pada kriminal dan memberi tugas yang sangat penting, bagaimana ini bisa terjdi. Kim Yong Chun berkata Kim Yu shin sudah membuat asumsi yang salah dan mengacaukan militer tapi ini hanyalah kesalahan manusia. Ia tidak punya niat jahat dan minta pendapat Ratu.

Bi DAm menghadiri sidang (mirip maminya, datang telat biar diperhatikan..ckck) dan setuju bahwa Yu Shin tidak sengaja memberikan informasi palsu. Tapi Bi Dam minta ijin untuk bicara dan lapor saat Yu shin ditahan Bo Jong, ia terlihat bersama Wyol Ya dan Seo Ji. Ratu kaget sekali dan ini sangat tidak diharapkan (pasti Ratu pingin sekali mencincang BD..) dan Ratu harus berpikir cepat. Jujin tanya apa ini benar, ia berkata pada Ratu ini sungguh tidak bisa diterima. Jujin berkata menjalankan perintah rahasia Ratu hanya alasan bagi Yu Shin untuk berhubungan dengan Bo Gya Hoe.

Mereka minta Yu shin dihukum karena melawan negara ini. Ratu tersudut dan ia ingat Bi Dam menunda menjawab pertanyaannya saat itu kemudian Ratu sadar ini jawaban Bi Dam atas pertanyaannya. Bi Dam memberikan jawaban padanya.

Ratu tanya pada Bi Dam apa ia baru tahu soal ini. Atau Bi Dam sudah tahu sebelumnya dari awal bahwa Yu Shin bertemu Wyol Ya dan Seo Ji. Bi Dam berkata bagaimana ia berani berbohong pada Ratu, Bi Dam mengaku ia sudah tahu sejak awal. Ratu marah kalau Bi Dam tahu dan mengapa ia menahan informasinya dan hanya mengatakannya sekarang. Bi Dam berkata kepandaian Kim Yu Shin sangat penting bagi mereka, jika Bi Dam mengungkapkan ini sebelumnya maka akan diabaikan dan tidak ada gunanya. Itulah mengapa ia menunggu untuk memeriksa ini benar atau salah lalu lapor pada Ratu. (Ratu, pasti sebel bgt ama BD ya..BD salah makan kali..)

Ratu : apa sekarang kau ingin bermain kata2 denganku menunggu saat tepat untuk mendorong Kim Yu Shin ke sudut dan baru bertindak. Bi DAm berkata Bo Gya hoe adalah halangan bagi Silla, Ratu tidak perlu membela Gaya. Ratu : maka..Bi Dam melanjutkan, Kim Yu shin tidak akan melepaskan Gaya..lanjutkan kata Ratu, Pilihan Ratu hanya satu yaitu Ratu akan menjadi orang yang meniggalkan Yu shin. Bi Dam dengan tulus memohon untuk melepaskan Kim Yu Shin. Bi Dam memaksa Ratu untuk memutuskan.

Putri Man Myeong mengunjungi Yu Shin, apa yang harus mereka lakukan. Ada orang2 yang memohon agar Yu shin dieksekusi. Yu Shin tanya apa ada gerakan aneh di Daeya. Ibunya berkata ini bukan saatnya membahas Daeya. Kim Yu Shin berkata karena Daeya maka masalahnya jadi seperti ini. Putri Man Myeong tanya apa Daeya akan benar2 diserang.Yu Shin membenarkan makanya mereka harus tetap bersiap2.

Ratu sakit kepala. Chun Chu datang dan menghadap. Ratu tanya apa Chun Chu mau membujuknya untuk menyingkirkan Kim Yu shin. Tidak kata Chun Chu. Kim Chun Chu berkata Ratu tidak bisa menyingkirkan Gaya begitu saja. Apa tidak ada cara lain menyelesaikan ini. Ratu tanya apa Chun Chu punya ide. Kim Chun Chu senyum, Ratu tahu Kim Chun Chu punya jawabannya. Iya, dan jawabannya adalah aku Kim Chun Chu. Ratu tersenyum.

Kim Yu shin menggambar di lantai penjara dengan arang. Ia menggambar benteng Daeya dan mengingat aktifitas di kamp Baekje. Kim Yu shin berpikir keras. Ratu ada di balkon dan mengingat kata2 Kim Chun Chu. Bi Dam menemui Ratu. Bi Dam tanya apa keputusan Ratu mengenai Kim Yu shin. Ratu tanya apa itu alasan Bi Dam menemuinya karena ia ingin tahu? Bi DAm berkata jika Ratu tidak menyingkirkan Yu shin..Ratu berkata jika ia tidak mampu menyingkirkan Yu shin maka Bi Dam akan melindungi Yu shin tapi kemudian akan ada petisi agar Yu shin dieksekusi dan akan meningkat sebelum dia bisa melakukan apapun sementara Hwarang dan pasukan akan mulai mendesak bertemu dengan Ratu dengan petisi.

Bi Dam berkata ia harus melakukan yang ia bisa untuk menghentikan petisi, Ratu hanya perlu memberikan persetujuan saja agar ia bisa menyelamatkan nyawa Kim Yu shin.

Ratu : Nyawa Kim Yu shin, apa ini mengenai ikatan pernikahan? Bi Dam kaget karena Ratu dapat menebak dengan tepat. Ratu tanya apa ini adalah nilai nyawa Kim Yu shin seharga dengan ikatan pernikahan mereka, semahal itukah. Ratu berkata Bi Dam tahu itu tidak senilai itu, Bukankah Bi Dam mengharapkan itu. Bi Dam bergumam membenarkan itu yang ia harapkan tapi Bi Dam berkata ia tidak pernah menentukan harga untuk menukar kesetiaannya pada Ratu.

Ratu berkata kesetiaan itu tanpa ocehan yang mencemaskan. Bi Dam minta Ratu menurunkan perintah jika Ratu ingin Bi Dam mengampuni Yu hsin. Bi Dam : aku akan mengampuni nyawanya, aku akan melakukannya demi Ratu. Ratu berkata ia tidak akan menurunkan perintah dan ia meminta Bi Dam Pergi. Ini pasti penolakan yang sangat menyakitkan bagi Bi Dam.

Bi Dam menemui Yu Shin dan menginjak gambar yang dibuat Yu Shin. Ia duduk dan berkata ada petisi yang minta agar Yu shin di eksekusi. Tapi Yu shin disini duduk dan mengoceh bahwa Daeya akan diserang. Bi Dam berkata karena Yu shin, ia sudah membuat Ratu stress dan susah. Kim Yu Shin juga membuat Bi Dam pusing.

Kim Yu shin berkata Bi Dam lebih cepat, pintar dan cerdas dari pada dia, tetapi mengapa Bi Dam tidak bisa membaca situasi dengan jelas dan menganggap ringan ini. Kim Yu shin berkata akan terjadi hari ini, sebelum hari ini berakhir, Daeya akan diserang. Bi Dam minta Kim Yu hsin berhenti. Yu shin berkata prioritasnya bukan keselamatannya tapi keamanan negeri ini dan kau. Jika Daeya diserang maka tanggung jawab akan jatuh pada jenderal Auditor yang tidak pernah memeriksa laporan yang sudah ditemukan olehku dan menyingkirkannya.

