Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

The Moon That Embraces The Sun – Daftar Episode

Sinopsis Drama Kerajaan [Sageuk] Korea | https://sinopsisdramakorea.wordpress.com

Kisah dari cinta rahasia di antara Lee Hwon, seorang raja fiksi dari Dinasti Joseon, dan Wol, seorang shaman perempuan. Wol dilahirkan sebagai Heo Yeon Woo, puteri dari sebuah keluarga bangsawan, yang berhasil memenangkan cinta dari sang Pangeran Mahkota, Hwon. Namun musuh-musuh Yeon Woo, iri karena posisi keluarga Yeon Woo di Istana, mengadakan persengkongkolan untuk melawan Yeon Woo, dan merampas tempatnya sebagai puteri mahkota bahkan  hampir saja berhasil mengambil nyawanya. Bertahun-tahun telah berlalu, si Hwon yang merasa sakit hati karena kehilangan Yeon Woo bertemu dengan Wol, yang sekarang telah menjadi seorang shaman perempuan, dan sama sekali tak memiliki ingatan mengenai masa lalunya.

Baca lebih lanjut

Iklan

The Moon That Embraces The Sun – Episode 20 [Finale]

MP-00681

Yoon tersenyum melihat kedua kakak beradik itu saling menghunus pedangnya. Sebelumnya ia sudah memberitahu Yang Myung kalau ia memberi kepala Hwon untuk Yang Myung.

“Apa kau ingin agar aku sendiri yang membunuh Raja?” tanya Yang Myung.

Yoon berkata itu perlu dilakukan untuk menunjukkan seberapa besar tekad Yang Myung dan juga untuk membantu semangat para prajurit pemberontak.

MP-00004 MP-00006

“Maksudmu aku harus melumuri pedangku dengan darah adikku sendiri baru kau menyetujui aku menjadi raja?”

“Sebenarnya, bukankah dinasti Joseon memang dibangun dari pertumpahan darah antar saudara?” ujar Yoon tenang.

Yang Myung berkata itu bukan ide yang jelek. Dengan senang hati ia akan menerima saran Yoon.

MP-00009 MP-00011

Yoon berteriak agar Yang Myung melakukannya.

“Semua dengar, langit menginginkan kematian Raja ini agar ia diganti oleh orang yang lebih layak. Saat ini kita akan mengikuti kehendak langit dan melenyapkan Raja yang tak becus ini! Cepat penggal kepalanya!!” Baca lebih lanjut

The Moon That Embraces The Sun – Episode 19

MP-00425

Hwon dan Yeon-woo berjalan kembali ke kediamannya. Tiba-tiba Hwon berbalik menghadap Yeon-woo dan bertanya dengan wajah penasaran.

“Aku memberimu segalanya tapi apakah aku tidak akan mendapat apapun sebagai balasannya?”

“Itu karena hamba tidak mempunyai apa-apa,” jawab Yeon-woo bingung, “Apakah Yang Mulia menginginkan sesuatu?”

“Itu….aku ingin mencoba itu,” jawab Hwon gugup.

Yeon-woo jadi ikut gugup,” Apa maksud Yang Mulia?”

Hwon maju mendekati Yeon-woo. “Aku ingin mencobanya…”

MP-00017 MP-00018

Tanpa sadar Yeon-woo mundur.

“Aku ingin mencoba permainan itu…yang kaumainkan dengan kakakku di Hwal In-seol. Dengan tongkat yang panjang.”

Gubraaak!!^^ Baca lebih lanjut

The Moon That Embraces The Sun – Episode 18

MP-00146

“Bukankah bagus sekali bisa berbaring bersama seperti ini?” tanya Hwon yang berbaring di tempat tidurnya. “Ya, itu benar,” jawab Yeon-woo yang juga berbaring di tempat tidur.

MP-00199 MP-00200

Hwon memanggil kasim Hyung. “Tidakkah ini terlalu berlebihan?”

Hahahaha…ternyata kasim Hyung duduk dengan mata ditutup kain di antara Hwon dan Yeon-woo.

“Kau tidak benar-benar percaya aku akan melakukan sesuatu sebelum upacara (pernikahan) dilakukan bukan?” tanya Hwon kesal, “Apa kau tidak percaya padaku?”

Kasim Hyung menghela nafas panjang. “Hamba percaya pada Yang Mulia. Tapi hamba tidak bisa percaya pada desakan dalam diri Yang Mulia yang telah tersimpan begitu lama.” Baca lebih lanjut

The Moon That Embraces The Sun – Episode 17

MP-00197

Wol mengantar Yang Myung keluar Hwal In Seol. Yang Myung berkata Wol tidak perlu mengantarnya. Wol pamit dan hendak kembali masuk ke dalam. Mungkin merasakan firasat akan sesuatu, Yang Myung bertanya Wol tidak akan pergi kemana-mana tanpa sepengetahuannya, bukan? Wol berkata walaupun ia ingin pergi. Sebagai seorang kriminal apa yang bisa ia lakukan (ia tidak bisa pergi ke manapun).