Bi Dam tanya apa Yu shin dapat meyakinkannya dengan semua ini. Kim Yu shin tanya : Apa yang akan dilakukan ibumu di saat seperti ini? Bi Dam marah, Kim Yu shin tidak diijinkan menyebut nama ibunya. Kim Yu shin berkata jika Bi Dam memiliki setengah kecerdasan dan penilaian Mi shil, maka lihat saja aku, apakah aku takut dan apa aku terlihat seperti orang yang mengadakan keributan. (well Mi shil pasti sudah tahu, ia dapat membaca pikiran)

Kim Yu shin berkata ia tidak tahu mengapa tidak ada mata2 dengan nama Heuk, dan ini membuatnya gila, tapi Daeya akan diserang malam ini. Kim Yu shin berkata Bi Dam sibuk berburu menjangan tapi tidak melihat Gunung Taisan. Kim Yu shin minta Bi Dam melihat Gunung Taisan, maka ia akan tahu melihat keseluruhan ceritanya dengan jelas. (Idiom ini adalah idiom cina, aku ingat Chao Ming atau Tio Beng dari kisah membunuh naga pernah berlutut pada Chang SamFeng dan meminta maaf karena tidak melihat gunung Taisan di depan mata, oh..I missed Chao Ming, she’s really cool..)

Bi Dam pergi dan berkata pada dirinya Yu shin bukan orang yang suka membuat-buat, Yu Shin selalu mengatakan yang sebenarnya. Bi Dam merenung saat Yeom Jong memanggilnya. Yeom Jong berkata Yu hsin menggali kuburannya sendiri. Bi Dam menghentikan Yeom Jong kemudian berkata bagaimana jika Daeya diserang. Yeom Jong tanya bagaimana mungkin. Bi Dam minta Yeom Jong membawa semua laporan mengenai penyelidikan mereka di Daeya dan membawanya pada Bi Dam segera. Yeom Jong kaget tapi Bi Dam melotot padanya dan Yeom Jong melakukannya.

seol Won memberi salam pada Ratu, Ratu tampak gelisah kata Seol Won. Ratu berkata Seol Won punya segudang pengalaman berperang dan pertempuran. Dan ia adalah orang dengan insting yang tidak dimiliki orang biasa. Seol Won Rang berkata Kim Yu shin benar2 orang yang dapat dipercaya, tidak peduli apa yang ia lalui dimana atau apa, Yu shin selalu melakukannya untuk Ratu. Maka orang yang membuat Ratu gelisah bukan Kim Yu Shin. Seol Won Rang berkata Ratu harus ingat, Ratu sudah mengingatkannya tidak memperalat Bi Dam, tapi orang yang sekarang memperalat Bi Dam bukan lain adalah Ratu sendiri. Ratu harus bertanggung jawab apa yang sudah dilakukan Bi Dam dan semua tindakannya.

Seol won berkata agar Ratu menenangkan Bi Dam dan memberinya kepastian. Bi Dam dapat memberikan kesetiaan yang lebih baik dari orang lain pada Ratu itu Seol won yakin bahwa Ratu juga tahu pasti masalah itu dalam hati.

Suelbu berkata Yu shin berbohong pada Ratu dan ia merendahkan dewan. Bo Jong berkata Ratu mengaku ia sudah memberi perintah pada Yu shin dan bagaimana mereka akan mengurus itu. Mereka hanya bisa menunggu Ratu menyelesaikannya. Ha Jong berkata mereka akan memaksa Ratu membuat keputusan. Mi Saeng berkata di saat sepenting ini, mengapa Bi Dam tidak ada.

Bi Dam melihat keseluruhan daftar administrasi dan pemerintahan Daeya. Bi Dam berkata tidak ada apa2 tapi apa yang dilihat Yu shin disana. Yeom Jong berkata Yu shin pasti bohong. Bi Dam berkata Yu shin tidak akan pernah bohong dengan masalah seperti ini. Bi Dam berpikir keras. Para menteri berlutut di depn In Gang Jeon untuk memohon Ratu mengeksekusi Yu shin. Tapi pihak militer memohon agar Kim Yu shin diampuni. Mereka saling berlomba mengajukan petisi pada Ratu.

Go Do berteriak mereka tidak boleh melakukan ini pada Yu Shin. Ratu dalam ruang duduknya mendengarkan semua petisi dan teriakan di luar, Al Cheon berdiri di sisinya. Lalu Joo Bang mengantarkan tumpukan petisi dari daerah. Joo Bang berkata semua petisi ini meminta agar Yu shin dieksekusi, apa yang harus mereka lakukan. Ratu memejamkan matanya dan bepikir. Joo Bang berkata Ratu harus menutup matanya, menutup telinganya, tidak berpikir apapun, jangan berkata pada Joo Bang ia perlu menyelamatkan Kim Yu shin dan ia harus melakukannya. Ratu tanya mengapa.

Joo Bang berkata ia tidak tahu apapun mengenai politik dan ia juga tidak tahu apa2, tapi jika Ratu menyingkirkan Kim Yu shin..Joo Bang berkata Yu shin hanya berkata jujur bahkan tidak peduli statusnya. Ia merasa Ratu akan hancur jika melakukan ini. Jika Ratu tahu akan hancur maka jangan lakukan jika ini melawan hatinya.

Kim Yu shin mendengar semua petisi saat Al Cheon datang dengan berlari, Yu shin tanya apa ada berita dari Daeya, Al Cheon berkata tidak ada. Al Cheon berkata istana sekarang kacau, tapi ia percaya Yu shin jujur. Tapi keadaan kacau dan Yu shin harus tanggung jawab. Kim Yu shin berkata saat ini bukan keselamatannya yang penting. Kim Yu shin berkata akan ada perang itu pasti dan mereka harus segera menghentikan pasukan Baekje. Al Cheon tanya apa Yu Shin yakin Daeya akan diserang. Yu shin berkata jika perhitungannya benar, maka akan terjadi malam ini. Al Cheon tanya mengapa tidak ada mata2 dengan nama Heuk, dan apa Yu shin yakin dengan yang ia lihat. Kim Yu shin berkata ia lihat hanya sebagian, tapi ada kat heuk disana.

Yeom jong berkata tidak ada apa2, jadi kata heuk pasti bohong.

Kemudian Bi Dam sadar tentang karakter heuk dalam bahasa Cina. Pasti ada hubungannya dengan daftar hurufnya. (dalam bahasa mandarin, karakter yang sama dikumpulkan menjadi satu, huruf dengan jumlah goresan sama akan dikelompokkan menjadi satu. Jumlah goresan antara 1-17. Heuk dalam indeks tercatat sebagai karakter dengan 12 goresan )

Yeom Jong melihat daftar nama, dan ia melihat bahwa Heuk dalam indeks mengacu pada nama Jeom Yang dan Geom Il yang memiliki Heuk (12 goresan), salah satu pasti mata2 itu. Bi Dam melihat Geom Il bertugas di gerbang utara. Yoon Chung menerima merpati pos dari Geom Il yang berkata ia akan membuka gerbang utara malam ini.

Bi Dam berkata mereka harus mengurus ini sendiri, mereka harus ke daeya dan menahan Geom Il, bukan mereka harus membunuhnya. Yeom Jong kaget dan Bi Dam memerintah agar mereka mengirim Bo Jong diam2 ke Daeya dengan kuda tercepat. Yeom Jong mengerti dan pergi.

Bo Jong berkuda ke Daeya dan berkata mereka harus menahan mata2 Baekje dengan nama Geom Il dan membunuhnya segera. Bi Dam melihat mereka pergi.

Yoon Chung mengumumkan bahwa mereka sudah menerima merpati dari Geom Il bahwa malam ini ia akan membuka gerbang utara. Mereka akan merebut Daeya. Semua bersorak.

Bi Dam menemui Ratu dan ia minum teh dengan gugup. Bi Dam tanya mengapa Ratu memanggilnya. Bi Dam minta Ratu memberinya perintah, apa yang membuat Ratu kelihatan susah. Ratu berkata Seol Won Rang sudah mengatakan padanya bahwa ia memperalat Bi DAm dan ia tidak memberikan Bi Dam jaminan sehingga Bi Dam menjadi tidak enak. Ratu tanya apa ini benar? Bi Dam tanya apa maksud Ratu. Ratu tanya apa Bi Dam jatuh cinta padanya?

Bi Dam hanya melihat ke arah Ratu. Ratu berkata ia sudah bertanya dan Bi Dam harus menjawabnya. Bi Dam membenarkan, Iya aku memang mencintai Ratu. Kemudian Ratu tanya pada Bi Dam, bagaimana dengan cinta pada Silla. Bi Dam heran dengan pertanyaan Ratu dan Ratu mengulang : Apa Bi DAm mencintai Silla atau tidak. Bi Dam ragu2 menjawab.

Kim Seo Hyun berbaris dengan tentaranya. Kemudian seorang tentara datang dan memberi kabar, tentara Baekje dipimpin Yoon Chung bergerak. Mereka menuju Seongju. Kim yu shin berteriak memanggil penjaga apa ada kabar dari Daeya. Mereka berkata belum ada kabar apapun, mereka minta Yu Shin agar tenang. Kim Yu shin minta penjaga pergi ke dept pertahanan untuk mencari keterangan. Penjaga berkata ia tidak bisa meninggalkan posnya ia minta maaf pada yu shin.

Di Daeya, Geom Il membuka pintu utara dan pasukan Baekje masuk dan membakar benteng. Bo Jong dan San Tak melihat dari jauh. Bo Jong memerintahkan mereka harus lapor ke Seorabeol segera.

Ratu mengerti niat Bi Dam dan jika harus ada ikatan pernikahan diantara mereka, itu bukan karena menyelamatkan Kim Yu shin atau pengabdian lain. Tapi karena Ratu membutuhkan Bi Dam secara fisik di sisinya tapi untuk Bi Dam, ia hanya tergerak dengan urusannya sendiri, pasti karena kekuasaan maka Bi Dam menginginkan pernikahan kerajaan. Tapi mengapa Bi Dam karena menginginkan pernikahan ini membuat pengerahan kekuatan untuk meraihnya. Ratu tanya bagaimana Bi Dam dapat senaif dan seperti anak2 ? Di seluruh seorabeol, Bi Dam benar2 naif.

Bi Dam ingat apa yang dikatakan Mi shil, mimpi Bi Dam adalahmimpi yang paling naif..Mi shil berkata tidak ada karisma bagi seorang pria jika ia hanya mengabdi pada seorang wanita, ..Ratu berkata Bi Dam berkata ia mencintai Ratu, tapi baginya saat ini ia hanya bisa mencintai Silla. Jika Ratu sudah memberikan cintanya pada Silla bagaimana ia dapat mencintai yang lain. Bi Dam berkata jika Silla yang ia cintai maka Bi dam akan menjadi Silla itu. Ratu bagi Bi Dam adalah Silla, karena cintaku pada Ratu dan silla tidak bisa dipisahkan.

Yeom Jong lari memanggil Ratu dan Bi Dam. Bi Dam tanya ada apa, Ratu dapat menebak apa yang terjadi. Bi Dam berkata pasti tidak…Guk San heun memberi informasi pada Yu shin bahwa Daeya diserang dan dikuasai. Kim Yu shin terpaku. Yeom Jong membenarkan penyelidikan Kim Yu shin, Yu shin benar. Ada mata2 baekje bernama Geum Il yang membuka gerbang, juga ada yang bernama Mo Cheok yang membakar persediaan gandum untuk memberi tanda pada tentara Baekje.

Pasukan Kim Seo hyun mencoba mencegah tapi pasukan Yoon Chung bisa menahan blokade. Paginya, Kim seo hyun diserang. Deok Chung dan Baek eui bertempur dengan berani, (Tirza, ehm..Baek Eui ini aku beberapa kali terpesona hehe..tapi lebih pada senjatanya, senjatanya tombak besar ..keren kaya senjata Kwan Kong atau Guan Yu dalam Sam Kok). Kim Seo hyun harus beradu pedang dengan mereka. seol yun dan Hwang Yun terluka dari pertempuran karena rencana mereka dipatahkan musuh. Hyang Yun berkata pasukan Baekje benar2 tidak bisa ditahan.

kadorama-recapsKim chun Chu berkata pada Ratu bahwa baekje mengambil jalan dari Chu Hwa lalu Iseo dan menuju Amnyangju dan dalam sehari mereka akan sampai ke kotaraja. ..Bi Dam masuk dan minta Ratu tidak perlu cemas, pasukan Yu shin tidak akan dikalahkan. Bangsawan Sueulbu tanya apa Bi Dam mengusulkan agar Yu shin memimpin pasukan. Ho Jae berkata Yu shin dituduh melakukan kejahatan. Kim Chun Chu tanya lalu bagaimana mengerahkan pasukan Yu shin tanpa Sangjanggun. Bangsawan Sueulbu berkata mereka tidak bisa membiarkan kriminal memimpin pasukan Silla. Kim Yong Chun bertanya lalu siapa yang bisa memimpin pasukan?

Jujin tanya apa Bi Dam akan memimpin pasukan Kim Yu shin ? Kim Yong Chun berkata Bi Dam tidak memiliki pengalaman militer untuk memimpin pasukan. Bi dam berkata ia punya kandidat yang paling pas. Ia sangat berpengalaman dan memiliki keahlian strategi tinggi dan pengalaman tempur luar biasa, orang itu tidak lain Seol won RAng. Bukankah ia masih ada. Bi Dam berkata Seol Won Rang yang akan memimpin pasukan Kim Yu shin. seol Won datang dengan baju perang lengkap dan ia minta Ratu memberinya perintah untuk pejuang tua ini untuk mengerahkan pasukan, jika ia gagal untuk menyelamatkan Silla dari bahaya atau mempermalukan Ratu maka ia tidak akan kembali hidup2.