“Benar, kau adalah kriminal dan juga seorang shaman,” ujar Yang Myung lega.

Wol tersenyum geli, “Tidakkah Tuan terlalu berlebihan?”

Yang Myung berkata ia senang karena Wol seorang kriminal dan seorang shaman. Ia menyuruh Wol masuk dan beristirahat. Wol tersenyum dan berbalik hendak masuk ke dalam. Tapi sesuatu dalam perkataan Yang Myung membuatnya berhenti. Mengapa Yang Myung senang jika ia seorang kriminal dan shaman?

MP-00004 MP-00005

Yang Myung berjalan pulang ketika ia berpapasan dengan tiga orang pria berpakaian rakyat biasa. Yang Myung tersentak dan menoleh ke arah orang-orang itu pergi. Firasatnya mengatakan orang-orang itu adalah pembunuh (karena tidak mungkin ada orang ke Hwal In Seol larut malam). Baca lebih lanjut

The Moon That Embraces The Sun – Episode 16

MP-00115

Dalam perjalanannya menuju kediaman Bo-kyung, Wol teringat pada percakapannya dengan Seul. Wol bertanya siapa yang menggantikan dirinya menjadi Puteri Mahkota. Seul menjawab puteri Menteri Yoon yang terpilih. Wol bertanya apakah ada proses seleksi lagi. Tidak ada, jawab Seul. Ia juga tidak tahu alasannya mengapa Raja Seongjo tidak mengadakan proses seleksi lagi dan langsung menunjuk Bo-kyung sebagai Puteri Mahkota (mungkin raja Seongjo ingin menghindari korban lagi).

MP-00003 MP-00005

Hwon dan Yang Myung melanjutkan pembicaraan mereka. Yang Myung menegaskan ia siap melepas status pangerannya dan memilih bersama Wol.

“Jika hamba boleh bertanya pada Yang Mulia, apa Yang Mulia bisa menyerahkan posisi Yang Mulia sebagai Raja? Jika hamba melakukan perintah yang Mulia dan meninggalkannya, apakah Yang Mulia sanggup melindunginya?” tanya Yang Myung tajam.

“Kakak,” Hwon memperingatkan.

“Yang Mulia tidak bersedia menyerahkan apapun dan tidak bersedia membiarkan siapapun mengambilnya. Bagaimana Yang Mulia bisa melindungi orang lain?”

“Kakak!” Hwon memperkeras suaranya. Baca lebih lanjut

The Moon That Embraces The Sun – Episode 15

MP-00123

Aku akan terus menggunakan nama Wol karena Wol masih menyembunyikan jati dirinya^^

Wol dikembalikan ke Seongsucheong. Seul terkejut melihat Wol ada di istana. Wol memberi isyarat agar Seul diam lalu mereka berbicara di kamar.

Seul menanyakan apa yang terjadi. Ia dengar Wol hilang dalam perjalanan menuju Hwal In-seol dan hal itu membuatnya sangat khawatir. Wol berkata ia hilang kesadaran. Dan ketika kesadarannya hilang, ia mengingat masa lalunya.

MP-00002 MP-00005

Seul jadi waspada. Wol berkata ketika ia terkena shinbyeo ng (penyakit yang diderita shaman saat menerima roh dalam tubuhnya), ia juga hilang kesadaran. Ia bertanya apakah Seul ingat. Seul berkata ia tidak ada di sana ketika hal itu terjadi.

Wol bersikap seakan-akan teringat jawaban Seul itu (karena sebelumnya Wol pernah menanyakan hal itu berkali-kali) tapi ia terus bertanya kapan Seul mulai hidup dengan shaman Jang, sebelum atau sesudah Wol terkena shinbyeong.

Seul berkata bukankah ia sudah pernah berkata, waktu itu ia dijual ke majikan lain lalu ia melarikan diri dan bertemu dengan shaman Jang dan Wol.

“Seul,” panggil Wol tajam, “Mengapa kau berbohong padaku?”

“Ya?” tanya Seul kaget.

“Aku melihatmu dengan jelas ketika aku dikeluarkan dari kuburan. Kau ada di sana melihatku.”

Seul terpana.

Yeaaayy…Wol beneran ingat semuanya^^ Baca lebih lanjut

The Moon That Embraces The Sun – Episode 14

MP-00578

Di dalam penjara, Wol menjahit tanda “pezina” pada pakaiannya (seperti di film “The Scarlet Letter”). Ia dianggap tidak bersalah atas tuduhan membuat guna-guna pada malam pernikahan Raja tapi bersalah karena telah menggoda Pangeran Yang Myung dengan menggunakan kekuatannya. Hukuman bagi Wol adalah diasingkan ke Hwal In Seol (fasilitas untuk penderita wabah penyakit) dan merawat orang sakit. Ia dilarang menggunakan kekuatan shamannya dan akan diawasi oleh Euigeumbu.