Go Do pergi dan lapor pada Yu shin bahwa seol Won akan memimpin pasukannya. Bagaimana mereka bisa dipimpin Seol won Rang. Mereka tidak puas dan mengeluh. Kim Yu shin berkata agar anak buahnya mengikuti perintah Seol Won Rang. Yu shin berkata Seol Won Rang sangat berpengalaman, biarpun ia sudah tua dan jarang berperang akhir2 ini hanya itu yang membuat Yu shin cemas. Tapi Yu shin minta anak buahnya memberi laporan kondisi terakhir dan perubahan dalam pasukan Baekje selama 10 tahun ini (adegan perang selalu membuatku bersemangat, kesatuan, kerjasama, strategi, kehormatan, kepatuhan, aksi, kueren..musuhpun bisa bersatu kalo perang hehe..)

Bi dam memberikan dokumen pada Ratu dan berkata padanya mereka sudah merancang rencana pertahanan untuk setiap benteng di dlm negri setelah jatuhnya Daeya. Seol Won Rang sudah merancang rencana ini. Ratu melihat dan Bi Dam menjelaskan padanya. Ratu memegang peta dengan mengepalkan tangannya. Bi Dam melihatnya, tangan Ratu gemetaran. Bi Dam berkata jika Ratu sudah memilih bahwa Ratu memerlukannya ada di sisinya dan bukan demi Silla tapi untuknya lalu siapapun yang Ratu pilih harus bermanfaat bagi Silla dan ini akan dilakukan. Bi Dam berkata ia akan menyelamatkan Silla untuk Ratu, dan apapun yang Ratu cintai.

Ratu : Siapapun yang menyelamatkan negri ini .. akan pantas.

sumber : kadorama-recaps.blogspot.com

Queen Seon Deok – Episode 54

Ratu pergi, Al Cheon mengikutinya. Kim Yu shin berserah pada nasibnya. Ratu berhenti sejenak dan berkata ini benar Kim Yu shin tidak tahu apa2.

Kim Yu shin diborgol. Bi Dam menanyai Yu Shin, Yu shin pasti tahu dimana Wyol Ya sekarang. Bi Dam minta Yu shin mengatakannya. Yu Shin diam saja. Mengapa kembali? Kalau tidak mau mengungkapkan keberadaan Bo Gya Hoe? Mengapa Yu shin kembali pada Ratu. Ratu datang. Bi Dam dan Kim Yu shin berdiri menghormat. Ratu minta Bi Dam keluar dulu. Saat Bi Dam akan keluar, Ratu berkata Bi Dam benar. Ratu berkata Kim Yu shin mengakui kejahatan Bo Gya Hoe, tapi masih melindunginya, Bi Dam keluar setelah senang dengan apa yang ia dengar.

Ratu berkata bukankah ini sangat serakah dan egois, apa Kim Yu shin pernah memikirkan betapa susahnya pilihan untuk pengambilan keputusannya? Ratu tanya apa Yu Shin menginginkan takhta Silla. Kim Yu shin kaget dengan perkataan Ratu, jika tidak mengapa Yu shin melindungi Bo Gya Hoe yang minta Yu shin meraih takhta. Penguasa mana yang akan membiarkan organisasi bawah tanah seperti Bogya hoe tetap ada. yu Shin berkata Ratu ada benarnya mengenai Bo Gya Hoe, tapi harus dipetimbangkan keturunan Gaya, jika Ratu gagal membuat keturunan Gaya setia padanya, maka penyatuan Silla akan gagal. Yu shin tidak ingin keturunan Gaya disingkirkan dan ia juga tidak berharap Ratu akan memerintah Gaya dengan kebencian. Yu Shin memohon pada Ratu.

Ratu berkata rakyat Gaya harus berintegrasi dengan Silla tapi tidak termasuk Bo gya Hoe. Ratu memanggil Bi dam. Bi Dam masuk dan memberi hormat. Ratu memerintah Bi Dam untuk mengerahkan tenaga mencari Wyol Ya dan Bo Gya Hoe. Bi Dam mengiyakan. Kim Yu shin kaget.

Wyol Ya heran mengapa Yu shin menyerahkan diri. Seo ji membenarkan. Wyol Ya kesal dimana ia bisa bertemu orang sebodoh itu. Seo ji tanya lalu apa yang harus mereka lakukan. Wyol Ya memerintahkan untuk meneruskan pengawasan pada situasi di istana dan semua pergerakannya dan jika ada konsekuensi yang mungkin timbul mereka harus bersiap. Seo ji mengerti.

Kim chun Chu tanya apa keputusan Ratu mengenai Kim Yu Shin. Ratu terlihat kesal. Chun Chu mengingatkan, jika Kim Yu shin tidak ada maka keseimbangan kekuatan akan bergeser ke Bi Dam dan sekutunya dan mereka tidak boleh membiarkan ini.

Ratu merasa Bo Gya Hoe ingin menjadikan Yu Shin sebagai Raja, dan apa Kim Chun Chu berpikir ia terlalu mempercayakan militer Silla pada satu orang saja. Kim Chun Chu membenarkan, tapi apa jadinya jika Bi Dam menguasai dewan? Ratu berkata apa Kim Chun Chu mengerti mengapa ia harus membasmi Bo Gya Hoe.

Ratu berkata ia sangat percaya Kim Yu Shin, tapi masalahnya adalah pada penggantinya kelak. Penggantinya harus bisa mengendalikan semua, istana, dewan, militer, tidak peduli itu Kim Yu Shin atau Bi Dam atau orang lain. Kim Chun Chu adalah Jingol, biarpun ia mengaku keturunan Putri Cheon Myeong pun jika Chun Chu tidak mempunyai kemampuan mengatur negri ini atau dewan, kau akan susah naik takhta. Tidak peduli tanganmu berlumuran lumpur atau darah atau dengan Bi Dam dan Kim Yu Shin, Kim Chun Chu harus menguasai dan mengatasi mereka sehingga takhta aman dalam tangannya.

Ratu berkata pada Kim Chun Chu, dia harus keluar dari bayang2nya dan menuju ambisi besar untuk menguasai 3 negara. Semua intrik politik membuat Ratu kesal karena memperlambat proses penyatuan 3 negara.

Dalam sidang Ratu memerintahkan Kim Yu shin diturunkan dari jabatannya dan dikirim ke perbatasan. Yaitu ke Wu San Guk (sekarang Pulau ulleung)

Ho Jae berkata biarpun ini sangat berat tapi pengucilan ini sangat keras. Bangsawan Jujin berkata mereka harus mempertimbangkan jasa militer Kim Yu Shin. Phil Dan menambahkan Yu shin kembali dan menyerahkan diri. Baek Eui berkata tidak ada bukti Yu shin terlibat dengan Bo Gya Hoe, sedang Seol Yun berkata Kim Yu shin adalah Sang Janggun mereka, jadi harus diselidiki lebih lanjut lagi. Ratu berkata tidak akan ada penyelidikan lagi. Ratu memerintahkan agar Kementrian Audit membersihkan operasi Bo Gya Hoe dan kementrian lain harus memberikan bantuan untuk Auditor.

Al Cheon berkata pada Yu Shin ia sudah diasingkan. Al Cheon berkata Ratu bukannya tidak percaya pada Yu Shin tapi Ratu marah pada Yu Shin. Ratu memberikan kepercayaan-nya pada Bi Dam dan Kim Yu Shin sebagai tangannya untuk melaksanakan tugas Ratu menjaga kualitas hidup rakyat. Al Cheon berkata, semua ini bisa hancur karena Kim Yu Shin yang keras kepala. Kim Yu Shin mengerti kebodohannya. Al Cheon tanya mengapa Yu Shin menolak menyingkirkan Wyol YA. Kim Yu shin berkata tidak peduli itu Ratu atau Al Cheon, Yu Shin malu bertemu mereka.

Go Do merasa ini omong kosong semua. Anak buah Kim Yu Shin menyatakan ketidak puasan mereka. Im Jong bahkan berkata bahwa Komandan pasukan berencana untuk mengajukan petisi pada Ratu. Go Do tidak yakin kekuatan petisi itu. Ia lebih tidak mengerti mengapa Ratu melakukan ini pada Kim Yu Shin. Guk San Heun dan Dae Pung berkata mereka harus menemui Ratu secara pribadi.

Putri Man Myeong berlutut di luar kediaman Ratu. Ratu bertanya apa tujuan Putri Man Myeong. Ibu Kim Yu Shin memohon hukuman Ratu pada Yu Shin terlalu berat dan tidak adil. Ratu minta Putri Man Myeong pergi. Putri Man Myeong tanya bagaimana Ratu bisa begitu kejam menyingkirkan Yu Shin. Go Do, Guk San Heun dan Dae Pung datang dan ikut berlutut. Putri Man myeong minta Ratu mempertimbangkan jasa2 Yu shin selama ini. Guk San Heun dkk juga tahu persis Kim yU SHin tidak akan pernah mengkhianati Ratu.

Ratu tanya apa mereka pikir ia menghianati Kim Yu Shin? Go Do berkata bukan itu maksud mereka, tapi Ratu sudah..Ratu berteriak pada mereka, Kim Yu Shin adalah orang yang melanggar batas disini. Apa hanya Ratu yang harus mengerti Yu Shin, kenapa Yu Shin tidak mengerti dirinya. Mengapa Kim Yu Shin menolak menyerahkan mereka dan membuatnya dalam posisi sulit. Ratu kembali ke kediamannya dengan marah. Go Do dll berteriak pada Ratu. Putri Man Myeong kecewa.

Bi Dam datang menghadap Ratu yang masih kesal. Bi Dam tanya Kim Yu Shin tetap di Seorabeol atau Ratu mungkin merasa terlalu berat. Bi Dam mencoba menenangkan Ratu dengan mengulurkan tangannya ke arah Ratu tapi Ratu minta Bi Dam menyingkirkannya. Maksud Ratu Kim Yu shin, dan bukan tangan Bi Dam, Ratu berkata mengingat Bo Gya Hoe sudah mengacaukan istana, Ratu minta Bi Dam mengajukan rencananya. Bi Dam mengerti dan Ratu pergi.

Joo Bang menemui Go Do yang kesal. Joo Bang menghibur Ratu tidak punya pilihan lain. Guk San Heun berkata mereka adalah pasukan Kim Yu Shin, jika Kim Yu Shin tidak ada lagi disini tidak ada artinya mereka tetap di kementrian Pertahanan. Joo Bang memarahi mereka, bodoh! Tutup mulut kalian dan tetap di tempat. Suasana sudah kacau tidak perlu ditambahi dengan ocehan kalian. Dae Pung tanya apa Joo Bang sudah tidak punya hati. Go Do kesal dan meminta Joo Bang minggir. Joo Bang mengeluh, anak2 itu tidak mengerti apapun. (Tirza: Joo Bang semakin bijak..ia tahu hati Ratu)

Yeom Jong berkata Ratu menugaskan Bi Dam menyusun ulang SDM di istana, bukankah berarti Ratu sangat percaya pada Bi Dam. Mi Saeng berkata ini kesempatan untuk menyarankan ikatan pernikahan. Ha Jong berkata setiap kali masalah ini diajukan, akan berakhir dengan penolakan. Mi Saeng berkata manusia itu akan berubah dengan waktu, siapa tahu dan Mi Saeng melihat Bi Dam (berarti selama ini setiap mrk usul agar BD mengajukan pernikahan, BD menolak? hehe) Bi Dam berkata agar mereka menyiapkan proposal penggantian jabatan. Seol Won berkata, Bangsawan Jujin sebagai Menteri Pertahanan dan Al Cheon sebagai SangJanggun dengan Phil Dan.

Bangsawan Do Yeol di benteng Bi Sa dan Bangsawan Seong Chun di Benteng Hando.

Ratu merenung, Al Cheon berkata Kim Yu Shin akan segera berangkat, apa Ratu tidak ingin melihatnya sekali saja. Al Cheon mengingatkannya saat di benteng Ah Mak. Saat Ratu masih sebagai nangdo, ia tidak akan meninggalkan seorang pun. Al Cheon berkata ini sama dengan Yu Shin. Ratu minta Al Cheon berhenti membujuknya. Al Cheon mengerti dan mengundurkan diri.

kadorama-recaps
Joo Bang masuk dan memberi hormat pada Al Cheon dan Ratu. Joo Bang berkata yang diperintahkan Ratu sudah dilaksanakan. RAtu mengerti. Joo Bang tanya apa Ratu baik2 saja. Ratu berkata ia tidak apa2. Ratu berkata Joo Bang ada disini skr untuknya. Ratu dengan menyebut Joo Bang dengan panggilan “Hyungnim” dan minta agar Joo Bang jangan meninggalkannya. Joo Bang berkata Ratu seharusnya memikirkan keadaannya saja, mengapa Ratu tidak mengadakan pernikahan Kerajaan dengan Kim YU shin.

kadorama-recapskadorama-recapsKim Yu shin berangkat menuju pengasingannya. Bi Dam mengirimnya dengan rahasia, sekilas Bi Dam memperlihatkan kesedihannya. Paginya Bi Dam memberikan proposal reorganisasi SDM pada Ratu. Ratu melihatnya, Bi Dam berkata Bangsawan Jujin yang paling cocok untuk menjadi Menteri Pertahanan. Bi Dam sudah memindahkan semua keturunan Gaya dari pemerintahan dan mengenalkan orang2 baru untuk merevitaisasi dewan. Ratu membenarkan. Kim Yong Chun menghadap Ratu. Kim Yong Chun, Kim seo Hyun, Kim Chun Chu masuk karena dipanggil Ratu. Ratu berkata setelah kejadian dengan Kim Yu Shin, mereka harus menata ulang SDM di istana. Bi Dam senyum.Ia merasa Ratu menyetujui proposalnya. Ratu memutuskan bahwa Sang Yang Gong, Sang Gong, dan Dae Gong akan dibawah perintah Kim Chun Chu. Kim Chun Chu akan mengambilnya sebagai Nae Sang dan akan dipromosikan pada tingkat Yi Chan. (Nae Sang = Dept Dalam Negeri, Yi Chan = pejabat tigkat 2, setingkat dibawah Sangdaedeung atau Perdana Menteri)