MP-00001 MP-00004

Ibu Suri Yoon dan Hwon minum teh bersama. Ibu Suri Yoon berkata teh kulit jeruk yang diseduhnya berkhasiat untuk menjaga tubuh tetap hangat.

“Aku juga pernah mendengarnya. Semakin lama teh ini, khasiatnya semakin bagus. Bukankah ini sama seperti Ibu Suri?” ujar Hwon penuh arti.

“Walau aku telah hidup lama, kekuatanku belum memudar. Walau aku tahu Yang Mulia tidak bersungguh-sungguh mengatakannya, aku tetap merasa senang,” sahut Ibu Suri Yoon.

Hwon berkata ia mengatakannya bukan untuk menyenangkan Ibu Suri. Dengan kekuasaannya, Ibu Suri telah melindungi martabat Hwon sebagai Raja. Ibu Suri berkata kalau begitu Hwon berhutang budi padanya. Hwon membenarkan. Ibu Suri Yoon berkata akan tiba saatnya ia akan meminta Hwon mendengarkan permintaannya dan Hwon harus mengabulkannya (untuk membalas budi). Baca lebih lanjut

The Moon That Embraces The Sun – Episode 13

MP-00116

Pendeta Hyegak melakukan ritual dan membuat sebuah tulisan merah di atas kertas hitam (seperti jimat). Sementara itu shaman Jang dan para shaman berdoa untuk keberhasilan malam pernikahan Hwon dan Bo-kyung. Tiba-tiba shaman Jang mendapat firasat dan Janshil seperti merasa tercekik hingga terduduk di lantai. Pendeta Hyegak membakar jimat itu (adegan ini memang terdapat dalam novelnya).

MP-00005MP-00020

MP-00010 MP-00014

Hwon merasakan sesuatu. Ia mencoba mengenyahkan perasaan itu dan membalik tubuh Bo-kyung (sama seperti ketika ia membalik Wol^^) seperti hendak melakukan sesuatu. Bo-kyung menangis dan berkata Hwon benar-benar kejam, ia juga seorang wanita. Tidakkah Hwon melihatnya sebagai wanita? Sampai kapan Hwon akan membiarkan hatinya dipenuhi oleh anak yang sudah mati itu? Tampaknya ia mengira Hwon akan berbuat kasar padanya.

Tapi Hwon tidak bisa mendengar perkataan Bo-kyung. Ia mulai merasakan sakit di dadanya (seperti ketika ia diguna-guna oleh shaman tua) dan akhirnya terjatuh menimpa Bo-kyung. Bo-kyung mengira Hwon sedang berpura-pura lagi. Tapi Hwon berhenti bergerak. Bo-kyung memanggilnya dan terkejut karena Hwon tidak meresponnya. Ia memegangi Hwon dan berteriak memanggil bantuan. Para dayang masuk dan berusaha membangunkan Hwon. Seorang dari mereka memanggil tabib. Bo-kyung terlihat kesal. Baca lebih lanjut

The Moon That Embraces The Sun – Episode 12

MP-01030

Yang Myung berjalan meninggalkan tempat pertunjukkan boneka dengan sedih.

Tiba-tiba ia berhenti berjalan dan bertanya, “Sejak kapan kau mengetahuinya?”

Woon muncul dengan wajah bersalah. Yang Myung tersenyum pahit, “Kau tak bertanya apapun. Sepertinya kau sudah mengetahuinya (mengenai Wol dan Hwon).”

“Apakah mereka benar-benar mirip?” tanya Woon. Walau Woon, Yang Myung, dan Yeom bersahabat namun etika pada masa itu adalah seorang gadis tidak boleh begitu saja menemui teman-teman saudara lelakinya. Itulah sebabnya Yang Myung selalu memanjat tembok untuk diam-diam menemui Yeon-woo dan baik Yeon-woo maupun Yeom sering menegurnya mengenai hal itu.

MP-00504 MP-00505

“Apakah Yang Mulia juga mengatakan hal itu?” tanya Yang Myung tajam, “Bahwa mereka berdua mirip?” Ia bertanya itukah sebabnya Hwon memerintahkan Woon untuk menyembunyikan hal ini darinya. Agar Yang Myung tidak menemui Wol.

“Tuan,” protes Woon. Sepertinya Hwon tidak memerintahkan Woon mengatakan hal ini pada Yang Myung tapi Woon memang tidak akan bicara jika Hwon tidak memerintahkannya. Sama seperti kasim Hyung, ia tidak akan buka mulut begitu saja mengenai apa yang terjadi di istana walau kepada sahabatnya sendiri yang notabene kakak dari Hwon.

Yang Myung berkata dengan kecewa bahkan Woon pun sudah sepenuhnya menjadi pengikut Hwon. Woon hanya diam dengan perasaan bersalah. Yang Myung tersenyum mengerti dan pergi meninggalkan Woon. Woon melihat sahabatnya dengan sedih. Baca lebih lanjut