Kim Chun Chu menerimanya dan akan bekerja sebaik mungkin. Untuk Kementrian Pertahanan Ratu memutuskan akan dijabat Seol Won Rang. Ratu membebas tugaskan Kim Seo hyun. Kim Seo Hyun tetap dalam dept pertahanan hanya akan diawasi oleh Seol Won Rang. Kim Seo hyun harus menerima keputusan ini. Kementrian Audit harus terus menyelidiki Bo Gya hOe dan juga menambahkan penyelidikan pada situasi di Baekje dan Goguryeo. Bi Dam harus menelan pil pahit. Ratu berkata mulai sekarang, kementrian Audit dan Pertahanan akan melapor pada Sangdaedeung Kim Yong Chun dan Nae Sang Sa Shin Kim Chun Chu.

Kim Yong Chun berkata kementrian Audit ada dibawah Ratu. Ratu berkata waktu itu audit dilakukan hanya untuk mengendalikan kondisi dalam sidang tapi kementrian audit sangat efsien dan bagus sehingga melebihi apa yang diharapkan, oleh karenanya kementrian Audit harus fokus pada perkembangan Baekje dan Goguryeo. (berarti bukan audit lagi dong Ratu, itu namanya intelijen, CIA, SAS, atau MOSSAD gitu.. )

Bi Dam berbicara pribadi dengan Ratu. Mengapa Ratu memutuskan spt itu. Ratu berkata sekarang yang lebih penting adalah situasi di Baekje dan Goguryeo. Bi Dam tanya apa Ratu tidak mempercayainya, Kim Yu Shin salah tapi mengapa ia disingkirkan dan disisihkan. Bi Dam berkata Yu Shin tidak lagi disini tapi ia tetap saja tidak bisa berada di sisi Ratu untuk melayaninya. Bi Dam berkata kesetiaannya pada Ratu sungguh2, apa Ratu tidak bisa melihatnya.

Ratu berkata ia tahu, bukan itu saja Ratu tahu Bi Dam menginginkannya dan bahkan Bi Dam mengidolakannya. Bi Dam tanya lalu ? Ratu tanya apa Bi Dam tahu apa yang paling membuatnya iri pada Mi Shil? Itu karena Mi shil tidak pernah menjadi Penguasa. Mi Shil hanya memainkan perasaan cinta dan memasuki ikatan demi ikatan pernikahan agar ia bisa meningkatkan pengaruhnya. Tapi untuk Ratu, jika ia ingin melakukan itu, ia hanya membuat kontroversi dan masalah.

Ratu tanya apa Bi Dam bermaksud memintanya mendukung Bi Dam naik takhta? Ratu merasa Bi Dam ingin meraih takhta. Ratu berkata bukan berarti ia tidak memiliki emosi sebagai manusia dan perasaan dan akan senang jika seseorang mencintainya dan ia dapat bersandar pada orang itu untuk menenangkannya dan mendukungnya, memeluknya dengan hangat dengan dukungan sentimental atau pujian padanya. Apa Bi Dam pikir ia tidak menginginkannya.

Ratu berkata sentuhan hangat Bi Dam apa ia pikir Ratu tidak merasakannya, itu akan membuat hatinya berdebaran. Tiba2 Bi Dam memeluk Ratu yang menjadi kaget karena reaksi Bi Dam. Tapi Ratu ragu2 memeluk Bi Dam dan mendorongnya menjauh. Ratu : Tidak mungkin bagiku..Mengapa tidak bisa ? tanya Bi Dam. Ratu langsung berkata ia bukan lagi seorang wanita tapi ia hanya bisa menjadi untuk Bi Dam ..sebagai Penguasa.

Raja2 sebelumnya juga sama, mereka berkorban dan memberikan padaku tugas penting ini dan mimpi ini. Silla harus kuat tidak boleh berakhir, menguatkan kekuasaan kerajaan dan mencapai penyatuan 3 negara, dan sebelum itu, Ratu tidak akan pernah menjadi seorang wanita atau “aku”. Bi Dam tanya apa cinta itu ingin memiliki. Ratu minta Bi Dam jangan memaksanya memilih dan siapapun tidak akan dapat memilikinya selama ia masih memerintah. Bi Dam terlihat patah hati karena penolakan Ratu. Bi Dam pergi dengan sedikit kesal.

Ha jong kaget, Ratu menurunkan derajat kementrian Audit. Mi Saeng berkata sekarang mereka tidak bisa langsung disetujui Ratu. Harus melalui Nae SAng. Seol Won berkata Ratu menyadari setelah semua yang terjadi bahwa pengaruh Bi Dam menjadi sangat besar. Mi saeng berkata mereka ditugaskan membersihkan Bo Gya hoe dan jika gagal mereka yang harus bertanggung jawab. Yeom Jong berkata jika mereka gagal maka pembersihannya akan ke..Seol Won berkata Ratu akan memanggil Kim Yu Shin.

Ha jong berkata apa mereka perlu back-up plan? Mi Saeng setuju, hubungan Ratu dan Yu Shin tidak akan putus begitu saja. Ha Jong berkata di saat spt ini ibu selalu mengatakan..Mi saeng : “Seol won rang..selesaikan ini sendiri”. Yeom Jong memerintahkan anak buahnya membunuh Kim Yu shin.

Seol won Rang melihat pemandangan dari balkon, saat Ratu datang dan berkata Mi shil selalu menyukai pemandangan dari sini. Seol Won membenarkan. Ratu berkata jika bukan karena dukungan Seol Won, ia tidak bisa melakukannya. Seol won Rang berkata tanpa dirinya, Ratu akan melakukan sendiri dengan baik. Ratu berkata Mi shil benar2 sukses mengajar SDM terbaik. Ratu tanya pada Seol Won Rang apa kata2 terakhir Mi Shil sebelum ia meninggal pada Seol Won Rang, dan Ratu berkata tidak peduli apa itu dia dengan keras memberi peringatan jangan memanipulasi Bi Dam. Ini yang Ratu lihat, juga dari permintaan Mi Shil.

Yeom Jong mendatangi perbatasan dan mencari Kim Yu Shin. Seseorang menunjukkan ada tempat yan terpencil, mungkin ia ada disana. Yeom Jong mendekati pondok. Yeom Jong merasa aneh karena tidak ada penjaga. Yeom Jong masuk dan ternyata kosong. Ia kesal sekali.

Yang Gil dan Guk San Heun menemui Kim Yu Shin. Mereka membawa perintah Ratu, ternyata Ratu minta Yu Shin menyelidiki pasukan Baekje. Sebelah selatan Pallyangchi dan misi ini harus dilaksanakan secara rahasia.

Sebelum Yu SHin keluar dari istana, ia bertemu anak buahnya yang berkata Ratu sudah meminta mereka menyelidiki perbatasan Baekje. Mereka menunggu kedatangan Yu Shin, tapi Guk San heun dengan menyesal berkata setelah misi ini selesai, Kim Yu Shin harus melnjutkan pengasingannya.

Wyol Ya mendengar Kim Yu Shin akan memeriksa perbatasan Baekje. Wyol Ya minta Seo Ji terus melaporkan perkembangannya.

San Tak lapor pada Bi Dam, mereka sudah mengerahkan semua pasukan sebagai pengintai pasukan Baekje. Bi Dam minta Santak pergi dengan Bo Jong dan segera berangkat. Yeom Jong datang dan lapor bahwa Kim Yu Shin tidak ada di pengasingan. Bi Dam tanya apa Yu Shin melarikan diri dan heran bagaimana Yeom Jong tahu. Yeom Jong ragu2.

Bi Dam tanya bagaimana ia tahu dan menarik kerah Yeom Jong dan minta agar Yeom Jong menjawabnya. Aku pergi kesana. Bi Dam heran untuk apa kesana. Yeom Jong hanya tertawa (kill him…!! BD..!!) dan Bi Dam menarik Yeom Jong dengan kedua tangannya mengapa kau kesana? Yeom Jong melihat kesempatan emas untuk membunuh Kim Yu shin. Bi Dam mendorong YeomJong yang berusaha bernafas, Bi Dam merenung apa ini perbuatan Wyol Ya atau Ratu?

Kim Yu Shin, Guk San heun dan Yang Gil menghadang utusan Baekje dan membunuh mereka. Ada satu yang lolos, Yu shin mengejar dan tanya siapa namanya, Do Yeol dari istana. Yu SHin minta kata sandi dan tujuannya.

Kim Yu Shin tanya apa isi pesannya. Salah satu tentara belum mati, ia mengambil pedang saat Yu shin mengancam Do Yeol dan membunuh Do Yeol. Tapi orang itu dibunuh Guk San heun. Kim Yu shin memeriksa tubuh mereka untuk mencari informasi.

Di markas Baekje. Kim Yu shin, Yang Gil dan Guk San Heun bertemu dengan Gyebaek dalam samaran.

Gyebaek adalah Jenderal Baekje. Salah satu kalimatnya yang terkenal adalah “Aku lebih baik mati daripada diperbudak musuh.” Dia bahkan membunuh isteri dan keluarganya agar tidak jatuh ke tangan musuh ck..ck

Gyebaek tanya kata sandi Yu shin. Kim Yu Shin berkata : Bo Cha. Gyebaek minta Kim Yu Shin dan anak buahnya mengikutinya dan mereka akan bertemu Yoon Chung. (Jenderal Baekje yang lain)

Yoon chung merasa wajah Kim Yu shin asing dan tanya dari kesatuan mana mereka. Kim Yu Shin berkata ia Do Yeol dari pengawal istana. Yoon Chung tanya apa ia orang yang menang lomba balap kuda yang terakhir diadakan. Kim Yu shin engiyakan. Yoon Chun puas dan tanya apa pesan Yu Shin dari Raja. Raja minta Yoon Chung melaporkan perkembangan secara detil pasukannya. Yu Shin jelas bicara atas nama Raja Silla 🙂

Yoon Chung heran. Yoon Chun berkata Jend Gwan Pyeong sudah melaporkannya pada Raja. Kim Yu shin berkata setahu dia Jend Yeongun ada di Sangdansan. Yoon Chun berkata ia pasti salah, Yoon Chung mengetes Kim Yu Shin. Yoon Chung berkata semua sudah diproses sesuai rencana dan mereka akan membicarakannya dan membuat peta untuk operasi mereka dan ia minta Kim Yu shin pergi setelah 1 jam.

Yoon Chung memerintahkan Gyebaek untuk menyiapkan kuda yang baru untuk kurir, Kim Yu shin diajak makan oleh Gyebaek, ia memeriksa situasi. Gyebaek membuka peta, Yu SHin melihatnya ternyata peta Daeya kemudian Gae Mun Heuk.

Gyebaek menutup petanya dan melihat Yu Shin mengintip dari bahunya, Gyebaek tanya ada apa. Kim Yu shin berkata ia melihat diluar banyak tanah dan batu dan tanya akan dibuat apa itu. Gyebaek berkata untuk pertahanan. Kim Yu Shin tanya apa itu adalah formasi ganda. Gyabaek tertawa Yu shin benar2 pintar. Yu Shin tanya siapa yang akan memimpinnya. Gyebaek heran mengapa tiba2 tertarik dengan ini. Yu Shin berkata ia dengar formasi ini dapat menciptakan pelarian dengan cepat makanya ia sangat kagum. Gyebaek berkata ia yang akan memimpin. Daeya akan diserang. Karena Daeya sangat penting.

Yu Shin berkata untuk menaklukkan Daeya perlu waktu lama, Gyebaek membenarkan makanya mereka harus segera menyerang dengan cepat dan keras.

Ratu meninjau lahan pertanian dan Bong Gi melaporkan laporan tahunan hasil panen. Panen gandum lebih baik dari hasil sorgum. Ratu berkata hasil penelitian ilmuwan Deok Chong bahwa kacang2an akan mengembalikan kesuburan tanah itu terbukti dan cara terbaik. (kacang2an dapat mengembalikan nitrogen dalam tanah. )

Ratu memerintahkan untuk menanam kacang2an untuk membuat tanah tandus menjadi subur dan bisa ditanami. Bong Gi berkata jika mereka berhasil maka hasil panen tahunan akan meningkat dua atau tiga kali lipat dari tahun ini. Ratu membenarkan. Al Cheon berkata bahwa tanah sudah meningkat dengan cepat dan ada perbaikan yang signifikan. Juga jumlah petani yang independen. Tapi mengapa Ratu tidak kelihatan gembira. Ratu berkata ia senang dengan hasilnya hanya ia gelisah.

Bi Dam akan menemui Ratu dan bertemu Kim Chun Chu dan Kim Yong Chun. Kim Yong Chun tanya apa tujuan Bi Dam. Bi Dam melihat Ratu tidak ada. Chun Chu berkata Ratu keluar dan meninjau tanah pertanian dan bertemu Gong Bong Gae Sa Bong Gi. Bi Dam mengundurkan diri.

Bi Dam akan pergi saat Kim Yong Chun berkata jika Bi Dam ada yang mau dilaporkan pada Ratu, ia sekarang bisa melaporkannya pada Kim Chun Chu. Bi Dam lapor bahwa Kim Yu shin tidak ada di tempatnya dan tidak bisa ditemukan dimanapun. Bi Dam tidak tahu apa Kim Yu Shin benar pergi ke sana atau lari, ia masih mencari informasi. Kim Chun Chu mengerti. Ia akan lapor pada Ratu. Bi Dam akan pergi, tapi Kim Chun Chu memanggilnya dan tanya apa kementrian Audit tidak menerima pesan Ratu, mengapa dept audit mengirim orang kesana. Kim Chun Chu mengingatkan Bi Dam bukankah Ratu dengan jelas memberi mereka instruksi untuk membersihkan Bo Gya hOe.

Kim Chun Chu tanya dimana Wyol Ya, Bi Dam msh menyelidikinya. Bi Dam berkata Wyol Ya akan tahu persis dimana Kim Yu shin. Itulah mengapa ia mengirim orang untuk memeriksa Kim Yu shin.

Di markas Baekje, Gyebaek berkata Yoon Chung akan menemui Yu Shin. Yoon Chung minta Yu shin memberikannya sendiri pada Raja. Yu Shin mengerti. Yoon Chung minta mereka mengambilnya dan Kim Yu hsin hanya mengambil gulungan merah, itu membangkitkan kecurigaan mereka, saat Kim Yu shin akan pergi, mereka menghunus pedangnya. Gyebaek berkata pesan untuk Raja dikirim dalam gulungan hitam dan tanya bagaimana kurir Baekje tidak tahu itu.

Reaksi Yusin cepat sekali, ia mengambil gulungan hitam dan lari. Yu Shin dikejar. Yu Shin dikepung tapi tiba2 Bo Gya hoe menembaki mereka dengan panah. Wyol Ya dan Seo ji datang dengan pasukannya membantu Kim Yu Shin, Dae Pung dan Guk San heun.

Sementara itu Bo jong dan Santak juga menyusup dan menyamar sebagai tentara Baekje. Mereka mengenali Kim Yu Shin. San tak juga mengatakan orang disamping Yu shin adalah Wyol Ya. Bo Jong bingung apa yang dilakukan Yu Shin di perbatasan Baekje lebih2 bersama Wyol Ya, Seo Ji dan Dae Pung, Guk San Heun. Baekje memasang perangkap, tapi Yu Shin da Wyol Ya berhasil kabur.

Gyebaek menembaki mereka, Kim Yu shin menjatuhkan gulungan hitam. Yang Gil minta yu sin cepat dan Wyol Ya juga. Yu shin pergi tanpa gulungan hitam itu. Go Do dan Dae Pung menyambut Yu shin yang terluka dan tanya bagaimana hasilnya. Guk San heun berkata mereka menjatuhkan pesan itu. Yang Gil berkata mereka harus merawat luka Yu Shin, Yu shin melihat ada merpati pos. Yu Shin berkata ada mata2 di Daeya, karena ia melihat petanya. apa yang tertulis di peta. Guk San heun menjawab Gae Mun Heuk. Kim Yu shin merasa nama itu pasti mata2.

Seseorang di Daeya akan membuka gerbang untuk Baekje dan mereka akan menyerang dengan cepat. Kim Yu shin berkata mereka harus segera ke istana dengan cepat, kalau perlu malam ini harus sampai.

Go Do dan Dae Pung mengerti. Dae Pung, Yang Gil dan Guk San heun pergi. Bo Jong dan Santak mengamati dari jauh. Bo Jong berkata mereka harus menangkap Kim Yu shin dan Wyol Ya. Jika mereka menyerang di sini akan beresiko, Bo Jong berkata mereka akan menyerang ketika dalam perjalanan ke Silla.

Wyol Ya marah pada Yu shin, Yu Shin itu Silla atau Gaya. Wyol Ya minta Yu shin memilih salah satu. Kim Yu Shin berkata Gaya tidak ada. Seo ji kaget dengan perkatan Yu Shin. Yu shin minta mereka sadar. Seo Ji berkata sekarang ia tahu orang seperti apa Kim Yu Shin. Hanya demi keuntungan pribadinya ia membuang Gaya. Wyol Ya tanya apa ini karena Yu SHin memuja Ratu? Apa karena kejujuran dan kesetiaan Yu Shin pada Ratu? Yu Shin berkata bukan, ia hanya realistis pada kenyataan yang kejam.

Kim Yu shin berkata mereka harus menerima kenyataan dan hanya akan dapat menjadi bawahan Silla. Ini satu2 jalan untuk bertahan. Seo Ji marah bagaimana yu Shin dapat menghujat Gaya seperti itu. Yu shin berkata tugas mereka sebagai keturunan Raja Gaya, mereka harus yakin keturunan Gaya yang tersisa tidak akan menderita oleh kecurigaan dan diskriminasi. Jangan biarkan keturunan Gaya Kim akan punah itulah mengapa Gaya harus menjadi pendukung unifikasi 3 negara.

Wyol Ya : demi unifikasi 3 negara maka Kim Yu shin sudah membuang Gaya. Wyol Ya berkata persekutuannya dengan Kim Yu shin berakhir. Wyol Ya dan Seo Ji pergi dengan kecewa. Kim Yu Shin keluar. Bo Jong berkata ini saatnya.Kim Yu shin dihadang dan dikepung anak buah Bo Jong.

Di benteng Daeya terjadi pergantian penjaga. Dua penjaga baru membuka pintu dan meninggalkan gerbang dalam keadaaan terbuka.

Ratu kaget menerima laporan bahwa Baekje akan memulai perang. Ia bergegas ke kediamannya untuk rapat. Guk San Heun berkata Daeya dalam bahaya. Ratu minta Al Cheon memanggil Bi Dam, Kim Chun Chu, Kim Yong Chun dan memberi tahu kementrian pertahanan Kim Seo Hyun dan Seol Won Rang. Al Cheon berkata ia sudah melakukannya. Ratu minta kurir dikirim ke Daeya untuk memberi peringatan bahaya serangan Baekje. Kemudian membuat persiapan di benteng Bi Sa, Iseo, Daegaya, dan minta mereka mengerahkan pasukan ke Daeya segera. Al Cheon mengerti.

Para menteri menghadiri sidang dan Jujin tanya apa yang terjadi. Mengapa mereka dipanggil bersidang. Ratu masuk dan menjawab mereka dalam keadaan perang. Ratu duduk, Kim Chun Chu kaget. Kim Seo Hyun minta penjelasan. Ratu berkata tentara Baekje sudah bergerak menuju Daeya. Jujin heran. Mengapa Daeya, mengapa Baekje mau menyerang Daeya. Ratu berteriak ada mata2 di benteng Daeya dan ia akan membuka gerbangnya. Ratu berteriak mengapa Kementrian Audit tidak ditempat.

Bi DAm sedang bersama Kim Yu shin dalam kediamannya dan mereka saling melihat. (hobby banget sih mrk lihat2an… ). Bo Jong masuk dan berkata pada Ratu, menteri audit sedang menahan Kim Yu Shin. Ratu : Apa yang baru kaukatakan? Kim Yu Shin terlihat di perbatasan Baekje, jadi kami menahannya karena curiga ia menjadi mata2. Ratu kesal sekali atas tuduhan bahwa Yu SHin adalah mata2. Apa yang diocehkan Bo Jong..

sumber : kadorama-recaps.blogspot.com